Menangkan Persidangan, Pengacara Agung Satryo, Digugat Balik saat Ambil Sukses Fee

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sudah berjuang mati-matian di persidangan dan berhasil menang, pengacara ini malah digugat balik. Pengacara Dr Agung Satryo Wibowo, SE Ak, SH, MM, CA, CPA, yang sedianya menuntut sukses fee yang tak terbayarkan, malah digugat balik.

Direktur CV Bina Niaga, Ardi Hatijanto, menggugat Agung Satryo sebesar Rp 6,5 miliar.  Agung Satryo yang merasa dirugikan atas pemberian jasa hukum perkara sengketa pajak yang menimpa Ardi itu akhirnya blak-blakan kepada awak media.

Ditemui di kawasan Klampis Jaya Surabaya, Agung Satryo, membeberkan semua persoalan yang kini dalam proses hukum itu. Menurut pria kelahiran 1976 ini, jika sekarang dirinya digugat dengan dalih Perbuatan Melawan Hukum (PMH) adalah salah sasaran.

Pasalnya, dalam perkara No.591/Pdt.G/2015/PN.Sby terkait sengketa pajak CV Bina Niaga hingga pemblokiran rekening milik Ardi sebesar Rp 185.272.471 oleh Kantor Pajak Serang, Agung Satryo hanya sebagai kuasa hukum tambahan.

Dan Ketua Tim Kuasa Hukum dipegang R Teguh Santoso SH. “Lantas kenapa saya yang digugat?” tandas Agung. Dalam perkara delapan tahun silam itu, lanjut pria Alumni Unair Surabaya ini, dirinya hanya diminta sebagai anggota tim kuasa hukum, namun tetap dibawah kendali ketua tim, yakni R Teguh Santoso SH.

Dalam proses hukum itu, PN Surabaya akhirnya memberikan putusan bahwa Pengadilan Negeri Surabaya tidak berwenang memeriksa perkara pajak. Hingga kemudian perkara tersebut ke tingkat banding Pengadilan Tinggi (PT) hingga kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Dalam proses hukum itu, PN Surabaya akhirnya memberikan putusan menolak gugatan Ardi, hingga kemudian ke tingkat banding Pengadilan Tinggi (PT) hingga kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Kemudian Mahkamaah Agung pun memberikan putusan yang sama, yakni putusan No : 2295 K/Pdt/2019 menyebutkan, menolak permohonan kasasi dari pemohon Ardi Hatijanto. Dengan demikian, rekening Ardi yang diblokir oleh Kantor Pajak, yang berisikan uang sekitar Rp 185 juta tidak bisa diambil.

Pengacara Dr Agung Satryo Wibowo, SE Ak, SH, MM, CA, CPA (tengah). (foto/ist)

“Saat itu posisi saya hanya anggota dalam tim kuasa hukum, artinya sebagai kuasa hukum tambahan. Sedangkan ketua tim dipegang Teguh,” jelas pria yang menempuh jenjang S3 Hukum Perpajakan di Untang Surabaya ini.

Setelah lama berselang, lanjut Agung, Ardi kembali mendatangi dirinya. Pada tahun 2020 bos CV Bina Niaga itu kembali tersangkut kasus yang sama, yakni seputar utang pajak. Namun, kali ini sengketa dengan KPP Pratama Jakarta Sawah Besar Satu senilai Rp 8.136.824.376.

Entah proyek apa yang dikerjakan oleh CV Bina Niaga, sehingga punya utang pajak yang nilainya cukup fantastis itu. Menurut Agung, dengan perkara baru itu, Ardi kemudian menunjuk Agung sebagai kuasa hukum.

Dengan komitmen, diberikan uang Rp 50 juta sebagai transportasi dan akomodasi selama mengurusi hingga sidang di Pengadilan Pajak Jakarta. “Dalam perkara ini memang ada rekening Pak Ardi yang diblokir oleh kantor pajak, dan ada uangnya sekitar Rp 191 Juta,” tegas Agung.

Kemudian, ketika mengurusi perkara tersebut, Agung terpaksa harus bolak-balik Surabaya-Jakarta, sejak Juni 2020 hingga Maret 2022. Apalagi, kala itu situasi nasional dalam kondisi Pandemi Covid-19.

