BRI Mulyosari Siapkan Layanan Customer Experience untuk Nasabah

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BRI Branch Office (BO) Mulyosari berkomitmen menjalankan pelayanan optimal. Salah satunya melalui layanan khusus customer experience di BO Mulyosari Kota Surabaya.

Branch Manager BRI BO Mulyosari, M. Lidi mengatakan, customer experience merupakan sebuah layanan di ruang khusus yang memberikan pengalaman langsung kepada nasabah BRI. “Customer experience ini memberikan semua layanan perbankan kepada nasabah mulai pembukaan rekening, pembuatan kartu hingga layanan komplain,” kata M Lidi di Surabaya Sabtu (4/5).

Dia mengatakan, customer experience ini tentunya berperan penting dalam mempertahankan pelanggan agar loyal dengan suatu produk. Selain itu, customer experience yang baik dapat menarik pelanggan baru.

Customer experience juga memegang peran penting dalam membantu BRI menciptakan dan mengembangkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Ini karena salah satu tolak ukur customer experience adalah pengguna yang puas (satisfied user).

‘’Ketika pelanggan merasa kurang puas atau bahkan frustasi dalam menggunakan produk, mereka bisa memilih atau bahkan beralih ke layanan milik kompetitor,” ujarnya. Dengan memahami pengalaman yang didapatkan oleh pelanggan ketika menggunakan sebuah produk, maka BRI dapat menyediakan produk yang tepat guna serta mampu menjawab kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi oleh pelanggan.

“Dengan memahami customer experience, kami juga dapat membuat produk yang mudah digunakan sehingga pelanggan merasa puas dan nyaman dengan produk kami. Pada akhirnya, customer experience membuat pengguna menjadi pelanggan setia produk-produk Bank BRI,” paparnya.

Ia menambahkan, BRI juga turut memberikan layanan ekstra berupa pemberian edukasi atau pemahaman terkait keuangan digital. Biasanya BRI BO Mulyosari memberikan edukasi kepada nasabah maupun pekerja secara langsung ketika datang langsung ke kantor, serta melalui berbagai event tertentu.

Edukasi kepada pekerja dan nasabah BRI yang diberikan yakni mengenai pengamanan data perbankan nasabah serta cara melakukan transaksi yang aman. Menurut dia, era digitalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini, perlindungan data nasabah merupakan hal yang sangat penting.

Untuk itu, BRI secara konsisten menjaga dan melindungi keamanan data nasabah. Dampak dari penerapan berbagai technology security tersebut sangat signifikan bagi perlindungan data pribadi nasabah BRI.

“Keamanan data pribadi nasabah merupakan aspek yang sangat penting bagi BRI karena hal tersebut merupakan amanah yang dipercayakan oleh nasabah. Maka dari itu, BRI telah melakukan berbagai upaya meminimalisir risiko pembobolan data nasabah, baik dari segi people, process, maupun teknologi,” imbuhnya. (ony)

Di Banyuwangi, Pelajar Diajak Ikut Rembug Pembangunan

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Menyandang predikat kota layak anak, Banyuwangi tak sekadar memberikan kenyamanan pada anak. Mereka juga diajak berembug merencanakan pembangunan. Targetnya, anak-anak bisa menyampaikan aspirasi dan idenya untuk kemajuan daerah.

Rembug pembangunan melibatkan anak-anaka ini dikemas dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Anak. Sejumlah pelajar SMP dan SMA dihadirkan. Mereka diminta menyampaikan keluh kesah, termasuk harapan dan ide.

“Zaman sudah berubah begitu cepatnya, pemikiran anak-anak berkembang.  Kita hharus mulai menyelami apa yang menjadi kebutuhan mereka saat ini,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Sabtu (4/5/2024).

Rembug Anak digelar di pelinggihan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi. Kegiatan digelar dua hari, 2-3 Mei 2024. Sedikitnya 50 pelajar dilibatkan. Mereka adalah perwakilan forum anak tingkat kelurahan, kecamatan, dan kabupaten. Ada juga perwakilan dari anak-anak berkebutuhan khusus (ABK).

Ada 5 klaster yang dibahas. Mulai dari hak sipil dan kebebasan,lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan,pendidikan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, serta perlindungan khusus. Melalui kegiatan ini, Pemkab menggali permasalahan, potensi, dan kebutuhan anak.

Selama ini, anak-anak jarang dilibatkan dalam proses pengambilan kebijakan. Dampaknya, banyak kebijakan yang tidak sepenuhnya sesuai dengan harapan.  “Kegiatan ini menjadi media untuk menjaring aspirasi anak-anak Banyuwangi. Dari forum ini, akan kami jadikan pertimbangan perencanaan dan penyusunan program kerja ke depan,” jelas Ipuk.

