KPU Jatim dan Unesa Sosialisasi Pemilu dan Pendidikan Pemilih Mahasiswa

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur berkolaborasi menggelar sosialisasi pemilu dan pendidikan pemilih untuk meningkatkan partisipasi pemilih di kalangan mahasiswa.

Komisioner KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro, mengatakan ada tiga tujuan dari kegiatan ini, antara lain tujuan kognitif, afektif, dan psikomotorik. Tujuan kognitif, ketika pemilih muda menjadi paham akan pemilu dan prosedurnya.

Tujuan afektif (sikap) ketika mahasiswa dari sebelumnya acuh tak acuh menjadi setuju dan ambil bagian dalam pelaksanaan pemilu. “Sedangkan, tujuan psikomotorik ketika pemilih bisa datang ke TPS untuk melakukan pemilihan untuk menentukan sosok yang pantas memimpin bangsa ini ke depan,” kata Gogot di Surabaya, Rabu (6/12/2023).

Agenda bertajuk ‘KPU Jatim Goes to Campus’ ini dikemas dengan nonton bareng film ‘Kejarlah Janji’. Film tersebut memuat pesan-pesan pemilu damai yang diharapkan bisa menjadi referensi atau tuntunan bagi anak-anak muda dalam mensukseskan pesta demokrasi.

Sosialisasi ini juga menghadirkan narasumber, seperti M Danu Winata MSi, dosen Komunikasi Politik Unesa dan Fauzan Abdilah Praktisi perfilman Founder dan CEO PT Figuratif Swarna Media.

Dosen Ikom Unesa, Danu mengatakan sosialisasi dan pendidikan pemilih ini sangat penting dilakukan untuk meningkatkan angka partisipasi anak-anak muda baik yang sudah memilih maupun pemilih pemula.

Menurut Danu, selain dengan roadshow ke kampus-kampus, sosialisasi juga perlu dimasifkan dengan memanfaatkan platform media sosial yang memang sangat melekat dengan anak-anak muda, terutama generasi Z dan milenial.

“Generasi Z menekankan semua hal yang menjadi harapan secara sederhana. Bagaimana soft skills dan hard skills yang dimiliki akan terealisasi. Kalau tidak didukung dengan pengetahuan, dan pikiran yang kritis untuk dapat menjadikan Indonesia Emas 2025,” ungkap Danu.

Sementara itu, Fauzan mengajak mahasiswa untuk mengambil peran penting dalam momentum yang menentukan perjalanan bangsa ke depan. Anak-anak muda, tidak boleh menutup mata, namun justru ambil bagian untuk memastikan roda pemerintahan ke depan.

“Kita harus nyoblos, kita harus jujur, kata-kata dari film ini yang kemudian akan sampai ke penonton. Dengan kata lain, ada ajakan untuk kita agar menunaikan hak kita sebagai warga negara dalam menentukan pemimpin bangsa ke depan,” terangnya.

Sedangkan, Dekan FISH Unesa, Bambang Sigit Widodo, mendorong mahasiswa menjadi agen perubahan bagi masyarakat. Salah satu yang bisa dilakukan, yaitu menjadi duta yang menyadarkan masyarakat agar tidak mudah termakan hoaks atau tidak terpancing melakukan perilaku yang memecah belah bangsa.

“Tugas kaum terdidik adalah bagaimana menyadarkan masyarakat untuk memilih sekaligus menjadikan momentum pesta demokrasi sebagai wadah persatuan. Meski berbeda pilihan, kita tetap satu untuk Indonesia maju,” pungkasnya. (red)

Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Nataru, Pasar Murah Sembako Digelar di Banyuwangi

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Menjelang Natal dan tahun baru, harga sembako berpotensi naik. Mengantisipasi lonjakan harga, Pemkab Banyuwangi melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan menggelar pasar murah secara masih. Pasar murah digelar keliling di 25 kecamatan. Kegiatan ini menggandeng Bulog Banyuwangi.

Operasi pasar ini menyediakan beragam sembako dengan harga di bawah pasar. Beras medium dijual seharga Rp51.000 per kemasan 5 kilogram. Beras premium dibandrol Rp 63.000 dan Rp 66.000 per kemasan 5 kilogram.

