Kapal Tabrak Dermaga, Antrean Kendaraan di Ketapang Mengular lagi

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Kapal Motor Penumpang (KMP) Gerbang Samudera yang hendak sandar di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menabrak dermaga, Minggu (9/7/2023) sore. Insiden ini membuat dermaga mobile brigde (MB) 1 rusak. Dermaga ini langsung ditutup selama perbaikan.

Penutupan dermaga ini kembali memperparah kemacetan kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang. Padahal, antrean kendaraan sudah mulai berkurang. Karena satu dermaga rusak, antrean kendaraan mengular lagi.

Diduga, tabrakan ini dipicu kondisi gelombang tinggi. Sehingga, ketika kapal yang hendak sandar tak bisa dikendalikan. Moncong kapal menghantam tiang hidrolik dermaga. Saking kerasnya, bagian penyangganya rusak parah. Dermaga yang digerakkan mesin ini akhirnya tak bisa difungsikan. “ Begitu terjadi kerusakan, langsung dilakukan perbaikan dengan cepat,” kata General Manager PT Indonesia Ferry (ASDP) Ketapang, Syamsudin.

Hampir lima jam melakukan perbaikan, dermaga masih belum difungsikan. Tim teknis masih bekerja keras mengembalikan fungsi dermaga agar kembali normal. Rusaknya satu dermaga ini membuat aktivitas bongkar muat kapal terganggu. Imbasnya, kendaraan yang akan menyeberang ke Bali kembali tersendat. Dalam kondisi normal, ada 7 dermaga yang beroperasi di lintasan Ketapang – Gilimanuk. Namun, beberapa hari terakhir, satu dermaga di sisi Pelabuhan Gilimanuk, Bali dilakukan perbaikan. Kondisi ini membuat kemacetan panjang kendaraan dari dua sisi pelabuhan.

Tragedi kemacetan panjang di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi mulai terjadi sejak, Minggu (2/7/2023) lalu. Saking panjangnya, setiap kendaraan rata-rata harus menunggu berjam-jam untuk bisa masuk kapal. Versi ASDP Ketapang, kemacetan panjang dipicu lonjakan penumpang seiring libur Idul Adha dan libur panjang sekolah. Lalu, ada perbaikan dermaga di sisi Pelabuhan Gilimanuk.

Sejumlah skenario diterapkan ASDP Ketapang untuk mengurai antrean. Salah satunya, menambah jumlah kapal. Lalu, menghentikan penjualan tiket truk non logistik yang akan menyeberang ke Bali dan sebaliknya. (udi)

Gubernur Tinjau Posko Korban Banjir Lahar Dingin dan Longsor Lumajang

0

Lumajang, (pawartajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau secara langsung posko pengungsian bencana banjir lahar dingin dan tanah longsor yang berada di Balai Desa Jarit, Kec. Candipuro, Kab. Lumajang, Minggu (9/7).

Sesampainya di lokasi, dengan didampingi Bupati Lumajang Thoriqul Haq, Sekdaprov Jatim Adhy Karyono, dan beberapa kepala OPD terkait, Gubernur Khofifah langsung menyapa dan memberikan suntikan semangat bagi ratusan pengungsi yang didominasi oleh warga Sumber Kajar.

Serta, memberikan paket bantuan sosial sebanyak 200 paket sembako. Dan bantuan spesifik bagi lansia dan ibu menyusui sebanyak 200 paket. Secara khusus, Gubernur Khofifah juga meninjau tenda Pos Layanan Dukungan Psikososial (LDP) yang didirikan Dinas Sosial Pemprov Jatim.

Di sana, terdapat puluhan anak yang mendapatkan bantuan trauma healing dan hiburan yang telah disiapkan oleh para petugas. LDP sendiri dikelola oleh tim gabungan dari Tagana dan Peksos yang tergabung dalam Jatim Sosial Care Dinsos.

LDP ini tidak hanya melayani  anak-anak tetapi juga para korban rentan lainnya seperti lansia dan ibu hamil/ menyusui. “Siapa namanya ini? Sudah kelas berapa?, cita-citanya ingin jadi apa?,” tanya Khofifah, kepada beberapa anak.

