Gelar Musik, LPS Gandeng Candra Darusman dan Sederet Musisi Besar

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berkolaborasi dengan para musisi ternama seperti Candra Darusman, Yovie Widianto, Cantika Abigail dan sederet musisi tenar lainnya untuk menggelar event kompetisi musik bertajuk LPS Music.

Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan salah satu upaya untuk menciptakan perekonomian yang stabil adalah dengan jalan mendorong semua sektor ekonomi, dan salah satunya adalah sektor industri kreatif yang di dalamnya adalah sektor musik.

“Saya kira jika LPS bisa mendorong sektor musik Indonesia, dimana industrinya maju, musisinya maju, apalagi jika kita bisa menjadi raja di negeri sendiri bahkan ke luar negeri itu akan sangat baik, yang pada ujungnya perekonomian juga akan maju,” kata Purbaya Yudhi Sadewa, di acara Kick Off dan Press Conference LPS Music, dihelat di Jakarta, Kamis (2/5/2024).

Menurut mentor utama LPS Music sekaligus musisi legendaris Indonesia, Candra Darusman, LPS Music ini adalah kegiatan yang amat positif, terutama untuk turut menciptakan bintang-bintang baru musik Indonesia.

“LPS music adalah hilirisasi SDM dalam bidang musik, agar mereka menjadi berlian yang mengkilap dan menarik demi musik Indonesia, apresiasi kami untuk LPS,” jelasnya. Pada kesempatan yang sama, Ketua Federasi Serikat Musisi Indonesia (FESMI) sekaligus musisi ternama Indonesia, Yovie Widianto, keterlibatan pemerintah dalam mendorong kemajuan sektor industri kreatif, khususnya musik Indonesia memang sangat diperlukan, terutama karena menurutnya, pengembangan industri kreatif itu memang dari musik, sebab musik dikatakannya mempunyai unsur viralitas tinggi.

“Ayo kita besarkan industri kreatif Indonesia, dan langkah LPS ini adalah sebuah langkah upaya yang harus kita dukung dan apresiasi. Tentunya FESMI mendukung sekali agar semakin banyak musisi yang maju, semakin sejahtera dan kita menjadi semakin baik,” jelasnya.

Adapun, LPS Music merupakan sebuah inisiatif bermusik yang dikemas dengan kegiatan workshop, pembimbingan/coaching, kompetisi dan penghargaan bermusik yang mengutamakan para musisi baru dan musisi independen yang memiliki orisinalitas dan kreativitas tinggi dalam lagu dan musik yang dihasilkannya.

Program ini dimaksudkan untuk memberikan kegiatan yang positif dan produktif kepada generasi muda Indonesia sehingga dapat menggunakan waktunya diluar jam pelajaran atau jam bekerja dalam bentuk kegiatan bermusik yang bermanfaat, didukung oleh Candra Darusman sebagai mentor utama dan supervisi materi workshop, beserta bintang tamu terkenal lainnya, dan memberikan kesempatan untuk bisa menjadi salah satu bintang baru dalam Industri musik Indonesia.

Nantinya, LPS Music akan mencari 30 Group pada wilayah Jabotabek, Banten dan Jawa Barat. Pendaftaran akan dibuka untuk umum tentunya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku, terbagi dalam kategori grup atau band dengan minimal 3 orang personil dan maksimal 8 personil.

Genre music dalam kompetisi ini adalah Pop, Pop/Rock Alternatif dan Pop Jazz. Selain kompetisi, LPS Music juga akan memberikan workshop yang “wajib” diikuti oleh 30 Group terpilih, workshop tersebut akan diberikan oleh para mentor dari kalangan musisi dan penyanyi tanah air.

