Hari Bumi se-Dunia, Siswa Asing Smamda Surabaya Ajak Olah Barang Bekas

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Memperingati Hari Bumi se-Dunia 2024, siswa SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya bersama-sama membersihkan lingkungan sekolah. Berbeda dari biasanya, peringatan Hari Bumi Sedunia kali ini diikuti siswa asing asal Jerman yang sedang belajar di Smamda Surabaya.

Emilie Knack, siswa asing Smamda asal Jerman menjadi perhatian siswa lainnya, saat mereka bersama-sama membersihkan lingkungan sekolah. Mulai dari green house yang berada di rooftop sekolah, area masjid, ruang kelas, halaman sekolah, tempat parkir sekolah, hingga beberapa area taman sekolah.

Ia mengaku senang bisa terlibat langsung bersama siswa Smamda lainnya, terutama siswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Smamda. Selain membersihkan lingkungan sekolah,

Emilie bersama siswa lainnya juga memanfaatkan botol air mineral untuk dijadikan pot bunga dan ditanami kembali beberapa bibit tanaman di area green house yang berada di rooftop sekolah. Ketua Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) Smamda,

Zaneta mengatakan, kegiatan peringatan Hari Bumi Sedunia 2024 ini sekaligus membiasakan kegiatan ramah lingkungan keseharian para siswa. Momen kegiatan ini sangat cocok untuk mengawali kegiatan masuk sekolah.

‘’Jadi, teman-teman bisa merapikan dan bersih-bersih kelasnya sebelum memulai belajar. Teman-teman IPM dan remaja masjid juga membersihkan pos masing-masing dan green house, ruang sekretariat IPM, beberapa area taman sekolah, lahan parkir sekolah, Smamda Tower,” kata Zaneta usai menanam bibit tanaman di area green house Smamda Tower Surabaya, Senin (22/4/2024).

Zaneta mengakui, banyak hal bisa dilakukan untuk memperingati Hari Bumi ini. Menurutnya, hal yang paling mudah dilakukan adalah dengan membersihkan lingkungan sekolah. “Kami juga memanfaatkan botol air mineral untuk dijadikan pot bunga.

Kemudian, kami masukkan bibit tanaman ke dalam pot bunga, dan kami tanam di area greenhouse sekolah,” ungkapnya. Selain para siswa, guru dan karyawan Smamda Surabaya juga ikut serta dalam kegiatan ini.

Masing-masing membawa peralatan kebersihan yang diperlukan, sekaligus membersihkan meja kerja dan ruang kerja. Kepala Smamda, Astajab mengapresiasi para siswa yang bergotong royong membersihkan lingkungan sekolah.

Ia senang dan bangga dengan adanya kegiatan ini. Bahkan, pihak sekolah sudah mengimbau kepada para siswa untuk mengurangi sampah plastik. Salah satunya, dengan meminta siswa membawa botol minum atau tumbler sendiri dan air minum sudah disediakan di sekolah.

‘’Bertepatan dengan Hari Bumi Sedunia ini, kami lakukan untuk pelestarian bumi, pelestarian alam, jadi anak-anak kami ajak dengan menanam pohon. Baik di lingkungan sekolah, termasuk menaruh pot-pot yang berisi tanaman di depan kelas masing-masing. Harapan kami para siswa punya kepedulian terhadap lingkungan, bumi, dan alam sekitar untuk menjaga alam dan bumi tetap baik dan sehat,” pungkasnya. (red)

Mantan Bupati Malang Rendra Kresna, Bebas Bersyarat

0

Malang, (pawartajatim.com) – Mantan Bupati Malang Rendra Kresna, bebas dari sel tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Porong Selasa (23/4/2024). Terpidana kasus korupsi gratifikasi di Kabupaten Malang tersebut telah menjalani hukuman selama dua pertiga dari vonis yang dijatuhkan.

Hal itu dikemukakan Advokat dan Pimpinan Kantor Hukum Yustitia Indonesia/KHYI, Dwi Indrotito Cahyono, SH., di Malang Selasa (23/4). “Benar, yang bersangkutan telah keluar dari penjara karena mendapatkan pembebasan bersyarat,” kata Dwi Indrotito Cahyono, SH., yang akrab dipanggil Tito.

