Jaga Stabilitas, LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Lembaga Penjamin Simpanan/LPS melakukan evaluasi dan menetapkan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) bagi simpanan dalam rupiah di bank umum dan BPR, serta simpanan dalam bentuk valuta asing (valas) di bank umum Senin (25/9). LPS juga mempertahankan TBP simpanan rupiah di bank umum dan BPR masing-masing sebesar 4,25 persen pada Bank Umum dan 6,75 persen pada Bank Perekonomian Rakyat (BPR).

Untuk TBP simpanan valuta asing (valas) pada bank umum sebesar 2,25 persen. Selanjutnya TBP tersebut akan berlaku untuk periode untuk periode 1 Oktober 2023 sampai 31 Januari 2024. Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan, penetapan TBP simpanan didasarkan pada beberapa hal antara lain, demi menjaga momentum pemulihan ekonomi dan mendukung kinerja intermediasi perbankan.

Guna memberikan ruang lanjutan untuk perbankan dalam pengelolaan likuiditas dan suku bunga simpanan, serta upaya untuk terus menjaga sinergi kebijakan lintas otoritas untuk menciptakan stabilitas sistem keuangan.

Selanjutnya, kata dia, dari observasi dan evaluasi atas kinerja ekonomi dan perbankan menunjukkan beberapa hal, antara lain proses pemulihan ekonomi global sepanjang 2023 hingga tahun depan masih dibayangi beberapa risiko ketidakpastian.

Antara lain, berlanjutnya tekanan inflasi global diikuti dengan kebijakan suku bunga bank sentral global yang juga cenderung dipertahankan tinggi. Namun, disisi lain, ekonomi domestik tetap tumbuh solid ditopang sisi konsumsi dan produksi yang tetap kuat.

‘’Hal ini tercermin antara lain dari, PMI manufaktur yang terus berada pada zona ekspansi,  inflasi yang terjaga di level yang terkendali, dan indeks kepercayaan konsumen dan penjualan ritel tumbuh positif,” kata Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa di acara Konferensi Pers Penetapan TBP Periode September 2023, di Jakarta, Jumat (29/9/2023).

Ia menyampaikan beberapa perkembangan positif terkini yaitu, kinerja industri perbankan terjaga stabil dari sisi permodalan, likuiditas dan rentabilitas. Lalu, fungsi intermediasi menunjukkan pertumbuhan positif dengan pertumbuhan penyaluran kredit yang lebih tinggi dari penghimpunan dana.

Kinerja industri perbankan yang tetap terjaga, baik dari sisi permodalan, likuiditas dan fungsi intermediasi, sebagaimana ditunjukkan dengan rasio permodalan (KPMM) industri yang terjaga di level 27,46 persen per Juli 2023. Sementara itu, likuiditas perbankan juga relatif tetap terjaga dengan rasio AL/DPK sebesar 26,49 persen per Agustus 2023.

Sementara itu, kinerja intermediasi perbankan pun terus membaik. Per Agustus  2023, kredit perbankan tumbuh sebesar 9,06 persen secara yoy, sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 6,24 persen secara yoy.

“Kondisi ini diperkirakan akan terus berlanjut sejalan dengan pemulihan ekonomi domestik,” tambahnya. Sebagai informasi, berdasarkan data per Agustus 2023, jumlah rekening nasabah bank umum yang dijamin seluruh simpanannya (simpanan hingga Rp2 miliar) sebesar 99,94 persen dari total rekening atau setara dengan 530,72 juta rekening.

Sedangkan pada BPR/BPRS, jumlah rekening yang dijamin seluruh simpanannya (simpanan hingga Rp2 miliar) sebesar 99,98 persen dari total rekening atau setara dengan 15,56 juta rekening. Purbaya menekankan bahwasanya, LPS terus memantau pergerakan suku bunga simpanan perbankan nasional, baik yang berdenominasi Rupiah maupun valuta asing.

Suku bunga pasar simpanan (SBP) untuk simpanan Rupiah terpantau naik secara terbatas sebesar 5 bps menjadi sebesar 3,29 persen dibandingkan periode Mei 2023. Hal ini menunjukkan perbankan masih dalam tahap transisi penyesuaian, dan merespon langkah kebijakan moneter yang ditempuh bank sentral, baik Bank Indonesia maupun bank sentral global utama.

Selanjutnya, SBP simpanan valas di periode observasi yang sama terpantau naik sebesar 25 bps menjadi sebesar 1,86 persen jika dibandingkan periode penetapan Tingkat Bunga Penjaminan bulan Mei 2023.