Sebagai dewan juri, LPS Music akan menggandeng musisi dan penyanyi ternama Tanah Air, antara lain Rega Dauna, Cantika Abigail dan Sandy Canester. Selanjutnya, semua proses akan dilakukan oleh profesional selama periode Mei sampai dengan Oktober 2024 dengan 16 kali kegiatan, kemudian pemenang pertama akan mendapatkan produksi rekaman single lagu, pembuatan video klip, yang akan didistribusikan ke berbagai platform musik digital. (bw)

Kapolda dan Dua Kombes Raih Penghargaan PWI Jatim Award 2024

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2024. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Timur, berikan Penghargaan Prapanca Award Kepada Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Kapolda Jatim, karena keberhasilan Kapolda Jatim dalam mengawal pemilu 2024 berjalan kondusif dan sukses. Selain Kapolda Jatim, PWI Jatim juga memberikan anugrah Rastra Sewakottama Awards kepada Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol. dr. Erwin Zainul Hakim dan Kapolresta Malang, Kombes Pol. Budi Hermanto.

Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim, kepada Kapolda Jatim, Kabid Dokkes dan Kapolresta Malang, di Selasar Gedung Patuh, Mapolda Jatim, pada Kamis (2/5/2024).

Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim mengatakan, penghargaan yang diberikan kepada kedua Kombes tersebut karena sangat menonjol dalam aspek kepedulian sosial. “Sehingga membawa dampak positif terhadap institusi, jadi bagaimana kita melihat bidang Dokkes ini pada program-program pelayanan di rumah sakit,” kata Lutfil Hakim.

“Terakhir kita lihat itu, yang bagaimana menyiapkan tim medis untuk pemilu juga, kemudian ada Bhayangkari Prioritas ada operasi bibir sumbing gratis, operasi hapus tato dan banyak sekali program, serta kami melihat bagaimana pelayanan di RS Bhayangkara yang jauh sekali dibanding tahun-tahun sebelumnya, saya kira ini perlu juga di apresiasi, supaya bisa menjadi motivasi,” tambahnya.

Selain, Kabid Dokkes Ketua PWI Jatim memberikan penghargaan kepada Kapolresta Malang, lantaran dirinya sangat perhatian khususnya kepada kaum difabel di Malang. “Bahkan beberapa yayasan dan panti Difabel beliau membangun relasi yang sangat bagus. Bahkan ada 4 atau 5 Difabel yang di pekerjaan di Polresta Malang,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini Kapolda Jatim Irjen Pol. Imam Sugianto mengucapkan terimakasih atas anugrah penghargaan yang telah diberikan kepada Polda Jatim. “Mator nuwon, kami merasa terhormat sudah dipilih untuk mendapatkan penghargaan tertinggi khususnya dari lingkup organisasi PWI Jatim. Mudah-mudahan kerjasama yang kita bangun ini kedepan bisa kita dekatkan lagi,” ucapnya. (bw)

Hardiknas, Telkom University Surabaya Beri Penghargaan Khusus

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Momen peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2024 dijadikan Telkom University Surabaya sebagai ajang untuk memberikan penghargaan kepada mahasiswa dan dosen berprestasi di bidang pendidikan.

Direktur Telkom University Surabaya, Prof Dr Tri Arief Sardjono ST MT mengatakan, pihaknya memberikan 19 penghargaan kepada 28 mahasiswa, dosen, dan staf yang dinilai berprestasi baik akademik maupun non-akademik, serta berkontribusi positif terhadap lingkungan kampus.

Penghargaan tersebut diserahkan usai upacara Hardiknas 2024 yang digelar di Lapangan Utama Kampus Telkom University Surabaya, Kamis (2/5/2024). Prof Tri menjelaskan, 19 penghargaan tersebut terdiri atas lima penghargaan untuk mahasiswa berprestasi tingkat nasional dan internasional kepada 11 mahasiswa, dan enam penghargaan kenaikan jabatan fungsional akademik dosen ke lektor dan lektor kepala kepada enam dosen.

Selanjutnya, lima penghargaan dosen yang menyelesaikan masa studi S3 selama satu tahun (terhitung mulai Mei 2023-Mei 2024) kepada lima dosen. Kemudian, tiga penghargaan lainnya diserahkan kepada enam sivitas akademika Telkom University Surabaya dalam rangka peningkatan kapasitas institusi.