Menurut dia, Rendra Kresna, telah menjalani masa penahanan selama 2/3 dari vonis yang dijatuhkan  majelis hakim. Pembebasan bersyarat tersebut didapatkan Rendra, setelah membayar lunas uang denda dan uang kerugian negara.

Rendra Kresna telah membayar uang kerugian negara sebesar Rp 6,075 miliar dari total kerugian negara sebesar Rp 2 miliar dan Rp 4,075 miliar yang harus dibayar. “Sisa yang tidak dibayarkan Rp 250 juta diganti dengan pidana penjara selama 6 bulan,” ujarnya.

Ia mengatakan, sebagai warganegara yang baik taat hukum peristiwa kemarin itu sebagai pembelajaran bersama kita semua kedepannya tegasnya. Diketahui Rendra Kresna, divonis selama 4 dan 6 tahun penjara dalam perkara nomor : 84/Pid.Aus/TPK/ 2020 oleh pengadilan tingkat pertama di Pengadilan Tipikor Juanda Surabaya pada 27 April 2021 lalu.

Rendra Kresna juga dijatuhi denda sebesar Rp 250 juta subsider enam bulan kurungan. Selain itu, Rendra juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp 6,75 miliar. Majelis hakim juga mencabut hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama empat tahun setelah Rendra menjalani vonis.

Uang pengganti kerugian negara juga menjadi Rp 6,75 miliar dari sebelumnya Rp 250 dan 500 juta Nomor perkara : 37/Pid.Sus-TPK/2019 tanggal 9 mei 2019. Rendra Kresna terjerat kasus penerimaan uang gratifikasi lebih dari Rp 6, 75 miliar selama lima tahun menjabat.

Pemberantasan Korupsi (KPK) kala itu mengatakan selama tahun 2010 hingga 2018, terdakwa telah menerima uang dari terdakwa Ali (berkas terpisah) mencapai lebih dari Rp 6 miliar. Uang suap dan gratifikasi itu diperoleh selama Rendra menjabat sebagai Bupati Malang periode pertama (2009-2019). (a ely)

Pasca-turis Cina Tewas Terjatuh, Spot Foto di Kawah Ijen Dibatasi

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Tewasnya seorang turis asal Cina di puncak Ijen, Banyuwangi membuat aktivitas berfoto di kawasan wisata ini dibatasi. Terutama spot foto di pinggir jurang, berbahaya.

Bahkan, salah satu spot foto ditutup petugas dengan dipasangi garis larangan. Tempat ini yang menjadi lokasi jatuhnya turis Cina hingga tewas. “ Kami tutup jalur hutan mati sepanjang 400 meter. Ini yang lokasi berbahaya untuk foto,” kata Kepala Pos Taman Wisata Alam (TWA) Ijen Sigit Hariwibowo, Selasa (23/4/2024).

Jalur hutan mati ini memang menjadi favorit berfoto. Selain indah, latar belakangnya danau Kawah Ijen berair hijau. Biasanya, wisatawan mengabadikannya ketika matahari terbit. Namun, lokasinya sangat berbahaya. Selain tinggi dan terjal, jurang di bawahnya mencapai 100 meter. Siapapun yang jatuh dipastikan tak selamat.

Selain jalur hutan mati, wisatawan juga dibatasi mendekati tempat munculnya blue fire. Lokasi ini juga menjadi salah satu spot foto paling favorit. Namun, kondisinya juga berbahaya. Sebab, terdapat deretan pipa panas untuk mengeluarkan belerang. Penutupan sejumlah spot foto ini diberlakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan. “ Apakah nanti akan ditutup permanen, masih akan dirapatkan,” tegasnya.

Sebelumnya, turis asal Cina berinisial HL (31), meregang nyawa akibat terjatuh saat berfoto di puncak Ijen, Minggu (21/4/2024) pagi. Korban terserimpat rok panjang saat akan berfoto bersama suaminya. Nyawa korban tak tertolong akibat luka serius. (udi)

Kades Karangbendo Terpilih Jadi Ketua Askab Banyuwangi

0

Banyuwangi(pawartajatim.com)- Kades Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, Budiharto terpilih menjadi Ketua Asosiasi Kepala Desa Banyuwangi (Askab) dalam Musyawarah Kabupaten luar biasa (Muskablub), Selasa (23/4/2024). Dia mengalahkan dua rivalnya setelah unggul 84 suara.