Sedangkan minyak goreng  dijual Rp14.000 per liter. Gula pasir dipatok Rp 14.000 per kilogram. Ada juga sejumlah komoditi pokok lain. Seperti telur ayam, tepung terigu hingga ikan dalam kaleng.

“Kegiatan ini menekan harga sembako jelang Nataru. Dan, memastikan ketersediaan sembako di pasaran,” kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Banyuwangi Nanin Oktaviantie usai pasar murah di Terminal Pariwisata Terpadu, Rabu (6/12/2023).

Rencananya, pasar murah akan digelar hingga 29 Desember mendatang. Setiap harinya, dibuka satu hingga dua titik secara berkeliling. Mendekati pergantian tahun, konsumsi sembako di masyarakat meningkat lebih dari 50 persen.

Karena itu, cukup rawan terjadi lonjakan harga. Pun dengan pasokan di pasaran. “Kami mendapat support dari Bulog untuk kegiatan ini,” jelasnya. Menghindari aksi borong, Bulog menyiapkan jatah beras tak terbatas selama pasar murah.

Setiap titik pasar murah diberikan jatah beras hingga 2,5 ton. “Kalau kurang, kami bisa tambah jatah per titik. Ini akan berlangsung hingga 29 Desember,” kata Pimpinan Cabang Bulog Banyuwangi, Harnisun.

Selain pasar murah, Bulig menggelontor beras di 9 pasar tradisional di Banyuwangi. Seluruhnya adalah tempat pemantauan inflasi di Bumi Blambangan. Dari 9 pasar itu terdapat 144 pengecer beras yang menjadi mitra Bulog.

Sementara stok beras di gudang Bulog Banyuwangi mencapai 10.200 ton. Stok ini dipastikan mencukupi hingga lima bulan ke depan. “Pasar murah ini tentunya ada multiplayer efek. Salah satunya inflasi di Banyuwangi terendah di Indonesia,” tegas Harnisun. (udi)

Tragis, Ketua RT di Banyuwangi Dibacok Saat Lerai Warga

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com)  – Tragis menimpa Harsono (60), Ketua RT03 RW04 Desa Cluring, Kecamatan Cluring, Banyuwangi. Pria ini menjadi korban pembacokan ketika melerai warganya yang cekcok. Pelaku adalah warga yang terlibat cekcok itu.

Akibat kejadian ini, korban mengalami luka bacok serius di lengan. Sedangkan pelaku berinisial SG (48), langsung kabur usai membacok korban. Peristiwa ini bermula ketika korban mendapat alaporan salah satu warga, Amanah. Wanita ini terlibat konflik dengan SG.

Mendapat laporan, korban mengajak Kepala Dusun mendatangi SG. Keduanya berusaha mendamaikan konflik tersebut. Bukan berdamai, pelaku justru naik pitam. Dalam kondisi emosi, pelaku yang sedang membawa celurit langsung menyerang korban. Senjata itu diayunkan kea rah korban. Korban tak sempat menghindar. Akibatnya, korban ambruk bersimbah darah.

Melihat korban terjatuh, pelaku panik. Dia langsung kabur. Sedangkan korban dilarikan ke Puskesmas. “Kejadiannya Selasa (5/12/2023). Korban diserang ketika mendamaikan warganya,” kata Kapolsek Cluring AKP Abdul Rohamn, Rabu (6/12/2023) siang.

Selain tangan, korban mengalami luka bacok di bagian telinga. Polisi kini memburu pelaku yang kabur. Statusnya dinyatakan buron. “ Kami masih mengejar pelaku yang kabur,” tegas Kapolsek.

Informasi di lapangan, pelaku pernah mengalami gangguan jiwa. Dia sempat menjalani rehabilitasi di RSJ Licin, Banyuwangi. (udi)

Dapur Warga Lansia di Banyuwangi Ludes Terbakar, Ini Penyebabnya

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) –  Gara-gara lupa mematikan tungku, dapur milik warga di Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, Banyuwangi ludes terbakar, Selasa (5/12/2023) malam. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, seisi dapur hangus dilalap api.