 “Suku bunga kebijakan global khususnya Fed rate  yang masih naik dan potensial dipertahankan tinggi berdampak pada laju kenaikan SBP valuta asing. Meski demikian, kondisi likuiditas valuta asing perbankan yang relatif terjaga mendorong kenaikan SBP valas lebih moderat,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama LPS juga memutuskan untuk mengakhiri relaksasi denda keterlambatan pembayaran premi penjaminan mulai periode I tahun 2024, sehingga pembayaran premi penjaminan periode II tahun 2023 yaitu periode 1 Juli – 31 Desember 2023 yang merupakan periode relaksasi yang terakhir.

Adapun, Berakhirnya masa relaksasi tersebut telah diumumkan pada tanggal 29 Agustus 2023 lalu, dan telah disampaikan kepada seluruh bank peserta penjaminan, termasuk melalui publikasi di website LPS.

“Hal tersebut berdasarkan, berakhirnya status pandemi COVID-19 sesuai Keputusan Presiden Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penetapan Berakhirnya Status Pandemi COVID-19 di Indonesia, dan kinerja dan perkembangan terkini perbankan nasional yang relatif terjaga,” jelasnya.

Perkembangan Penanganan BPR Karya Remaja Indramayu (BPR KRI)

Pada 19 September 2023, untuk pertama kalinya, LPS melakukan pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah tahap I BPR KRI. Hingga saat ini, LPS telah melakukan pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah Tahap I sebesar Rp 127 miliar dengan total nasabah 23.389.

Pembayaran tersebut lebih cepat dari ketentuan undang-undang yang ada yaitu di bawah 5 hari kerja sejak rekonsiliasi dan verifikasi dimulai. “Kami menghimbau nasabah BPR KRI tetap tenang karena LPS secara bertahap akan terus melakukan proses pembayaran klaim simpanan nasabah BPR KRI,” jelasnya.

Proses verifikasi akan diselesaikan LPS secara bertahap paling lama 90 hari kerja sejak tanggal pencabutan izin usaha BPR KRI, yakni paling lambat bulan Januari 2024. Namun, secara internal LPS menargetkan pembayaran dapat selesai seluruhnya dalam waktu 30 hari.

‘’Ini termasuk pembayaran klaim penjaminan  simpanan yang tercepat sepanjang sejarah LPS. Kami di LPS senantiasa bekerja keras agar nasabah bisa mendapatkan pengembalian simpanannya secepat mungkin,” tutupnya. (bw)

Cegah Judi Online dan Jaring Atlet, Lomba E-Sport Digelar di Banyuwangi

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Menjamurnya hobi bermain mobile legends di Banyuwangi mulai mendapat perhatian. Pemkab setempat menggelar e-sport mobile legends, Jumat (29/9/2023).

Selain menyalurkan hobi, kegiatan ini mendorong minat pelajar menjadi atlet olahraga elektronik ini. Termasuk, mencegah ajang judi online. Meski terbilang baru, lomba ini cukup diminati. Namun, peserta hanya dibatasi maksimal 16 tim. Hal ini menyesuaikan dengan venue yang tersedia.

Levelnya juga masih lokal, hanya tingkat pelajar. Kegiatan ini digelar selama 3 hari.  “Pascapandemi, kita gelar lagi lomba mobile legends ini. Kita kenalkan olahraga baru ini, sekaligus mendukung pariwisata Banyuwangi,” kata Ketua Panitia Penyelenggara, Bagus Adi Saputro.

Menrut dia, e-sport bisa dijadikan salah satu sarana memromosikan pariwisata. Pihaknya berharap, ajang ini bisa digelar rutin. Bahkan, dengan level yang lebih besar. Meski begitu, hadiahnya lumayan besar, mencapai Rp15 juta. Jumlah ini masih ditambah beragam hadiah hiburan.

“Sekarang khusus peserta lokal. Ke depan, kita akan gelar dengan level yang luas,” jelasnya. Lomba ini rencananya akan digelar lebih besar menjelang Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba), Desember mendatang.

“Ini sebagai persiapan untuk even yang lebih besar,” tutupnya. Tak sekadar menyalurkan hobi, perlombaan ini diharapkan bisa menjaring atlet-atlet baru e-sport dari Banyuwangi. Apalagi, olahraga ini terbilang baru.

“Selama ini, banyak masukan agar menggelar lomba ini. Harapannya, terjaring atlet lokal untuk olahraga ini di Banyuwangi,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Banyuwangi Abdul Aziz Hamidi.

Menurutnya, potensi pelajar Banyuwangi menjadi atlet e-sport cukup bagus. Sehingga, dibutuhkan wadah untuk membentuknya. Salah satunya, menggelar perlombaan secara rutin.