Terpilihnya Budiharto terasa sejak awal Muskablub. Banyak para kades yang memunculkan namanya untuk maju. Begitu penghitungan suara, dari 180 suara yang masuk, mayoritas memilihnya. Suara kedua diraih Kades Tegalrejo, Kecamatan Glenmore Andre Tri Waluyo dengan 64 suara. Posisi ketiga Kades Kandangan, Kecamatan Pesanggaran Riyono yang mendapat 28 suara.

Ketua Askab terpilih ini akan bertugas selama empat tahun ke depan, perideo 2024-2028. Askab merupakan asosiasi para kades di Bumi Blambangan. Total sebanyak 189 desa. “ Setelah ini, kita akan maju bersama para kades untuk Banyuwangi,” kata Budiharto usai terpilih.

Sebelumnya, Ketua Askab dijabat Kades Aliyan, Kecamatan Rogojampi Anton Sujarwo. Sayangnya, pria ini gagal menjadi pemenang dalam pilkades serentak September 2023 lalu. Sehingga, mengharuskan Askab menggelar Muskablub untuk memilih nakhoda baru. (udi)

Cabuli Cucunya, Oknum Pendeta di Surabaya Dilaporkan Polisi

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Peristiwa tindak asusila mencuat lagi. Bahkan, pelakunya kali ini diduga dari kalangan penebar kebaikan. Salah seorang pendeta sebuah gereja di Surabaya ditengarai melakukan aksi pencabulan terhadap Melati (nama samaran), yang tak lain adalah cucunya sendiri. Tindak perbuatan tak terpuji itu dilakukan sejak Melati masih duduk di kelas 3 SD.

Kasus tersebut kini ditangani Unit PPA (Perempuan dan Perlindungan Anak) Polrestabes Surabaya. Ibu kandung korban, RM yang didampingi kuasa hukumnya Jan Labobar, SH., MH., mengatakan, peristiwa asusila yang diduga dilakukan pendeta berinisial JM (70) itu terbongkar pada Juli 2023 lalu, saat Melati menginap di rumah tantenya bernama HL, yang berada di Sidoarjo.

Melati yang sebelumnya sebagai gadis kecil yang periang kini berubah menjadi pendiam. Bahkan, kerap kali terlihat murung dan suka menyendiri. Perubahan perilaku Melati itu, mengundang kecurigaan HL. Apalagi, Melati sempat mengatakan pada HL jika dirinya akan bunuh diri.

“Selain suka diam dan wajahnya murung, anak saya sempat bilang ke tantenya itu mau bunuh diri saja,” kata RM di Surabaya Sabtu (20/4). Mendengar penuturan Melati yang polos itu, HL pun kaget. Hingga kemudian HL mengorek keterangan lebih lanjut ke Melati, tentang yang menjadi penyebab dia mau bunuh diri.

Menurut RM, dari situlah kemudian kasus dugaan pencabulan oleh kakeknya itu terbongkar. Dengan sedikit ketakutan, Melati menceritakan jika dia dicabuli. Bahkan, diperlakukan layaknya hubungan suami istri oleh JM.

Yang menyedihkan lagi, kata RM, aksi asusila  itu diakui sejak Melati duduk di kelas 3 SD. “Dengan rasa ketakutan anak saya mengaku, perbuatan itu dilakukan kakeknya sejak dia kelas 3 SD,” jelas RM. Wanita yang kerja di Pasar Atum Surabaya ini mengakui, saat kejadian dirinya sedang tidak berada di rumah. Dia berada di Manado, dan tidak bisa kembali lantaran tengah diberlakukan PSBB akibat pandemi Covid 19.

“Anak saya  memang tinggal bersama Opa dan Omanya, yang kebetulan kami tinggal satu atap rumah,” ungkap RM dengan mata berkaca-kaca. Setelah HL mendengar pengakuan Melati, HL kemudian memanggil RM, dan menjelaskan semua atas kejadian yang menimpa anak RM tersebut.

RM yang diberitahu atas kejadian itu sempat syok. Apalagi, Melati adalah putri kecil dari 3 bersaudara. Hingga kemudian RM bersama kuasa hukumnya Jan Labobar, melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Surabaya, dengan nomor laporan: LP/B/320/III/2024/SPKT/Polrestabes Surabaya/Polda Jawa Timur/Jatim.