Dapur yang terbakar milik Sapuan (79), warga setempat. Api diketahui berkobar sekitar pukul 19.30 WIB. Rumah korban yang berbahan kayu membuat api dengan cepat berkobar. Beruntung, tim pemadam kebakaran datang dengan cepat.

Dibantu warga, petugas pemadam berjibaku menjinakkan api. Amukan si jago merah berhasil dipadamkan satu jam kemudian. Namun, seluruh isi dapur milik korban sudah gosong terbakar.

“Api berhasil dipadamkan total sekitar pukul 20.45 WIB,” kata Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi, Salam Bikwanto, Rabu (6/12/2023).

Hasil pemeriksaan di lokasi, api diduga berasal dari tungku. Ceritanya, korban sempat memasak air, Senin (4/12/2023) pagi. Versi korban, api sudah dipadamkan. Setelah itu, korban tidak lagi masuk dapur.

Namun, Selasa malam mendadak muncul api dan menyambar atap dapur. Dugaannya, api tungku masih menyala ketika dimatikan. Sehingga, terus membesar dan memicu kebakaran.

“Begitu mendapat laporan, kami terjunkan tim pemadam dari Kecamatan Srono,” jelas Salam. Akibat kejadian ini, kerugian material ditaksir mencapai Rp15 juta. Beruntung, saat kejadian, korban dengan cepat menyadari adanya kobaran api.

Korban yang sudah lansia sempat kesulitan menjinakkan api sendirian. Warga juga ikut memadamkan dengan peralatan seadanya. Namun, api keburu membesar. (udi)

Eksplorasi One UI 5.1 di Galaxy M34 5G Biar Hape Makin Gacor

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Samsung baru-baru ini memperkenalkan Galaxy M34 5G, smartphone 5G yang sarat dengan fitur-fitur terkini. Seperti kamera utama 50MP yang diperkuat Optical Image Stabilization (OIS), baterai besar 6.000mAh yang awet, dilengkapi layar luas 6,5 inci Super AMOLED.

 Smartphone ini juga sudah dirancang dengan software antarmuka terbaru One UI 5.1, yang penuh dengan fitur-fitur baru untuk meningkatkan pengalaman mobile penggunanya menjadi lebih personal dan relate dengan gaya hidup mereka sehari-hari.

One UI 5.1 di Galaxy M34 5G akan membuat hari-hari kamu tambah #GakAdaMatinya karena hadirnya berbagai fitur yang bisa kamu kustom sesuai kebutuhan dan gaya hidupmu.

Tampilan smartphone Galaxy M34 5G makin sesuai style kamu, membuat kegiatan ngonten tambah asyik, mendukung produktivitas, bahkan memberikan shortcut yang memudahkanmu mengecek perangkat lain yang tersambung ke smartphone.

”Semuanya bisa kamu atur dengan mudah hanya dengan beberapa sentuhan jari,” kata MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, di Jakarta Rabu (6/12).

Berikut beberapa fitur-fitur One UI 5.1 yang dapat dicoba di Galaxy M34 5G:

Ngonten Makin Mudah

Dengan kamera utama yang sudah ditingkatkan menjadi 50MP dan diperkuat dengan OIS, ngonten dengan kamera Galaxy M34 5G makin mengasyikkan dengan One UI 5.1. Antarmuka terbaru ini memungkinkan Galaxy M34 55 bisa punya fitur pengolah foto Photo Remaster yang berbasis AI, untuk meningkatkan kualitas fotomu, seperti meningkatkan kecerahan, menyempurnakan detail, dan mengoreksi warna.

Kustom Layar Sesuai Gayamu

Dengan One UI 5.1 di Galaxy M34 5G, kamu bisa melakukan kustomisasi di layar smartphone, sesusai dengan gayamu sendiri. Tekan dan tahan layar pengunci untuk mengubah wallpaper atau memilih desain jam sesuai selera, mengatur notifikasi, termasuk menyematkan video di layar pengunci.

Kamu juga bisa memantau kondisi cuaca, apalagi pada musim hujan macam sekarang. Sebagaimana kata pepatah sedia payung sebelum hujan. Widget cuaca yang baru pada antarmuka One UI 5.1 di Galaxy M34 5G kini ditampilkan lebih dinamis dan animatif, yang mencerminkan kondisi cuaca di daerahmu.