“Kami sudah agendakan untuk menjadi even tahunan. Tentunya dengan skala lebih besar,” tegasnya. (udi)

Warga Sumenep Antusias Belajar Membatik dengan Teknik Ecoprint dari Relawan Mak Ganjar

0

Sumenep, (pawartajatim.com) – Pelatihan ecoprint dengan teknik pounding dari relawan Mak Ganjar mendapat antusiasme tinggi dari warga di Desa Ketawang Laok, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur/Jatim. Lebih dari 100 emak-emak di Sumenep ikut serta dalam pelatihan membatik yang menggunakan dedaunan dan bunga sebagai motif dan bahan warnanya tersebut.

Salah satu peserta pelatihan yang juga merupakan seorang guru di salah satu sekolah dasar di Sumenep, Siti Zulhah, mengaku, tidak sabar mengajarkan ilmu ecoprint yang didapatnya kepada anak didiknya.

“Saya seorang guru dan (akan) mengajarkan teknik ini kepada siswa-siswa. Apalagi ini sangat ramah lingkungan,” kata Siti, di Sumenep Kamis (28/9). Ia berniat menjadikan ecoprint teknik pounding sebagai salah satu ekstrakurikuler di sekolah tempatnya mengajar.

Dia menyebut, ecoprint merupakan teknik membatik yang menyenangkan. “Ini pertama kali ikut pelatihannya. Ternyata sangat seru. Dan sudah terkonsep nih di kepala saya bakalan di sekolah nanti pengen banget ada ekskul ecoprint seperti ini,” katanya.

Warga Sumenep antusias belajar membatik dengan teknik ecoprint dari relawan Mak Ganjar Kamis (28/9). (foto/ist)

Dia berharap agar pelatihan ecoprint dari relawan pendukung Ganjar ini bukan yang terakhir. Siti berharap agar pelatihan serupa bisa dilakukan secara berkala. Seperti diketahui, ecoprint teknik pounding merupakan metode membatik dengan membuat motif daun atau bunga ke atas kain dengan cara memukulkan palu ke arah susunan daun yang diletakkan di atas kain.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Mak Ganjar Jatim, Hariza Farwa, mengatakan bahwa pelatihan ini diharapkan bisa mengedukasi dan menambah keterampilan emak-emak di Sumenep akan cara membatik yang unik namun ramah lingkungan.

“Kami menambah skill pada emak-emak dengan menambahkan pelatihan ecoprint yang sekarang sedang booming dengan teknik pounding,” kata Hariza. Ia menjelaskan, pihaknya memilih ecoprint, karena Pulau Madura yang sudah terkenal akan batiknya.

Warga Sumenep antusias belajar membatik dengan teknik ecoprint dari relawan Mak Ganjar Kamis (28/9). (foto/ist)

Ecoprint pun menjadi teknik membatik baru yang bisa dikenalkan kepada warga Sumenep. Selain guna menambah keterampilan para emak-emak, pelatihan ini diharapkan juga bisa menjadi opsi bisnis baru untuk mereka yang hendak memulai usaha pembuatan batik.

“Kami ingin mengedukasi emak-emak agar mereka tambah kreatif. Syukur-syukur mereka bisa membantu ekonomi keluarganya dengan hasil pelatihan ini bisa jadi lahan bisnis baru buat mereka,” harapnya. (rid)

Perkuat Kemitraan Pelanggan, SIG Gelar Gathering

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Dalam kaitan memperingati Hari Pelanggan Nasional tahun ini  dan memperkuat jaringan pemasaran, PT Semen Indonesia Tbk (SIG) menyelenggarakan Retailer Gathering. Kegiatan kali ini untuk wilayah Solo Raya di The Sunan Hotel Solo, Jawa Tengah, Selasa (26/9).

Mengangkat tema ‘Budaya Adiluhung untuk Indonesia Maju’, kegiatan yang diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi terhadap para pelanggan setia SIG ini dihadiri oleh 350 pemilik toko bangunan yang berasal dari berbagai daerah di Solo Raya, antara lain Solo, Boyolali, Sragen, Karanganyar, Klaten, Surakarta, Wonogiri, dan Sukoharjo.

Retailer Gathering di Solo Raya ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan  yang diselenggarakan oleh SIG di sejumlah kota di wilayah Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur dan Bali.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menyampaikan, penghargaan atas loyalitas para mitra, serta sinergi yang telah berjalan baik selama ini untuk membangun sukses bisnis bersama SIG.

Serta mendukung pembangunan di Indonesia melalui penyediaan solusi produk SIG yang bermutu dan berkualitas. Solo Raya merupakan wilayah yang memiliki potensi untuk terus berkembang, khususnya di sektor infrastruktur.

