Banyuwangi (pawartajatim.com) – Selain budaya, Banyuwangi dikenal sebagai surganya kopi. Beragam kopi hasil tanaman rakyat bisa dinikmati dengan mudah. Salah satunya, Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro. Wilayah di barat kota Banyuwangi menyimpan hasil kopi melimpah. Rasanya dijamin beda.
Meski berstatus kelurahan, wilayah Gombengsari berada di pedesaan. Letaknya di ketinggian 450-600 mdpl. Lumayan tinggi. Persis di lereng utara Gunung Ijen. Cocok untuk budidaya kopi. Wilayah ini memiliki sekitar 850 hektar kebun kopi rakyat. Dari luasan ini, mampu memproduksi sekitar 700 ton kopi. Jenisnya robusta. Lokasinya yang tinggi membuat kopi Gombengsari memiliki cita rasa beda. Lebih gurih. Hebatnya lagi, kopi rakyat ini dibudidayakan secara organik.
Sejak dulu, Gombengsari dikenal sebagai produsen kopi robusta terbesar di Banyuwangi. Hampir seluruh warga di wilayah ini bertanam kopi. Ketika panen raya, banyak diburu pengepul dari berbagai daerah. Namun, kebanyakan dijual gelondongan.
Seiring perkembangan pariwisata Banyuwangi, kopi Gombengsari mulai diolah modern. Kalangan pemuda setempat membuat kafe dan kopi kemasan yang menarik. “ Saat ini sedikitnya ada 30 produk kopi di Gombengsari, sebagian besar pelakunya anak-anak muda,” kata Kariyono, tokoh pemuda Gombengsari, Rabu (9/8/2023) siang.
Untuk mempopulerkan produk kopi Gombengsari, pihaknya menggelar pesta rakyat kopi. Kegiatan ini digelar seminggu, 6-13 Agustus. Beragam kegiatan bertema kopi digelar.
Mulai dari lomba pemandu wisata, lomba barista, hingga lomba tumbuk kopi dan bursa kopi.” Puncaknya, diisi pertunjukkan proses kopi rakyat dari hulu ke hilir. Mulai dari budidaya, pemilihan, roasting, sampai ke penyeduhan,” jelasnya.
Selain produk kopi, wilayah ini menawarkan ekplorasi kebun kopi. Wisatawan bisa menikmati wisata petik kopi hingga mengolahnya. Untuk mencapai wilayah Gombengsari tidak sulit. Dari pusat kota Banyuwangi hanya sekitar 30 menit. Akese jalannya mudah.
Selama ini, kawasan Gombengsari diarahkan menjadi agrowisata. Wisatawan bisa menikmati pengalaman baru tentang dunia kopi. “ Selama ini banyak jenis kopi yang terkenal dari Banyuwangi. Tapi masih banyak yang tidak tahu bahwa banyak kopi-kopi yang beredar berasal dari wilayah Gombengsari,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi MY Bramuda. (udi)
Banyuwangi (pawartajatim.com) – Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi diberikan keterampilan baru. Mereka diajari menjadi barita, membuat minuman kopi, Rabu (9/8/2023). Pelatihan ini untuk mendukung potensi kopi Banyuwangi yang melimpah.
Dengan mendapatkan pelatihan barista, warga binaan diharapkan memiliki ilmu baru. Sehingga, ketika keluar Lapas bisa membuka usaha. “ Meski tidak bekerja di kafe, minimal bisa membuka usaha sendiri,” kata Kepala Lapas Banyuwangi Wahyu Indarto.
Selama pelatihan, warga binaan diberikan kemampuan dasar mengolah aneka minuman kopi. Meski terbilang baru, pelatihan ini cukup diminati. Warga binaan antusias mengikuti pelatihan. Kegiatan ini bekerjasama dengan salah satu yayasan sosial.
Mendapatkan pelatihan barista, membuat warga binaan bersemangat. Apalagi, warga binaan yang berusia muda. Mereka banyak yang bercita-cita menekuni usaha tersebut. Selain tak menguras tenaga, menjadi barista memiliki seni tersendiri. “ Ini lumayan menarik, bisa dikembangkan ketika keluar nanti,” kata GT, salah satu warga binaan.