Sementara itu, Jan Labobar, menjelaskan, berdasarkan keterangan korban ke penyidik, awal asusila itu saat Melati tidur sendirian di kamar, yang selama ini dipakai oleh kakek dan neneknya. Pendeta JM yang sedianya akan membangunkan Melati, untuk mengajak beribadah akhirnya berubah pikiran setelah melihat kemolekan tubuh cucunya.

Pendeta JM pun menggerayangi tubuh Melati. Seluruh tubuh Melati, juga diciumi. Bahkan, jari Pendeta JM dimasukkan ke alat vital Melati. “Awalnya digerayangi, tubuhnya diciumi, kemudian jari-jarinya dimasukkan ke alat vital korban. Itu awal kejadian seperti itu berdasarkan pengakuan korban,” tegas Jan Labobar.

Pasca kejadian itu, lanjut Jan Labobar, aksi mesum Pendeta JM semakin brutal. “Berdasarkan pengakuan, pelaku memperdayai korban untuk berhubungan layaknya suami istri, di lorong yang menghubungkan rumah pelaku dengan gereja. Bahkan, diakui juga perbuatan itu dilakukan di dalam rumah ibadah,” tambah pengacara senior ini.

Dikatakan Jan Labobar, keluarga korban selain melaporkan hal itu ke kepolisian, juga melaporkan kejadian tersebut ke Majelis Pusat Gereja Gerakan Pentakosta. Mengingat pelaku merupakan seorang pendeta.

Bahkan, Majelis Pusat Gereja Gerakan Pantekosta akhirnya ‘memecat’ JM dari status Pendeta, dengan SK No: 02/SK/MP-GGP/VIII/2023. Dalam SK tersebut juga disebutkan bahwa perbuatan JM dalam bentuk apapun adalah atas nama pribadi.

Selain itu, Majelis Pusat Gereja Gerakan Pentakosta mendesak Majelis Daerah Jatim Gereja Gerakan Pentakosta segera menindak lanjuti mencabut status JM sebagai pendeta. “Jadi, yang kita pikirkan juga adalah dampak psikologis anak. Apalagi yang melakukan kakeknya sendiri, yang dekat dengan korban. Ini yang membuat kita sangat prihatin,” tambahnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono, kepada awak media mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan atas kasus tersebut. “Selama satu minggu awal ini, kami memeriksa saksi korban. Langkah lain yang kami ambil adalah permintaan visum luar, serta rencana pemeriksaan psikologi,” pungkas dia. (dra)

Maker Faire Surabaya 2024 Hadirkan Karya Inovatif Anak Bangsa

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Untuk kali pertama di Indonesia, pameran edukasi terbesar bertajuk Maker Faire Surabaya 2024 digelar di Kota Surabaya. Pameran ini menghadirkan karya-karya hebat dan unik dari para Maker Indonesia dan Malaysia, mulai bertema teknologi, craft, science, hingga semua bentuk kreativitas.

Ketua Panitia, Onggo Susilo mengatakan, pameran bertaraf internasional ini digagas Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) NOLA Surabaya, Sekolah Robot Indonesia, dan Surabaya Board Game Market. Pameran ini secara khusus dikemas menarik dan kreatif untuk semua masyarakat, khususnya generasi muda.

Cukup surprise kita para Maker melihat antusias dari pengunjung, kita mulai dari workshop jam 10 sampai malam jam 7 itu tidak ada berhenti, ada dari counter 700an orang. Mungkin yang menarik karena ada beberapa variasi dari Surabaya dan beberapa kota di Indonesia.

‘’Bahkan ada yang dari Malaysia ada desain baju untuk performance,” kata Onggo, ditemui di lokasi pameran Maker Faire Surabaya 2024 di Balai Pemuda Surabaya, Minggu (21/4/2024). Menurut dia, pameran edukasi terbesar ini tidak hanya menyuguhkan platform untuk memamerkan kreasi dan penemuan, namun juga kesempatan untuk berbagi pengetahuan dan belajar keterampilan baru melalui berbagai kegiatan workshop interaktif.

“Kota Surabaya kita lihat karena ujungnya ada workshop, keluarga itu menjadi sasaran utama, yang datang keluarga bareng anak-anaknya dan orang tuanya ikut workshop dan ada beberapa pengunjung dari sekitar Surabaya karena tempatnya ikon banget,” ungkapnya.

