PHMI Gandeng Tenar Gelar Baksos Kesehatan

0

Surabaya, – (pawartajatim.com) – Kehidupan masyarakat modern, terutama pola makan yang tidak terkontrol dan banyak mengkonsumsi makanan instan banyak memicu terjangkitnya berbagai penyakit. Antara lain, asam urat, kolesterol, diabetes, jantung koroner, asam lambung, anemia, stroke, migrain, vertigo, dan masih banyak lagi.

Berkaitan dengan hal tersebut, Persatuan Hotel dan Media Indonesia (PHMI) yang mewadahi berhimpunnya pengelola hotel dan insan media ini tergerak bekerja sama dengan Terapis Nusantara (Tenar) mengadakan bakti sosial/baksos kesehatan alternatif di Surabaya Suites Hotel Minggu (1/10).

Bakti sosial mengusung tema “Menyebar Kesembuhan, Menebar Kebahagiaan”. Tampak puluhan pasien peserta baksos dilayani para terapis sesuai dengan keluhannya. Terlihat hadir, HM Hotel Moscha, Raharjo Artiono, Ketua Harian PHMI, Pramudito, dan sejumlah wartawan senior.

Diantanya, Edmen Paulus, Zainudin, dan masih banyak lagi yang lain. Menurut Ketua Panitia baksos, Nanang Sutrisno, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian nyata para pelaku hotel dan jurnalistik serta pelaku kesehatan dalam mendukung program pemerintah menyehatkan masyarakat dan memasyarakatkan kesehatan.

“Alhamdulillah….., banyak pasien peserta baksos yang merasakan perubahan lebih baik setelah diterapi,” kata Nanang Sutrisno, yang mantan anggota DPRD Surabaya periode 1999 – 2004 di sela-sela kegiatan baksos.

Berbagai metode penyembuhan ditampilkan pada kegiatan kemanusiaan ini. Antara lain, guasha, bekam tanduk, krek-krek, sentuh sehat, dan lain-lain. “Pada kesempatan ini kami tampilkan Mr Frans pakar terapi tulang dan Abah Moestar ahli jari petir,” jelas Nanang, yang juga terapis guasha ini.

Sehubungan dengan tingginya animo peserta terhadap kegiatan pengobatan alternatif ini, maka banyak yang meminta agar kegiatan ini dilakukan secara periodik dan berkelanjutan. (nanang)

Ini Kontribusi LPS Bagi Ekonomi Kreatif, Gelar The 46th Jazz Goes to Campus

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dengan mendukung kegiatan ekonomi kreatif anak muda Indonesia.

LPS menunjukan komitmennya dengan mendukung penuh perhelatan jazz tertua di Indonesia, bertajuk The 46th Jazz Goes to Campus (JGTC). Ini juga sebagai salah satu cara LPS untuk mensosialisasikan peranannya kepada masyarakat yakni memelihara stabilitas sistem keuangan dengan menjamin simpanan nasabah di bank.

‘’Semoga ini juga bisa menjadi aksi konkret dalam pengembangan industri musik tanah air dengan para musisi nya agar lebih dapat bersaing dengan para musisi internasional. Sehingga pada akhirnya dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian nasional,” kata Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa, di acara Konferensi pers The 46th Jazz Goes to Campus, dihelat di Jakarta, Sabtu (30/9/2023).

Turut hadir dalam acara tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, dimana dia menjelaskan, bahwa saat ini pemerintah terus berupaya untuk mempermudah perizinan dan keamanan untuk festival musik di Indonesia. Terlebih, festival musik memang telah berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

“Every single event has an economy effect. Tahun ini, mayoritas acara yang dilaksanakan adalah festival musik dan sebagian besar dimeriahkan oleh artis lokal. Oleh karena itu, pemerintah perlu hadir dan mendukung kelancaran pelaksanaan festival musik,” jelasnya.

Sekilas mengenai JGTC, menurut musisi senior sekaligus Co-Founder JGTC, Candra Darusman, awalnya JGTC diciptakan dengan tujuan agar dapat dinikmati seluruh khalayak. Hal ini direalisasikan dengan menggelar festival musik yang megah, namun tetap dengan harga yang terjangkau.