“Coba bayangkan dalam situasi yang sangat sulit saat itu. Nah, di dalam perkara ini kami dijanjikan sukses fee sebesar Rp 200 Juta, dan kami punya saksi,” kata Agung. Ia melanjutkan, jika dalam perkara pajak senilai Rp 8.136.824.376 di Pengadilan Pajak yang ditanganinya itu pihaknya akhirnya menang.

Dengan putusan Pengadilan Pajak bernomor: PUT-013316.99/2019/PP/M IVA tahun 2022. Dalam putusan tersebut Pengadilan Pajak juga memerintahkan Kantor Pajak untuk membuka kembali blokir terhadap rekening Ardi.

Yang kemudian ditindak lanjuti oleh KPP Pratama Serang Barat yang meminta PT Bank Central Asia (BCA) untuk membuka blokir rekening atas nama Ardi Harijanto yang berisikan uang sekitar Rp 191 Juta.

“Nah, di dalam perkara sengketa pajak senilai Rp 8 miliar lebih itu kami menang. Dan kami kemudian menagih sukses fee sebagai kuasa hukum sebesar Rp 200 Juta. Karena itu hak kami.

Tetapi, sukses fee hingga sekarang tak dibayar, hingga kami mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Surabaya. Anehnya lagi, sudah hak kami tidak dibayar, sekarang kami malah digugat Perbuatan Melawan Hukum.

Kira-kira perbuatan melawan hukum yang mana yang kami lakukan?” tanya pria yang menempuh pendidikan dasar di SD Negeri Wonorejo 7 Surabaya ini. Seperti diketahui, pengacara Dr Agung Satryo Wibowo SE Ak SH MM CA CPA tiba-tiba digugat oleh mantan kliennya, yakni Ardi Harijanto.

Dengan tuduhan perbuatan melawan hukum, yang nilai gugatanya sebesar Rp 6.595.272.471. Bahkan, Ardi mengajukan sita jaminan atas rumah Agung di Jalan Semalang Indah dan Kantor Pengacara Jalan Manyar Indah.

Namun, gugatan itu dilakukan Ardi di tengah Agung, meminta haknya berupa sukses fee sebagai kuasa hukum Ardi, selama ini. (dra)

Profesor ITS Dorong Integrasi Teknologi Al Pengembangan Motor Listrik

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Profesor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Prof Heri Suryoatmojo, mendorong integrasi teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung perkembangan motor listrik.

Menurut Prof Heri, saat ini penelitian marak berfokus pada kendaraan listrik baik dari segi kontrol, kecepatan, safety, dan pengujian. Permasalahan kompleks tersebut seharusnya diatasi dengan menggunakan AI.

“Untuk itu, diperlukan penelitian guna mengoptimalkan kendaraan listrik dengan menggabungkan teknologi yang sudah ada seperti pengoptimalan AI,” kata Prof Heri di Surabaya, Kamis (7/12/2023).

Saat ini, penggalakan green campaign di dunia yang mengedepankan kendaraan listrik mendorong untuk mengedepankan pengembangan kendaraan listrik modern. Teknologi saat ini mengadopsi driving control.

Dengan AI, kata Prof Heri, kendaraan akan melaju autonomous tanpa sentuhan. Saat berada di jalanan sepi, mode code control dapat diaktifkan sesuai keinginan kita. “Driver akan lebih nyaman karena tidak terlalu menyita fokus akibat bantuan AI. Dari segi safety juga dapat mengidentifikasi jarak dan badan jalan,” ungkapnya.

Prof Heri menjelaskan, Motor Brushless Direct Current (BLDC) berperan penting dalam pengembangan kendaraan listrik. Motor BLDC sering dipakai untuk penggerak utama kendaraan listrik karena memiliki efisiensi tinggi, torsi tinggi, rentang kecepatan lebar, dan perawatan rendah.

Namun, lanjut Heri, motor BLDC harus dikontrol untuk mendapatkan nilai yang diinginkan, seperti kecepatan, torsi, dan posisi. “Torsi menjadi parameter penting untuk menggerakkan kendaraan,” jelas alumnus doktoral Kumamoto University, Jepang tersebut.

Selain itu, kecepatan motor BLDC juga perlu dikontrol untuk mendapatkan akselerasi yang diinginkan atau meminimalkan slip pada kontrol traksi. Dalam hal ini, penggunaan kontrol traksi pada mobil menjadi responsive, tetapi mampu mengoptimalkan penggunaan energi seminimum mungkin.