Karya yang ditampilkan di Maker Faire Surabaya 2024 ini beraneka ragam. Seperti, karya dari mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKMWS), pameran mitra komersial yang berhubungan dengan IoT, mesin CNC, mesin 3D print, dan inovasi produk makanan sehat.

Selain itu, juga ada talkshow untuk umum dan anak-anak, eksibisi battle bot, pameran Maker siswa PKBM NOLA (bagian dari pameran proyek penguatan profil pelajar pancasila), pameran Maker siswa PKBM se-Surabaya, serta sekolah negeri dan swasta di Surabaya.

“Menariknya lagi, beberapa Maker yang akan menjadi bagian dari Maker Faire 2024, seperti Saung Swara akan menciptakan alat musik tradisional SIPEK yang merupakan gabungan dari Sitar Jawa dan Sapek (Dayak),” jelasnya.

Salah satu peserta pameran asal Selangor, Malaysia, Aqillah binti Zainuddin mengaku, ia sengaja menampilkan gabungan teknologi dengan fesyen. Dress biru beraksen bunga bisa berputar karena sistem robot.

“Ini gabungan fesyen dan teknologi, belum pernah ada baju yang mengeluarkan asap. Baju unik ini terinspirasi dari penyanyi di Malaysia yang suka dengan baju berasap. Baju ini saya buat dalam waktu 2-3 minggu, dan yang paling sulit buat asapnya yang keluar dari baju,” kata Aqillah.

Pada puncak acara, pengunjung disuguhkan dengan pagelaran fashion show yang menampilkan 10 desainer remaja karya dari siswa PKBM NOLA Surabaya. Koleksi yang ditampilkan, yakni tradisional penggabungan dari desain DIY Ecoprint dan desain baju anak modern. (red)

PPNI Jatim Minta Perawat Jujur, Tetap Solid dan Miliki Integritas

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Para perawat yang tergabung dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Timur (PPNI Jatim) diminta untuk memiliki integritas, inisiatif, dan interaksi yang baik agar tetap solid, hebat, dan bermanfaat bagi sesama anggota, organisasi profesi maupun masyarakat.

Penegasan itu dikemukakan Ketua DPW PPNI Jawa Timur/Jatim, Prof Dr H Nursalam MNurs (Hons), di hadapan ratusan anggota PPNI Jatim saat memberikan sambutan dalam acara halal bihalal anggota PPNI Jatim di Graha DPW PPNI Jatim di kawasan Kendangsari Surabaya, Minggu (21/4/2024).

Menurut dia, para perawat harus berkomitmen jujur dan tidak mengambil hak orang lain. Sebab, tugas utama perawat adalah memberikan asuhan pada individu, keluarga dan kelompok dalam keadaan sakit maupun sehat.

Sehingga, dapat mencapai, mempertahankan, atau memulihkan kesehatan yang optimal dan kualitas hidup dari pasien. Integritas itu jujur, komitmen jangan korupsi, jangan mengambil hak orang lain. Punya Inisiatif ada upaya apa untuk membawa organisasi profesi ini menjadi lebih baik dan bermaanfaat.

‘’Dulu, sebelum ada Undang-Undang no17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, uang iuran dari semua anggota PPNI yang terkumpul hanya 30 persen. Tapi, sekarang sudah mencapai 60 persen, ini sudah survive,” ujar Prof Nursalam.

Ia mengatakan, banyak tantangan ke depan yang harus dihadapi PPNI. Terutama, banyaknya organisasi profesi keperawatan yang bermunculan. Meski demikian, PPNI harus bisa membuktikan kepercayaan dari masyarakat dan pemerintah dengan menjalankan setiap kebijakan yang memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Termasuk, memberikan rekomendasi kepada perawat yang berniat maju menjadi Calon Legislatif (Caleg). Terbukti, ada beberapa perawat anggota PPNI Jawa Timur/Jatim yang sekarang terpilih menjadi anggota dewan.

‘’Tiga anggota di DPRD Kabupaten Tulungagung, dua anggota di DPRD Kabupaten Bojonegoro, dan satu anggota di DPRD Jatim. Kedekatan perawat dengan pejabat atau kepala daerah setempat juga harus kita jaga dengan baik,” ungkapnya.