Perkembangan musik jazz saat ini tentunya juga tak luput dari dukungan komunitas sebagai wadah pengembangan budaya, serta perlunya aksi mempertahankan dan menjaga keberlangsungan musik jazz.

‘’LPS Presents The 46th Jazz Goes to Campus dengan bangga mendukung langkah tersebut melalui pengundangan representatif musisi Indonesia,” ujarnya. Acara utama LPS Presents The 46th Jazz Goes to Campus Festival diadakan Minggu, 12 November 2023 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.

Tahun ini, penyelenggara akan menyajikan pengalaman festival yang lebih meriah dengan sejumlah penampil internasional juga nasional. Seperti Sheila Majid & Tohpati, Charlie Burg, Ahmad Dhani Electric Band, Maliq & D’Essentials, Tulus, Yura Yunita, dan sederet musisi kebanggaan tanah air lainnya. (bw)

Diikuti Ratusan Peserta, Senam Bersama Kowarteg Ganjar Jadi Tempat Anjangsana Warga Desa di Lamongan

0

Lamongan, (pawartajatim.com) – Ratusan warga mengikuti senam bersama yang diadakan relawan Komunitas Warteg/Kowarteg Indonesia di Desa Gempolpading, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur/Jatim.

Koordinator Wilayah Kowarteg Jatim, Kiki Kurniawan mengatakan, senam bersama yang sukses diselenggarakan Minggu (1/10) tersebut, dihadiri hampir seluruh ibu-ibu di Desa Gempolpading. Menurut dia, senam bersama ini menjadi tempat anjangsana bagi warga Desa Gempolpading.

Mereka nampak bersemangat mengikuti jalannya senam yang diinisiasi oleh para pendukung Ganjar Pranowo, tersebut. “Alhamdulillah……, manfaat senam ini kita juga bisa silaturahmi, beranjangsana, bertegur sapa dengan warga Gempolpading, lalu menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh kita,” kata Kiki.

Selain itu, senam ini juga menjadi upaya Kowarteg untuk mensosialisasikan gaya hidup sehat guna menjaga kebugaran dan daya tahan tubuh saat cuaca sedang tidak bersahabat. “Agar kita selalu segar bugar dan menjaga kesehatan, imun tubuh, terutama pada ibu-ibu. Yang mana cuaca saat ini kurang bersahabat. Kami mengajak agar stamina dan kesehatan tetap terjaga,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, relawan Kowarteg juga memberikan bubur kacang hijau kepada para ibu-ibu guna menambah nutrisi, serta energi untuk berolahraga. Kiki mengatakan, kegiatan tersebut terinspirasi dari sosok Ganjar yang sangat gemar berolahraga.

“Kegiatan Kowarteg senam ini terinspirasi dari sosok Pak Ganjar ya. Dia selalu memberikan contoh pada kita bahwa hidup sehat yang paling nomor satu,” papar Kiki. Sementara itu, salah satu ibu-ibu peserta senam, Widya mengatakan bahwa kegiatan senam dari Kowarteg sangat bermanfaat.

Lewat senam ini, warga desa bisa berkumpul bersama guna mempererat keakraban. Ini jadi silaturahmi lebih. Soalnya kalau tetangga itu enggak ada kegiatan ini, enggak keluar rumah.

”Jadi senam ini mereka saling bertegur sapa lebih dalam lagi. Silaturahmi lebih terjalin dengan baik,” jelas Widya. Besarnya manfaat kegiatan tersebut, membuat Widya berharap agar Kowarteg bisa terus mengadakan senam bersama secara berkala setiap seminggu sekali di desanya.

“Ini manfaatnya banyak. Ini cuaca kan enggak menentu. Untuk kegiatan senam ini membantu, ada vitamin D. Untuk manula-manula manfaatnya banyak juga untuk kesehatan mereka,” harapnya. (rid)

Ajakan Kreatif untuk Dukung Sustainable Development Goal dengan Pembuatan Showcase

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Menilik pentingnya mendukung Sustainable Development Goal (SDG), Dr. Ir. Liliana Dewi, M.M., CFP dosen International Business Management (IBM) Universitas Ciputra bersama tim menggagas cara edukasi civitas akademika dengan mengadakan lomba “Global Suistainovation Showcase”. Cara mengdukasi yang kreatif dimana tiap kelompok diwajibkan untuk menyampaikan hasil explorasi dalam bentu Showcace. Lili menuturkan bahwa pembagian kelompok berdasarkan 12 negara yang merupakan International partner Universitas Ciputra seperti USA, Kolombia, Korea Selatan, UK, Australia, Filipina, Malaysia, Switzerland, India, Perancis, Thailand, dan China.