Hal ini ditandai dengan banyaknya proyek-proyek baru yang bermunculan seperti pembangunan perumahan, gedung perkantoran, hingga proyek pemerintah. ‘’Acara retailer gathering ini memfasilitasi sinergi antara SIG dan para pemilik toko, mempererat silaturahmi dan membantu menciptakan peluang-peluang bisnis baru,” kata Vita Mahreyni.

Menurut Vita, dua produk SIG yaitu Semen Gresik dan Dynamix merupakan merek semen terfavorit di Solo Raya. Hal ini tidak lepas dari peran pemilik toko bangunan yang berpengaruh terhadap pemilihan produk semen berkualitas oleh tukang bangunan dan para pemilik rumah.

Bahkan, dua merek semen SIG ini berhasil meraih penghargaan semen terfavorit pilihan masyarakat Solo Raya dalam ajang Solo Best Brand and Innovation (SBBI) 2023. “Dukungan dari para pemilik toko bangunan telah membantu meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap merek Semen Gresik dan Dynamix sehingga penyerapan dua produk ini di Solo Raya terus mengalami peningkatan,” jelas Vita Mahreyni.

Pada Retail Gathering ini, SIG juga memberikan promo spesial berupa diskon untuk pembelian semen kantong pada saat kegiatan melalui program spot selling serta memberikan apresiasi berupa hadiah menarik (doorprize) lewat undian.

Pelanggan juga diperkenalkan ragam produk SIG dengan segala keunggulannya. Saat ini, SIG memiliki enam merek semen yang kuat dan menjadi pemimpin pasar di masing-masing regionalnya.

Antara lain Semen Gresik, Semen Padang, Semen Tonasa, Dynamix, Semen Andalas, serta Semen Baturaja. SIG menawarkan produk semen kantong multiguna hingga produk semen untuk aplikasi khusus yang lebih ekonomis, serta berbagai tipe semen curah yang sesuai dengan karakteristik dari tiap jenis proyek sehingga lebih tepat guna dan efisien.

SIG juga menghadirkan solusi beton yang telah dikembangkan, seperti SpeedCrete untuk perbaikan jalan yang memiliki kekuatan dini dan performa tinggi yang dapat kering dalam hitungan jam.

Kemudian ada ThruCrete, produk beton berdaya serap tinggi untuk meminimalkan genangan air. SIG juga telah meluncurkan inovasi produk semen hidraulis tipe HE pertama di Indonesia yang telah lulus uji di Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) Kementerian Perindustrian.

Tri Haryanto (45 tahun) pemilik toko bangunan Tulung Agung di Klaten ini mengatakan, pihaknya merasa bersyukur karena terpilih sebagai juara I program spot selling pembelian semen terbanyak dengan membeli 1.472 ton semen hingga mendapatkan hadiah utama sepeda motor.

Tri Haryanto (kanan), pemilik toko bangungan Tulung Agung di Klaten Jawa Tengah, saat mengawasi proses bongkar muat zak Semen Gresik. Dia menjadikan Semen Gresik sebagai pilihan utama. (foto/ist)

Pihaknya mengaku, awal merintis toko bangunan sejak 1997 bersama orang tua, produk Semen Gresik menjadi pilihan utama untuk dijual ke pasaran. Mulai awal dulu kita hanya menjual 5 atau 10 zak, semakin kesini semakin berkembang.

‘’Keunggulan Semen Gresik ini, kita tidak perlu menawarkan dengan susah payah, konsumen sudah pasti mau, karena memang sudah teruji kualitasnya sejak dulu,” ungkap Tri Haryanto.

Pernyataan senada juga disampaikan Irwan Hari (44 tahun) pemilik toko bangunan Luwes di Wonogiri. Ia mengatakan, ketika persaingan pasar semakin sengit, end user harus diberikan pemahaman untuk memilih produk terbaik.

Memberi pemahaman produk itu wajib, karena kita pelaku retail. ”Penjelasan produk dan kegunaan, hingga pada titik memberi masukan dan mengatasi keluhan, terutama pada tenaga konstruksi yang memiliki peran penting pada pemilihan produk,” ujar Irwan Hari.

Selain bisa berkumpul dengan rekan-rekan lama yang seprofesi, pihaknya juga mendapat informasi sejumlah produk baru SIG dan juga mendapatkan hadiah sepeda motor melalui jalur undian doorprize.

“Konsep acara ini bagus, bisa merekatkan silaturahmi antar toko. Banyak teman yang sudah lama tidak bertemu, dan malam ini bisa bertemu dengan wajah-wajah sumringah,” tutup Irwan Hari. (dra)

Dimulai dari Banyuwangi, Pasangan AMIN Mulai Safari ke Ponpes 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Pasangan bakal calon Presiden dan Wakil Presiden Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar memulai safari ke pondok pesantren (ponpes) dari Banyuwangi. Keduanya mengunjungi Ponpes Darussalam di Desa Blokagung, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (28/9/2023).