Disisi lain, PPNI Jatim siap memanfaatkan Pusat Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan (Pusbangdiklat) untuk memfasilitasi Pendidikan Berkelanjutan bagi para Perawat. Pusbangdiklat PPNI juga sudah terakreditasi A dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan sesuai dengan UU no 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

UU 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan juga mengatur tentang Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah atau Kementerian terkait atau Lembaga yang sudah terakreditasi.

‘’Salah satunya, sebagai rekomendasi organisasi profesi PPNI untuk memperoleh Surat Izin Praktik (SIP) bagi Perawat,” jelasnya. Hingga saat ini, jumlah total perawat di Jawa Timur sebanyak 104.303 orang yang tersebar di 38 Kota dan Kabupaten di Jatim.

Keberadaan PPNI diharapkan semakin solid, hebat, dan bermanfaat bagi para anggota dan masyarakat. (red)

Prodi Vokasi Unesa Jadi Incaran Pendaftar Jalur SNBT 2024

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Program Studi (Prodi) Vokasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menjadi incaran para pendaftar kuliah di jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2024. Kasubdit Penerimaan dan Kelulusan Mahasiswa Unesa, Dr Sukarmin menyebut, ada tren menarik tahun ini.

Di mana sejumlah prodi sarjana terapan (D4) atau vokasi masuk 20 besar prodi pendaftar terbanyak Unesa jalur SNBT 2024. “Misalnya saja, seperti prodi D4 Administrasi Negara yang memimpin daftar prodi terbanyak di Unesa, yakni sebanyak 4.968 pendaftar,” kata Dr Sukarmin, Sabtu (20/4/2024).

Kemudian, lanjut Dr Sukarmin, ada prodi D4 Manajemen Informatika di posisi ke-4. Lalu, D4 Tata Boga di urutan ke-8, dan D4 Teknik Sipil pada urutan ke-12. “Dari data tersebut, secara keseluruhan Unesa termasuk perguruan tinggi favorit, juga vokasinya melejit dan jadi incaran,” ungkapnya.

Diketahui, pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) pada SNBT 2024 tinggal menghitung hari. Rencananya, UTBK gelombang pertama akan dimulai pada 30 April 2024. Pada jalur ini, sebanyak 55.848 pendaftar yang memilih Unesa sebagai tujuan kuliah.

Disisi lain, jumlah pendaftar Unesa pada SNBT 2024 ini meningkat dari tahun sebelumnya yang ada di angka 40.920 pendaftar. Tahun ini, ada kenaikan 14.928 pendaftar. “Alhamdulillah, tren pendaftar Unesa positif dari tahun ke tahun. Artinya, Unesa terus menjadi perguruan tinggi favorit di Indonesia,” pungkasnya. (red)

Lolos IISMA 2024, 23 Mahasiswa PCU Siap Kuliah di 13 Negara

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sebanyak 23 mahasiswa Petra Christian University (PCU) Surabaya siap melanjutkan kuliah di 17 kampus berstandar internasional yang berbeda dari 13 negara. Mereka berhasil lolos melalui Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) 2024.

Kepala International Office atau Kantor Urusan Internasional (KUI) PCU, Elisa Christiana BA MA MPd mengatakan, IISMA merupakan sebuah program beasiswa yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdikbudristek RI) yang banyak mendapat minat dari mahasiswa PCU.

“Puji Tuhan, ini merupakan peningkatan yang luar biasa dari tahun-tahun sebelumnya. Ke-23 mahasiswa kami lolos IISMA 2024 dengan skema reguler. Masih ada beberapa mahasiswa kami yang dalam proses untuk skema lainnya. Semoga yang lain bisa menyusul,” kata Elisa, Sabtu (20/4/2024).

Ia menjelaskan, ke-23 mahasiswa PCU tersebut harus bersaing dengan 8.381 mahasiswa pendaftar IISMA reguler sarjana lainnya dari seluruh wilayah Indonesia. Sedangkan, yang dinyatakan lolos hanya 1.508 mahasiswa.

Mereka mendapat beasiswa penuh untuk belajar selama satu semester (sekitar 16 minggu) sebagai duta bangsa Indonesia di universitas luar negeri. Dari beasiswa tersebut, seluruh dana pendidikan, transportasi, akomodasi, biaya hidup, visa, asuransi, dan dana darurat disediakan oleh pemerintah Indonesia.