Pengendalian kecepatan motor BLDC dikembangkan dengan metode Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS) yakni sistem fuzzy yang mempunyai mekanisme pembelajaran. Dalam kebaruan keilmuan, Heri memaparkan bahwa perancangan sistem kendali kecepatan motor BLDC menggunakan software MATLAB Simulink.

Sistem yang dirancang terdiri dari beberapa blok di antaranya Inverter dan Supply DC, Motor BLDC, Decoder, Generator PWM, dan Switching Logic. “Kecepatan aktual motor BLDC akan dibandingkan dengan kecepatan referensi untuk mendapatkan error dan perubahan nilai error,” terangnya.

Menurut Heri, perubahan error diperoleh dengan melakukan operasi diferensial pada sinyal error. Dalam hal ini, error dan perubahan error akan menjadi nilai masukan dari pengontrol ANFIS dan Fuzzy-PID.

Sinyal PWM akan dihubungkan oleh AND dengan sinyal gating yang dihasilkan oleh blok logika switching. Kecepatan motor BLDC tergantung pada besarnya tegangan yang diberikan pada motor.

Struktur pengontrol ANFIS sendiri memiliki masukan yaitu error dan perubahan error, serta terdiri dari tiga sub-kontroler yang akan menentukan duty cycle sinyal PWM. Respon dari Fuzzy-PID kemudian dimodifikasi untuk melatih pengontrol ANFIS agar mendapatkan respon sistem lebih baik.

Langkah awal dalam merancang pengontrol ANFIS adalah mendapatkan pasangan data masukan. “Algoritma pembelajaran hybrid ANFIS digunakan untuk melatih parameter dan terdiri dari kombinasi antara algoritma propagasi balik (back-propagation) dan Recursive Least Square Estimation (RLSE),” katanya.

Heri berharap penelitian ini menjadi acuan pembelajaran bagi mahasiswa dan mampu membawa branding ITS pada teknologi kendaraan listrik. (red)

Tim Dosen PCU Bantu Warga Lewat Mesin Ayak Rajangan Sampah

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Tim Dosen Petra Christian University (PCU) Surabaya merancang mesin ayak rajangan sampah. Mesin pengayak berkapasitas 50 kilogram per jam tersebut, mampu melakukan pengayakan dengan ukuran maksimal 5 mm.

Ketua Tim Dosen, Amelia ST MT, mengatakan mesin ayak rajangan sampah tersebut diserahkan kepada warga di Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Penyerahan bantuan itu memanfaatkan program hibah LLDIKTI Wilayah VII Jatim dengan total dana sebesar Rp 50 juta.

“Sebelumnya kami telah melakukan survei ke Desa Mojotrisno, mereka tidak mempunyai mesin pengayak ini. Jadi, ini sesuai dengan kebutuhan para warga,” kata Amelia, Kamis (7/12/2023).

Menurut Amelia, di Desa Mojotrisno, sampah yang paling banyak ialah daun bambu. Membutuhkan waktu tiga minggu untuk mengolah sampah daun bambu, mulai dari proses penghancuran, fermentasi, untuk kemudian diayak.

“Jadi, harapannya hasil rajangan dari mesin pengayak ini bisa meningkatkan kualitas dan produktivitas pupuk kompos,” ungkap Amelia. Anggota tim lain, Jani Rahardjo, menyebutkan berbeda dengan alat pengayak pada umumnya, alat pengayak yang diberikan ini memperhatikan K3 atau Keselamatan dan Keselamatan Kerja.

“Caranya, kami menambahkan cover agar hasil ayakan tidak mengganggu kesehatan para pekerja, serta melindungi pekerja dari putaran mesin dan barang-barang yang mungkin lompat dari ayakan,” jelasnya. Sementara itu, Maspuatin, salah seorang penggerak desa, mengaku senang dengan adanya bantuan ini. Bantuan ini dinilai akan dapat meningkatkan pendapatan warga.

“Bersyukur sekali dan sangat berterima kasih dengan adanya pengadaan alat ini di sini. Sebab, secara tidak langsung dapat meningkatkan pendapatan mereka dengan mengolah sampah yang sudah ditimbun sebelumnya,” katanya.