Sejumlah anak pun menyahuti pertanyaan Khofifah dengan beragam jawaban dan penuh semangat. Ada yang ingin menjadi TNI,  polisi dan juga pemadam kebakaran. Luar biasa, kalian harus rajin belajar.

‘’Mudah-mudahan cita-citanya diijabah Allah SWT, orang tuanya sehat, banyak rejeki dan bisa mengantar sekolah setinggi tingginya dan semua sehat,” pesannya seraya diamini oleh pengungsi.

Suasana pun kian bersemangat kala Gubernur Khofifah membagikan sejumlah mainan dan peralatan sekolah. “Mudah-mudahan bencana ini segera tertangani dan anak-anak dapat kembali sekolah dan beraktifitas seperti sediakala,” harapnya.

Untuk memastikan ketersedian dan kelayakan makanan bagi pengungsi, Gubernur Khofifah juga meninjau dapur umum yang didirikan Dinsos Jatim. Bahkah, dirinya juga berdialog dengan petugas terkait stock logistik dan proses pengolahan makanan.

Petugas mengatakan, dalam sehari disiapkan sebanyak 3000 bungkus makanan untuk 3 kali makan para pengungsi. Pada kesempatan itu, Gubernur Khofifah juga menyampaikan duka cita mendalam atas korban meninggal dunia akibat longsor di Lumajang.

Para korban tersebut merupakan satu keluarga atas nama Galih Adi Perkasa (23), Candra Agustina (20), dan Galang Naendra Putra (4 bulan). Kepada ahli waris, Gubernur Khofifah, memberikan secara langsung santunan total sebesar Rp 30 juta.

“Innalillahiwainnailaihi rojiun, semoga almarhum dan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan serta kesabaran,” ungkapnya.

Di akhir, Gubernur Khofifah menekankan agar masyarakat tidak perlu kuatir dan panik karena semua kebutuhan para pengungsi telah disiapkan. “Saya himbau agar tenang dan tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Saat ini utamakan keselamatan, dan ikuti instruksi dari pihak petugas agar aman dan selamat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data BPBD Jatim per Minggu 9 Juli, akibat bencana banjir lahar dingin dan longsor ini tercatat sebanyak 1.038 warga mengungsi di 18 titik pengungsian. Sebagaimana diketahui, sebelumya Gubernur Khofifah juga telah menerjunkan tim reaksi cepat (TRC) bidang kesehatan, Tagana, serta berbagai bantuan logistik dan obat-obatan ke lokasi bencana di Lumajang yang dipimpin Ka. BPBD yang juga Sekdaprov Jawa Timur/Jatim.

Selain itu, juga koordinasi dengan PLN untuk percepatan pemulihan jaringan listrik. (dra)

Jelang Musda, AHLI Jatim Gelar Konsolidasi dan Akselerasi

0

Surabaya – (pawartajatim.com) – Menjelang Musyawarah Daerah/Musda Dewan Pimpinan Daerah Associate Hospitality Leader Indonesia Provinsi Jawa Timur/DPD AHLI Jatim yang rencananya digelar Agustus mendatang, mulai melakukan konsolidasi organisasi dan akselerasi/percepatan.

Penegasan itu dikemukakan, Ketua DPD AHLI Jatim, Rahmad Ramadhan, dalam rapat pleno pengurus yang digelar belum lama ini. “Kami akan melaunching lembaga latihan kerja bidang perhotelan dan kapal pesiar yang merupakan kurikulum utama CHA,” kata Ketua DPD AHLI Jatim, Rahmad Ramadhan, kepada pawartajatim.com, Selasa (4/7).

Rahmad Ramadhan, selaku ketua DPD AHLI Jatim sekaligus pendiri dan owner CHA, menyampaikan bahwa CHA dibentuk sebagai dukungan kepada pemerintah dalam penyediaan dan penyerapan tenaga kerja berkompeten serta terampil. Sekaligus menjalankan program empat pilar. Salah satunya yaitu pendidikan pariwisata.

Banyak sekolah di Kabupaten Sampang yang berminat untuk bermitra dengan AHLI, hal tersebut karena AHLI telah bekerja sama dengan banyak hotel di Sampang untuk latihan, magang dan penempatan kerja.