Pelatihan barista ini tak hanya digelar sekali. Rencananya, warga binaan diberikan pelatihan hingga tingkat mahir. Sehingga, ketika keluar Lapas, bisa langsung membuka usaha. “ Harapannya, teman-teman warga binaan bisa menjadi owner ketika keluar nanti,” kata Tutik Handayani, pelatih barista.
Pihaknya juga akan memberikan pelatihan lanjutan bagi warga binaan yang bebas. Tak hanya barista, pihaknya akan memberikan berbagai pelatihan keterampilan. “ Bagi warga binaan yang bebas dan belum memiliki pekerjaan, kami akan berikan pelatihan,” tegasnya. (udi)
Tuban, (pawartajatim.com) – Sukarelawan Kyai Muda Jawa Timur/Jatim pendukung Ganjar kembali mengimplementasikan program kebermanfaatannya untuk masyarakat. Relawan beranggotakan kyai-kyai muda dari berbagai daerah ini, menghelat pelatihan pembuatan pisau dapur dan arit rumput Selasa (8/8/2023).
Menggandeng salah satu pandai besi, kegiatan ini sukses dilaksanakan di Desa Pandanagung, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jatim. Koordinator Wilayah Kyai Muda Jatim, Ali Baidlowi, mengatakan, kegiatan ini ditujukan untuk mendukung pengembangan usaha pembuatan pisau, arit, golok, dan sejenisnya.
“Kami hari ini memperkenalkan pandai besi pembuatan perabotan rumah tangga dari besi, seperti pisau, arit, sabit, golok, dan lain sebagainya,” kata Ali. Dia berharap, agar kegiatan ini bisa memotivasi para peserta agar mau menjadikan pembuatan pisau atau arit sebagai salah satu opsi usaha yang bisa dikerjakan.
“Kami harapkan nanti industri pandai besi dari masyarakat tradisional nanti bisa dibuat lebih modern, berproduksi lebih banyak, dan nantinya bahkan kami bisa ekspansi ke luar negeri bahwa produk-produk Indonesia itu bagus,” ujarnya.
Kyai Muda Ganjar dukung pengembangan usaha pembuatan pisau dan arit di Tuban Selasa (8/8). (foto/ist)
Dengan begitu, Ali menuturkan, bahwa ekonomi masyarakat bisa meningkat bila kelak usaha pandai besinya berkembang. Selepas mengikuti pelatihan, para peserta juga mendapatkan pisau dari relawan Kyai Muda Jatim.
Pisau-pisau tersebut dibeli relawan dari salah satu pandai besi yang ada di Tuban. Disela kegiatan mereka, relawan juga mensosialisasikan figur dan program Ganjar Pranowo. Dia menyebut, Ganjar, adalah sosok yang sangat mendukung program pemberdayaan masyarakat.
“Pak Ganjar ingin kami harus bermanfaat untuk orang lain, memberikan manfaat dan edukasi kepada masyarakat, dan kami juga berharap kepada Pak Ganjar kalau beliau nanti jadi presiden, menjadi pemimpin yang bijaksana, amanah,” pungkasnya.
Siapkan Agenda Pemberdayaan Masyarakat Lainnya
Kyai Muda Jatim pun berkomitmen untuk terus melanjutkan kegiatan serupa. Ali menyebut, pihaknya telah menyiapkan banyak agenda yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat. “Kami insyaallah akan mengadakan (pelatihan) cara pembibitan tanaman, agar masyarakat bisa melakukan pembibitan sendiri,” kata Ali.
“Yang kedua kami juga akan memanfaatkan karena di Jawa Timur ini sangat banyak (tanaman) bambu, kita akan coba membuat terobosan-terobosan bagaimana bambu bisa dimanfaatkan di masyarakat,” tambahnya. (rid)
Banyuwangi (pawartajatim.com) – Sebanyak 334 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi guru di Kabupaten Banyuwangi menerima surat keputusan (SK) pengangkatan, Selasa (8/8/2023). Seluruhnya hasil seleksi PPPK tahun 2022. Begitu diangkat, para guru ini didorong meningkatkan kompetensi siswa.
Dengan status ASN, para guru ini memberikan pendidikan terbaik bagi para siswa di Banyuwangi. “Mari membangun Banyuwangi melalui pendidikan yang baik. Dengan cara mengajarkan anak didik kita dengan hal-hal baik,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani usai menyerahkan SK PPPK.