“Lomba ini diikuti oleh seluruh department di UC. Jadi perkelompok terdiri dari perwakilan 2-3 departemen,” kata Lili, di Surabaya Sabtu (30/9). “Hasil explorasi kelompok diwujudkan dengan showcase yang dibuat dari bahan-bahan daur ulang yang memenuhi 3 R (Reuse Reduce Recycle),” tambahnya.

Tiap tim diberkan waktu 1 minggu untuk melakukan explorasi dan pembuatan showcase dengan kreatifitas masing-masing. Para peserta antusias dalam mengikuti lomba ini yang ditandai dengan materi yang disajikan dalam showcase menampilkan informasi yang menarik sarat edukasi.

Kelompok USA menyajikan topik Gender Equality, terinspirasi dari gaungnya film Barbie yaitu adanya kesetaraan gender dan standar ganda untuk para wanita dalam masyarakat. Topik yang sesuai dengan SDGs nomer 5 yaitu kesetaraan gender dan memberdayakan semua perempuan.

”Topik ini juga sangat selaras dengan kondisi di Indonesia, dimana semakin banyaknya perempuan yang setara dengan laki-laki dan berperan dalam membantu peningkatan perekonomian keluarga,” jelas Lili.

“Disini membawa satu pesan untuk menghargai kesetaraan gender dan memberdayakan Perempuan,” imbuhnya. Beberapa tim seperti Australia yang fokus memperhatikan pemulihan ekosistem laut dengan melindunginya. Adanya ekosistem yang baik maka kelangsungan hidup manusia dan alam akan menjadi satu simbiosis mutualisme.

Topik Tim Australian sesuai dengan SDGs nomer 14 yaitu Life below water. Sedangkan Tim Malaysia mengedepankan green technology baik green building materials maupun green building design yang sudah dimulai dari tahun 2020 dengan mengadakan sustainable construction practice sampai sekarang.

Topik ini sesuai dengan SDGs 11, kota dan pemukiman yang berkelanjutan. Area showcase berada di lokasi strategis yaitu dilantai 2 gedung utama Universitas Ciputra Surabaya dengan harapan civitas akademika UC pun tamu-tamu dapat ikut menikmati dan belajar poin-poin SDG dari Showcase ini.

Lili berharap dengan cara-cara kreatif seperti ini, lebih banyak orang lagi terpapar informasi SDG sehingga dapat merubah pola pikir dan pola tidak untuk mendukungnya. (rid)

Keliling Ponpes, Anggota DPR Sumail Abdullah, Cek Toilet Modern 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Pondok pesantren (ponpes) di Banyuwangi mendapatkan perhatian istimewa.  Sedikitnya 4 ponpes mendapatkan fasilitas pembangunan toilet modern dari Kementerian PUPR. Masing-masing Ponpes Darul Qur’an MSA, Ponpes Asy Syafaah , Ponpes Ainul Huda, dan Ponpes Nurus Sya’adah.

Ponpes Darul Qur’an MSA merupakan sebuah pesantren yang ada di Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi. Sementara Ponpes Asy Syafaah berada di Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring. Sedangkan, Ponpes Ainul Huda terletak di Desa Bedewang, Kecamatan Songgon.

Pesantren ini dibawah asuhan KH Anas Masykuri. MCK di tiga ponpes ini telah tuntas dibangun. Sementara, satu – satunya sanitasi yang masih proses pembangunan yakni di Ponpes Nurus Sya’adah di Desa Bulusari, Kecamatan Kalipuro.

Keempat pesantren ini telah memperoleh bantuan pengadaan sanitasi atau MCK dari Kementerian PUPR lewat Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur/Jatim. Pembangunan penyediaan sarana dan prasarana sanitasi di Lembaga Pendidikan Keagamaan Tahun Anggaran 2023 tersebut semuanya dibangun menggunakan anggaran APBN.