Permintaan anak-anak ternyata beragam. Salah satunya, harapan diperbanyak kegiatan outdoor berbasis budaya lokal. “ Dengan permainan outdoor ini akan mengenalkan budaya daerah dan mendorong siswa tidak ketergantungan gadget,” kata Bilquis Syifa Aziza, salah satu siswa. (udi)

Ngantor Pertama, Dandim Letkol Joko Sukoyo Ramah Tamah dengan Babinsa

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Dandim 0825/Banyuwangi yang baru Letkol Arh. Joko Sukoyo mulai ngantor usai sertijab, Sabtu (4/5/2024) pagi. Perwira asal Malang ini disambut dengan upacara penerimaan diikuti seluruh personel Kodim Banyuwangi.

Penerimaan pimpinan baru dirangkai dengan pelepasan Dandim lama, Letkol Kav. Eko Julianto Ramadan. Pelepasan ditandai dengan tradisi pedang pora. Usai pelepasan Dandim lama, Dandim Letkol Arh.

Joko Sukoyo beramah tamah dengan seluruh personel Kodim dan Koramil, termasuk para Babinsa. Diawali memperkenalkan diri, Dandim meminta para Babinsa selalu berkoordinasi tanpa rasa sungkan.

Sebelumnya, sertijab Dandim Banyuwangi digelar di Makorem 083/Baladika Jaya, Kota Malang, Kamis (2/5/2024). Sertijab dipimpin Komandan Korem (Danrem) 083/Bdj Kolonel Inf Setyo Wibowo.

Setelah menjabat 2,5 tahun sebagai Dandim Banyuwangi, Letkol Kav. Eko Julianto Ramadan mendapatkan promosi jabatan. Perwira kelahiran Jakarta ini akan menempati posisi baru sebagai Pabandya-4 Bin Baksos Dan Gulben Spaban V/Bakti TNI Sterad.

Sementara, Dandim Letkol Arh. Joko Sukoyo sebelumnya menjabat Danyon Arhanud 10/ABC Jakarta Selatan. Lulusan Akmil 2004 ini memberikan ucapan ke Letkol Kav. Eko Julianto Ramadan bertugas di tempat baru.

“Meski sudah tidak berdinas di sini lagi, kami berharap silaturahmi tetap terjalin,” tegasnya. Usai sertijab, pisah kenal Dandim Banyuwangi digelar di gedung tua Pantai Marina Boom, Banyuwangi. Ikut hadir, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan jajaran Forkopimda Banyuwangi. Ipuk memberikan apresiasi kepada Letkol Kav. Eko Julianto Ramadan selama menjabat Dandim Banyuwangi.

“Pemkab Banyuwangi banyak mendapatkan dukungan dari jajaran Kodim selama kepemimpinan Letkol Kav. Eko Julianto Ramadan,” ujar Ipuk. (udi)

Penerapan GRC Bagi BPR/BPRS di Sumut, LPS Jaga Stabilitas Sistem Keuangan

0

Medan, (pawartajatim.com) – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), yang didukung oleh Perhimpunan Bank Perekonomian Indonesia (PERBARINDO), mengadakan seminar ERM Practice Sharing Penerapan GRC (Governance Risk and Compliance/Tata Kelola Risiko dan Kepatuhan) Terintegrasi Guna Menghadapi Tantangan di Industri Perbankan (BPR/BPRS).

“Kegiatan kali ini merupakan salah satu bentuk kepedulian serta peran aktif LPS untuk turut serta secara aktif dalam menjaga stabilitas sistem keuangan, khususnya dalam industry perbankan (BPR/BPRS), besar harapan kami seminar ini ini dapat menjadikan BPR sebagai bank yang lebih resilient dan tangguh dalam menjalankan perannya sebagai lembaga intermediasi wilayah,” kata Kepala Kantor Persiapan Penyelenggaraan Restrukturisasi Perbankan dan Hubungan Lembaga LPS, Hermawan Setyo Wibowo, di Medan, Kamis (2/5/2024).

Adapun, Penerapan GRC atau Governance, Risk and Compliance diharapkan dapat memberikan kontribusi yang positif dalam menjaga keberlangsungan prose bisnis yang sehat. GRC didefinisikan sebagai sebuah kerangka kerja yang membantu organisasi dalam mengelola risiko, memastikan kepatuhan, dan menerapkan tata kelola yang baik.