Selama ini, Banyuwangi menjadikan pendidikan sebagai salah satu program prioritas. Bahkan, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, termasuk pendidikan. “Saya ingin pendidikan bisa dirasakan oleh seluruh anak. Ada beberapa tantangan yang harus dihadapi ke depan. Tapi saya yakin, dengan banyaknya guru PPPK, para anak akan bisa dilayani dengan baik,” tegasnya.
Salah satu tantangan yang dihadapi dunia pendidikan adalah peningkatan kompetensi siswa. Kompetensi itu untuk memberikan skill yang dibutuhkan dalam melanjutkan jenjang pendidikan selanjutnya. Termasuk, ke dunia kerja. “Mari libatkan bapak-ibu sekalian dalam semua aktivitas di sekolah dengan cara memberi pelajaran yang baik, melatih, memotivasi, dan menjadi contoh bagi semua anak-anak,” tambahnya.
Para guru diminta tak berhenti belajar. Mereka dituntut mengikuti berbagai perkembangan menyesuaikan diri dengan kehidupan anak-anak di masa kini. Guru yang diangkat ini rinciannya
98 orang guru Agama Islam, 16 orang guru Agama Hindu, 3 orang guru Agama Kristeb, 1guru Agama Budha, guru Bahasa Inggris 40 orang, guru Bahasa Indonesia 25 orang, guru Bimbingan Konseling 1 orang, guru IPA 27 orang, guru IPS 18 orang, guru kelas SD 54 orang, guru Matematika 30 orang, Guru Prakarya 5 orang, guru olahraga 8 orang dan guru PPKN 8 orang. “ Awalnya ada 340 orang guru yang lolos. Namun, enam diantaranya tak melanjutkan pemberkasan. Salah satunya, meninggal,” kata Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Banyuwangi Ilzam Nuzuli.
Sebelum menerima SK, para PPPK guru telah melalui beberapa tahapan yang berlangsung sejak Oktober 2022. Mereka guru akan menandatangani kontrak yang diperbarui setiap lima tahun. Pembaharuan kontrak dilakukan dengan catatan mereka tidak melanggar aturan yang telah ditetapkan dan disepakati sebelumnya. (udi)
Banyuwangi (pawartajatim.com)– Sebanyak lima pengamen di lampu merah digaruk personel Satpol PP Banyuwangi, Selasa (8/8/2023) siang. Kelimanya diamankan petugas lantaran meresahkan. Penampilannya berkostum anak punk.
Ketika digaruk, kelimanya hanya bisa parsah. Mereka kemudian digelandang ke markas Satpol PP Banyuwangi. Petugas mendata identitas kelimanya. Lalu, diberikan pembinaan. “ Kelimanya mengaku asal Brebes, Jawa Tengah. Mereka mengamen lantaran kehabisan biaya untuk pulang,” kata Koordinator Lapangan Satpol PP Banyuwangi, Bambang.
Kelima pengamen ini terdiri empat laki-laki dan satu perempuan. Ketika hendak ditertibkan, para pengamen ini sempat menghentikan aktivitasnya. Mereka berusaha menghindar dengan menjauhi lampu merah di kawasan Cungking. Namun, petugas tetap menghampirinya. Ketika digaruk,kelimanya akhirnya mengaku sedang mengamen. “Mereka kita tertibkan dan tidak boleh mengamen di lampu merah,” jelas Bambang.
Larangan mengamen di lampu merah diatur dalam Perda No.15 tahun 2013 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum. Dalam pasal 6 Perda ini dijelaskan setiap orang atau sekelompok orang dilarang meminta-minta di jalan protokol, lampur merah atau di dalam kendaraan umum. “
Setelah diberi arahan, kelimanya kita antar ke daerah Pelabuhan Ketapang. Selanjutnya, mereka cari tumpangan menuju arah pulang ke Brebes,” jelasnya.
Kegiatan merazia pengamen ini akan terus dilakukan. Terutama, di kawasan lampu merah. Sebab, aksi ini menganggu ketertiban umum. “ Ini bagian menjaga ketertiban umum dan menghindari keluhan masyarakat,” tutupnya. (udi)
Tuban, (pawartajatim.com) – Sukarelawan Santrine Abah Ganjar (SAG) kembali menghelat kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat desa. Pendukung Ganjar Pranowo, ini mengadakan istigasah dan doa bersama di Desa Plandirejo, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur/Jatim Senin (7/8).