“Para awardee ini terdiri dari mahasiswa semester 4 hingga 6. Saat mengikuti program IISMA, mereka dapat mengambil mata kuliah yang diminati, tetapi itu harus berbeda dengan yang diambil saat kuliah di universitas asal. Gunanya adalah untuk pengembangan diri,” jelasnya.

Menurut Elisa, tujuan universitas internasional dari ke-23 mahasiswa IISMA PCU ini pun sangat beragam. Ada yang ke benua Asia, Amerika Utara, Eropa, hingga Oceania. Sedangkan, jadwal keberangkatannya bergantung dari kampus yang dituju atau berbeda tiap mahasiswa.

“Mereka berangkat antara Juli sampai September 2024, dan akan pulang sekitar November 2024 sampai Februari 2025,” terangnya. Salah satu mahasiswa penerima beasiswa IISMA, Alicia Cheney mengatakan, ia akan berangkat ke University of California, Davis, di Amerika Serikat.

Alicia sangat bersemangat dengan kesempatan yang akan dijalani awal Agustus 2024, dan rencananya akan mengambil mata kuliah General Psychology, Fundamentals of Organization Management, Introduction to Mass Communication, dan Interpersonal Communication Competence.

“Saya sangat ingin mendapat pengetahuan akademis secara global, mengetahui kultur negara lain, traveling, dan networking,” ungkap mahasiswi International Business Management (IBM) PCU itu. Sementara itu, Rektor PCU, Prof Dr Ir Djwantoro Hardjito Meng, mengungkapkan, rasa bangganya.

“Selamat kepada 23 mahasiswa PCU yang berhasil mendapatkan beasiswa penuh, study abroad, selama satu semester melalui skema reguler IISMA dari Kemdikbudristek RI. Kami ucapkan terima kasih kepada Kemdikbudristek untuk beasiswa yang sangat prestigious ini. Selamat berproses menjadi Global Socioleader. We are so proud of you!,” pungkasnya. (red)

Usai Lebaran, Dinkes Surabaya Temukan 61 Kasus Flu Singapura

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya mencatat sepanjang 2024 atau mulai Januari hingga April, ada 61 kasus Flu Singapura di Surabaya. Kepala Dinkes Kota Surabaya, Nanik Sukristina, mengatakan, seluruh kasus penyakit yang juga menyerang kulit tangan, kaki, dan mulut itu tertangani rawat jalan sesuai standar.

“Jumlah kasus flu Singapura yang teridentifikasi berdasarkan wawancara medis dan hasil pemeriksaan fisik dari gejala atau keluhan kepada pasien pada bulan Januari sampai 16 April 2024 yang dilaporkan oleh Fasyankes pada aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR),” kata Nanik, Sabtu (20/4/2024).

Nanik meminta masyarakat segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) terdekat jika mengalami sejumlah gejala mengarah flu Singapura, apalagi usai momen mudik Lebaran. Demam, sakit tenggorokan, sariawan, terasa nyeri di lidah, gusi, dan bagian dalam pipi, ruam biasanya di telapak tangan, telapak kaki, dan terkadang di pantat juga.

‘’Tidak gatal, ruam mungkin tampak merah, putih, abu-abu, atau hanya terlihat sebagai benjolan kecil. Nyeri perut, batuk, dan kehilangan selera makan,” ungkapnya. Nanik mengimbau masyarakat menjalankan langkah antisipasi flu Singapura.

“Rutin mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, khususnya setelah BAB, mengganti popok anak, menyiapkan makanan, dan sebelum makan,” terangnya. Kemudian, menghindari berbagi alat makan dan minum, kontak dekat dengan orang sakit.

Menutup mulut dan hidung ketika bersin atau batuk, rutin membersihkan benda yang bisa menjadi media penularan virus seperti gagang pintu, meja, dan remote TV. “Terakhir, beristirahat di rumah bila sedang mengalami gejala flu Singapura, sampai kondisi benar-benar pulih. Meski begitu, flu yang bisa menimbulkan tanda lepuhan atau luka mulut dan ruam tangan kaki ini bisa hilang sendiri beberapa hari,” pungkas Nanik. (red)