‘’Dengan mensinergikan praktik GRC dengan sasaran bisnis Bank, bank dapat meningkatkan daya saing, meningkatkan efisiensi dan efektifitas, mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan, serta menciptakan nilai bagi pemangku kepentingan,” jelas Hermawan.

Saat ini BPR/BPRS memiliki peranan penting dalam mengembangkan perekonomian. Pentingnya peran dari BPR/BPRS ini terbukti dengan adanya perluasan fungsi BPR/BPRS melalui UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), termasuk di dalamnya merubah singkatan BPR dari Bank Perkreditan Rakyat menjadi Bank Perekonomian Rakyat.

Pelaksanaan seminar kali ini difokuskan kepada BPR/BPRS yang berlokasi di Sumatera Utara, sebagai rangkaian dari opening ceremony Kantor Perwakilan LPS I di Medan. Adapun sebagai informasi saat ini LPS telah memiliki Kantor Perwakilan yang berlokasi di Medan, Makassar dan Surabaya. (bw)

Stikom Surabaya Kukuhkan Guru Besar Pertama Bidang Teknologi Pembelajaran

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Universitas Dinamika (Undika) Stikom Surabaya resmi mengukuhkan, Bambang Hariadi, sebagai Guru Besar pertama dibidang Ilmu Teknologi Pembelajaran. Dalam orasi ilmiahnya berjudul ‘Pembelajaran yang Menyenangkan pada Setiap Generasi’ itu, Bambang menyampaikan bahwa terdapat perbedaan pembelajaran antara generasi lampau dengan generasi saat ini.

“Sumber media pembelajaran generasi lampau dengan generasi sekarang sangat berbeda. Dulu, saat mati lampu, generasi lampau masih bisa belajar dengan menggunakan lampu petromak. Hal itu tidak bisa dilakukan oleh generasi sekarang, karena mengingat media pembelajaran saat ini mayoritas menggunakan sumber daya listrik,” kata Bambang, Jumat (3/5/2024).

Menurut dia, dengan melihat perbedaan-perbedaan tersebut, tenaga pendidik harus bisa memahami perbedaan gaya belajar pada tiap generasi. “Dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini, kita sebagai pendidik harus tetap beradaptasi dengan kemajuan teknologi untuk memberikan gaya pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak. Maka dari itu, kita perlu Smart Learning,” ungkap Bambang.

Dia menjelaskan, Smart Learning adalah pembelajaran yang bisa mewadahi tiap karakteristik belajar anak-anak. Ia bercerita bahwa pada 2017 lalu, ia bersama teman-teman peneliti telah menghasilkan Learning Management System (LMS) bernama MoLearn untuk siswa SMA.

“Melalui MoLearn yang bisa diakses melalui web dan android, para siswa bisa mempelajari bahan-bahan ajar dan bisa melakukan ujian dari MoLearn,” jelasnya. Selain MoLearn, Bambang juga telah menciptakan LMS ‘Brilian’ untuk mahasiswa pada 2014 yang dikembangkan bersama teman-teman peneliti di Undika Surabaya.

Di dalam ‘Brilian’, mahasiswa bisa mengakses materi, pengumuman, daftar kehadiran, cek plagiarisme, dan online learning dalam satu tempat. Hingga pada 2023, ‘Brilian’ dikembangkan menjadi Undika Futuristic Learning (UFL).

“Melalui UFL, kita menerapkan pembelajaran blended dan hybrid learning, yang memudahkan mahasiswa untuk tetap mengikuti kelas di mana saja dan kapan saja,” terangnya.

Bambang menilai pembelajaran yang nyaman adalah ketika para dosen maupun pendidik bisa menyiapkan pembelajaran dengan memperhatikan karakteristik, gaya belajar, dan perkembangan zaman.

“Diharapkan ketiga hal ini bisa menciptakan pembelajaran yang nyaman dan berujung pada peningkatan hasil belajar,” pungkasnya. (red)

Penerbitan Visa Jemaah Haji Indonesia 92 Persen

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) memastikan penerbitan visa jemaah haji reguler Indonesia sudah mencapai 92 persen dari total kuota atau sekitar 195.917 visa haji. Kemenag menargetkan penerbitan visa jemaah haji reguler Indonesia selesai seluruhnya sebelum keberangkatan jemaah haji dimulai.

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Saiful Mujab mengatakan, pada musim haji tahun ini, kuota haji Indonesia berjumlah 221 ribu jemaah. Selain itu, Indonesia juga mendapat tambahan kuota sebanyak 20.000 jemaah.