One UI 5.1 juga telah memperbarui fitur Bixby Routines di Galaxy M34 5G yang kini berganti nama menjadi Modes and Routines. Dengan fitur ini kamu memilih aplikasi dan notifikasi yang aktif pada setiap mode, seperti saat mode tidur, menonton olahraga, atau bekerja.

Bikin Kamu Makin Produktif

One UI 5.1 juga menghadirkan pengalaman ekosistem Galaxy yang seamless. Contohnya, tak perlu repot-repot memeriksa status baterai perangkat Samsung milikmu satu per satu karena kamu bisa melakukannya hanya dari satu layar Galaxy M34 5G. Dengan antarmuka One UI 5.1, kamu bisa menghubungkan smartphone mu dengan 8 perangkat Samsung lainnya, seperti Galaxy Buds, Galaxy Watch, bahkan S Pen, dan memeriksa status baterai perangkat-perangkat itu melalui widget baterai, sehingga kamu langsung tahu mana yang perlu diisi baterainya segera.

Gak sabar untuk explore One UI 5.1 di Galaxy M34 5G? Smartphone ini hadir dengan 3 pilihan warna yang menarik;  Midnight Blue, Prism Silver, Dark Blue, dan tersedia pada harga retail yang direkomendasikan Rp 4.099.000.

Selama periode promo yang berlangsung hingga 5 Desember 2023, pembelian di toko online Samsung.com/id atau Samsung Official Store di Lazada akan mendapatkan harga spesial Rp 3.999.000 ditambah gratis Travel Adapter 25W senilai Rp 299.000. (bw)

Kasih Natal Bersinar Cerah Laksana Pohon Terang

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Kreasi Pohon Natal Ramah Lingkungan Berbahan Daur Ulang Eceng Gondok. Perayaan Natal di Indonesia, selalu identik dengan pohon Natal. Keberadaan pohon natal atau krisboom bisa kita temui dimana saja, namun yang berbahan dasar daur ulang eceng gondok hanya bisa kita temui di Mercure Surabaya Manyar Surabaya.

Yaaaa…., hotel yang berada dalam naungan Accor Group ini meluncurkan peringatan Christmas Tree Lighting. Tahun ini Mercure Surabaya Manyar menghadirkan Pohon Natal unik yang menggabungkan inovasi dan keberlanjutan yaitu berasal dari Eceng Gondok setinggi 3 meter.

“Kami menyebutnya Sustainable Masterpiece. Pohon Natal ini merupakan bukti komitmen kami terhadap kesadaran lingkungan,” kata Cluster General Manager Mövenpick Hotel Surabaya City, Mercure Surabaya Manyar dan ibis Surabaya Tidar, Eksi Ayuningtyas kepada pawartajatim.com, Selasa (5/12/2023).

Untuk mewujudkan pohon Natal setinggi tiga meter, berbahan eceng gondok tersebut, Mercure Surabaya Manyar bekerja sama dengan UMKM Witrove pimpinan Wiwik Manfaati yang sudah bergelut dengan eceng gondok sejak tahun 2017.

Bahan eceng gondok tersebut didapatkan di sekitar waduk Kebraon dan Wiyung, kemudian diproses di kediaman nya yang berada di Jl. Kebraon Indah Permai No. 45 Karang Pilang, Surabaya. “Ini merupakan tantangan untuk kami karena pertama kali nya mengkreasikan eceng gondok menjadi Pohon Natal yang besar seperti ini,” jelas pemilik UMKM Witrove, Wiwik Manfaati.

Wiwik Manfaati bersama Pohon Natal Eceng Gondok karyanya. (foto/nanang)

Ia menjelaskan, eceng gondok ini merupakan tumbuhan yang seringkali dianggap gulma yang dapat merusak lingkungan. “Perlu 100 kilogram eceng gondok dan waktu empat hari untuk pengerjaan,” ungkap Wiwit.

Keberadaan limbah eceng gondok yang seharusnya terbuang, namun dengan sentuhan dan kelembutan akhirnya menjadi barang yang berguna serta berhasil guna, mengingatkan kepada kelahiran sosok Yesus Kristus, yang konon kelahirannya untuk menyelamatkan orang yang berdosa kembali menjadi manusia sempurna yang layak di hadapan Allah.