Nilainya masing – masing Rp 200 juta. Bangunan sanitasi yang telah tuntas sudah diresmikan anggota Komisi V DPR Rai Sumail Abdullah. Politisi Gerindra ini juga memeriksa proyek toilet yang masih tahap pelaksanaan.

“Kita sungguh prihatin dengan kondisi lembaga pendidikan keagamaan kita, khususnya di pesantren. Tadi sempat disinggung, enak jadi santriwan santriwati, bahkan mandi pun antre. Semoga dengan bantuan ini yang antre itu dapat diatasi,” kata Sumail Abdullah ketika meresmikan MCK di Ponpes Ainul Huda.

Bangunan sanitasi modern di Ponpes Ainul Huda digulirkan pemerintah untuk mendukung kesehatan. “Kami berharap Ponpes Ainul Huda akan melahirkan santriwan plus santriwati yang sukses dunia akhirat,” tegasnya.

Pengasuh Ponpes Ainul Huda Desa Bedewang, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, KH Anas Masykuri lega proyek sanitasi dari Kementerian PUPR bisa terealisasi. Toilet modern ini memiliki fasilitas yang baik untuk para santri. (udi)

Peringati Maulid Nabi, Gus-Gus Ganjar Gaungkan Persatuan dan Perdamaian Umat Jelang Pemilu 2024

0

Nganjuk, (pawartajatim.com) –  Menjelang Pemilu 2024, sukarelawan Gus-Gus Nusantara (GGN) Dukung Ganjar tak henti-hentinya menyuarakan persatuan dan perdamaian agar umat tak mudah terpecah belah oleh isu-isu negatif yang beredar.

Hal tersebut digaungkan loyalis Ganjar Pranowo, ini dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad dan Tausiah Sirah Nabawiyah yang digelar di Lingkungan RT 6, RW 4, Kelurahan Kapas, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur/Jatim, Sabtu (30/9).

Koordinator Wilayah (Korwil) GGN Jatim, Muhammad Alwi Hasan, mengatakan, dalam momentum Maulid Nabi, pihaknya menyampaikan pesan persatuan dan perdamaian di tengah tahun politik menjelang Pemilu 2024.

Loyalis Ganjar Pranowo, ini mengatakan, Indonesia membutuhkan pemimpin atau presiden yang amanah, jujur, dan adil agar Indonesia tangguh dan rakyat sejahtera. “Di Indonesia ini, rawan perpecahan.

Sehingga pemimpin atau presiden di 2024 ini sosok yang bisa menumbuhkan ide-ide cemerlang agar masyarakat tidak terpecah belah,” katanya. Sementara itu, Ustaz Catur Mufti Widodo, selaku penceramah mengimbau puluhan jemaah Majelis Taklim Annaharul Mubarok untuk memperbanyak selawat dan terus menjaga persatuan dan perdamaian di antara warga.

“Pada ceramah tadi, saya mengimbau untuk memperbanyak selawat dan menjaga persatuan dan kesatuan karena di tahun-tahun politik ini banyak sekali hal hal yang bisa memecah belah umat di Indonesia,” ucapnya.

Peringati Maulid Nabi, Gus-Gus Ganjar gaungkan persatuan dan perdamaian umat jelang Pemilu 2024. (foto/ist)

Ustaz Catur, menceritakan, Rasulullah juga menjunjung tinggi persatuan dan perdamaian dalam tausiyahnya tentang sirah Nabawiyah. “Pada zaman dahulu Nabi selalu mengedepankan persatuan dalam bernegara. Karena di Madinah banyak suku bangsa dan agama yang berbeda-beda,” ucapnya.

