Terungkap, Pengeroyokan Pesilat hingga Tewas Diawali saling Tantang di Medsos

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Penyebab pengeroyokan pesilat di Banyuwangi hingga tewas terungkap. Ternyata, aksi brutal ini berawal dari saling tantang di media sosial (medsos). Alhasil, terduga pelaku dan korban akhirnya bertemu. Rencananya duel.

Perang di medsos itu dimulai tahun 22 November 2023. Aksi itu terus berlanjut hingga April 2024. Puncaknya, 19 April, sekitar pukul 23.00 WIB, korban AYP dan tersangka RIP sepakat bertemu.

Keduanya berniat adu tanding. Kemudian, korban mendatangi tersangka di rumahnya di Desa Tegaldlimo. Korban mengajak dua temannya. Tiba di lokasi, ternayata tersangka tak sendirian. Ada empat temannya yang ikut menyambut korban.

Begitu bertemu, korban menendang tersangka RIP. Tendangan ke perut itu membuat MDA membalas pukulan ke korban. Kemudian, tersangka menyeret korban keluar pekarangan. Lalu, tersangka berkali-kali menyerang korban hingga terjatuh.

Melihat korban tersungkur, dua temannya berusaha menolong. Namun, tersangka lain MDA mengacungkan sabit. Keduanya memilih mundur, melihat korban tersungkur, Meski sudah tak berdaya, tersangka terus menghajar korban dibantu tiga temannya. Dalam kondisi tegang, kedua teman korban membawanya kabur.

Lalu, dilarikan ke rumah sakit. “Hasil visum, korban mengalami luka bekas pukulan di tubuh. Ini yang membuatnya meninggal setelah dirawat di rumah sakit,” kata Wakapolresta Banyuwangi AKBP Dewa Putu Eka Darmawan dalam rilis di Mapolresta Banyuwangi, Rabu (24/4/2024).

Penyidik berhasil mengamankan sebuah CCTV di lokasi terkait aksi pengeroyokan tersebut. Dalam rekaman, terlihat para tersangka menyiapkan serangan untuk menyambut korban. Selain CCTV, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti. Salah satunya, sebilah sabit yang digunakan tersangka.

Lima oknum pesilat diamankan Polresta Banyuwangi. Kelimanya  diduga melakukan pengeroyokan sesama pesilat hingga tewas. Mereka diciduk beberapa jam setelah kejadian.

Dugaan pengeroyokan ini terjadi, 19 April lalu. Korban berinisial AYP (18), asal Srono, Banyuwangi. Sedangkan lima terduga pelaku masing-masing berinisial RIP (27), MDA (43), MBP (18), asal Tegaldlimo dan RNS (18) serta AE (21) asal Bangorejo, Bangorejo, Banyuwangi.

Kelimanya diamankan Satreskrim Polresta Banyuwangi setelah dilaporkan ayah korban. (udi)

Buruan Daftar…! KPU Banyuwangi Buka Pendaftaran PPK Pilkada 2024

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Kabar gembira bagi para pegiat demokrasi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi membuka pendaftaran calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pilkada serentak tahun 2024. Sesuai jadwal, pilkada digelar 27 November mendatang.

Rekrutmen PPK ini diumumkan melalui Pengumuman KPU Banyuwangi No. 747/PP.04.2-Pu/3510/2024. Isinya, memperbolehkan masyarakat Banyuwangi yang memenuhi kriteria ikut partisipasi menjadi penyelenggara pilkada tingkat kecamatan. Jumlah kebutuhan PPK ini cukup besar.

Total sebanyak 125 orang. Mereka akan ditempatkan di 25 kecamatan. Masing-masing kecamatan sebanyak 5 orang. “Ini seleksi terbuka. Silahkan mendaftar dengan melengkapi persyaratan yang dibutuhkan. Mari bersama KPU mensukseskan perhelatan Pilkada 2024 ini,” kata Komisioner Divisi SDM Partisipasi Masyarakat (Parmas) KPU Banyuwangi, Dian Purnawan, Rabu (24/4/2024).

Pendaftar PPK dapat dilakukan secara langsung di Sekretariat KPU Banyuwangi. Jadwal pengiriman dokumen mulai 23- 29 April 2024. Sementara bagi calon pendaftar yang terkendala, KPU  menyediakan layanan bantuan di kantor KPU Banyuwangi.

Namun, sebelum melakukan penyerahan berkas fisik di KPU, calon pendaftar diminta mendaftar ke akun SIAKBA di laman https://siakba.kpu.go.id. Selanjutnya calon pendaftar mengisi data diri dan meng-upload dokumen persyaratan.

“Jika semua sudah terisi kemudian akan diarahkan mencetak lembar bukti telah melakukan pendaftaran melalui SIAKBA. Lembar tersebut dikirim bersama dengan berkas hardcopy pendaftaran ke KPU Kabupaten Banyuwangi,” jelasnya.