Dukungan dari Pemerintah Kabupaten/Pemkab Sampang yang menginginkan agar CHA memfasilitasi memberikan pelatihan keterampilan khusus kepada siswa peserta didik di kabupaten di pulau  garam tersebut.

Demikian juga permintaan hadir dari Pemkot Surabaya, Pemkab Sidoarjo, Gresik, dan Jember. Meminta perihal yang sama, agar ada kerjasama dengan sekolah ataupun alumni. Bahkan, DPD AHLI Jatim melalui CHA juga diminta untuk mengelola hotel terbesar di Kabupaten Sampang tersebut.

Selain meresmikan lembaga pelatihan kerja CHA, AHLI Jatim juga akan meresmikan kantor DPD AHLI Jatim yang terletak di Jl Kartini Surabaya. “Alhamdulillah, AHLI Jatim sudah memiliki kantor sendiri yang menjadi satu dengan CHA. Ini memudahkan koordinasi dan melakukan program kerja, termasuk menerima tamu dari DPP pusat,” harap Rahmad.

Ketua AHLI Jatim, Rahmat Ramadhan (tengah) didampingi pengurus inti AHLI Jatim. (foto/nanang)

AHLI Jatim juga telah melakukan kerjasama dengan Pemkot Surabaya dalam pengembangan kawasan wisata halal dan religi cagar budaya Makam Botoputih yang merupakan Komplek Makam Adipati pertama Surabaya yang lokasinya terletak di dekat Masjid Ampel.

Kerja sama pengelolaan tersebut, secara resmi akan ditanda tangani dengan Paguyuban keturunan keluarga Pangeran Lanang Dangiran/PKKPLD selaku pengelola Makam Boto Putih. Walaupun terbilang organisasi baru, AHLI cukup dikenal masyarakat, khususnya di kalangan pelaku pariwisata.

Hal tersebut karena pengurus AHLI Jatim gencar melakukan sosialisasi untuk memperkenalkan keberadaan AHLI yang mengusung tagline “Integritas, Collaborative, dan Expertise”. Sehingga banyak masyarakat bisa mengetahui visi misi AHLI, serta bisa mendapatkan manfaat dengan berkolaborasi dengan organisasi tersebut. (nanang)

Kunjungi Puskesmas, Menkes Sebut Banyuwangi Layak jadi Destinasi Inovasi Layanan Kesehatan

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) –  Program layanan kesehatan yang digeber Kabupaten Banyuwangi mendapatkan pujian. Kali ini dari Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. Pejabat ini memuji beragam inovasi layanan kesehatan di Bumi Blambangan. Mulai dari  posyandu hingga pelayanan Puskesmas.

Menurut Menkes, Banyuwangi layak dijadikan destinasi inovasi layanan kesehatan. Sebab, beragam inovasi diluncurkan untuk memberikan kemudahan warga mendapatkan fasilitas kesehatan. “Inovasi-inovasi layanan kesehatan yang dikembangkan Banyuwangi cukup bagus. Saya sudah mendengar cukup lama soal inovasi-inovasinya, dan saya kira pas Banyuwangi menjadi destinasi inovasi layanan kesehatan,” ujar Menkes disela kunjungan ke Banyuwangi, Sabtu (8/7/2023).

Menkes mengapresiasi Mal Orang Sehat yang mampu mendorong orientasi pelayanan kesehatan ke arah promotif dan preventif. Sehingga, warga bisa menerapkan perilaku hidup sehat untuk menjaga kekuatan kesehatan tubuhnya.

 “Mal Orang Sehat” adalah inovasi Banyuwangi dalam meningkatkan kesadaran menjaga hidup sehat warga. Di setiap Puskesmas, pelayanan konsultasi dibuat sama pentingnya dengan pelayanan pengobatan. Bahkan, ruang Mal Orang Sehat diletakkan di tempat strategis. Kondisinya dibuat nyaman.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan saat ini penyebab kematian terbesar adalah penyakit tidak menular. Seperti darah tinggi, stroke dan jantung. Mayoritas justru berawal dari pola hidup tidak sehat.“Selama ini kan pengelolaan kesehatan masih ‘paradigma sakit’. Akhirnya orang datang ke fasilitas layanan kesehatan hanya ketika sakit. Dampaknya, program dan anggaran banyak tertuju ke pengobatan, bukan pencegahan,” tegasnya.