Karena itu, tidak berlebihan jika momen Christmas Tree Lighting ini dimanfaatkan Mercure Surabaya Manyar untuk membagikan kasih dan kepedulian  seperti yang diajarkan oleh Yesus Kristus dengan mengundang anak- anak Panti Asuhan Kasih Agape.

Selain diajak makan malam bersama dan diberi paket hadiah Natal, mereka juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan langsung cara mengkreasikan limbah eceng gondok menjadi kotak pensil yang berguna untuk kehidupan sehari-hari.

“Kami sangat senang bisa berada disini menyambut natal,” tambah Maria salah seorang anak berusia 15 tahun dari Panti Asuhan Kasih Agape. (nanang)

Januari – Desember 2023, Ombudsman Jatim Terima 947 Laporan Publik

0

Surabaya, (pawartajatim.com) –  Sepanjang 2023, Ombudsman Jawa Timur (Jatim) selaku pengawasan pelayanan publik menerima 947 aduan dari masyarakat. Rinciannya, 569 laporan konsultasi non laporan (KNL), 30 laporan respons cepat ombudsman (RCO), 347 laporan masyarakat (LM), dan satu Investigasi atas Prakarsa Sendiri (IAPS).

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jatim, Agus Muttaqin, mengatakan isu pelayanan pemerintahan, pertanahan, dan kepolisian selalu masuk tiga besar jumlah aduan dari masyarakat. Sebab, tiga instansi itu juga paling banyak berurusan dengan publik.

Agus mencontohkan, di instansi pemerintahan, aduan masyarakat di instansi itu karena merasa terhambat ketika mengurus suatu dokumen. “Contohnya, orang mengurus dokumen kependudukan, orang mengurus izin berusaha di DPMPTSP itu juga kalau sampai terhambat bisa mengadu ke Ombudsman. Terutama di Pemda Ring 1,” kata Agus, usai kegiatan Refleksi Akhir Tahun Perwakilan Ombudsman RI Jatim di Hotel Novotel Samator Surabaya, Selasa (5/12/2023).

Kemudian, lanjut Agus, terlapor terbanyak di urutan kedua merujuk ke Kantor Pertanahan di sejumlah daerah. Aduan ke Kantor Pertanahan biasanya berkaitan dengan proses permohonan dokumen agraria.

“Contohnya begini, ada kelompok warga mengadu ke Ombudsman sudah sekian tahun belum mendapat sertifikat SHM, itu banyak sekali,” ungkapnya. Selain laporan aduan layanan publik di Pemda serta Kantor Pertanahan, Ombudsman Jatim juga banyak menerima aduan masyarakat soal layanan di Kantor Kepolisian.

“Misalnya begini, ada warga mengadukan si A yang juga buron dan ditetapkan DPO oleh Polisi. Namun, si A tidak kunjung ditangkap penyidik, kemudian dilaporkan ke Ombudsman, ini ada dugaan maladministrasi, penyalahgunaan wewenang. Itu yang diadukan ke kami,” jelasnya.

Namun, Agus mengaku bahwa pihak kepolisian selama ini kooperatif saat dimintai keterangan klarifikasi terkait aduan masyarakat itu. Antusiasme warga melapor itu menunjukkan adanya kritisme publik.

Mereka dinilai semakin menyadari hak-hak mendapatkan pelayanan yang baik. “Sebaliknya, Aparatur Pemerintah tidak segera beradaptasi terhadap perubahan tersebut,” terangnya.

Sedangkan, bagi internal Ombudsman, fenomena naiknya pengaduan publik tersebut merupakan momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan di semua instansi. Meski demikian, Agus menjelaskan, pihak Ombudsman tidak bisa memberikan sanksi maupun hukuman kepada pihak terlapor ketika diadukan oleh publik.