Pendaftar yang mengalami kendala bisa meminta bantuan di help desk KPU Banyuwangi. Petugas KPU akan membantu mulai proses awal hingga akhir. Proses pendaftaran di kantor KPU hanya dapat dilakukan pada jam kerja, mulai pukul 08.00 – 16.00 WIB.

Jam pendaftaran ini berlaku selama 23-28 April. Khusus, pada 29 April pendaftaran dibuka hingga pukul 23.50 WIB. “Segala bentuk pengumuman, tahapan rekrutmen seperti tanggal dan waktu tes tulis dan lainnya akan diumumkan di website KPU Banyuwangi atau melalui media sosial resmi KPU Banyuwangi,” katanya.

Berikut persyaratan pendaftaran calon anggota PPK Pilkada 2024 meliputi:

* Warga Negara Indonesia

* Usia minimal 17 tahun

* Setia kepada prinsip Pancasila dan konstitusi RI

* Memiliki integritas, kejujuran, dan keadilan

* Tidak menjadi anggota partai politik atau telah nonaktif selama minimal 5 tahun

* Berdomisili di wilayah kerja PPK

* Sehat jasmani, rohani, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika

* Pendidikan minimal SMA atau sederajat

* Tidak pernah dipenjara karena tindak pidana dengan hukuman 5 tahun atau lebih

Dokumen administrasi pendaftaran meliputi surat pendaftaran, fotokopi KTP, ijazah terakhir, surat pernyataan, surat keterangan sehat, daftar riwayat hidup, dan pas foto. Dokumen pendaftaran bisa diunduh di website KPU Banyuwangi atau melalui akun SIAKBA. (*)

Keroyok Sesama Pesilat hingga Tewas, Lima Pesilat Diamankan Polresta Banyuwangi

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Lima oknum pesilat diamankan Polresta Banyuwangi. Kelimanya  diduga melakukan pengeroyokan sesama pesilat hingga tewas. Mereka diciduk beberapa jam setelah kejadian.

Dugaan pengeroyokan ini terjadi, 19 April lalu. Korban berinisial AYP (18), asal Srono, Banyuwangi. Sedangkan lima terduga pelaku masing-masing berinisial RIP (27), MDA (43), MBP (18),asal Tegaldlimo dan RNS (18) serta AE (21) asal Bangorejo, Bangorejo, Banyuwangi.

Kelimanya diamankan Satreskrim Polresta Banyuwangi setelah dilaporkan ayah korban. Begitu mendapat laporan, polisi bergerak. Tak butuh waktu lama bagi polisi meringkus kelima terduga pelaku.

“Kelima pelaku diamankan terpisah setelah kejadian, Jumat (19/4/2024) malam,” kata Wakapolresta Banyuwangi AKBP Dewa Putu Eka Darmawan disela rilis di Polresta Banyuwangi, Rabu (24/4/2024).

Dari kejadian ini, polisi mengamankan sejumlah bukti. Diantaranya, baju seragam perguruan silat dan sebilah sabit. Senjata tajam ini bukan digunakan menyerang korban. Namun, digunakan menakut-nakuti korban.

Hasil penyidikan polisi, dari kelima terduga pelaku, RIP diduga berperan sebagai pelaku utama. Dia yang menyerang korban hingga meregang nyawa. Sedangkan keempat terduga lainnya hanya turut serta melakukan pengeroyokan.

Baik korban dan terduga pelaku adalah sama-sama pesilat. Namun, dari dua perguruan yang berbeda. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kelima terduga pelaku dijebloskan ke tahanan Polresta Banyuwangi. Penyidik menjeratnya dengan pasal berlapis.

Masing-masing pasal 184 ayat (4),.pasal 351 ayat (3) dan pasal 170 ayat (2) ke-3e . Karena menggunakan senjata tajam, penyidik juga menjeratnya dengan Undang-Undang Darurat No.12 tahun 1951 tentang Senjata Tajam.

“Ancaman dari pasal-pasal ini adalah hukuman penjara paling lama 12 tahun,” tegas Wakapolresta. (udi)

KJRI Cape Town dan PWI Jatim Ngobrol Bareng, ini yang Dibahas

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Dalam rangka memperkuat tali silaturahmi dan membangun sinergitas misi diplomasi RI di wilayah akreditasi dengan insan pers di Jawa Timur (Jatim), KJRI Cape Town dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menyelenggarakan acara perkenalan dan silaturahmi secara virtual, Selasa (23/4/2024).

Pada acara tersebut Konsul Jenderal (Konjen) RI Cape Town Tudiono didampingi Setyo Hargianto Koordinator Ekonomi, Daddy Yuliansyah Koordinator Pensosbud, Faiez Maulana, Koordinator Protokol Konsuler dan Yelfina Eliskar Pranata Informasi Diplomatik.