Yakni, untuk kategori pengawalan migrasi data TUNC, optimasi operasional layanan bisnis, dan peningkatan kapasitas hibah eksternal. Mahasiswa telah menunjukkan prestasi gemilang dalam bidang akademik, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga, layak mendapatkan pengakuan atas dedikasi dan kerja keras mereka.

‘’Para dosen yang telah menyelesaikan S3 mereka dan kembali ke kampus untuk melanjutkan pengabdiannya,” ungkapnya. Pada momen Hardiknas 2024 ini, Prof Tri berpesan tentang pentingnya pendidikan dalam mencetak generasi yang unggul. Pendidikan dinilai sebagai pilar utama dalam membangun sebuah masyarakat yang berkualitas dan berbudaya.

“Dari penghargaan yang diberikan, harapan tumbuh bahwa semangat ini akan terus menggelora dan membawa perubahan positif bagi dunia pendidikan di masa mendatang,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prof Tri juga membacakan pidato dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Nadiem Makarim dalam amanat upacara.

“Semua yang telah kita jalankan harus diteruskan sebagai gerakan yang berkelanjutan. Semua yang sudah kita upayakan harus dilanjutkan ke arah perwujudan sekolah yang kita cita-citakan,” pungkasnya. (red)

Peserta UTBK Disabilitas di Unesa Didampingi Pengawas Khusus

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Surabaya yang menjadi lokasi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2024 khusus peserta disabilitas.

Sebanyak sembilan peserta disabilitas, terdiri dari dua peserta tunanetra dan tujuh peserta tunadaksa, mengikuti tes yang dipusatkan di satu tempat, yakni di Training Center, lantai 4 Gedung Rektorat Unesa, Kampus 2 Lidah Wetan Surabaya. Para peserta UTBK disabilitas ini juga disiapkan pengawas dan pendamping, serta alat-alat khusus.

Wakil Rektor I Unesa, Prof Dr Madlazim MSi mengatakan, UTBK sesi khusus disabilitas ini merupakan komitmen untuk memberikan akses dan kesempatan untuk menempuh pendidikan tinggi kepada semua, disabilitas maupun yang non-disabilitas.

“Jadi tidak ada diskriminasi, semua kami berikan kesempatan dan siapkan fasilitas ramah disabilitas. Selain disiapkan pengawas dan pendamping dari unsur dosen dan mahasiswa Pendidikan Luar Biasa (PLB) juga dari SMCC untuk masing-masing peserta, juga disiapkan alat-alat khusus,” ujar Prof Madlazim, Kamis (2/5/2024).

Kasubdit Infrastruktur dan Teknologi Informatika, dan Pusat Data Unesa, I Gusti Lanang Putra Eka Prismana SKom MKom menyatakan, dari aspek persiapan untuk sesi disabilitas hampir sama dengan tahun sebelumnya.

“Dari sisi aplikasi, disiapkan teknologi NVDA (Non-Visual Desktop Access) untuk membantu peserta tunanetra dalam membaca dan memahami teks soal. Teks yang ada di layar ditransformasikan menjadi suara. Selain itu, juga ada bantuan reglet dari pusat,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kasubdit Penerimaan dan Kelulusan Mahasiswa Unesa, Dr Sukarmin MPd menyampaikan, pelaksanaan UTBK di Unesa sejak hari pertama secara umum berjalan lancar. Termasuk untuk sesi khusus disabilitas.

“Komitmen Unesa yaitu memberikan kesempatan dan memfasilitasi peserta disabilitas dan non-disabilitas melalui sejumlah persiapan, sehingga peserta disabilitas bisa menjalani tes dengan nyaman dan lancar,” terangnya.

Menurut Sukarmin, komitmen Unesa pada disabilitas tidak hanya pada pelaksanaan UTBK, namun juga melalui pembukaan jalur penerimaan disabilitas pada jalur mandiri. Peserta yang belum berhasil di jalur UTBK, bisa menggunakan nilai UTBK untuk mendaftar di jalur mandiri kategori disabilitas atau jalur non-tes disabilitas.