Untuk diketahui, Indonesia darurat sampah. Permasalahan sampah, baik itu sampah basah atau kering sudah menjadi masalah global, termasuk di Indonesia, salah satunya di Desa Mojotrisno.

Setiap harinya di desa tersebut, sampah basah atau keringnya mencapai 720 kilogram per hari dan sangat berpotensi untuk diolah jadi pupuk organik, bahkan memberikan nilai tambah secara ekonomi.

Melihat itu, tiga dosen PCU Surabaya melakukan pengabdian masyarakat di desa setempat. Mereka adalah Amelia ST MT dari Sustainable Mechanical Engineering and Design, Dr Njo Anastasia SE MT dari Finance and Investment dan Drs Jani Rahardjo MBA Tech PHD dari Industrial Engineering. (red)

Program Karya Bakti, Kodim 0832/Surabaya Selatan Ajak Warga Bersihkan Sungai

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Kodim 0832/Surabaya Selatan mulai menjalankan Program Karya Bakti yang digagas Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Dengan mengajak polisi, warga dan relawan, personel TNI AD membersihkan sungai, area pasar tradisional, hingga penanaman pohon.

Aksi ini untuk mengantisipasi terjadinya banjir dari aliran sungai yang dipadati sampah, terutama menjelang musim penghujan. Dipimpin Komandan Kodim 0832/Surabaya Selatan, Kolonel Inf.

Akhmad Juni Toa, didampingi Komandan Koramil 0832/08 Lakarsantri, Mayor Kav Dhani Sutrisno Waluyo, normalisasi sungai ini dilakukan di sepanjang aliran sungai di kawasan Jalan Raya Bangkingan, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya, Kamis (7/12/2023).

Ini adalah Program Karya Bakti eksklusif dari Bapak KSAD yang beliau sangat concern terhadap perubahan cuaca yang akan kita hadapi di Bulan Januari. Bapak KSAD sudah memerintahkan Dandim seluruh Indonesia untuk melaksanakan program ini dengan menormalisasi sungai, pasar-pasar tradisional, dan penanaman pohon.

‘’Hari ini kita berada di Kecamatan Lakarsantri untuk menormalisasi sungai bersama Bapak Camat dan Bapak Kapolsek,” kata Kolonel Juni usai memimpin bersih sungai di aliran sungai Bangkingan Surabaya, Kamis (7/12/2023).

Sebanyak 250 orang terlibat dalam aksi bersih sungai, bersih pasar tradisional, serta penanaman pohon. Mereka berasal dari anggota TNI, Polri, warga sekitar, serta relawan. Kegiatan ini juga untuk mengantisipasi terjadinya banjir menjelang musim penghujan.

“Terutama di sepanjang aliran sungai yang banyak ditumpuki sampah dan rumput. Termasuk untuk menghindari berbagai macam penyakit. Kami ajak warga juga untuk bersih-bersih, paling tidak di lingkungan atau rumah masing-masing,” jelasnya.

Program Karya Bakti KSAD ini juga sudah disosialisasikan kepada masyarakat, terutama melalui anggota Babinsa dari masing-masing Koramil di wilayah Kodim 0832/Surabaya Selatan, yang terjun langsung ke rumah-rumah warga. Salah satunya, yang dilakukan Babinsa Koramil 0832/08 Lakarsantri Surabaya, Pelda Masroni.

“Harapannya, warga juga memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar, serta bergotong royong melakukan kerja bakti, terutama dalam menghadapi musim penghujan agar tidak terjadi banjir di pemukiman warga,” ungkap Pelda Masroni.

Rencananya, Program Karya Bakti KSAD ini akan dilakukan secara situasional dengan melihat kondisi wilayah di setiap Koramil. Kerja sama dengan warga akan terus dilakukan agar bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, serta kedekatan TNI-Polri dengan masyarakat tetap terjaga. (red)

Jelang Nataru, Lapas Banyuwangi Perketat Pengamanan

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Menjelang momen Natal dan tahun baru (Nataru), pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)  Banyuwangi mulai diperketat. Alasannya, menjelang pergantian tahun rawan muncul gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.

Mengantisipasi gangguan keamanan, seluruh personel Lapas diminta siaga penuh dan meningkatkan kewaspadaan. “Menjelang momen Natal dan Nataru, cukup rawan gangguan keamanan di dalam Lapas. Ini harus diantisipasi,” kata Kepala Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Agus Wahono, Kamis (7/12/2023).