Menurut Ustadz Catur, Indonesia membutuhkan pemimpin yang adil, amanah, dan tegas untuk dapat mengelola umat agar tidak mudah terpecah oleh isu-isu negatif di masyarakat. “Dengan cara memilih presiden yang amanah adil dan selalu dekat dengan rakyat seperti Ganjar Pranowo,” tuturnya. (rid)

Bengkel Sepur Festival, Kenalkan Lingkungan Kerja dan Perawatan Kereta Api

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk kali kedua menggelar acara Open House Balai Yasa kereta api untuk masyarakat umum mulai 29 September hingga 1 Oktober 2023. Mengusung tema “Bengkel Sepur Festival”, masyarakat dikenalkan lingkungan kerja yang merupakan bengkel perawatan sarana milik KAI.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menjelaskan Open House Balai Yasa ini KAI gelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 KAI serta mengedukasi masyarakat terkait proses perawatan kereta yang ada di Balai Yasa Surabaya Gubeng milik KAI.

KAI mengajak masyarakat untuk dapat melihat langsung seluk-beluk Balai Yasa Kereta Api yang selama ini jarang diakses masyarakat umum. Open House Balai Yasa bertujuan untuk memberikan wadah berinteraksi langsung antara masyarakat dan Balai Yasa Kereta Api.

Open House Balai Yasa ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-78 KAI yang diperingati pada 28 September dengan tema Dengan Semangat Bersatu, Menuju KAI Baru, Untuk Indonesia Maju. ‘’Kali ini KAI merayakan ulang tahunnya bersama-sama masyarakat melalui kegiatan Open House Balai Yasa,” kata Luqman, melalui keterangannya, Minggu (1/10/2023).

Di Balai Yasa Surabaya Gubeng ini, masyarakat dapat menyaksikan produksi sarana yang telah dihasilkan, mulai dari Kereta Panoramic Gen 2 (Generasi 2), Kereta Makan Pembangkit (MP3), perawatan bagian kereta, serta perawatan-perawatan sarana kereta lainnya.

Dalam pameran ini, pengunjung akan disuguhkan dengan Kereta Panoramic Gen 2 yang terparkir setelah pintu masuk pameran. Kereta Panoramic Gen 2 ini merupakan hasil modifikasi Balai Yasa Surabaya Gubeng dari sarana kereta eksekutif (K1).

Terdapat beberapa fitur peningkatan di dalamnya, antara lain pintu otomatis pada ruang penumpang cukup menekan tombol, lalu pintu akan membuka dan menutup secara otomatis. Peningkatan kualitas sound system dan monitor untuk live music atau karaoke.

Dalam sisi interior, telah dilapisi dengan bahan dasar fiber berlapis High Gloss Acrylic (HGA) yang memberikan nuansa mewah di dalam kereta. “Pengunjung dapat mencoba masuk dan merasakan bagaimana sensasi kereta Panoramic Gen 2, dengan mengikuti aturan dari petugas yang berada di lokasi,” jelasnya.

Selain itu, dalam pameran Open House Balai Yasa ini pengunjung juga dapat melihat dan memahami proses perawatan sarana serta melihat kereta yang sudah diperbaiki, melihat berbagai fasilitas perawatan Balai Yasa, sejarah masing-masing Balai Yasa, melakukan mini tour di lingkungan Balai Yasa, pameran produk UMKM, serta games dan hiburan menarik.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan Open House Balai Yasa ini agar lebih mengenal dan memahami proses perawatan sarana kereta api. Dengan demikian, masyarakat akan semakin mencintai dan terus menggunakan kereta api sebagai transportasi pilihan saat bepergian,” pungkasnya. (red)

Antusiasme Anak Muda Jombang Belajar Kopi Excelca dari Ganjar Creasi

0

Jombang, (pawartajatim.com) – Banyak anak muda yang belum mengetahui bahwa Jombang memiliki kopi hasil produk lokal daerahnya sendiri. Kopi tersebut ialah excelca atau yang juga biasa disebut kopi asisa.

Sebab itu, banyak anak muda yang sangat antusias saat sukarelawan Generasi Alumni Muda UB-ITS-Unair Bersama Ganjar atau Ganjar Creasi (G-Creasi) mengenalkan kopi excelca dalam workshop pengolahan kopi pada Sabtu (30/9).

Puluhan anak muda dari berbagai daerah di Jombang ikut serta dalam kegiatan yang digelar di Golden Ratio Coffee di Kelurahan Sengon, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur/Jatim tersebut.