Harapannya, dengan Mal Orang Sehat ini, masyarakat peduli dan rutin berkonsultasi kesehatan. Dampaknya, menekan prevalensi penyakit tidak menular yang dipicu gaya hidup tidak sehat. Selain inovasi Mal Orang Sehat, Menkes memuji inovasi pemburu ibu hamil dengan melibatkan pedagang sayur keliling. Mereka selama ini dilibatkan dalam program distribusi makanan bagi balita stunting dan ibu hamil berisiko tinggi. (udi)

Diterjang Hujan Angin, Satu Rumah Warga di Banyuwangi Roboh

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)– Satu rumah warga di Dusun Krajan, Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru ambruk setelah diterjang hujan angin, Minggu (9/7/2023) siang. Tak  ada korban jiwa dalam musibah ini.

Rumah yang ambruk milik Saroni (50), warga setempat. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Sejak pagi, hujan deras mengguyur lokasi. Menjelang siang, embusan angina makin kencang. Diduga tak mampu menahan terjangan angina, rumah permanen itu mendadak ambruk. Atapnya roboh, menimpa seluruh perabotan yang ada.

Untungnya, saat kejadian, korban bersama keluarganya dengan cepat menyelamatkan diri. Mereka langsung berhamburan keluar rumah begitu mendengar bunyi kayu  atap yang bergerak. “ Kemungkinan, kondisi rumah memang sudah lapuk. Begitu diguyur hujan lebat sejak pagi, disertai angin, atap rumah mendadak roboh,” kata Kapolsek Kalibaru Iptu Yaman Adinata.

Polisi yang mendapat laporan dengan cepat meluncur ke lokasi. Dibantu warga, petugas bersama TNI membantu evakuasi barang-barang milik korban. Termasuk, material rumah yang ambruk.

Akibat kejadian ini, pemilik rumah terpaksa mengungsi sementara. Total kerugian ditaksir mencapai Rp25 juta. “ Kami sudah teruskan kejadian ini ke Pemerintah Desa dan kecamatan,” jelas Kapolsek.

Hujan lebat memang terus mengguyur kawasan Banyuwangi dan sekitarnya. Hal ini senada dengan perkiraan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Meski memasuki kemarau, hujan masih berpotensi mengguyur Banyuwangi. Penyebabnya, dinamika atmosfer skala regional hingga lokal. Atmosfer yang tidak stabil meningkatkan terjadinya hujan di wilayah Indonesia, terutama Banyuwangi.

BMKG  mengimbau warga tetao waspada munculnya  cuaca ekstrim. Seperti, petir dan angin kencang. Selain hujan angin, gelombang laut juga berpotensi naik. (udi)

Ganjar Creasi Gelar Kontes Burung dan Rangkul Kicau Mania Sidoarjo

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Lomba kicau burung (gantangan) yang diadakan sukarelawan Ganjar Creasi (Gcreasi) disambut meriah puluhan kicau mania dari berbagai daerah di Kabupaten Sidoarjo. Ajang kompetisi burung itu berlangsung di Kelurahan Keboan Sikep, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur/Jatim, Sabtu (8/7) sore.

Perlombaan ini dibagi dalam tiga kelas dengan jenis burung yang berbeda. Yakni, cucak hijau, murai batu, dan kacer. Koordinator Gcreasi, Suryo Adi Prakoso, mengatakan, sejumlah burung yang mengikuti kompetisi itu bakal dinilai oleh lima orang juri.

Adapun, penilaiannya meliputi kemerduan suara, volume, dan lagu. “Jadi gini, kalau kami dari Gcreasi mewadahi para kicau mania untuk menyalurkan hobinya supaya ke arah yang baik. Bagaimana lomba itu yang baik, bagaimana penilaian itu yang baik, terus sportivitas otomatis ketika lomba,” kata Suryo di lokasi.

Ia mengaku, gantangan ini sebagai ajang menjalin silaturahmi, sekaligus mendukung para kicau mania atau pencinta burung menyalurkan hobinya. Terlebih, menurut dia, Kabupaten Sidoarjo merupakan daerah dengan pencinta burung berkicau yang cukup banyak.