Pengetatan pengamanan ini dimulai dari pemeriksaan pengunjung di pintu masuk. Lalu, pemeriksaan yang ditingkatkan di setiap blok penghuni Lapas. “Yang terpenting, tugas pengamanan tetap mengedepankan SOP,” tegasnya.

Selain itu, personel Lapas melakukan patroli yang lebih masif di waktu rawan. Hal ini sebagai upaya deteksi dini gangguan keamanan. “Penggeledahan untuk mensterilkan barang terlarang juga  terus dimasifkan,” imbuhnya.

Tak kalah penting, petugas Lapas membuka komunikasi yang baik dengan warga binaan. Sehingga, setiap informasi apapun bisa dengan cepat diterima petugas. “Kalau informasi makin cepat diterima, tindak lanjutnya juga bisa cepat,” tutupnya. (udi)

The Southern Hotel Kemas Natal dan Tahun Baru dengan Beragam Cerita

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Perayaan Natal dan merayakan Tahun Baru adalah merupakan event yang di tunggu. Sama halnya dengan berbagai hotel yang selalu mencoba menawarkan aneka kreasi hiburan, dan dibalut dengan aneka sajian hidangan yang lezat tiada tara dari tim executive chef mereka untuk tamu-tamu yang datang pada event ini.

Seperti halnya The Southern Hotel Surabaya, salah satu hotel dengan predikat bintang empat di kawasan jalan Jemursari ini juga tidak mau ketinggalan untuk memanfaatkan momen di bulan Desember ini dengan menyajikan sajian istimewa untuk tamu tamu mereka.

“Southerland Wonderful Christmas” adalah tema yang diusung untuk perayaan Natalnya sedangkan Tahun Baru kami mengambil sequel Ahoy Matey yang di dominasi dengan dandanan bajak laut,’’ kata Food and Beverage Manager, Budi Utomo, Rabu (6/12).

Pengunjung sedang menikmati menu makanan Natal dan Tahun Baru 2024 di The Southern Hotel Surabaya Rabu (6/12). (foto/bw)

Dua even ini di kemas dengan special oleh tim The Southern Hotel Surabaya dalam beberapa paket, diantaranya Christmas Eve Room Package mulai dari Rp 850.000 nett untuk 2 pax termasuk breakfast, dan dinner atau brunch.

Sementara itu, Christmas Eve Dinner yang dimeriahkan dengan adanya live music, santa gift, dan banyak hiburan lainnya dibandrol Rp 168.000 nett per pax. Khusus 25 Desember 2023 akan diadakan Christmas Brunch yang di bandrol Rp 148.000 nett per pax nya,’’ terang Budi Utomo, yang akrab disapa Uut, ini.

Dalam rangka menyambut pergantian tahun juga digelar New Year Eve Party  yang dilaksanakan di The Atrium Ballroom yang mengambil sequel Ahoy Matey dalam kemasan pesta makan malam dan aneka permainan di malam tahun baru yang tentunya akan ada sajian istimewa yang sudah dipersiapkan oleh chef Sarto sebagai executive chef kami.

Tim managemen The Southern Hotel Surabaya Rabu (6/12)/ (foto/bw)

Kali ini, kata Kencana Herdianto General Manager The Southern Hotel Surabaya. Pesta ini dibanrol dengan harga Rp300.000 net dan IDR 999 K nett yang sudah termasuk kamar tipe superior dan sarapan untuk dua orang.

Pesta pergantian tahun 2023 ke 2024 “Ahoy Matey” akan diproduksi oleh Event Producer ternama di Indonesia, Sayogo Enterprises. Anda sekeluarga akan diajak bergembira dalam petualangan Bajak Laut yang seru dan menyenangkan.

Ikuti games, tantangan, lucky draw, serta aktifitas bersama keluarga untuk bersama meninggalkan tahun 2023. Nantikan juga ‘countdown’ seru bersama DJ dan “Broadway Dance Company” untuk menyambut tahun 2024. (bw)

Modus Bisnis Mobil, Pria di Banyuwangi Gasak Uang Rp 120 Juta Milik Temannya 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Bermodus jual beli mobil, RP (31), warga Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi nekad menggasak uang Rp 120 juta. Parahnya, korbannya adalah teman istrinya sendiri.