Ribuan massa dari berbagai kalangan hadir dalam kegiatan ini. Mulai dari santri, ustad, dan ulama, jemaah majelis, hingga masyarakat sekitar. “SAG Kabupaten Tuban mengadakan doa bersama yang mana sebagai rangkaian, yang alhamdulillah dihadiri dari jemaah dari beberapa daerah,” kata Wakil Ketua SAG Tuban, Ihwanudin Kaswan.
Ia menjelaskan, doa bersama dipanjatkan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia di tahun baru Islam 1445 Hijriah sekaligus jelang usia kemerdekaannya yang ke-78. Relawan berdoa agar seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Tuban agar diselimuti kedamaian dan rasa aman.
“Bertepatan dengan Bulan Muharram, jadi mengambil berkah dari bulan itu sendiri, kemudian juga doa bersama atas syukur kepada Allah SWT atas kemerdekaan kita,” katanya. Selain itu, Ihwanudin menjelaskan, relawan SAG juga mendoakan agar Indonesia diberikan pemimpin yang memiliki sifat sidiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), tablig (cerdas), dan fatanah (mampu menyampaikan).
Relawan ini meyakini sifat-sifat tersebut ada pada sosok Ganjar Pranowo. Terlebih Ganjar memiliki kedekatan tersendiri dengan kalangan santri dan ulama. “Karena masyarakat di sini dan SAG identik dengan santri. Kemudian melihat sosok yang ada sekarang yang dekat dengan santri adalah Pak Ganjar,” tutur Ihwanudin.
Dia menyebut, dalam doa para sukarelawan SAG juga berharap kelancaran Ganjar agar bisa terpilih dalam Pilpres 2024 mendatang. Perluasan Jaringan Relawan Hingga Tingkat Kecamatan di Tuban.
Ribuan Santrine Ganjar meriahkan istigasah dan doa bersama untuk bangsa di Tuban Senin (7/8). (foto/ist)
Ihwanudin menegaskan, akan meluaskan jaringan sukarelawan SAG hingga tingkat akar rumput di kecamatan-kecamatan yang ada di Tuban. Lewat langkah ini, diharapkan makin banyak masyarakat yang mengenal lebih dalam terkait figur dan program-program dari pemimpin berambut putih tersebut.
“Biar tahu siapa Mas Ganjar dan visi misinya. Dengan kami kenalkan kepada masyarakat, insyaallah akan menimbulkan kesayangan, dan ketika tumbuh rasa sayang, nanti akan memilih Mas Ganjar,” pungkasnya. (rid)
Surabaya, (pawartajatim.com) – PLN Nusantara Power siap menggelar pameran dan seminar tahunan di bidang ketenagalistrikan terbesar di Indonesia, Nusantara Power Connect (NP Connect) 2023. Pameran yang mengusung tema ‘Strengthening The Base, Expanding The Business’ itu akan digelar di Jakarta Convention Center pada 11-12 September 2023.
Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menekankan pentingnya NP Connect bagi perkembangan industri kelistrikan. Selama 7 tahun berturut- turut, lanjut Ruly, PJB Connect menjadi ajang saling tukar inovasi, diskusi, serta teknologi terkini untuk menunjang perkembangan energi listrik.
Pameran ini akan mempertemukan seluruh insan ketenagalistrikan internasional ke dalam satu momen besar yang bergengsi. Hadirnya NP Connect akan membawa sinergi yang baik antar perusahaan listrik, akademisi, dan investor menjadi lebih kuat, solid, dan apik.
‘’NP Connect juga menjadi jembatan terjalinnya komunikasi yang sinergi dan merambah dimulainya proyek dan bisnis dengan skala lebih besar,” ujar Ruly melalui keterangannya di Surabaya, Senin (7/8/2023).
Acara ini adalah bagian dari rangkaian NusantaraVersary menyambut Hari Ulang Tahun ke-28 PLN Nusantara Power dengan tujuan kegiatan sebagai sarana menghubungkan dan membangun relasi antara PLN Nusantara Power dan sejumlah stakeholder baik dari dalam maupun luar negeri.
Acara ini juga merupakan salah satu upaya PLN Nusantara Power untuk mendukung PLN dalam menghadapi tantangan bisnis ketenagalistrikan yang makin kompleks. “PLN NP memilih untuk menggelar acara ini di Jakarta untuk memenuhi animo dan mempermudah aksesibilitas para stakeholder ketenagalistrikan di pusat bisnis Indonesia,” jelas Ruly.