Koordinator Daerah G-Creasi Jombang, M Gaffari, menilai bahwa kopi excelca merupakan salah satu jenis kopi terbaik di Jatim. Excelsa merupakan varietas kopi yang paling banyak tumbuh di kawasan sekitar Lereng Gunung Anjasmoro.

“Excelca ini merupakan biji kopi terbaik kedua di Jatim. Ini merupakan produk asli dari Jombang. Namun, sayangnya banyak anak kopi yang sekedar minum saja. Tapi asal usul dan value dibalik secangkir kopi yang mereka minum tidak tahu,” kata Gaffari.

Gaffari berharap, para peserta bisa semakin mengenal kopi excelca sebagai salah satu produk lokal kebanggaan Jombang, dan bisa mempromosikan kopi tersebut pada rekan-rekannya.

“Harapannya setelah ini mereka jadi lebih bangga dan turut mempromosikan produk kopi lokal di daerah mereka. Biji kopi excelca dari Jombang,” harap Gaffari. Sementara itu, salah satu peserta workshop, Ghozi, membenarkan bahwa kopi excelca masih terasa asing bagi dirinya yang juga memiliki usaha warung kopi (warkop).

“Saya baru tahu tentang kopi excelca ini yang dari (daerah) Wonosalam. Kemudian juga baru nyobain ini tadi, ternyata rasanya enak. Cocok juga buat saya,” kata Ghozi. Dia menyambut baik isi workshop tersebut, dimana para peserta diajarkan berbagai cara penyajian kopi, termasuk cara menggunakan mesin pengolah kopi.

“Saya juga punya warkop yang masih pakai alat tradisional. Mungkin dengan ini saya bisa menambah ilmu tentang kopi lagi,” katanya. (rid)

PP Fatayat NU Konsolidasi Organisasi Lewat Rakernas

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pengurus Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama (PP Fatayat NU) menggelar konsolidasi organisasi melalui kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas), Fatayat Festival dan Apel Akbar yang berlangsung di Surabaya, mulai 29 September hingga 1 Oktober 2023.

Ketua Umum PP Fatayat NU, Margaret Aliyatul Maimunah, menegaskan sebagai negara demokrasi partisipasi perempuan dalam pembangunan adalah suatu keharusan. Tidak ada demokrasi tanpa partisipasi perempuan.

“Untuk mencapai agar program-program tersebut bisa berjalan dengan baik dalam rangka peningkatan kapasitas pengurus organisasi dan jalannya organisasi, maka diperlukan konsolidasi organisasi menuju militansi dan profesionalitas pengurus Fatayat NU,” kata Margaret, melalui keterangannya, Jum’at (29/9/2023).

Margaret menilai, militansi kader atau pengurus menjadi sebuah persoalan yang mendasar. “Kader dan pengurus Fatayat NU harus memiliki kompetensi sebagai bagian dari sebuah gerakan untuk melakukan perubahan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejumlah keberhasilan dalam setahun kepengurusan. Di antaranya, terbentuknya 10 Pimpinan Cabang Istimewa (PCI) di luar negeri. Sehingga, saat ini jumlahnya mencapai 17 PCI.

“Yakni, Malaysia, Hongkong, Taiwan, Brunei Darussalam, Tiongkok, Jerman, Inggris, Federasi Rusia Eropa Utara, Korea Selatan, Maroko, Yordania, Jepang, Tunisia, Rusia, Azerbaijan, Pakistan, dan Arab Saudi,” jelasnya.

Margaret menambahkan, rakernas merupakan forum konsolidasi nasional pasca Kongres untuk menyatukan paradigma dan strategi gerakan organisasi Fatayat NU yang selanjutnya dituangkan melalui program-program kerja. (red)

BI Optimistis FESyar Jawa 2023 Bisa Bukukan Transaksi Rp 7,6 Triliun

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Bank Indonesia (BI) terus berkomitmen dalam mendukung perkembangan ekonomi dan keuangan Syariah di Indonesia. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui gelaran Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Jawa 2023 sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menuju puncak acara International Sharia Economic Festival (ISEF) 2023.