Korban berinisial SL (46), warga Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi. Aksi pencurian ini bermula ketika pelaku mengajak korban berbinis jual beli mobil. Pelaku mengiming-imingj korban dengan untung tinggi.

Karena kenal baik, korban mengikuti ajakan pelaku. Awalmya, pelaku mengajak korban membeli mobil yang akan dijual lagi. Di tengah jalan, korban menarik uang Rp 120 juta sebagai modal membeli dagangan mobil.

Pelaku dan korban kemudian menuju pemilik mobil. Namun, keduanya gagal bertemu penjual mobil. Transaksipun batal. Keesokan harinya, pelaku kembali mengajak korban menemui penjual mobil lagi.

Sekitar pukul 05.00 WIB, keduanya bertemu. Sebelum berangkat, korban dan pelaku sarapan nasi bungkus. Setelah itu, pelaku mengajak korban menuju rumah calon penjual mobil.

Karena masih pagi, korban menolak melanjutkan perjalanan. Pelaku kemudian meminta korban mengantarkan kembali ke warung nasi. Ketika turun dari mobil, pelaku mengambil uang korban yang dibungkua tas plastik.

Korban yang sedang menelepon tak menyadari uangnya digasak pelaku. Pelaku kemudian bergegas menuju ATM. Dia mengirim sejumlah uang curian itu ke rekening milik temannya di Yogyakarta.

“Yang ditransfer senilai Rp26 juta,” kata Kapolsek Kota Banyuwangi AKP Kusmin, Kamis (7/12/2023). Korban baru menyadari uangnya hilang satu jam kemudian. Korban sempat menghubungi pelaku dan menanyakan keberadaan uangnya.

Namun, pelaku berdalih tak tahu. Bahkan, pelaku berjanji akan patungan mengganti uang tersebut. Namun, korban tak percaya. Akhirnya, korban memilih melapor ke Polsek Kota. Berbekal laporan korban, polisi memburu pelaku.

Polisi tak butuh waktu lama untuk meringkus pelaku. Untuk mempetanggungjawabkan perbuatannya, pelaku diamankan di Mapolsek Kota Banyuwangi. Penyidik menjeratnya dengan pasal 362 KUHP. Ancaman hukumannya maksimal 5 tahun penjara.

“Penyidikan masih berlangsung. Kami masih memburu sisa uang yang dibawa kabur pelaku,” tegas Kapolsek. Kepada penyidik, pelaku berdalih, sisa uanh curian tertinggal di ATM. Namun, hasil penyelidikan polisi, pelaku berkali-kali keluar masuk ATM.

Bahkan, pelaku sempat terekam membuang tas plastik hitam. Dia menggunakan kartu ATM milik istrinya untuk bertransaksi. “Waktu keluar dari ATM, pelaku dalam kondisi tangan kosong.

Dugaannya, uang tersebut disetor tunai pakai ATM lain ke nomor rekening lain. Ini masih kami telusuri,” tegas Kapolsek. Dari catatan polisi, pelaku ternyata residivis. Dia  beberapa kali terlibat pencurian dengan beragam modus. (udi)

Mimbar Bebas Jadi Ajang Mahasiswa Serukan Penegakan Demokrasi

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Ribuan mahasiswa dari gabungan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Surabaya yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Selamatkan Demokrasi (Gemas’D) menggelar aksi mimbar bebas di lapangan utara Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Rabu (6/12/2023).

Salah seorang orator yang juga Wakil Kepala Bidang Advokasi Politik Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Cabang Jawa Timur (GMNI Jatim), Bagus Raditya, mengatakan aksi ini merupakan upaya mahasiswa untuk terus mengawal demokrasi dan jangan sampai dihancurkan.

“Sekarang, kami juga berbicara tentang konstitusi, yang sedang diobrak-abrik, yang akhirnya mahasiswa harus turun mengawal konstitusi sebagai petarung-petarung akademik,” ujar Bagus dalam orasinya di hadapan ribuan mahasiswa.

Orasi pada demo aksi mahasiswa. (foto/red)

Bagus menegaskan, mahasiswa siap secara independen menyuarakan demokrasi dan mengawal konstitusi, agar masyarakat ke depan bisa memilih pemimpin penerus bangsa yang tidak merusak undang-undang.