Sementara itu, Ferdinan Valentino, salah satu peserta tunanetra mengakui tes yang dijalaninya berjalan lancar. Valen, sapaan akrabnya, sudah melakukan persiapan, sehingga tidak deg-degan saat berhadapan dengan soal UTBK. “Saya sudah belajar dan lancar. Tadi ada beberapa soal yang saya pelajari, tapi tidak keluar,” katanya.

Valen mengaku, awalnya merasa tidak percaya diri untuk kuliah. Namun, demi untuk belajar didukung orang tuanya, ia memilih untuk berjuang masuk Unesa melalui jalur UTBK, dan memilih prodi S1 Pendidikan Luar Biasa (PLB) dan S1 Ilmu Komunikasi.

“Saya punya motivasi tersendiri untuk mengambil prodi tersebut. Saya pilih S1 PLB ingin seperti lulusan mahasiswanya yang disabilitas memiliki nilai unggul yang dapat bersaing dengan orang pada umumnya. Semoga saja hasil tes ini bisa maksimal dan saya bisa masuk Unesa,” harapnya. (red)

Kurikulum Merdeka Belajar Pacu Prestasi Siswa Jatim di Tingkat Nasional

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2024 mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) untuk terus meningkatkan implementasi kurikulum merdeka belajar. Terutama di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB).

Hal itu terbukti dengan banyaknya capaian gemilang di bidang pendidikan yang diraih Pemprov Jatim melalui Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur/Jatim. Penjabat (Pj) Gubernur Jatim, Adhy Karyono, mengatakan, implementasi kurikulum merdeka belajar telah mengantarkan Pemprov Jatim selama tiga tahun berturut-turut meraih juara umum di Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI).

“Selain itu, menjadi provinsi dengan jumlah tertinggi pelajar yang masuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN),” kata Adhy, usai memimpin upacara Hardiknas 2024 di halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (2/5/2024).

Ia memastikan, Pemprov Jatim terus menggencarkan program merdeka belajar. Di antaranya, melalui program Sekolah Penggerak dan Guru Penggerak, perluasan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran, serta penyelenggaraan sekolah inklusif.

Dan yang terpenting, lanjut Adhy, dampak pendidikan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Prestasi yang betul-betul gemilang dalam lima tahun terakhir di Jatim, berkat penerapan Merdeka Belajar yang baik di satuan pendidikan kita.

‘’Di momentum Hardiknas 2024 ini, kita akan pastikan terus melanjutkan Merdeka Belajar yang menurut kami tinggal sedikit lagi bisa lepas landas menjadi bentuk pendidikan yang maju,” jelasnya.

Pada peringatan Hardiknas 2024 ini, Adhy Karyono didampingi Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai memberikan apresiasi kepada para guru yang dinilai berjasa mencerdaskan putra-putri bangsa.

Di antaranya, menyematkan Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Satya kepada tiga guru. Untuk guru dengan masa bakti 30 tahun, diberikan kepada Johanes Mardijono dari SMA Negeri (SMAN) 15 Surabaya.

Sedangkan, untuk masa bakti 20 tahun, diberikan kepada Heru Paryono dari SMAN 1 Kejayan Pasuruan, serta masa bakti 10 tahun diberikan untuk Arik Harianto dari SMKN 12 Malang. Adhy juga menyerahkan penghargaan kepada 20 guru berprestasi. (red)

Sertijab Dandim 0825/Banyuwangi, ini Sosok Pengganti Letkol Eko Julianto Ramadhan

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi berganti. Setelah hampir dua tahun menjabat Dandim, Letkol Kav. Eko Julianto Ramadhan mendapat promosi jabatan. Penggantinya Letkol Arh. Joko Sukoyo.

Sebelumnya, alumnus Akmil 2004 itu menjabat Danyon Arhanud 10/ABC Jakarta Selatan. Sertijab Dandim Banyuwangi digelar di Aula Untung Suropati Makorem 083/Baladika Jaya, Kota Malang, Kamis (2/5/2024). Sertijab dipimpin Komandan Korem (Danrem) 083/Bdj Kolonel Inf Setyo Wibowo.