Sementara dari PWI Jatim, Ketua PWI Jatim Luthfil Hakim, didampingi Sekretaris PWI Jatim Dr Eko Pamuji, Wakil PWI Jatim Bidang Kerjasama Sokip, Wakil Ketua Bidang Organisasi Mahmud Hermono, Wakil Ketua Bidang Sosial Anam, dan jajaran pengurus PWI Jatim lainya.

Konjen RI menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya silaturahmi virtual antara KJRI Cape Town dan PWI Jatim. Konjen menyampaikan sejumlah updates kerjasama RI-Cape Town, Afsel. Konjen RI menggarisbawahi peran media massa yang sangat penting dalam mendukung diplomasi dan penguatan kerjasama RI-Cape Town, Afsel.

Ketua PWI Jatim Luthfil Hakim sangat tertarik mendalami informasi hubungan dan kerjasama bilateral RI- Cape Town, Afsel dan menyampaikan kesiapannya agar pers dapat mengawal hubungan yang lebih konkrit.

Cak Item, panggilan Lutfil Hakim, menyampaikan sejumlah gagasan. Diantaranya, mendorong ekspor minyak sawit Indonesia ke Afsel dan memanfaatkan Afsel sebagai entry point ke pasar Afrika.

“Trend ekspor kelapa sawit ke Afrika termasuk Afsel menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Afrika menjadi pasar alternatif yang perlu dioptimalkan. Lebih-lebih melihat pasar kelapa sawit di Eropa yang masih ups and downs di tengah hambatan kebijakan Uni Eropa,” ujar Cak Item.

Luthfil mendorong peningkatan kerjasama di bidang investasi, terutama proyek-proyek infrastruktur. Dirinya mencatat, saat ini salah satu investor Afsel yakni Albany Power Generation sedang dalam proses feasibility study investasi di Proyek Green Energy dan Infrastruktur Probolinggo.

Dalam kesempatan ini, Tudiono menambahkan, bahwa tahun ini merupakan tahun yang istimewa dalam hubungan RI-Afsel, dimana kedua negara memperingati 30 tahun hubungan diplomatik. Salah satu kegiatan penting yang akan diusung KJRI adalah penyelenggaraan Pasar Rakyat Indonesia di kota Mossel Bay pada 27 April 2024.

Kegiatan dimaksudkan untuk memperkenalkan tradisi Pasar Rakyat Indonesia dan merekatkan hubungan antar masyarakat kedua negara. Pasar Rakyat mencerminkan karakter khas masyarakat Indonesia yang ramah, tulus, sederhana dan bersahabat yang telah eksis ratusan tahun dan tetap terpelihara sampai sekarang di tengah-tengah kemajuan dan kemoderenan Indonesia saat ini.

Kegiatan Pasar Rakyat menyajikan promosi dan penjualan aneka kuliner, jajan pasar dan berbagai produk Indonesia. Pasar Rakyat juga akan menampilkan  pertunjukan tari dari berbagai daerah seperti Jatim, Bali, Betawi, Sumatera Barat, dan musik.

Tari-tarian ini akan dibawakan oleh diaspora Indonesia di Cape Town, yaitu EON Group – School of Performing Arts yang berbasis di Cape Town. Pengajar tari group ini merupakan lulusan Bea Siswa Budaya Indonesia. (bw)

Mahisa Wungatelang, Bunga Cinta Arok – Dedes Diantara Pusaran Kabut Istana

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Menyibak kemelut tahta Singasari. Mahisa Wungatelang adalah putra pertama pasangan Ken Angrok dan Ken Dedes, dia memiliki saudara  yaitu Dewi Rimbu, dan Ghuningbhaya.

Selain memiliki saudara kandung, Mahisa Wungatelang juga memiliki saudara satu ibu tetapi beda ayah yaitu Anusapati yang merupakan putra Akuwu Tunggul Ametung, dan saudara satu ayah beda ibu, antara lain Mapanji Tohjaya, Dewi Rimbi, Tuan Wregola, dan Panji Sudatu.

Sebagai keturunan Ken Angrok yang berasal dari Kasta Ksatria dan Ken Dedes yang merupakan golongan Brahmana, Mahisa Wungatelang tumbuh menjadi sosok lelaki memiliki wajah tampan dan postur tubuh  yang tinggi kekar, dengan dada dan perut bidang.

Bukan hanya itu, lelaki yang kelak menurunkan raja-raja Singasari dan Majapahit ini, juga memiliki tingkat kecerdasan yang sangat sempurna, serta mempunyai sifat dan sikap  menghormati, menghargai, dan mengayomi kepada siapapun.