“Jadi, mari kawal bersama, karena yang pasti demokrasi itu dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat,” tegasnya. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Melki Sedek Huang, mengatakan ia juga memiliki keresahan terhadap kondisi demokrasi saat ini yang menurutnya mulai luntur.

“Keresahan itu tentang konstitusi yang diinjak-injak, dinomorduakan, kondisi hukum kita dikhianati, dan untuk mengejawantahkan keresahan tersebut kami hadir di sini secara langsung,” terangnya.

Demo mahasiswa. (foto/red)

Menurut Melki, aksi tersebut juga menjadi tonggak penting untuk mendobrak stigma mahasiswa zaman sekarang tidak punya semangat bergerak. Melalui mimbar bebas itu membuktikan mahasiswa sekarang tidak lemah dan tidak acuh terhadap politik.

“Kami membuktikan generasi sekarang peka dan kritis. Biarkan kami berjuang dengan cara kami sendiri,” katanya. Dalam kesempatan itu, Seniman Bambang Ekoloyo Butet, juga menyatakan seluruh mahasiswa yang turun aksi memiliki semangat untuk meraih masa depan dengan menyelamatkan bangsa dan negara dari kondisi yang sedang tidak baik.

“Mereka hidup dalam kegigihan dan tantangannya, bukan makhluk manja,” pungkasnya. (red)

Akademisi Untag Surabaya Ungkap Ancaman pada Demokrasi Digital

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Demokrasi memegang peran krusial dalam sistem pemerintahan meskipun implementasinya bervariasi antarnegara. Konsep demokrasi mengakui kekuasaan yang berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Sehingga, menjadikan rakyat sebagai sumber kekuasaan yang menentukan arah dan pengelolaan negara.

Hal itu disampaikan Akademisi sekaligus Ketua Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi (Sistekin) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Supangat MKom PhD ITIL COBIT CLA, dalam diskusi soal ancaman terhadap demokrasi digital, etika pengembangan teknologi hacking, dan tantangan kebebasan di kampus Untag Surabaya, Rabu (6/12/2023).

Supangat menjelaskan, dalam era globalisasi dan transformasi digital yang terus berkembang, muncul sebuah paradoks bahwa demokrasi digital perlu mendapat perhatian serius. Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada 2017 lalu, menunjukkan peningkatan penetrasi masyarakat di Indonesia mencapai 143,26 juta jiwa.

“Pertumbuhan interaksi masyarakat dengan dunia maya secara signifikan memengaruhi kehidupan sosial, politik, dan negara. Manfaat nyata dari kemajuan TIK dalam politik adalah perluasan fungsi-fungsi sosial dari para pelaku politik, hubungan antara warga negara dan warga negara lainnya lebih mudah,” jelasnya.

Menurut Supangat, demokrasi digital (e-democracy) menerapkan demokrasi tanpa terikat oleh batasan ruang, waktu, atau kondisi fisik, menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) serta Computer-mediated Communication (CMC).

“Demokrasi digital berperan dalam memperluas cakupan partisipasi publik, memberikan nilai tambah dengan mewujudkan kesetaraan bagi setiap warga negara untuk turut serta dalam kehidupan politik,” ungkapnya.

Hanya saja, kata Supangat, meski teknologi memberikan akses lebih luas terhadap informasi dan memberdayakan partisipasi masyarakat dalam proses demokratis, perkembangan teknologi hacking memberikan tantangan serius terhadap kelangsungan demokrasi itu sendiri.

“Posisi Indonesia di peringkat ke-24 dari 194 negara, seperti tercatat dalam Global Cyber Security Index tahun 2020, mungkin tidak sepenuhnya mencerminkan kebebasan sejati dalam kemampuan warga negara Indonesia untuk melindungi data pribadi mereka dan mendapatkan jaminan perlindungan yang memadai saat beraktivitas di dunia maya,” terangnya.

Kebebasan partisipasi politik melalui teknologi digital, lanjut Supangat, membuka peluang bagi warga negara untuk aktif dalam diskusi politik dan memengaruhi kebijakan publik. Ini memberikan kesempatan bagi warga untuk menjadi pembuat opini dan memengaruhi persepsi publik tentang isu-isu politik.