Pada gelaran ke-8 (delapan) ini, PLN Nusantara Power mengubah nama acara dari yang sebelumnya adalah PJB Connect menjadi Nusantara Power Connect (NP Connect) dan lokasi acara yang semula di Surabaya akan menjadi gelaran di Jakarta. (red)
Surabaya, (pawartajatim.com) – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengukuhkan sebanyak 6.188 mahasiswa baru dari jenjang sarjana (S1) dan sarjana terapan (D4) setelah melalui seluruh tahap seleksi di berbagai jalur di kampus ITS, Senin (7/8/2023).
“ITS berhasil meningkatkan lingkungan yang heterogeny, di mana ITS menerima mahasiswa dari 33 provinsi yang ada di Indonesia,” kata Rektor ITS, Prof Mochamad Ashari. Berdasarkan data yang dilaporkan, selain Jawa Timur/Jatim, provinsi asal mayoritas mahasiswa baru yang diterima ITS adalah Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, dan berbagai daerah lainnya.
Ashari berharap seluruh mahasiswa baru 2023 dapat bersinergi bersama demi meningkatkan citra positif Kampus Pahlawan ini. Ia juga berharap kepada seluruh sivitas akademika ITS untuk senantiasa membimbing seluruh mahasiswa baru, sehingga menjadi generasi unggul menunjang generasi emas Indonesia 2045.
“Kami ucapkan selamat datang di ITS dan kami tunggu kontribusi besar kalian,” ujar Prof Ashari. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI, Nadiem Anwar Makarim, juga memberikan sambutan secara virtual.
Dalam sambutannya, Nadiem menekankan bahwa menjadi mahasiswa berarti menjadi orang yang memiliki kreativitas tinggi dan menjadi ujung tombak kemajuan Bangsa Indonesia.
“Melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), mahasiswa akan memiliki wadah untuk meraih cita-citanya,” terangnya. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) ITS, Prof Mohammad Nuh, mengatakan menjadi mahasiswa ITS merupakan salah satu anugerah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa karena tidak semua calon mahasiswa memiliki kesempatan diterima di kampus ITS.
Prof Nuh, menyampaikan bahwa menjadi mahasiswa ITS tentu memiliki tanggung jawab yang besar, yakni menjadi pembelajar sejati. “Pembelajar sejati dibutuhkan oleh seluruh mahasiswa karena persoalan ke depan akan semakin rumit,” pungkasnya. (red)
Surabaya, (pawartajatim.com) – Puluhan karya seni hasil kreasi anak-anak berkebutuhan khusus dipamerkan di Surabaya, Jawa Timur/Jatim. Selain sebagai wadah berkreasi dan bentuk ekspresi, hasil karya seni anak berkebutuhan khusus tersebut nantinya juga akan dibuat seorang ilustrator menjadi buku cerita bergambar khusus anak-anak.
Sebanyak 63 hasil karya seni dari murid-murid ZumenArt Surabaya dipamerkan ke pengunjung dan masyarakat umum di lobi Hotel DoubleTree by Hilton Surabaya. Tigabelas di antaranya, merupakan hasil karya anak berkebutuhan khusus (ABK) berusia 4 hingga 24 tahun.
Anak-anak menggunakans ejumlah media gambar atau lukis beragam. Seperti watercolor, akrilik, pensil warna, crayon, dan digital. CEO ZumenAZrt, Win Fajar Adventa, mengatakan pameran seni ini bertujuan untuk memberikan wadah kepada anak-anak terutama ABK untuk berekspresi dan berkarya.
“Serta mengenalkan hasil karya anak-anak kepada para pencinta seni dan memberikan pengertian kepada anak-anak, bahwa mereka bisa melakukan sesuatu yang berguna untuk masyarakat melalui talenta yang Tuhan berikan,” kata Venta, di Surabaya, Senin (7/8).
Hasil karya anak berkebutuhan khusus ini akan dipamerkan di lobi Hotel DoubleTree by Hilton Surabaya mulai 6-13 Agustus 2023. Setelah dipamerkan, hasil karya seni dari anak berkebutuhan khusus ini nantinya akan dibuat menjadi buku cerita bergambar bertajuk “Little Dreamer” oleh seorang ilustrator.