Danrem  menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas pengabdian Letkol Kav Eko Julianto Ramadhan selama menjabat Dandim Banyuwangi. Pihaknya meminta Dandim Banyuwangi yang baru segera menyesuaikan dengan kondisi wilayah.

“Serta, bersinergi dengan Pemerintah Daerah,” kata Danrem. Ikut hadir dalam sertijab Ketua Persit KCK Koorcabrem 083 PD V/Brawijaya dan pengurus. Termasuk, Dansat Jajaran Korem 083/Bdj, dan Para Kasi serta Pasi Korem 083/Bdj.

Sertijab juga diisi pelepasan Pasi Wanwil Staf Teritorial Korem 083/Bdj, Mayor Kav Suprapto. Selanjutnya, menjabat Kasdim 0825/Banyuwangi. (udi)

Korban Pemerkosaan akan Dinikahkan dengan Tersangka, Pemkab Banyuwangi Turun Tangan

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Kasus perkosaan pungunjung pantai Pulau Merah, Pesanggaran, Banyuwangi, masih berlanjut. Terbaru, korban hendak dinikahkan dengan tersangka. Kondisi ini membuat Pemkab Banyuwangi turun tangan. Menikahkan korban dinilai bukan solusi.

Sebaliknya, Pemkab Banyuwangi tetap mengawal proses hukum berjalan terus. Korban juga diberikan pendampingan lebih ketat. “Kasus ini tetap menjadi atensi kami. Hingga saat ini kami terus berkoordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH). Kami pastikan proses hukum tetap berjalan sesuai undang-undang,” kata Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Banyuwangi, Henik Setyorini, Kamis (2/5/2024).

Melalui Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A), pihaknya terus mendampingi korban dan keluarga. Hal ini menyusul upaya damai keluarga tersangka dengan korban.

Bahkan, korban dibawa ke rumah tersangka untuk dinikahkan. Hal ini terungkap dari pengakuan keluarga korban yang diajak menginap di rumah salah satu tersangka. “Keluarga korban menolak dan meminta perlindungan ke kami. Ibu Bupati juga memberi atensi, kami harus di pihak korban,” jelasnya.

Korban kemudian dijemput dari rumah tersangka. Tim P2TP2A secara rutin mendampingi korban di rumahnya. Sehingga, upaya damai dengan pernikahan tidak terjadi. Sebelumnya, korban berinisial LJL (17) menjadi korban pemerkosaan.

Gadis ini diperkosa dua pemuda saat berwisata di Pantai Pulau Merah, Jumat (26/4/2024) malam. Korban dirudapaksa ketika nongkrong bersama sejumlahnya temannya di pinggir pantai. Polisi berhasil mengamankan dua tersangka. Masing-masing EK (21) dan DPP (20), keduanya warga Pesanggaran.

“Dua tersangka diamankan dengan dengan sejumlah barang bukti,” kata Kapolsek Pesanggaran AKP Lita Kurniawan. (udi)

SD di Banyuwangi Dibobol Pencuri, Tersangka ternyata Residivis

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Pencuri beraksi di SDN 1 Kampungayar, Desa Kampunganyar, Kecamatan Glagah, Banyuwangi. Sejumlah barang berharga berhasil digasak. Kerugian ditaksir belasan juta rupiah. Polisi berhasil mengamankan pelaku beberapa hari setelah kejadian.

Tersangka berinisial MY (34), warga Kalipuro, Banyuwangi. Pria ini diciduk di rumahnya tanpa perlawanan. Aksi pencurian ini dilakukan Sabtu (27/4/2024) malam. Penjaga sekolah baru mengetahuinya, Minggu (28/4/2024) pagi.

Saat hendak masuk sekolah, ditemukan pintu ruangan yang rusak. Kondisinya acak-acakan. Sedikitnya enam ruangan yang dibobol. Diantaranya, ruang kelas 6, ruang guru, ruang kepala sekolah dan dapur. Tersangka masuk setelah mencongkel jendela kelas.