Yang penting Ombudsman ini tidak mencari siapa yang salah dan tidak memberikan sanksi. ‘’Sanksi itu diberikan atasan kepada anak buahnya yang dilaporkan ke Ombudsman. Yang dilakukan Ombudsman adalah memperbaiki sistem,” pungkasnya. (red)

BPS Jatim Umumkan Hasil Data Sensus Pertanian 2023

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Badan Pusat Statistik Jawa Timur (BPS Jatim) mengumumkan Diseminasi Hasil Sensus Pertanian 2023 (ST 2023) untuk menjadi landasan akurat dalam pengambilan kebijakan pemerintah, guna tercapainya kedaulatan pangan, peningkatan kesejahteraan petani.

Kepala BPS Jatim, Zulkipli, mengatakan semua hasil yang diambil tim sensus pertanian telah melalui proses rentetan panjang dengan segala tantangannya. Hari ini seluruh BPS di Indonesia melakukan Diseminasi Hasil Sensus Pertanian 2023.

‘’Hasil ini akan digunakan untuk pemangku kebijakan terkait dalam mengambil kebijakan, karena kami hanya mengambil data, tidak untuk merekomendasikan,” kata Zulkipli, di Surabaya, Selasa (5/12/2023).

Ia menjelaskan, ST 2023 di Jatim melibatkan sekitar 32 ribu petugas yang melakukan sensus selama dua bulan, terhitung sejak 1 Juni 2023. “Kami berharap hasil sensus ini bisa tersampaikan kepada masyarakat luas dan menjadi pijakan bagi semua pihak, untuk pertanian lebih baik lagi,” jelasnya.

Menurut Zulkipli, pada 2023, ada tiga kegiatan sensus yang sudah dilakukan BPS, yakni Regsosek, Sensus UKM dan Sensus Pertanian. Dari Data Regsosek diketahui 45 persen masyarakat miskin berasal dari petani, ini bisa menjadi landasan petani mana yang bisa mendapatkan intervensi untuk kemudian dilakukan langkah yang tepat.

‘’Ketiga hasil sensus tersebut dapat dikolaborasikan untuk mengambil kebijakan,” ungkapnya. Selain itu, ST 2023 bertujuan untuk menyediakan data struktur pertanian, terutama untuk unit-unit administrasi terkecil dengan menyediakan data yang dapat digunakan sebagai tolok ukur statistik pertanian saat ini serta kerangka sampel untuk survei pertanian.

“Data sensus pertanian 2023 ini tidak akan berguna jika hanya tersimpan di lemari BPS, karenanya teman-teman BPS diharapkan menyampaikan datanya kepada Pemerintah Kabupaten Kota masing-masing,” terangnya.

Dari hasil sensus tersebut, ia memaparkan bahwa terjadi kenaikan jumlah Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) dan penurunan jumlah Usaha Pertanian Perorangan (UTP) dari hasil ST 2023 dibandingkan hasil ST 2013 lalu di Jatim.

Dari data tersebut, lanjut Zulkipli, jumlah usaha pertanian hasil ST 2023 di Jatim sebanyak 5.678.945 unit yang terdiri atas 5.676.717 UTP, 637 Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB), dan 1.591 Usaha Pertanian Lainnya (UTL).

Tak hanya itu, dari ST 2023 juga didapatkan hasil generasi petani di Jatim, yakni yang terbanyak merupakan yang telah berumur. Sekitar 42,03 persen petani di Provinsi Jawa Timur merupakan Generasi X dan 31,92 persen merupakan Generasi Baby Boomer.

‘’Generasi Milenial hanya mencakup 21,30 persen dari total petani di Provinsi Jawa Timur,” jelasnya. Berbeda dengan UTP yang menurun, kata Zulkipli, Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) 2023 meningkat 11,12 persen dibanding RTUP 2013.

“Jumlah rata-rata UTP di setiap RTUP mengalami penurunan dari 1,24 menjadi 1,03 persen,” katanya. Meski jumlah Rumah Tangga Usaha Pertanian (RTUP) secara agregat meningkat, RTUP pada semua subsektor menurun selama periode 2013-2023, kecuali subsektor peternakan dan perikanan.

“Penurunan terbesar jumlah RTUP secara absolut terjadi pada Subsektor Kehutanan dan Subsektor Tanaman Pangan dengan penurunan masing-masing sebesar 0,63 juta unit atau 43,24 persen dan 0,41 juta unit atau 11,15 persen dalam sepuluh tahun terakhir,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur (Kominfo Jatim), Sherlita Ratna Dewi Agustin, meyakini data ST 2023 bisa menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan yang berbasis data untuk memperkuat kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani.