Banyak penghobi burung yang gemar melatih peliharaannya itu ke sejumlah gantangan di wilayah lainnya. “Kalau ini, startnya sore tetapi peserta membludak, semua kelas (diisi) hampir 15 lebih orang. Itu suatu prestasi untuk kelas di sore hari perlombaan burung,” jelasnya.

Ganjar Creasi gelar kontes burung dan rangkul kicau mania Sidoarjo Sabtu (8/7). (foto/ist)

Suryo menyebut, pemenang dalam gantangan ini bakal mendapatakan hadiah serta sertifikat. Tak hanya itu, para peserta juga diberikan modal pembinaan untuk burung mereka. Dia berharap acara ini dapat memotivasi para kicau mania untuk lebih aktif melatih dan merawat burungnya.

Sehingga mampu menjuarai kompetisi-kompetisi berikutnya. Sebagai informasi, Gcreasi merupakan angkatan muda alumni tiga kampus tersohor di Jatim, yakni Universitas Brawijaya (UB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Airlangga (Unair).

Mereka sepakat mendukung Ganjar Pranowo, sebagai presiden pada kontestasi Pilpres 2024. (rid)

Santrine Ganjar Gelar Istigasah Bersama Kyai dan Lora di Pamekasan

0

Pamekasan, (pawartajatim.com) – Sukarelawan Santrine Abah Ganjar (SAG) semakin masif menyosialisasikan sosok bakal calon presiden (bacapres) dari PDIP Ganjar Pranowo pada masyarakat. Khususnya kalangan ulama, kyai, lora, dan santri, di beberapa daerah di Jawa Timur (Jatim).

Kali ini, loyalis Ganjar Pranowo, tersebut menggelar istigasah dan doa bersama para kyai dan santri di Pondok Pesantren/Ponpes Tarbiyatul Ummah Sumber Kuning, Dusun Pokapoh, Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu (8/7).

Koordinator Wilayah (Korwil) SAG Jatim, Suhadi, mengatakan, istigasah ini digelar sebagai bentuk dukungan masyarakat Pamekasan untuk mendukung Gubernur Jawa Tengah itu sebagai presiden RI periode 2024-2029.

“Kami melaksanakan doa bersama dan istigasah untuk Abah Ganjar dan keselamatan bangsa ini agar damai dan tenteram,” kata Suhadi, disela-sela kegiatan. Menurut dia, ada beberapa indikator yang membuat pihaknya dan masyarakat Pamekasan menjatuhkan pilihan kepada pria berambut putih itu.

Salah satunya, akrab dengan para tokoh agama dan peduli terhadap santri. Dia mengatakan, Pamekasan mendukung penuh pemimpin yang memperjuangkan nilai-nilai ke-islaman yang ada di ponpes.

“Selama ini, kami mendukung Abah Ganjar karena dekat dengan ulama, kyai, dan santri. Kami menggelar ini di Pamekasan karena memang Pamekasan butuh sosok Abah Ganjar lantaran banyaknya pesantren di sini yang perlu diperhatikan,” ujarnya.

Santrine Ganjar gelar istigasah bersama kyai dan lora di Pamekasan Sabtu (8/7). (foto/ist)

Untuk terus menjaring dukungan, sukarelawan Santrine Ganjar, gencar memperkenalkan sosok bacapres idolanya hingga ke akar rumput. Terutama di kalangan ulama, kyai dan santri ponpes di Jatim.

“Setelah istigasah dan doa bersama ini, kami akan ke bawah. Semua santri ulama dan kyai, terus mendukung Abah Ganjar untuk menjadi presiden RI,” ujarnya. Suhadi berharap, ponpes bisa terus berkembang dan bertambah maju dengan kebijakan-kebijakan yang dihadirkan Ganjar, saat menjadi presiden kelak.

“Kalau Abah Ganjar jadi presiden 2024, kami berharap pesantren bisa bertambah maju dan berprestasi,” ungkapnya. Suhadi menjelaskan, para ulama dan masyarakat Pamekasan antusias menyambut istigasah dan doa bersama ini.