Karena itu  Prasasti Mula Malurung menggambarkan sosoknya sebagai adiguru yang dihormati oleh para Brahmana pemuka agama dan Ksatria dari berbagai kerajaan di Jawa Dwipa. Pengurus Badan Kebudayaan Nasional Provinsi Jawa Timur (BKN-Jatim), Nanang Sutrisno, berhasil menafsir ulang nama Mahisa Wungatelang.

Selama ini banyak yang menyebut Mahisa Wong Ateleng atau Mahesa Wong Ateleng. Nama ini jelas berbeda penyebutan dan artinya. “Yang benar Mahisa Wungatelang, artinya Kerbau kuat dan Bunga Telang. Terjemahan bebasnya : Sosok kuat yang dibutuhkan karena membawa kesembuhan dan kebahagiaan,” kata Wakil Ketua Bidang Manuskrip Badan Kebudayaan Nasional (BKN) Jawa Timur, Nanang Sutrisno, di Surabaya Senin (22/4/2024).

Pada Tahun 1222 Masehi, Ken Angrok yang menjabat sebagai Akuwu Tumapel berhasil mengalahkan Kerajaan Kadiri yang dirajai oleh Dandang Gendis yang bergelar Prabu Kertajaya. Kemudian Ken Angrok mendirikan Kerajaan Singasari yang berpusat di Malang sekarang, dan menjadikan Kadiri sebagai negara bawahan.

Kemudian Ken Angrok menempatkan putra kesayangannya sebagai raja disana dan bergelar   Batara Prameswara. Ken Angrok juga memberikan gelar Yuwaraja atau putra mahkota, sebagai persiapan kelak untuk menggantikan Ken Angrok di Singasari.

Keputusan ini memicu ketidakpuasan Anusapati, putra Ken Dedes dari suami Tunggul Ametung, ketidakpuasan kemudian bertumbuh menjadi ketidaksukaan, dan celakanya Ken Dedes turut menumbuhsuburkan perasaan itu menjadi kebencian dan dendam kesumat.

Bunga Telang yang merupakan tanaman indah berkhasiat sebagai obat, asal nama Mahisa Wungatelang. (foto/nanang)

Bahkan secara tersirat Ken Dedes menyuruh menuntaskan dendam kesumat  tersebut seraya menyerahkan keris Gandring yang selama  ini disimpannya rapat-rapat. Sejarah mencatat bahwa Ken Angrok mangkat pada hari Kamis Pon, Waktu Landep, sore hari, Tahun 1247 Saja atau 1227 Masehi.

Setelah dibunuh oleh seorang Pengalasan dari Desa Batil yang merupakan orang suruhan Anusapati. Dan tak lama kemudian Ken Dedes menobatkan Anusapati, putranya itu sebagai raja Singasari, menggantikan Ken Angrok. Perempuan dari Panawijen itu berhasil mengamankan jalannya suksesi atas tahta Singasari tanpa hambatan yang berarti.

Namun ternyata ketidakpuasan tumbuh di benak Mahisa Wungatelang dan juga Mapanji Tohjaya, sebab bagaimanapun juga Ken Angrok adalah ayah mereka. Hubungan mereka berdua juga sangat akrab, selain saudara seayah, mereka juga ipar.

Sebab Dewi Rimbi saudara perempuan Tohjaya dikawini oleh Mahisa Wungatelang. Perkawinan ini terjadi pada 1226 Masehi. Kuatir keadaan ini menjadi liar, maka Ken Dedes segera turun tangan untuk mendamaikan kedua putra kandungnya itu.

Akhirnya kedua raja bersaudara itu berdamai, dan mereka hidup rukun berdampingan memimpin kerajaannya masing-masing serta berjanji tidak akan saling menyerang satu sama lain. Perubahan keadaan yang begitu cepat ini tentu saja membuat Tohjaya kelimpungan.

Maksud hati ingin membalas dendam kepada Anusapati mengalami jalan buntu, jika dia nekat menjalankan aksinya, dia akan juga berhadapan dengan Mahisa Wungatelang yang sudah berubah sikap.

“Mapanji Tohjaya rupanya juga gentar jika harus berhadapan dengan Mahisa Wungatelang yang memiliki pengaruh kuat,” jelas Nanang, yang juga Ketua Komunitas Majapahit Bhumi Wilwatikta, yang merupakan wadah penggiat sejarah ini.

Akhirnya Tohjaya harus menunggu waktu yang tepat untuk membalaskan dendamnya tersebut, dia menyimpan rapat-rapat dalam hatinya hingga bertahun-tahun. Pernikahan Mahisa Wungatelang dan Dewi Rimbi melahirkan beberapa putra dan putri, antara lain Mahisa Cempaka atau Batara Narasinghamurti, Panji Anengah, dan Dewi Wahningyun, yang kelak menjadi permaisuri Mapanji Smingrat atau Wisnu Wardhana,raja Singasari, putra Anusapati.