Meski demikian, tantangan besar muncul dalam mengelola informasi yang tersebar luas perlu penanganan bijak agar partisipasi politik berjalan sehat dan inklusif. Masyarakat harus memilah dan memverifikasi informasi untuk menghindari disinformasi atau hoaks.

“Serangan siber dan manipulasi informasi menjadi senjata untuk memanipulasi opini publik, meragukan kepercayaan pada proses demokratis, dan bahkan merusak struktur politik yang ada,” katanya.

Supangat menyebut, jika etika dalam pengembangan teknologi hacking menjadi fokus utama untuk menjaga keamanan demokrasi digital. Meskipun kegiatan peretasan oleh beberapa orang dianggap sebagai akses ilegal ke dalam sistem dan jaringan komputer, seharusnya hal tersebut tidak demikian.

“Jadi, etika bukan hanya menjadi dasar dalam menciptakan alat keamanan siber, tetapi juga dalam memastikan bahwa teknologi yang dikembangkan mendukung prinsip dasar demokrasi,” ujarnya.

Supangat menambahkan, bahwa demokrasi digital memerlukan partisipasi pemangku kepentingan, penekanan etika, kerja sama lembaga, dan literasi digital masyarakat untuk melawan ancaman teknologi hacking.

 Meningkatkan kapabilitas warga negara adalah kunci untuk membangun keamanan siber dan kedaulatan data di Indonesia. Dalam hal ini, negara bertanggung jawab menyusun sistem keamanan siber yang tidak hanya melindungi data secara aman, tetapi juga demokratis bagi semua warga negara Indonesia,” pungkasnya. (red)

Unusa Komitmen Ciptakan Kawasan Tanpa Rokok di Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) berkomitmen menciptakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di lingkungan kampus maupun kawasan perkotaan di wilayah Kota Surabaya. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengurangi konsumsi rokok, serta menciptakan lingkungan sehat bagi generasi penerus.

Hal itu disampaikan sejumlah narasumber yang hadir dalam acara Talkshow International Tobacco Control Research Network (ITCRN) 2023 yang digelar di Auditorium Lantai 9 Tower Unusa Kampus B Jemursari Surabaya, Rabu (6/12/2023).

“Kawasan tanpa rokok bukan hanya sebuah tren, tetapi sebuah kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Kepala Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) dan Koordinator Indonesia Tobacco Control Research Network, Dr Abdillah Ahsan SE ME.

Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (FKM Unair), Prof Dr dr Santi Martini MKes, mengatakan Surabaya telah menunjukkan komitmen serius dalam menciptakan Kawasan Tanpa Rokok dengan menggandeng berbagai pihak.

“Termasuk lembaga pendidikan, apalagi usia yang paling efektif dalam menanamkan kesadaran terhadap bahaya rokok mulai dari usia 10 tahun,” terang Prof Santi yang juga Ketua Tobacco Control Support Center (TCSC) Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Jatim itu.

Sedangkan, Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis dan Teknologi Digital (FEBTD) Unusa sekaligus dosen yang tergabung dalam ITCRN, Dr Ubaidillah Zuhdi ST MEng MSM, menyebut dalam penelitian yang dilakukan, perubahan kebijakan pajak tembakau tidak berpengaruh signifikan terhadap pembelian dan konsumsi rokok.

“Dalam fenomena kenaikan harga rokok, jika dinaikkan 100 persen, hanya menurunkan empat batang dalam satu pak rokok. Ini menjadi tantangan dan sangat diperlukan peran dan edukasi untuk mengurangi prevalensi merokok dan menciptakan lingkungan sehat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Unusa, Prof Dr Ir Achmad Jazidie MEng, berharap melalui kegiatan ini kesadaran masyarakat terkait bahaya rokok dapat semakin meningkat. Hal itu menunjukkan kontribusi positif Unusa terhadap upaya bersama dalam mengurangi dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat.

“Unusa sebagai bagian dari NU dan institusi pendidikan berupaya penuh mewujudkan KTR, salah satunya melalui edukasi dalam talkshow ini. Harapannya, ini menjadi langkah awal untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat di Surabaya, dan seterusnya di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Prof Jazidie menyebut, talkshow International Tobacco Control Research Network 2023 di Unusa ini bukan sekadar forum diskusi. “Namun, lebih dari itu, acara ini menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama tentang bahaya rokok dan upaya kolektif dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi generasi mendatang,” pungkasnya. (red)