Sejumlah barang yang digasak masing-masing 1 unit mesin CCTV, 2 unit kamera CCTV, 1 tabung gas elpiji melon, uang tunai Rp 100.000, 1 unit handphone dan 1 laptop. Usai beraksi, tersangka tak membawa semua barang curian. Beberapa dibuang di sekitar lokasi.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Glagah. Polisi bergerak cepat memburu tersangka. Berbekal hasil olah TKP, polisi berhasil mengamankan tersangka. Di umahnya ditemukan sejumlah barang bukti.

Seperti, obeng dan tas pinggang. Alat ini diduga digunakan saat beraksi. “Tersangka sudah diamankan di Polsek, masih menjalani pemeriksaan intensif,” kata Kapolsek Glagah AKP Puji Pudji Wahyono, Rabu (1/4/2024).

Penyidik masih mendalami kasus ini. Muncul dugaan, pelaku tak hanya beraksi di satu lokasi. Polisi menemukan barang bukti yang tidak masuk barang milik SDN 1 Kampunganyar.

“Ini yang kita telusuri. Polisi yang mendapatkan data tersangka adalah residivis,” jelas Kapolsek. (udi)

Ayooo…., Nikmati Masakan Nusantara di Hotel Artotel Town Square Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Indonesia adalah negara besar yang memiliki puluhan ribu pulau. Baik besar maupun kecil. Setiap pulau memiliki kekayaan budaya yang beragam, baik bahasa, seni, busana, hingga makanan.

Aneka hidangan di Indonesia dikenal memiliki citarasa yang enak dan khas, hal ini disebabkan di Nusantara tersedia bahan dasar makanan dan minuman yang melimpah. Baik hewani, nabati, dan rempah-rempah.

Mie Aceh, Kari Medan, Rendang Padang, Pempek Palembang, Soto Betawi, Gudeg Jogja, Rujak Cingur Surabaya, Ikan Haruan Banjarmasin, Sop Konro Makassar, Ayam Woku Manado, Plencing Kangkung Lombok, Sei NTT, dan Papeda Ambon adalah contoh dari sekian banyak keanekaragaman masakan di nusantara.

UU No.5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan membuktikan bahwa pemerintah memiliki perhatian khusus terhadap upaya peningkatan kebudayaan di Indonesia. Termasuk makanan dan minuman.

Adalah Artotel Town Square & Suites Surabaya/ARTOTEL TS Suites – Surabaya yang selama ini concern dalam mengeksplorasi budaya Nusantara, baik seni lukis maupun masakan. Untuk melanjutkan campaign dari Rasa Nusantara, kali ini ARTOTEL TS Suites – Surabaya ingin memperkenalkan 9 (sembilan) menu baru yang terinspirasi dari cita rasa khas masakan pulau jawa yang disebut Rasa Nusantara ‘Masakan Jawa’.

Pada Selasa, (30/4) pukul 11.00 – 14.00 WIB di One Deck Gastropub. Ditampilkan menu-menu makanan khas Jawa yang memiliki ciri khas rasanya yang gurih. Dipadukan rasa manis yang ringan, dengan campuran bumbu-bumbu tradisional.

Salah satu menu yang dihidangkan adalah Udang Bakar Bumbu Rujak, terdiri dari udang yang dibakar dengan bumbu bakaran rujak dan disajikan dengan nasi putih. “Menu ini dibandrol dengan harga Rp 60,000,” kata Manager Marketing Communications ARTOTEL TS Suites – Surabaya, Bella Austin, kepada pawartajatim.com.

Marcomm Manager Artotel Town Square, Bella Austin sedang mencoba salah satu minuman segar. (foto/nanang)

Terdapat juga menu Buntut Tumis Pedas, terdiri dari buntut sapi yang ditumis dengan bumbu-bumbu tradisional sehingga menciptakan rasa pedas dan manis. “Menu ini dibandrol dengan harga Rp 95.000/porsi,” jelas Arek Suroboyo berdarah Kalimantan ini.