Mahisa Wungatelang yang bergelar Batara Prameswara tutup usia pada 1248 Masehi dan didharmakan di Kalangbrat Tulungagung, Tahta Kadiri kemudian dilanjutkan oleh Ghuningbhaya, adik kandung Mahisa Wungatelang.

Namun, pemerintahan Ghuningbhaya tidak lama, hanya 2 tahun saja. Karena ternyata Tohjaya yang selama ini menyimpan dendam kesumat memanfaatkan waktu untuk melakukan kudeta dan menghabisi riwayat Ghuningbhaya.

Kemudian Tohjaya menjadi raja Kadiri. Rupanya rangkaian pembunuhan dan pemberontakan tidak berhenti sampai disini, karena kemudian Tohjaya melanjutkan dendam kesumat kepada keturunan Ken Dedes yang dianggap telah berlaku curang terhadap dirinya.

Pararaton menceritakan bahwa di tempat kalangan adu ayam Tohjaya berhasil membunuh Anusapati dengan Keris Gandring. Lagi-lagi pusaka bertuah ini harus menghirup darah keluarga Wangsa Rajasa. Karena takut menjadi korban pembunuhan berikutnya, Ranggwuni atau Wisnu Wardhana yang merupakan putra Anusapati bergabung bersama Mahisa Cempaka, putra Mahisa Wungatelang ini juga merasa terancam dengan tindakan Tohjaya.

“Kedua cucu Ken Arok ini bergabung menjadi satu kekuatan untuk melawan Tohjaya,” tambah Nanang, yang juga kolektor keris ini. Dibawah perlindungan Panji Pati-Pati yang merupakan salah seorang pejabat asal Daha, kedua cucu Ken Dedes ini berhasil menghimpun kekuatan pasukan Rajasa dan Sinelir yang sempat berselisih  menjadi satu kekuatan yang berhasil mengalahkan Singasari.

Tohjaya terluka dalam pelarian, karena kakinya tertusuk tombak, tepat di Karang Lumbang Tohjaya menghembuskan nafas terakhir. Kedekatan Ranggwuni dan Mahisa Cempaka sangat erat, karena selain sepupu, mereka ternyata juga ipar, Ranggwuni menikah dengan Dewi Wahningyun, adik Mahisa Cempaka.

Rupanya semasa hidup Ken Dedes berhasil meyakinkan kedua putranya yaitu Anusapati dan Mahisa Wungatelang untuk melakukan pernikahan putra -putri mereka. Pararaton menggambarkan pemerintahan yang dijalankan Ranggwuni dan Mahisa Cempaka di Singasari, seperti sepasang naga dalam satu sarang.

Mahisa Cempaka menjadi pendamping Ranggwuni, dan bergelar Ratu Angabhaya atau panglima perang. Setelah mengalami prahara berkepanjangan akibat perebutan tahta Kerajaan Singasari dan Kadir, akhirnya keadaan kembali pulih dibawah pemerintahan Ranggwuni dan Mahisa Cempaka. Keturunan Mahisa Wungatelang semua berhasil menjadi para pembesar Kerajaan Singasari, Mahisa Cempaka menjadi raja pendamping, Dewi Wahningyun  menjadi permaisuri, Panji Anengah menjadi Patih.

Kelak cucu Mahisa Cempaka yang bernama Sangramawijaya berhasil mendirikan Kerajaan Majapahit yang merupakan kerajaan besar penguasa Nusantara. (nanang)

Manfaatkan Aset, Surabaya Siapkan Wisata Rakyat di Delapan Lokasi

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Surabaya saat ini sedang memanfaatkan sejumlah asetnya untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata, yang diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam menciptakan lapangan kerja. Karena itu, pemkot sedang membangun Wisata Rakyat di 8 lokasi, di antaranaya berada di kawasan Sememi, Bangkingan, Sumur Welut, Made, Jeruk, Kandangan, Nambangan, dan Ampel.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad, mengatakan, berdasarkan kebijakan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, salah satunya adalah pemanfaatan aset yang harus dikelola dengan baik untuk kesejahteraan dan kemakmuran warga Kota Surabaya.

Karena aset pemkot banyak, apalagi setelah ada penyerahan PSU atau fasum/fasos oleh pengembang, aset kita ini menjadi banyak. Pada pemanfaatan aset yang ada, khususnya di Surabaya Barat bersama BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah).

‘’Kami telah memetakan aset untuk difungsikan sebagai pemberdayaan ekonomi sekaligus mewujudkan Surabaya Compact City,” kata Irvan, Senin (22/4/2024). Ia menerangkan, kawasan Surabaya yang memiliki fasum dan fasos berdekatan, memudahkan warga untuk saling berinteraksi dengan sesama warga sekitar.