Pameran seni lukis anak berkebutuhan khusus Senin (7/8). (foto/ist)
Thema tersebut dipilih untuk memberikan gambaran kepada anak-anak tentang mimpi dan harapan di masa depan apabila anak-anak menekuni talenta menggambar yang telah dipercayakan Tuhan Yang Maha Esa.
“Termasuk fenomena bullying (perundungan) yang marak terjadi pada anak-anak. Di sisi lain, selain menjadi pelukis, anak-anak juga didorong menjadi ilustrator buku cerita bergambar,” jelasnya.
Dalam pameran seni ini, ZumenArt berkolaborasi dengan House of Hope, tempat pemberdayaan anak kebutuhan khusus sekaligus menjadi jembatan untuk memperkenalkan karya mereka kepada pasar.
“Tujuannya untuk dapat membangun kepedulian masyarakat kepada anak berkebutuhan khusus yang selama ini hanya dilihat sebelah mata dan kurang beruntung dibandingkan anak-anak lain. Sehingga dapat terus berekspresi dan berkarya,” terang Penanggung Jawab House of Hope, Noel Sinaga.
Sebagai bentuk apresiasi kepada semua partisipan yang ada, ZumenArt akan menyebarkan buku Little Dreamers ke-48 Perpustakaan di Jatim bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemerintah Provinsi Jatim.
ZumenArt merupakan kelas menggambar online dan offline yang berdiri sejak 2008 di Surabaya. Pada 2021, ZumenArt memiliki kelas menggambar dengan anggota aktif yang tersebar di beberapa kota besar di Indonesia.
Antara lain Aceh, Medan, Palembang, Surabaya, Jakarta, Semarang, Bali, Manado, Makasar, Banjarbaru, Kupang, Ambon, Papua dan beberapa kota lainnya. (red)
Surabaya, (pawartajatim.com) –Kebahagiaan karyawan prioritas yang penting dalam peningkatan kinerja dari sebuah perusahaan. Untuk itu, Hotel Ciputra World Surabaya serta seluruh jaringan hotel Swiss-Belhotel Internasional (SBI) secara serentak mengadakan SBI Thank You Week (STUW) sebagai ajang apresiasi kinerja karyawan dengan cara mengadakan aktivitas menyenangkan selama satu minggu penuh.
Akhir Juli lalu, Hotel Ciputra World Surabaya membuka dengan kegiatan movie time di XXI Ciputra World Mall. Seluruh karyawan nonton bersama film aksi bertajuk Hidden Strike yang dimainkan aktor ternama Jackie Chan dan John Cena.
Tak hanya movie time, tersedia juga pizza time yang dapat dinikmati di Bamboo Delight Cafetaria. Hari kedua, saatnya untuk adu kepintaran antar departemen dengan kegiatan Smart Contest. Acara yang diadakan di Executive Lounge di lantai 22 ini berlangsung sengit.
Para peserta beradu kepintaran dengan pertanyaan seputar grup SBI, Hotel Ciputra World Surabaya, perhotelan, hingga pengetahuan tentang musik. Lomba yang diikuti delapan group dari berbagai departemen ini, dimenangkan tim dari departemen FB Culinary.
Acara ditutup dengan menikmati Afternoon Tea bersama. Setelah beradu kepintaran, saatnya untuk berolahraga bersama. Hari ketiga ini dimulai dengan acara Aqua Zumba di dalam kolam renang dengan pemandangan cantik kota Surabaya di pagi hari.
Yang tak kalah istimewa pada hari Rabu lalu adalah makan siang bersama dengan suasana berbeda. Pasalnya seluruh karyawan diajak untuk menikmati makan siang spesial dengan menu spagheti dengan saus bolognaise dan carbonara yang dihidangkan langsung oleh para Head of Department sambil menggunakan atribut ala chef. Suasana makin meriah dengan karaoke bersama di Bamboo Delight Cafetaria.
Hotel Ciputra World Surabaya apresiasi karyawan akhir Juli lalu. (foto/ist)
Kenikmatan makan bersama masih dirasakan pada hari kelima. Kali ini seluruh karyawan dapat menikmati nasi liwet sepuasnya di sepanjang koridor back of the house lantai GF. “Konsep makan bersama seperti ini memang sebelumnya belum pernah dilakukan.