Adapun ketiga menu lainnya yaitu, Bebek Goreng Hitam dengan harga Rp 80,000/porsi; Ayam Goreng Bacem dengan harga Rp 60,000/porsi; dan Rawon Iga dengan harga Rp 95,000/porsi. Tidak hanya menu ala carte saja, tetapi ada juga buffet package yaitu “Lunch Saving” yang dibandrol dengan harga Rp 59,000 nett/ pax dengan berbagai macam pilihan makanan nusantara.

Semua menu ini memiliki banyak penggemar loyal, dikarenakan rasa dan aroma khas rempah yang mampu membuat para tamu merasakan suasana di Pulau Sumatera. Head Chef ARTOTEL TS Suites – Surabaya, Catur Suyanto, mengungkapkan Bahwa setelah sukses kuliner Ramadan,

Saat ini fokus  memperkenalkan menu-menu terbaru  kepada para pecinta kuliner nusantara,  tersedia mulai bulan Mei dan Juni 2024. Berbagai menu tersebut terinspirasi dari masakan Jawa yang legendaris.

Selain menu makanan, terdapat empat menu minuman, yaitu Aromatic Ginger Rice, minuman ini terbuat dari campuran susu segar dan gula aren yang disajikan dengan es krim vanila diatasnya.

Lalu, ada Sour Kunir, minuman dengan kombinasi campuran jamu kunir, jus mangga dan lemon. Adapun dua minuman lainnya yaitu, Tropical Sweet Turmeric dan Black Sticky Rice Smoothie “Masing-masing dibandrol dengan harga Rp 50,000,” pungkas Marcomm cantik, cerdas dan ceria ini. (nanang)

Hari Pertama UTBK di Unair, 31 Peserta Tereliminasi Otomatis

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Universitas Airlangga (Unair) Surabaya memastikan sedikitnya 31 peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2024 di Unair, gagal otomatis di hari pertama ujian.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Unair, Prof Bambang Sektiari Lukiswanto Drh DEA., mengatakan, sebanyak 14.516 peserta mengikuti UTBK hari pertama di Unair untuk sesi pertama dan kedua.

Namun, dari total belasan ribu peserta tersebut, tercatat sedikitnya 31 peserta yang dinyatakan absen atau tidak mengikuti UTBK. Bukan karena terlambat, namun karena memang tidak datang saat pelaksanaan UTBK atau tanpa ada keterangan.

“Terlambat, tidak. Karena kami masih menolerir 30 menit sebelum pelaksanaan UTBK dimulai pukul 07.15 WIB. Kalau yang tidak mengikuti, tercatat ada 31 orang. Otomatis langsung tereliminasi,” kata Prof Bambang, Rabu (1/5/2024).

Pada UTBK 2024, Unair membagi ujian menjadi dua gelombang. Gelombang pertama digelar pada 30 April 2024 dan 2 hingga 7 Mei 2024. Sedangkan, gelombang kedua digelar pada 14 dan 15 Mei 2024.

Lokasi UTBK tersebar di Kampus Dharmahusada A, Kampus Dharmawangsa B, dan Kampus MERR C Surabaya. Prof Bambang memastikan, aturan selama UTBK di Unair tidak jauh berbeda dengan UTBK sebelumnya.

Pada dasarnya peserta tidak boleh curang, tidak boleh terlambat, tidak boleh membawa alat tulis, dan tidak membawa alat elektronik. “Kami di Unair relatif dianggap pusat UTBK yang ketat. Sehingga, pada pengawas kami berikan pembekalan dan kami kembangkan sistem pengawasan melalui CCTV. Bisa kami amati dari sekretariat UTBK dan di samping ada pengawas di ruangan,” jelas Prof Bambang.

Secara keseluruhan, jumlah peminat di Unair mencapai 70.644 orang. Namun, daya tampung yang tersedia terbatas hanya 2.824 kuota atau ketetatan 4 persen dari total jumlah peminat.

“Peserta yang memilih vokasi 37.990 peminat dengan daya tampung 637. Kalau dilihat keketatan, itu 1,68 persen,” pungkas Prof Bambang. (red)