Apalagi kawasan tersebut memenuhi kebutuhan dasar warga, seperti adanya sekolah, sentra wisata kuliner (SWK), tempat olahraga, maupun taman. Karenanya, Pemkot Surabaya juga berupaya mempermudah dan mendekatkan warga pada kebutuhan wisata dengan membangun Wisata Rakyat.

“Pemkot berencana memanfaatkan aset-aset di Surabaya Barat, antara lain di Bangkingan, Sumur Welut, Made, Jeruk, Sememi, dan Kandangan difungsikan untuk menjadi Wisata Rakyat dengan tematik yang masing-masing berbeda. Ada yang tematik kampung Asia, Rustic, maupun wisata air. Tergantung kondisi aset yang ada di situ,” terangnya.

Nantinya, apabila di Wisata Rakyat berdekatan atau terdapat danau maka akan diprioritaskan pada wisata air dengan menyediakan wahana air. Tentunya akan ditambah fasilitas penunjang, yakni taman, akses parkir, toilet, dan mushola. Wisata Rakyat itu, juga akan dikelola oleh warga setempat dengan didampingi oleh Pemkot Surabaya.

“Sehingga tidak hanya memenuhi kebutuhan akan wisata tapi juga masyarakat bisa mendapatkan manfaat ekonomi dengan mengelola aset-aset itu. Seperti untuk pengolahan wahana, parkir, maupun fasilitas pendukung lainnya untuk menggiatkan kegiatan ekonomi masyarakat sekitar,” ujar dia.

Saat ini, Pemkot Surabaya tengah melakukan sejumlah persiapan. Mulai dari pematangan lahan, pengerukan, pemasangan box culvert untuk aksesibilitas, hingga pemasangan paving untuk area parkir.

Pemkot pun menargetkan di akhir bulan Mei 2024, Wisata Rakyat telah selesai dan dapat segera diresmikan oleh Wali Kota Eri. “Ini bertahap, pengelolaan juga perlu proses, diharapkan itu semua akhir Mei sudah trial (dicoba) dan diresmikan. Jadi masyarakat bisa menikmati wisata, tidak perlu jauh-jauh, bisa mengunjungi Wisata Rakyat,” terang dia.

Irvan menambahkan, meski saat ini pengembangan aset pada sektor pariwisata berada di wilayah Surabaya Barat dan Utara sebagai lokasi Wisata Rakyat, akan tetapi  tidak menutup kemungkinan bahwa Pemkot Surabaya juga akan membangun Wisata Rakyat di semua wilayah di Kota Pahlawan.

“Idealnya semua wilayah, selama itu ada aset pemkot yang belum termanfaatkan maka akan kita manfaatkan untuk kegiatan ekonomi masyarakat, maupun sebagai wisata,” pungkasnya. (ko)

Presiden Jokowi Akan Hadiri Puncak Peringatan Hari Otonomi Daerah di Balai Kota Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan menghadiri puncak peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) yang digelar di Balai Kota Surabaya pada Kamis (25/4/2024). Bahkan, Presiden Jokowi juga direncanakan akan menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha kepada Kepala Daerah yang berprestasi.

“Berdasarkan keterangan dari Direktorat Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Puncak Peringatan Hari Otonomi Daerah direncanakan akan dihadiri pula oleh Bapak Presiden Republik Indonesia, beliau sekaligus akan menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha kepada Kepala Daerah yang berprestasi kinerja tertinggi berdasarkan hasil EPPD Tahun 2022 terhadap LPPD Tahun 2021,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya M Fikser, Senin (22/4/2024).

Menurut dia, Puncak Peringatan Hari Otoda Nasional pada 25 April 2024 di Kota Surabaya akan diisi sejumlah rangkaian acara. Yang pertama adalah upacara Peringatan Hari Otoda Otonomi Daerah XXVIII Tahun 2024 di Balai Kota Surabaya.

“Setelah upacara, rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan Pawai Seni Budaya dan kunjungan ke Mall Pelayanan Publik (MPP) Pemerintah Kota Surabaya,” ungkap dia. Selanjutnya, yang tidak kalah menarik adalah kegiatan Malam Apresiasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Pemda). Kegiatan ini akan dilaksanakan di Ball Room Grand City Mall Surabaya dengan diisi berbagai acara.

“Malam Apresiasi ini akan diisi dengan pentas budaya dan penyerahan piagam penghargaan oleh Mendagri kepada Pemda yang berprestasi kinerja dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah,” papar Fikser.