“Data Sensus Pertanian ini menjadi sangat penting untuk dapat menggambarkan sektor pertanian terkini yang kemudian bisa dilakukan peningkatan secara komprehensif,” ujar Sherlita. Karena itu, ia menyampaikan selamat kepada BPS Jatim dengan telah rilisnya data ST 2023.

“Sekali lagi selamat dan sukses. Terima kasih. Dengan data kita membangun Jawa Timur, membangun Indonesia,” pungkasnya. (red)

Guru Besar Wanita ini Kembangkan Peredam Getaran

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Guru Besar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Prof Wiwiek Hendrowati, mengembangkan peredam getaran dinamis pada boring bar agar menghasilkan akurasi lebih tinggi.

Wiwiek menjelaskan, dalam beberapa kondisi, proses pembuatan suatu benda membutuhkan boring bar yang memiliki ukuran panjang dan diameter yang kecil. Dengan ukuran tersebut, boring bar cenderung memiliki tingkat kekakuan yang kecil, sehingga rentan melendut dan menimbulkan getaran besar.

“Getaran ini akan membuat ukuran dari lubang yang ingin dibuat menjadi tidak akurat,” kata Wiwiek di Surabaya, Selasa (5/12/2023). Karena itu, Wiwiek meneliti Dynamic Vibration Absorber (DVA) yang mampu mengambil energi getaran pada boring bar, sehingga mampu memperkecil getaran.

Cara kerjanya adalah dengan memberikan massa terhadap benda yang bergetar. Antara benda dengan massa ini nantinya dapat diberikan gaya pegas yang bertugas meredam getaran yang ada. Dalam penelitiannya, Wiwiek mendesain tiga DVA berbeda. Ketiga DVA itu yakni Ring Rubber Mass DVA, Spherical Rubber DVA, dan Cone Rubber DVA.

“Ketiga desain DVA ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing,” katanya. Desain pertama, Ring Rubber Mass DVA terdiri dari massa dan ring rubber yang dipasang pada ujung boring bar.

Prof Dr Wiwiek Hendrowati ST MT saat menyampaikan orasi ilmiahnya mengenai rekayasa peredam getaran dinamis pada boring bar untuk keakurasian dan kepresisian di industri manufaktur. (foto/red)

Kelebihan dari jenis ini adalah kemudahannya untuk dibuat dan dapat diganti lebih mudah karena dipasang di bagian luar. “Tetapi, jenis DVA ini tidak mampu meredam getaran dari arah axial, hanya bisa dari arah vertikal dan horizontal,” jelas dosen yang juga alumnus S2 Departemen Teknik Mesin ITS tersebut.

Desain kedua, Spherical Rubber DVA terdiri dari massa berbentuk bola dan rubber yang dipasang di bagian dalam boring bar. Hal inilah yang menjadi kekurangan dari jenis DVA ini, sebab proses lepas pasangnya tidak semudah Ring Rubber Mass DVA.

Selain itu, bentuk bola sempurna yang dibutuhkan pada desain ini juga sulit untuk dibuat.Akan tetapi, hal yang menjadi kelebihan dari jenis ini adalah kemampuannya dalam meredam getaran dari segala arah, yaitu vertikal, horizontal, dan axial.

Desain ketiga adalah Cone Rubber DVA yang merupakan desain lebih seimbang dari kedua desain sebelumnya. DVA dengan bentuk massa mengerucut ini mampu meredam getaran dari segala arah seperti Spherical Rubber DVA dan tetap dapat dengan mudah dibongkar pasang.

“Akan tetapi, peredaman Cone Rubber DVA terhadap getaran dari sumbu axial memang tidak sebaik Spherical Rubber DVA,” ungkapnya. Kelebihan lainnya dari DVA yang didesain oleh Wiwiek ini adalah harganya yang lebih terjangkau dibanding DVA lainnya.