Kunjungan ini yang pertama kalinya sejak pasangan AMIN mendeklarasikan diri, 2 September lalu. Kedatangan keduanya disambut Pengasuh Ponpes Darussalam KH,  Hisyam Syafaat dan Ketua Umum Ponpes Hasyim Syafaat.

Hadir juga jajaran kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Termasuk, sejumlah tokoh, kyai, dan nyai Nahdlatul Ulama (NU). Kegiatan dihadiri ratusan santri ponpes. “Ini merupakan kunjungan pertama kami berdua di pondok pesantren,” kata Anies.

Pasangan AMIN sengaja memulai kunjungan ke ponpes dari Banyuwangi sebagai daerah ujung timur Pulau Jawa. Ponpes Darussalam dipilih karena menjadi salah satu ponpes tertua di Banyuwangi.

Selama di ponpes, Anies dan Cak Imin memberikan pidato motivasi kepada para santri.  Anies menyebut sambutan warga ponpes di Banyuwangi luar biasa. “Antusiasmenya tinggi sekali. Kami merasa terhormat. Dari tempat paling timur di Pulau Jawa dikirimkan pesan perubahan,” tambah Anies.

Kedatangan ke Banyuwangi ini juga meminta doa, restu, dan dukungan dari para kyai dan nyai se-Banyuwangi untuk maju sebagai calon presiden 2024. “Kehadiran kami diharapkan semangat para pejuang-pejuang politik ahlussunnah wal jamaah di Banyuwangi akan semakin solid,” kata Cak Imin.

Pihaknya berharap, pasangan AMIN bisa meraup suara besar dalam Pilpres 2024.  “Insyaallah (kyai dan nyai) bisa membantu pemenangan AMIN di Banyuwangi,” tegasnya.

Dari Banyuwangi, pasangan AMIN melanjutkan safari ke Ponpes Nurul Islam di Kabupaten Jember. (udi)

Jelang Liburan Maulid, Penumpang KA Daop 8 Meningkat 35 Persen

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Menjelang libur peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hingga akhir pekan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya mencatat sebanyak 15.207 penumpang kereta api jarak jauh berangkat dari stasiun di wilayah Daop 8 Surabaya. Jumlah tersebut naik 35 persen dibanding hari biasanya.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengatakan, jumlah penumpang kereta api naik 3.680 pelanggan atau meningkat 35 persen. Selama libur akhir pekan ini, KAI Daop 8 Surabaya mencatat pemesanan tiket sebanyak 55.912 pelanggan yang akan melakukan perjalanan dengan KA jarak jauh, pada Rabu (27/9) hingga Minggu (1/10).

“Jumlah pelanggan yang akan melakukan pemesanan tiket masih terus bertambah seiring berjalannya waktu, yang bertepatan libur Maulid Nabi Muhammad SAW dan libur akhir pekan,” kata Luqman, melalui keterangannya di Surabaya, Rabu (27/9).

Ia menjelaskan, KAI Daop 8 Surabaya juga mengoperasikan kereta api tambahan, yakni KA Arjuno Ekspres tujuan Malang-Surabaya Gubeng. Sehingga, selama libur panjang akhir pekan ini, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan total 46 keberangkatan KA jarak jauh.

Suasana calon penumpang kereta api saat di salah satu sStasiun Kereta Api. (foto/ist)

“Para pelanggan tersebut didominasi tujuan arah Semarang, Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Jember, dan Banyuwangi,” terangnya. KAI Daop 8 Surabaya mengucapkan terima kasih kepada penumpang kereta api atas kepercayaannya telah menggunakan transportasi kereta api selama masa libur panjang.

Meski demikian, KAI mengimbau kepada seluruh pelanggan agar memperhatikan kembali jadwal keberangkatan KA, serta mematuhi seluruh peraturan dalam menggunakan transportasi kereta api.

“Baik itu larangan merokok selama di atas KA, melebihi tujuan dari yang tertera pada tiket, maupun mematuhi ketentuan barang bawaan,” katanya. Apabila kedapatan melanggar, petugas KAI akan dengan tegas akan memberikan sanksi pada pelanggan sesuai aturan perusahaan.

“KAI senantiasa berkomitmen untuk menciptakan perjalanan yang selamat, aman, dan nyaman bagi para pelanggan, serta juga akan terus beradaptasi dalam menciptakan kenyamanan serta menghadirkan berbagai inovasi untuk terus memenuhi kebutuhan pelanggan dalam menggunakan transportasi KA,” pungkasnya. (red)

Lewat Raseda, Siswa SPEMMA Beri Bantuan Pejuang Veteran

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, siswa SMP Muhammadiyah 5 (SPEMMA) Pucang Surabaya, menggelar aksi sosial dengan berbagi bersama pejuang veteran dari Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Surabaya. Menariknya, uang untuk berbagi tersebut merupakan uang sedekah Raseda (Rabu Sedekah Dua Ribu) yang dikumpulkan 600 siswa setiap hari Rabu.