Terbukti, ada sekitar 600 orang yang terdiri atas ulama, kyai, santri, dan masyarakat berbondong-bondong menghadiri kegiatan tersebut. Sementara itu, Lora Muhyidin Al Amin, sebagai tokoh agama di Pamekasan percaya bahwa Ganjar, dapat menjalin sinergi dengan ponpes untuk bersama-sama memajukan Indonesia, terutama di bidang pendidikan.

“Abah Ganjar adalah sosok yang bisa bersama-sama bersinergi dengan pesantren. Sehingga ini menjadi sangat membantu. Terutama untuk para kyai agar saling berkomitmen demi kemajuan bangsa dan negara,” ucapnya.

Pengasuh Ponpes Nurul Hikmah Kanginan Pamekasan ini berharap kebijakan yang akan dibuat dapat memajukan ponpes. “Tentu kebijakan-kebijakan Abah Ganjar nanti Insya Allah untuk memajukan ponpes, khususnya di Pamekasan. Karena pesantren ini adalah kunci dari kedamaian ketenteraman di Pamekasan,” ucapnya.

Pria yang akrab disapa Lora Muhyidin ini juga berkomitmen turun ke lapisan-lapisan masyarakat di Pamekasan untuk memperkenalkan sosok Ganjar Pranowo, agar isu-isu negatif tentangnya dapat tereduksi.

“Kami bersama para kyai, lora bersama-sama turun ke bawah, santri, alumni, dan semua lapisan masyarakat akan memperkenalkan siapa Abah Ganjar. Sehingga mereka akan yakin tidak terpengaruh pemberitaan-pemberitaan hoaks di media sosial,” ujarnya.

Dalam istigasah dan doa bersama ini, SAG juga berdoa agar Pemilu 2024 berjalan dengan damai dan membawa keberkahan bagi Indonesia. Istigasah ini untuk kemenangan Abah Ganjar dan kedua untuk keselamatan bangsa.

‘’Tentunya pemilu yang kita harapkan adalah pemilu yang damai, aman, dan tidak merugikan pihak mana-pun,” katanya. (rid)

Cegah Korban Antraks Bertambah, Begini Gerak Cepat Kemenkes

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Merebaknya kasus antraks di Gunung Kidul, Yogyakarta membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI ikut siaga. Mengantisipasi bertambahnya korban, Kemenkes menggandeng Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat. Salah satunya, melokalisir ternak dari lokasi kasus. Warga juga digelontor antibiotik agar tak tertular.

Selain menyiapkan antibiotik, Kemenkes meminta berhati-hati jika mengkonsumsi daging ternak yang sudah mati. “ Antraks itu ditularkan dari hewan pemakan rumput, Bisa menular, jika ternak yang mati dan terjangkit antrak dimakan manusia,” kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin usai menghadiri festival Banyuwangi Ethno Carnival (BEC), Sabtu (8/7/2023) siang.

Menurutnya, penanganan kasus antraks ini bekerjasama dengan Kementan. Karena itu, pihaknya bersama Kementan melakukan lokalisir ternak di sekitar lokasi kejadian. “ Kementan melakukan lokalisir ternak dan vaksinasi. Kami, menyiapkan antibiotik untuk warga,” jelasnya.

Kasus antrak ini mirip dengan rabies. Artinya, ditularkan oleh hewan. Karena itu, pihaknya mengimbau warga melakukan tes dahulu sebelum memakan daging hewan yang mati. “ Harus dipastikan, apakah terkena antrak atau tidak. Jika kena antraks, jangan dikonsumsi,” tegasnya.

Hingga saat ini, pihaknya terus memantau perkembangan penyebaran antrak ini ke manusia. Harapannya, tak ada korban yang bertambah dari kejadian ini. “ Kalau dari laporan yang masuk ada korban jiwa 1 orang. Karena itu, kita gerak cepat lakukan pencegahan,” tutupnya.

Kasus antraks muncul di Kabupaten Gunung Kidul, awal Juni 2023. Kejadian ini berawal dari warga yang menyembelih hewan yang mati. Dagingnya dikonsumsi. Tak berselang lama, satu warga jatuh sakit. Hasil diagonis, korban terjangkit antraks. Korban akhirnya meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit. (udi)

Keren…! BEC Tampilkan Deretan Busana Etnik Bernuansa Ijen Geopark

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Even Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) digelar sempurna, Sabtu (8/7/2023) siang. Puluhan talenta tampil membawakan beragam busana etnik bertemakan Ijen Geopark. Kostum yang bawakan menggambarkan beragam keindahan alam di Bumi Blambangan.