FESyar Regional Jawa 2023 ini dibuka Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, didampingi Deputi Gubernur Bank Indonesia, Juda Agung, dan Kepala Kantor Perwakilan BI Jawa Timur/Jatim, Doddy Zulverdi, di Grand Atrium Pakuwon Mall Surabaya, Jumat (29/9).

Juda Agung menyampaikan, Fesyar Regional Jawa 2023 ini bertujuan untuk mendukung sinergi ekonomi dan keuangan syariah dalam memperkuat pemulihan ekonomi Jawa yang inklusif.

“Gelaran ini merupakan hasil kolaborasi Bank Indonesia se-Jawa dan Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten Kota di seluruh Regional Jawa,” ujar Juda usai membuka FESyar Regional Jawa 2023 di Surabaya.

Menurut Juda, melalui Fesyar Regional Jawa 2023 ini BI berupaya mewujudkan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah (eksyar) di Indonesia untuk mencapai inklusi keuangan dengan dukungan digitalisasi.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pengembangan inovasi dan teknologi tiga program unggulan wilayah Jawa. Yakni, Penguatan Rantai Nilai Produk Halal (PAHALA) untuk mendorong sinergi ekosistem rantai nilai produk halal melalui sertifikasi halal, pengembangan Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat) dan Toko Bahan Baku (Tobaku) Halal.

Selain itu, Inklusivitas Ekonomi melalui Digitalisasi (INSANI) yang berfokus pada pengembangan landing page atau fitur Muslim-Friendly Tourism dan digitalisasi pembayaran zona KHAS se-Jawa.

Ketiga, Optimalisasi ZISWAF untuk Kesejahteraan Umat (MASLAHAT) yang diimplementasikan melalui pengembangan ekonomi dan bisnis pesantren melalui optimalisasi dana ZISWAF, lelang wakaf produktif, serta pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi kompetensi Nadzir di Jawa.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, turut menekankan pentingnya strategi untuk memotivasi pengembangan eksyar di wilayah Jawa, yaitu perlunya meningkatkan complience (sertifikasi halal) sebagai ikhtiyar untuk meningkatkan berkah sebuah usaha, dan pentingnya membangun ekonomi keumatan melalui pelaku ekonomi di sektor pesantren.

“Selain itu, juga agar para pelaku usaha untuk terus berupaya bersaing di kancah global,” katanya. Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BI Jatim, Doddy Zulverdi, mengatakan BI menekankan pentingnya sinergi para pemangku kepentingan dalam menghadapi berbagai tantangan pengembangan eksyar ke depan.

Dalam hal ini, Bank Indonesia menempuh empat langkah strategis sebagai upaya mengoptimalkan potensi eksyar di Indonesia untuk mewujudkan Indonesia sebagai pusat Industri Halal Dunia. Pertama, mendorong terbentuknya ekosistem produk halal secara end-to-end.

Penguatan kapasitas pelaku eksyar, kelembagaan eksyar, serta infrastruktur pendukung, utamanya akselerasi proses sertifikasi halal. “Kedua, memfokuskan kebijakan di sektor keuangan syariah pada pengembangan inovasi instrumen pendanaan dan pembiayaan syariah,” terang Doddy.

Ketiga, penguatan halal lifestyle melalui peran ISEF maupun FESyar sebagai strategic integrator untuk kegiatan business coaching dan business matching, maupun identifikasi trade opportunity and investment, termasuk Indonesia International Modest Fashion Festival atau IN2MF yang terus didorong hingga dapat berdiri sejajar dengan fashion event terkemuka dunia.

“Keempat, penguatan digitalisasi di antaranya inisiasi platform digital pengelolaan ZISWAF yang terintegrasi, serta melanjutkan perluasan akseptasi QRIS di Masjid, Pesantren dan pelaku usaha syariah,” jelas Doddy.

Fesyar Regional Jawa 2023 ini merupakan pamungkas dari FESyar yang telah digelar sebelumnya di wilayah Kawasan Timur Indonesia dan wilayah Sumatera, sebagai rangkaian menuju gelaran Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2023 yang akan digelar pada Oktober 2023 mendatang di Jakarta.

BI optimistis gelaran FESyar Jawa 2023 ini bisa membukukan transaksi sebesar Rp 7,6 triliun dibandingkan kegiatan yang sama tahun lalu. (red)