Kepala Urusan Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (ISMUBA) SPEMMA, Syafi’ur Rohman, mengatakan sebagai bentuk kepedulian dan membangkitkan rasa syukur, ratusan siswa SPEMMA Surabaya melestarikan tradisi berbagi kepada sesama, terutama kepada para pejuang veteran di wilayah Kota Surabaya.

“Sebanyak 20 pejuang veteran kami hadirkan di sekolah dan diberikan bantuan berupa uang tunai dan sembako yang diserahkan langsung oleh siswa,” kata Syafi’, usai mendampingi siswa menyalurkan bantuan kepada pejuang veteran Surabaya di masjid Spemma, Rabu (27/9).

Syafi’menjelaskan, dana bantuan yang disalurkan kepada pejuang veteran ini murni berasal dari uang saku sebanyak 600 siswa mulai kelas 7 hingga 9 melalui Raseda atau Rabu Sedekah Dua Ribu yang terkumpul dalam tiga bulan terakhir.

“Penyaluran bantuan ini dilakukan bertepatan dengan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Maulid Nabi Muhammad SAW di SPEMMA yang digelar di masjid sekolah,” jelas Guru Teknik Informasi dan Komputer (TIK) itu.

Melalui kegiatan ini, lanjut Syafi’, diharapkan dapat meningkatkan rasa nasionalisme dan rasa cinta tanah air pada siswa dengan menikmati Kemerdekaan Republik Indonesia yang diperjuangkan para pejuang veteran.

“Selain itu, juga menekankan pentingnya berbagi kepada sesama, serta membentuk pendidikan karakter dan penguatan akhlak kepada para siswa,” tegasnya. Wakil Ketua Cabang Veteran Surabaya, Gitojo, mengaku terharu dan senang dengan semangat dan kepedulian yang dilakukan siswa Spemma Surabaya.

Pejuang veteran mengaku setiap bulan melakukan sosialisasi dan membekali siswa di Surabaya dengan jiwa dan semangat nilai 45 untuk meneruskan perjuangan pahlawan melalui semangat belajar dan mencintai Tanah Air.

“Saya sangat terharu sekali dan bisa meneteskan air mata. Karena apa? Karena siswa ini adalah cicit saya. Kami veteran Surabaya ini selalu membekali siswa-siswa SD dan SMP seluruh Surabaya untuk mencintai tanah air. Bahwa negara kita ini terbentuk dan merdeka karena mengusir penjajah dan dilakukan para pejuang,” pungkas Gitojo. (red)

Rektor Unesa Minta Profesor Baru Terjun Langsung ke Desa

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Prof Nurhasan, mendorong para guru besarnya untuk terjun langsung ke masyarakat atau desa-desa untuk menjawab berbagai persoalan yang ada di sana dari ilmu kepakarannya masing-masing. Prof Nurhasan meminta para guru besar tidak hanya berada di kampus, layaknya menara gading.

“Guru besar harus terlibat menyelesaikan permasalahan di desa, baik aspek ekonomi, UMKM, olahraga maupun kesehatan. Ilmu pakar harus bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Cak Hasan, panggilan akrabnya Prof Nurhasan, dalam pengukuhan 8 guru besar di kampus Unesa Lidah Wetan Surabaya, Rabu (27/9/2023).

Ia mengatakan, hari ini Unesa kembali mengukuhkan delapan profesor baru dari berbagai disiplin keilmuan. Di bulan ini, total sudah ada 15 profesor yang dikukuhkan. Unesa juga masih menunggu tiga lagi yang masih proses menuju profesor.

“Pengukuhan dibagi per sesi, agar temuan dan gagasan profesor ini benar-benar tersampaikan kepada publik. Risetnya tadi menarik, ada produk pangan olahan daun kelor, bahan bakar alternatif hingga teknologi,” jelasnya.

Cak Hasan berharap, penambahan jumlah guru besar ini bisa semakin banyak kajian, temuan dan inovasi yang dihasilkan Unesa. Menurut Cak Hasan, guru besar menjadi mesin transformasi riset dan inovasi kampus Unesa.

“Ini menjadi penguatan dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas riset dan publikasi di berbagai jurnal bereputasi internasional termasuk Scopus. Ini penguatan menuju top 500 kampus terbaik dunia,” harapnya.