Meski menggunakan tema alam, kostum yang ditampilkan perancang lokal Banyuwangi ini cukup memukau. Ada eksotisnya Kawah Ijen dengan ikon belerang dan api biru. Keindahannya dituangkan dalam balutan busana klasik. Lalu, Semenanjung Sembulungan dengan keindahan hutan bambu dan batuan alam. Kemudian, Pantai Parang Ireng yang menyuguhkan nuansa

batu hitam dan laut biru. Tak kalah memikat, Pantai Pulau Merah dengan ikon pulau di tengah laut. Yang menarik lagi, keragaman hayati Alas Purwo dengan sejumlah habitat langka dilindungi. Mulai kijang, merak dan banteng.

Even BEC yang ke-12 ini tetap menarik para wisatawan lokal dan asing yang berlibur di Banyuwangi. Mereka terus mengabadikan setiap momen parade menggunakan ponsel masing-masing. Tak hanya wisatawan, sejumlah pejabat dari pusat ikut terkesima dengan festival tahunan ini. Salah satunya, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunawan Sadikin. “ Ini memang luar biasa. Banyuwangi memiliki warisan budaya yang bagus, termasuk alamnya masuk dalam Global Geopark dari Unesco,” katanya.

Pihaknya berharap even ini bisa mendatangkan banyak wisatawan ke Banyuwangi. Sehingga, bisa mendongkrak ekonomi.  Apalagi, masyarakat Banyuwangi dirasakan cukup ramah. “ Masyarakat Banyuwangi sangat ramah, budayanya bagus,” tutupnya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan, ajang BEC tak sekadar menjadi even budaya. Namun, memberikan kesempatan ekonomi bagi para pegiat UMKM. “ BEC tak sekadar tontonan. Ini juga bagian gotong rotong antar elemen di Banyuwangi,” katanya.

Tahun ini ajang BEC digelar berbeda. Waktunya cukup panjang, hampir seminggu. Tak hanya parade busana, even ini diisi kegiatan pameran bertemakan Ijen Geopark. Tema ini sebagai ungkapan bangga atas masuknya Ijen dalam Geopark Internasional yang diakuai Unesco. (udi)

Awas..! Gelombang Selat Bali Berpotensi Naik, Penyeberangan Diminta Waspada

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)– Cuaca di Selat Bali berpotensi kembali tak bersahabat. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Banyuwangi memperkirakan gelombang di wilayah ini bisa mencapai 2,5 meter. Aktivitas penyeberangan diminta waspada.

Naiknya gelombang ini diprediksi akan terjadi pada Jumat (7/7/2023) hingga Sabtu (8/7/2023). Ketinggian gelombang diperkirakan mencapai 1,25 – 2,5 meter. Sedangkan kecepatan angin di perairan tersebut diperkirakan  6 -15 knot atau sekitar 27 kilometer per jam, bertiup dari arah selatan-barat daya. “ Dengan kondisi ini, aktivitas penyeberangan di Selat Bali diimbau waspada,” kata prakirawan BMKG Banyuwangi, Rahmayani.

Naiknya gelombang laut ini juga berpotensi di perairan selatan Banyuwangi. Ketinggian gelombang diprediksi berkisar 2 – 6 meter. “ Ini kategori sangat tinggi. Harus waspada,” jelasnya.

Selain naiknya gelombang, Banyuwangi masih berpotensi dilanda hujan. Intensitasnya, ringan hingga sedang. Meski memasuki kemarau, hujan masih berpotensi mengguyur Banyuwangi. Penyebabnya, dinamika atmosfer skala regional hingga lokal. Atmosfer yang tidak stabil meningkatkan terjadinya hujan di wilayah Indonesia, terutama Banyuwangi.

Pihaknya juga mengimbau warga waspada munculnya uaca ekstrim. Seperti, petir dan angin kencang. “Kalau terjadi hujan dan angin kencang, pengendara berlindung di tempat  aman. Karena, rawan pohon tumbang,” tutupnya. (udi)