Sehingga, total kuota haji Indonesia adalah 241 ribu jemaah, terdiri atas 213.320 jemaah haji reguler dan 27.680 jemaah haji khusus. Sampai hari ini, dilaporkan 195.917 visa jemaah haji reguler sudah terbit.

”Kita terus melakukan percepatan agar visa terbit segera mencapai 100 persen. Syukur-syukur sebelum keberangkatan jemaah dimulai,” kata Mujab, Jumat (3/5/2024). Ia menjelaskan, jemaah haji Indonesia akan mulai masuk Asrama Haji Embarkasi pada 11 Mei 2024.

Mereka secara bertahap akan terbang ke Arab Saudi mulai 12 Mei 2024. Selain itu, proses penerbitan visa haji diawali dengan proses input data dan dokumen jemaah haji oleh tim di Kantor Kemenag Kabupaten/Kota dan Kanwil Kemenag Provinsi.

Saat ini, data yang masuk dan terverifikasi sebanyak 223.474 jemaah. Jadi, dokumen yang kita proses sudah melebihi kuota haji tahun ini. Persentasenya mencapai 104,76 persen karena termasuk juga jemaah dengan kuota cadangan.

”Ini kita proses agar jika ada yang menunda keberangkatan, jemaah dengan status cadangan juga sudah tervisa,” jelasnya. Menurut Mujab, dari 223.474 dokumen yang terverifikasi, Kemenag sudah mengajukan permintaan visa untuk 212.429 jemaah haji reguler.

Sehingga, diharapkan dengan terobosan proses penerbitan visa ini, seluruh kuota jemaah haji Indonesia bisa terserap maksimal. Keberangkatan jemaah haji Indonesia terbagi dalam dua gelombang.

Pemberangkatan gelombang pertama dijadwalkan mulai 12 hingga 23 Mei 2024. Sedangkan, gelombang kedua, pemberangkatan jemaah akan berlangsung mulai 24 Mei hingga 10 Juni 2024. (red)

Soal Warung Buka 24 Jam, KPPU Mintai Keterangan Asosiasi Pelaku Usaha Ritel

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Kantor Wilayah (Kanwil) IV Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) buka suara terkait polemik larangan warung Madura yang buka 24 jam. Dalam waktu dekat, Kanwil IV KPPU akan meminta keterangan dari pemerintah daerah serta asosiasi pelaku usaha ritel setempat mengenai eksistensi warung tersebut.

Kepala Kanwil IV KPPU, Dendy R. Sutrisno, mengatakan, KPPU perhatian terhadap perkembangan di sektor ritel. Hal ini terbukti dari berbagai putusan KPPU maupun saran pertimbangan atas kebijakan pemerintah di sektor ritel.

Bahkan, putusan KPPU pertama non tender adalah putusan terkait ekspansi Indomaret. Yaitu, putusan KPPU Nomor 03/KPPU-L-I/2000. Dalam konteks persaingan usaha, ritel modern sejatinya bukan pesaing yang berada dalam satu relevan market dengan ritel tradisional.

‘’Kehadiran dua bentuk ritel ini seharusnya saling melengkapi satu sama lain,” kata Dendy, Jumat (3/5/2024). Menurut dia, kondisi tersebut juga memerlukan harmonisasi kebijakan sesuai dengan karakteristik masing-masing format ritel.

Seperti, dengan zonasi, pengaturan produk yang dijual, hingga jam buka. Khusus untuk pengaturan jam buka, sebenarnya banyak digunakan untuk mengatur ritel modern. ‘’Disisi lain untuk memberikan ruang gerak bagi ritel tradisional yang semakin tergerus eksistensinya dengan hadirnya ritel modern,” ungkapnya.

Sehingga, lanjut Dendy, sorotan terhadap jam buka ritel tradisional, khususnya warung sembako atau toko tradisional yang buka selama 24 jam ini menjadi suatu anomali yang cukup menarik untuk dikaji lebih jauh.

Apakah benar ritel modern dengan berbagai keunggulan permodalan, rantai pasok, kenyamanan dan kemudahan bagi konsumen ini akan mengalami kerugian akibat hadirnya warung atau toko kelontong tersebut.

“Untuk itu, Kanwil IV KPPU dijadwalkan segera bertemu dengan pemerintah daerah dan asosiasi pelaku usaha setempat (Jatim, Bali, NTB dan NTT) untuk didengar keterangannya mengenai eksistensi warung sembako atau toko tradisional tersebut di daerah,” pungkas Dendy. (red)

Satu-Satunya di Jatim, Pelestarian Bahasa Using Raih Penghargaan Nasional

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Pelestarian Bahasa Using Banyuwangi mendapat penghargaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek). Banyuwangi dinilai mampu merevitalisasi Bahasa daerah dengan baik. Penghargaan ini merupakan satu-satunya di Jawa Timur/Jatim.