Bila kita menilik dari sejarahnya, kata “liwet” artinya adalah suatu cara memasak nasi yang sering dilakukan di desa. Liwetan merupakan suatu bentuk kerjasama dan kebersamaan yang kuat. Ngeliwet atau sering disebut bancakan menjadi aktivitas yang merujuk pada makan bersama-sama.
‘’Makan nasi liwet itu selain bisa kenyang maksimal juga ada rasa bersyukur, keakraban, kebersamaan, kedekatan satu sama lain. Mulai dari level staff, manajer, hingga General Manager makan bersama di meja panjang dengan berbincang santai sehingga tercipta suasana makan siang yang penuh kehangatan dan keceriaan,” jelas Treti Christina, Director of Human and Resources di Surabaya Minggu (6/8).
Hari yang ditunggu-tunggu adalah hari Jumat, dimana tiap departemen akan beradu bakat dalam acara bertajuk SBI Got Talent. Delapan departemen yang ada di Hotel Ciputra World Surabaya beradu bakat terbaiknya untuk berkompetisi melawan departemen lainnya.
Beraneka macam penampilan membuat kompetisi ini berlangsung sengit. Ada yang bernyanyi dalam grup atau solo, ada yang menampilkan pencak silat, duet gitaris dan vokalis hingga pertunjukan tari jaranan.
Hotel Ciputra World Surabaya apresiasi karyawan akhir Juli lalu. (foto/ist)
Penampilan luar biasa dari tim FB Culinary dengan membawakan lagu band ternama Dewa 19 yang berjudul Pupus, berhasil memukau para dewan juri dan penonton. Kedua Chef yang bernyanyi dan memainkan gitar listrik dengan lincah sehingga tercipta melodi indah, membuat tim FB Culinary terpilih sebagai juara pertama dan berhasil membawa pulang voucher belanja di Ciputra World Mall.
Yang tak kalah memukau adalah penampilan tim Engineering dengan tari jaranan sehingga berhasil menjadi juara kedua. Acara dilanjutkan dengan makan sepuasnya berbagai menu sate angkringan, nasi campur, berbagai macam gorengan, dan ditutup dengan es degan.
Rangkaian acara SBI Thank You Week terus berlanjut. Pada hari Sabtu, seluruh karyawan datang ke kantor lebih awal untuk melaksanakan kegiatan Cleaning Day. Sebelum bersih-bersih area hotel, para karyawan menikmati hidangan sehat yaitu kacang hijau dan roti yang dihidangkan oleh para Head of Department.
Setelah asyik bersantap kacang hijau sambil bercengkrama, acara dilanjutkan dengan kerja bakti membersihkan area hotel, mulai dari area depan hotel pada lantai dasar, tangga darurat, area kolam renang, hingga area rooftop.
Kegiatan SBI Thank You Week ditutup dengan yang manis. Pada hari Minggu, para karyawan yang hadir dapat menikmati ice cream sepuasnya. Pada hari terakhir ini juga, diumumkan pemenang TOP 10 Best Picture untuk memperingati International Friendship Day dimana para karyawan megumpulkan foto terbaik mereka bersama rekan kerja di luar kantor.
Selain itu, juga ada pengumuman pemenang SBI Super Card, dimana karyawan yang berhasil mengumpulkan kartu apresiasi terbanyak dari para pimpinan departemen bisa mendapatkan hadiah berupa voucher belanja di Mall Ciputra World Surabaya.
Karyawan adalah sebuah aset bagi sebuah perusahaan. Oleh karena itu, SBI Thank You Week adalah ajang apresiasi bagi kerja keras yang dilakukan oleh setiap insan yang bekerja di Hotel Ciputra World Surabaya.
Melalui serangkaian kegiatan ini tercipta lingkungan kerja yang semakin hangat melalui berbagai interaksi yang lebih erat, seperti makan bersama dan karaoke bersama. Melalui acara SBI Got Talent, manajemen juga dapat mengetahui bakat-bakat terpendam dari para karyawan seperti tim Culinary yang biasanya bikin kue ternyata bisa menyanyi dengan merdu dan memainkan gitar dengan luar biasa” ungkap Jeffry Febrianto selaku General Manager.
“Kegiatan tahun ini juga lebih menarik dimana para karyawan diajak nonton bareng di bioskop. Harapan kami, kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat dan motivasi mereka untuk terus berkarya,” tambah Jeffry. (bw)