Bahkan, lanjut Cak Hasan, guru besar yang dihasilkan Unesa tahun ini sudah melampaui target. Rencananya, hanya 22 saja, namun justru tembus 29 guru besar dan 3 lagi sedang proses. “Untuk tahun depan, Unesa menargetkan bisa menghasilkan sekitar 30 guru besar lagi. “Ini sudah kami rancang dan by design lewat program percepatan guru besar yang kami jalankan,” pungkasnya.

Berikut delapan guru besar atau profesor yang baru saja dikukuhkan:

  1. Prof. Dr. Muhaji, S.T., M.T., Guru Besar bidang Teknologi Pembakaran dan Bahan Bakar.
  2. Prof. Dr. I. Made Arsana,S.Pd.,M.T, Guru Besar bidang Perpindahan Panas.
  3. Prof. Dr. Agus Wiyono, S.Pd., M.T., Guru Besar bidang Pemetaan SMK Berbasis Potensi Wilayah.
  4. Prof.Dr. Rita Ismawati, S.Pd., M.Kes., Guru Besar bidang Pengembangan Produk Pangan Fungsional.
  5. Prof. Dr. I. Ketut Atmaja Johny Artha,M.Kes., Guru Besar bidang Pembelajaran Orang Dewasa.
  6. Prof. Dr. Imam Marsudi,M.Si., Guru Besar bidang Kepelatihan Olahraga.
  7. Prof. Dr. Tri Wrahatnolo, M.Pd., Guru Gesar bidang Pendidikan Vokasi Teknik Elektro.
  8. Prof. Dr. Mutimmatul Faidah,S.Ag., M.Ag., Guru Besar Keislaman bidang Tata Rias. (red)

IDI Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Lewat Pedoman Remunerasi Dokter Indonesia

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) meluncurkan Pedoman Remunerasi Dokter Indonesia 2023. Sistem remunerasi dokter tersebut bertujuan, di antaranya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat, meningkatkan kinerja dokter, dan meningkatkan integritas dokter.

Ketua Umum PB IDI, DR Dr Moh Adib Khumaidi SpOT, mengatakan, remunerasi dokter adalah semua bentuk penghargaan yang diterima seorang dokter dalam menjalankan pekerjaan profesinya, dan berbentuk finansial langsung maupun finansial tidak langsung.

Menurut Dr Adib, tujuan diterbitkannya buku tersebut agar terbentuk sistem remunerasi yang layak dan berkeadilan bagi dokter Indonesia yang telah melaksanakan tugas keprofesiannya. Tujuannya, antara lain meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat, meningkatkan kinerja dokter, dan meningkatkan integritas dokter.

“Selain itu, menjamin kesejahteraan dokter, meningkatkan kinerja fasilitas kesehatan, serta memperbaiki distribusi dokter,” kata Dr Adib, melalui keterangan tertulisnya, Rabu (27/9/2023).

Sistem yang disusun ini, lanjut Dr Adib, diharapkan dapat meningkatkan performa dan kinerja dokter yang pada akhirnya juga akan meningkatkan kinerja fasilitas pelayanan kesehatan, di mana dokter tersebut menjalankan tugas keprofesiannya.

“Sistem remunerasi yang layak dan berkeadilan ini diharapkan pula dapat menjaga marwah profesi kedokteran dan integritas dokter Indonesia. Sistem remunerasi dokter yang baik akan mendorong penyebaran dan distribusi dokter secara lebih merata di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, sistem pelayanan kesehatan membutuhkan tata kelola yang baik, termasuk tata kelola di bidang pembiayaan dan remunerasi. Sistem remunerasi yang diharapkan adalah yang remunerasi yang mengapresiasi kinerja para knowledge worker yang berbasis pada kelayakan dan rasa keadilan.

“Rasa keadilan tersebut berlaku bagi semua pihak yang terlibat, tidak hanya bagi para dokter, namun juga bagi fasilitas pelayanan kesehatan sebagai pemberi kerja,” jelasnya. PB IDI berharap Pedoman Remunerasi Dokter Indonesia ini dapat menjadi pedoman dasar untuk menghargai dokter.

Sehingga, dokter dapat bekerja dengan tenang, bekerja dengan kualitas yang baik, ramah, berperilaku baik, menghasilkan daya kompetisi SDM dokter dan dokter spesialis yang kuat dan siap bersama-sama dengan fasilitas pelayanan kesehatan menghadapi tantangan, termasuk pasar Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

‘’Dengan Pedoman yang baku ini, maka selanjutnya perlu dikawal dalam pelaksanaannya. Keterlibatan semua pihak melalui komunikasi dan kerja sama sangat dibutuhkan dalam upaya mencapai era kesejahteraan bagi semua,” katanya.