Karena itu, ia berharap hasil penelitiannya ini dapat diaplikasikan dan mampu mengurangi biaya produksi dalam industri manufaktur. “Selain itu, gampangnya pemasangan alat ini juga akan mempersingkat waktu produksi,” pungkasnya. (red)

Ngerii…., Dinkes Jatim Temukan 9.409 Pengidap HIV Baru

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur (Dinkes Jatim) menemukan sebanyak 9.409 pengidap HIV baru di Jatim pada periode Januari hingga November 2023. Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur/Jatim, Erwin Astha Triyono, mengatakan berdasarkan data aplikasi Sistem Informasi HIV/AIDS (SIHA) Dinkes Jatim per 23 November 2023, estimasi ODHIV (Orang dengan HIV) ada sebanyak 65.238 orang.

Sedangkan, ODHIV yang berhasil ditemukan sejak 1989 hingga 2023 ini ada sebanyak 97.431 orang. Jumlah penemuan tersebut melebihi dari estimasi ODHIV di Jatim pada 2023.

“Sedangkan, penemuan ODHIV baru mulai Januari hingga November 2023 adalah sebesar 9.409 orang,” kata Erwin, Selasa (5/12/2023). Ia menjelaskan, pada prinsipnya penularan HIV itu sulit.

Hanya ada dua yang paling memungkinkan berisiko untuk tertular. Pertama, dari hubungan seks berisiko. Kedua, penggunaan narkoba suntik. “Selama masyarakat tidak menggunakan narkoba suntik bersama-sama dengan yang lain atau tidak melakukan hubungan seks berisiko, kemungkinan besar tidak akan tertular,” ungkapnya.

Di sisi lain, Erwin menyebut jika masyarakat masih menilai HIV tidak ada obatnya. Padahal, pemerintah sudah mengalokasikan anggaran cukup besar untuk membantu pengobatan penyakit HIV dengan Anti Retroviral (ARV).

Menurut Erwin, terapi HIV dengan ARV ini sangat menjanjikan, karena target pemerintah dalam enam bulan pertama, 95 persen virusnya sudah harus tidak terdeteksi. Jika sudah tidak terdeteksi, maka diharapkan kekebalan tubuh akan bangkit dengan sendirinya.

“Kalau kekebalan bangkit, maka diharapkan pasien HIV akan kembali pulih menjadi manusia normal seperti biasa dari sisi imunitasnya, namun tetap harus mengonsumsi ARV,” terangnya. Target dari Peringatan Hari AIDS Sedunia adalah Eliminasi HIV Tahun 2030.

Dia mengatakan, ini bukan sesuatu yang sulit jika strateginya bisa disampaikan dengan baik kepada masyarakat. Strategi pertama, yaitu Suluh atau Edukasi. Sosialisasi ini harus terus dilakukan.

Harapannya, jangan sampai masyarakat tahu mitos atau berita hoax yang salah dan terlanjur beredar di masyarakat. Strategi kedua, Temukan. Seluruh masyarakat yang memiliki perilaku berisiko harus melakukan tes HIV di faskes terdekat. Ketiga adalah Obati.

Jangan sampai prosesnya hanya berhenti saat ditemukan, namun juga harus segera diobati dengan ARV. “Dengan target enam bulan setelah pengobatan, virusnya sudah tidak terdeteksi sehingga tidak ada yang mengganggu kekebalan tubuh ODHIV, imunitas membaik dan bisa hidup normal seperti manusia biasa,” katanya.

Keempat, Pertahankan. Artinya, pengobatan ARV tetap dilakukan sepanjang hidup ODHIV agar imunitasnya tetap terjaga. “Keempat hal tersebut merupakan kunci keberhasilan penanganan HIV dan biasa kita singkat dengan STOP HIV-AIDS,” tegasnya.

Bagaimanapun, lanjut Erwin, masyarakat juga perlu tahu bahwa pemerintah sudah sedemikian rupa menyiapkan anggaran yang sangat cukup untuk memastikan bahwa tata laksana, khususnya untuk penyakit HIV dapat diatasi dengan sebaik-baiknya. Sehingga, eliminasi HIV 2030 benar-benar tercapai.

“Bagi yang sudah sakit atau yang merasa berisiko segera ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk segera diberikan tata laksana yang terbaik,” pungkasnya. (red)