Berdasarkan informasi dari Kemendagri, Fikser mengungkapkan bahwa peserta yang diundang dalam Puncak Peringatan Hari Otoda Nasional 2024 terdiri dari gubernur dan bupati/wali kota se-Indonesia. Selain itu, menteri serta Kepala Badan dari Kementerian/LPNK khususnya anggota tim nasional EPPD juga turut diundang dalam kegiatan ini.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga turut mengundang seluruh pejabat Eselon I di Lingkup Kemendagri dan BNPP, pejabat Eselon II di lingkup Sekretariat Jenderal Kemendagri dan Ditjen Otonomi Daerah, serta Forkopimda Jawa Timur dan Kota Surabaya.

Di samping itu, Fikser menjelaskan bahwa Kota Surabaya ditunjuk oleh Kemendagri sebagai tuan rumah Puncak Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) XXVIII berdasarkan Surat No 100.2.1.7/15 SJ tanggal 2 Januari 2024, perihal Penunjukkan Kota Surabaya sebagai lokasi Pelaksanaan Peringatan Hari Otoda XXVIII Tahun 2024.

Tema peringatan yang diangkat di tahun 2024 ini adalah “Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat”. Tema ini merupakan cerminan terhadap pelaksanaan pembangunan di daerah melalui pendekatan kebijakan yang berkelanjutan dan implementasi regulasi Ekonomi Hijau.

Dimana pertumbuhan ekonomi dilakukan dengan memperhitungkan aspek keadilan sosial dan pelestarian lingkungan. Penunjukan Kota Surabaya sebagai tuan rumah Peringatan Hari Otoda 2024, tidak lepas dari sejumlah indikator dan rumah Peringatan Hari Otoda 2024, tidak lepas dari sejumlah indikator dan latar belakang penilaian oleh Kemendagri.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya M Fikser, menjelaskan sejumlah indikator itu berdasarkan keterangan dari Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Otoda) Kemendagri.

Yang pertama, Kota Surabaya dipilih sebagai tuan rumah berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) No 100.2.1-119 Tahun 2023 tanggal 18 April 2023 tentang hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2022 terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2021.

“Keputusan itu menetapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sebagai pemerintah kota yang berkinerja terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah,” katanya. Kemudian indikator yang kedua, Fikser membeberkan bahwa sejalan dengan tema hari otonomi daerah, Pemkot Surabaya telah memiliki berbagai best practices yang diwujudkan dalam inovasi dan program dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan.

“Antara lain telah diapresiasi oleh ASEAN yaitu berupa penghargaan ASEAN Environtmentally Sustainable City (ESC) kategori Udara Terbersih Kota Besar,” ujar dia. Sementara indikator ketiga, Fikser menyebutkan bahwa Kemendagri memandang jika Pemkot Surabaya sudah beberapa kali melaksanakan sejumlah agenda atau event nasional maupun internasional. Selain itu, Surabaya juga dinilai berkembang menjadi kota dagang dan jasa yang mengisyaratkan tersedianya kemudahan dan kecepatan akses.

“Terutama di bidang sarana prasarana akomodasi dan transportasi darat, laut, dan udara sehingga mampu melayani perjalanan lokal, regional, maupun internasional,” pungkasnya. (ko)

Selama Lebaran, KAI Daop 8 Surabaya Layani 940.128 Pemudik

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya melayani total sebanyak 940.128 pemudik selama masa Angkutan Lebaran 2024 yang dimulai sejak 31 Maret hingga 21 April 2024.

“Rinciannya, sebanyak 467.515 pelanggan yang berangkat, dan sebanyak 472.613 pelanggan yang turun di seluruh stasiun di wilayah Daop 8 Surabaya,” kata Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, Senin (22/4/2024).

Ia menjelaskan, okupansi ini mengalami peningkatan sebesar 10 persen jika dibandingkan pada masa Angkutan Lebaran 2023 yang berjumlah 430.674 penumpang yang berangkat. Menurut Luqman, peningkatan volume penumpang pada Angkutan Lebaran 2024 dipengaruhi jumlah kereta api (KA) jarak jauh yang beroperasi dan kapasitas angkut.

“Selama Angkutan Lebaran 2024, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 54 KA jarak jauh, yang terdiri 43 KA jarak jauh reguler dan 11 KA jarak jauh tambahan. Sedangkan, pada Angkutan Lebaran 2023 KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 49 KA jarak jauh, yang terdiri 40 KA jarak jauh reguler dan 9 KA jarak jauh tambahan,” jelasnya.

Luqman mengatakan, di masa Angkutan Lebaran 2024, puncak arus mudik terjadi pada 6 April 2024 atau H-4 Lebaran, dengan okupansi sebanyak 29.225 penumpang. Sedangkan, pada masa arus balik puncak tertinggi pada 21 April 2024 atau H+10 Lebaran, yang tercatat sebanyak 23.551 penumpang berangkat dari Daop 8 Surabaya.