Pedoman Remunerasi Dokter Indonesia tersebut disusun oleh Bidang Pengembangan Pembiayaan Kesehatan dan Jaminan Kesehatan Nasional PB IDI beserta representatif dari seluruh Perhimpunan yang bernaung di bawah payung Ikatan Dokter Indonesia.

Ketua Bidang Pengembangan Pembiayaan Kesehatan dan Jaminan Kesehatan Nasional PB IDI, DR Dr Misbahul Munir, mengatakan, sistem remunerasi dalam Pedoman Remunerasi Dokter Indonesia yang menggunakan pendekatan 3P. Yakni, Pay for Position, Pay for Performance, dan Pay for People.

“Pedoman ini disusun untuk dapat diterapkan bagi dokter purna waktu, maupun dokter paruh waktu. Baik yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan primer, sekunder maupun tersier, milik Pemerintah maupun di swasta,” terang Dr Misbahul.

Sementara itu, Ketua Tim Penyusun Pedoman Remunerasi Dokter Indonesia 2023, Dr Ken Ramadhan SpU K, menyatakan dalam penyusunannya, pedoman remunerasi tersebut mendapat masukan dari seluruh perwakilan perhimpunan kesehatan di bawah naungan PB IDI dan pengelolaan data dan informasi oleh tim penyusun.

“Kematangan proses ini diharapkan menjadikan panduan ini semakin kokoh karena telah melalui metodologi yang berlapis,” pungkasnya. (red)

Lantunan Selawat Nabi, Iringi Pengukuhan 1.071 Wisudawan Unusa

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) mengukuhkan 1.071 wisudawan. Namun, prosesi wisuda berbeda dari biasanya. Lantunan selawat Nabi Muhammad SAW menggema mengawali prosesi wisuda yang digelar di Dyandra Convention Hall Surabaya, Rabu (27/9/2023).

Rektor Unusa, Prof Dr Ir Achmad Jazidie MEng, memimpin selawat Nabi Muhammad SAW dan diikuti para wisudawan serta undangan yang hadir. Prosesi wisuda kali ini juga berbeda dari biasanya, karena Unusa mendatangkan empat rohaniawan agama berbeda.

Yakni, rohaniawan Islam, Kristen, Katolik, dan Hindu. Kehadiran empat rohaniawan tersebut untuk mendampingi pengambilan sumpah para wisudawan yang berasal empat agama.

Karena peserta pelantikan dan pengambilan sumpah diikuti empat agama, maka kami menghadirkan empat rohaniawan untuk mendampingi pembacaan sumpah atau janji. ‘’Ini menunjukkan pula bahwa peserta didik Unusa memang tidak hanya yang beragama Islam,” kata Prof Jazidie.

Salah satu wisudawan beragama Katolik, Margaretha Kolo, bercerita tentang pengalamannya kuliah di Unusa. Saat pertama kali tiba di Surabaya, Biarawati tersebut mengaku tidak tahu harus masuk kuliah ke mana. Namun, seorang temannya justru merekomendasikan untuk masuk kuliah di Unusa. Awalnya ia ragu masuk ke kampus milik Nadhlatul Ulama tersebut.

Namun, ketika mendaftar dan saat itu ditemui langsung Rektor, ia meyakini jika di kampus Unusa tidak ada diskriminasi. “Saya merasa sangat diterima di Unusa, dan saya memaknainya sebagai sebuah panggilan untuk berada di kampus yang mahasiswanya sebagian besar beragama Islam. Tidak ada kekhawatiran apa pun dalam diri saya,” ungkap perempuan kelahiran Oekolo, Nusa Tenggara Timur/NTT, 30 Mei 1994 ini.

Margaretha mengakui, ia ikut belajar agama Islam selama kuliah di Unusa. “Ini yang membantu saya untuk memahami lebih banyak tentang ajaran agama dan nilai-nilai universal seperti cinta kasih,” ungkap lulusan Program Studi Gizi ini.

Di awal kuliah, Margaretha bercerita sempat menjadi pusat perhatian mahasiswa lainnya. Sebab, ia tidak mengenakan jilbab sebagaimana mahasiswa muslim lainnya. Ia tetap mengenakan pakaian biarawati selama kuliah.

Mahasiswa lainnya, Ni Komang Sukrati (Hindu), Suryaningtyas (Kristen) dan Yuni Safritri Rambu Rauna Bela (Katolik), juga berbicara tentang pengalamannya kuliah di Unusa sebagai mahasiswa Non Muslim.

Mereka mengaku tetap bangga dan senang dapat berkuliah di Unusa tanpa mengalami diskriminasi, meskipun ia tidak memakai jilbab selama menjalani perkuliahan. (red)