Penghargaan bergengsi itu diterima setelah melalui verifikasi dari Badan Bahasa Kemendikbud Ristek. Hal ini atas usulan Balai Bahasa Provinsi Jati. Ada tiga indikator yang membuat Banyuwangi lolos.

Diantaranya, Peraturan Bupati Nomor 69 Tahun 2003 tentang Pemberlakuan Muatan Lokal Bahasa Osing pada Pendidikan Dasar di Banyuwangi. Lalu, dukungan anggaran dalam pelestarian Bahasa Using. Selanjutnya, kegiatan pelajar berbahasa Using. Seperti Festival Literasi Bahasa Using dan Festival Padang Ulanan.

 Selain itu, setiap hari Kamis Pemkab Banyuwangi mewajibkan seluruh sekolah dan instansi mengenakan seragam pakaian adat Using. “Inilah cara yang dilakukan pemkab menumbuhkan kecintaan masyarakat pada budaya serta bahasa lokal Banyuwangi,” kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Banyuwangi, M.Y Bramuda, Jumat (3/5/2024).

Selain Banyuwangi, 19 daerah lainnya mendapatkan penghargaan serupa. Penghargaan diserahkan Mensritek Dikti, Nadiem Makarim saat Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional di Jakarta, Kamis (2/5/2024). (udi)

Raih WTP Beruntun 12 Kali, Pemkab Banyuwangi Buktikan Transparansi Keuangan

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Kerja keras Pemkab Banyuwangi dalam pengelolaan keuangan membuahkan hasil. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kembali memberikan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) yang ke-12 kalinya. Prestasi beruntun ini membuktikan jika Banyuwangi melakukan transparansi keuangan.

“Alhamdulillah, kita semua berhasil mempertahankan prestasi pengelolaan keuangan daerah. Terima kasih kepada BPK dan  seluruh rekan-rekan perangkat daerah,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Jumat (3/5/2025).

Menurutnya, predikat WTP dari BPK menunjukkan pengelolaan keuangan yang sesuai standar akuntansi pemerintahan dan perundang-undangan. Prestasi ini memotivasi Banyuwangi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah.

“Pengelolaan keuangan daerah bukan sekadar soal administrasi,. Tapi tata kelola keuangan yang baik juga akan memberikan manfaat positif bagi masyarakat dengan output-outcome program pembangunan yang jelas,” jelasnya.

 Opini WTP diraih Kabupaten Banyuwangi sejak tahun 2012. Prestasi ini terus berlanjut hingga tahun 2023. Hasil audit diserahkan langsung Kepala Perwakilan BPK Jatim Karyadi, Kamis (2/5/2024). (udi)

Kabar Gembira…!! Harga Beras di Banyuwangi Mulai Turun

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Memasuki panen raya, harga beras di Kabupaten Banyuwangi mulai turun. Tak tanggung-tanggung, turunnya hingga Rp 4000 per kilogram. Diprediksi, harga beras akan terus normal seiring banyaknya petani yang panen.

Musim panen raya padi mulai dilakukan petani awal Mei ini. Panen akan terus berlanjut hingga sebulan ke depan. Kondisi ini membuat harga beras di sejumlah pasar langsung turun.

Beras premium yang sempat tembus Rp18.000 per kilogram turun menjadi Rp 14.400 per kilogram. Beras medium turun menjadi Rp12.000 per kilogram. Sebelumnya tembus Rp 16.000 per kilogram.

“Selain Banyuwangi, beberapa daerah juga sudah mulai panen padi. Saat panen, stoknya banyak, kebutuhan masyarakat relatif tetap. Akhirnya harga pasti turun,” kata Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Nanin Oktaviantie, Jumat (5/4/2024).

Turunnya harga beras diprediksi akan bertahan hingga dua bulan ke depan. Bahkan, berpotensi lebih. Panen raya juga berdampak pada penyerapan beras ke Bulog. Badan panga ini mulai menyerap beras dari gabah petani.

“Kami sementara membeli beras dari mitra dan petani,” kata Pimpinan Cabang Bulog Banyuwangi Harisun. Harga penyerapan beras Bulog dipatok Rp11.000 per kilogram. Kualitasnya medium.

Gabah kering giling dipatok Rp7.400 per kilogram dan gabah kering panen Rp6000 per kilogram. Penyerapan  beras ini menambah pasokan di gudang Bulog. Stoknya tembus 21.000 ton. Cukup untuk 10 bulan. (udi)