“Para pelanggan di Daop 8 Surabaya didominasi dengan tujuan Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Jember serta Banyuwangi,” ungkapnya. Lima KA paling favorit selama masa Angkutan Lebaran 2024, yakni KA Airlangga tujuan Surabaya Pasarturi-Pasarsenen, KA Pasundan tujuan Surabaya Gubeng-Kiaracondong, dan KA Jayabaya relasi Malang-Surabaya-Pasarsenen.

“Kemudian, KA Mutiara Timur relasi Surabaya Pasarturi-Ketapang, dan KA Tawangalun relasi Malang Kotalama-Ketapang,” terangnya. Luqman mengakui, kelancaran selama masa Angkutan Lebaran 2024 di Daop 8 Surabaya karena dukungan dari berbagai pihak.

Seperti, penjagaan keamanan dari TNI/Polri di Stasiun dan jalur KA, relawan petugas posko dari Satgas Pramuka dan komunitas KA yang turut terjun membantu pelayanan di stasiun. “Kelancaran arus mudik dan balik di wilayah KAI Daop 8 Surabaya merupakan peran dari seluruh pihak yang mendukung,” pungkasnya. (red)

Peringati HPN 2024, Ratusan Wartawan di Jatim Ikuti OKK di Jember

0

Jember, (pawartajatim.com) – Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2024, ratusan wartawan di Jawa Timur akan mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Jember. Ketua PWI Jember, Sugeng Prayitno, dalam podcast PWI menyampaikan, memang setiap anggota wajib mengikuti OKK sebagai syarat untuk bergabung ke PWI.

PWI Jember yang bertepatan dengan HPN mengadakan OKK yang diikuti dari anggota Jember sendiri dan beberapa wartawan kota lain di Jawa Timur/Jatim, seperti Bondowoso, Situbondo, Lumajang dan sebagainya.

“Untuk tahun 2024 ini peringatan HPN tingkat Jatim dilaksanakan di Jember. Dimana mulai dua hari, 27 dan 28 April 2024,” sebutnya. Sedangkan pemateri OKK, dari Dewan Pers dan PWI Jatim. “Kita kolaborasi dengan Pemkab Jember dalam pelaksanaan ini,” beber pria yang akrab disapa Supra.

OKK ini bertujuan untuk meningkatkan wartawan yang profesional, kompeten dan beretika. OKK ini juga wajib dilakukan oleh calon anggota PWI yang telah menjalani Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Kedepan, Ketua PWI Jember mengatakan, nanti para wartawan yang telah mengikuti OKK dan tergabung dalam PWI, akan bekerja sesuai kaidah jurnalistik, karena sudah dibekali modal pengetahuan. (bw)

Bank Indonesia Jatim Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Inflasi

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Jawa Timur mewaspadai tekanan nilai tukar mata uang. Terutama mengenai pelemahan terhadap Rupiah yang akan memberi dampak inflasi, sehingga akan berpengaruh terhadap stabilitas inflasi.

Kepala KPw BI Jatim, Erwin Gunawan Hutapea, mengatakan, untuk mewaspadai pelemahan nilai tukar Rupiah tersebut, pihaknya memperkuat sinergi untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Jatim.

Sebab, menurutnya, di era ketidakpastian global saat ini, dinilai perlu ada kewaspadaan khusus untuk memastikan kondisi ekonomi. Ini yang menjadi fokus kita, kalau kita lihat beberapa negara, tidak hanya Indonesia, nilai tukarnya mengalami deviasi dibandingkan dengan US Dollar.

‘’Kalau kita lihat, Indonesia relatif secara rata-rata tingkat deviasinya masih lebih baik dibandingkan beberapa negara,” kata Erwin, usai menggelar Halal Bihalal dan Media Briefing 2024 di Surabaya, Senin (22/4/2024).

Ia menegaskan, Bank Indonesia dengan berbagai stakeholder terkait akan terus berupaya menjaga stabilitas untuk memastikan kondisi perekonomian di Jatim. Sedangkan, untuk kewaspadaan kedua, yakni dari segi impor.

“Tantangan ke depan dalam menghadapi importir bisa lebih berat, mengingat nilai tukar rupiah terhadap dollar saat ini sedang berada di angka Rp 16.278. Sehingga, ini akan menjadi perhatian bersama. Upaya-upaya stabilitas akan terus menjadi fokus BI ke depan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Erwin juga menekankan pentingnya menggunakan produk dalam negeri sebagai upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di dalam negeri. “Tentu, upaya yang kita lakukan seperti kampanye bangga menggunakan produk buatan Indonesia. Itu terus dilakukan oleh pemerintah dan Bank Indonesia. Sekarang produk kita sudah bagus, tentunya ini kita akan mengurangi permintaan,” pungkasnya. (red)