Gawat…..! Satu Kampung Keracunan Olahan Daging Kurban

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Puluhan warga Kalilom Lor Indah Seruni II, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, diduga mengalami keracunan massal usai menyantap berbagai menu olahan daging kurban. Seluruh korban keracunan sudah dibawa ke beberapa puskesmas dan pelayanan Kesehatan. Beberapa di antaranya dirujuk ke rumah sakit di Surabaya.

Satu dari 71 warga Kalilom Lor Indah Seruni II, Tanah Kali Kedinding, Kenjeran ini terpaksa dirujuk dari Puskesmas Tanah Kali Kedinding ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dokter Soewandhie Surabaya menggunakan ambulans milik Pemerintah Kota Surabaya.

Salah satu keluarga korban keracunan massal, Sami’is, mengatakan ada sekitar 60 hingga 70-an warga kampung Kalilom Lor Indah Seruni II Surabaya, yang didominasi dewasa yang menjadi korban keracunan massal, setelah menyantap berbagai menu olahan daging kurban pada acara pesta rakyat yang digelar pada Jumat (30/6).

Menurut Sami’is, setiap tahun warga setempat memiliki tradisi makan bersama saat Hari Raya Iduladha. Ada empat menu yang awalnya diolah untuk disantap warga satu kampung tersebut. Yakni, sate, gulai, krengsengan, dan kikil.

Korban keracunan olahan daging kurban. (foto/red)

“Tapi, hanya kikil yang belum sempat dimasak warga, sebelum akhirnya puluhan warga mengalami keracunan massal,” kata Sami’is, saat ditemui di Puskesmas Tanah Kali Kedinding Surabaya, Sabtu (1/7).

Dari pihak keluarga Sami’is yang menjadi korban keracunan massal ada dua orang. Yakni, istri dan anak laki-lakinya yang berusia 14 tahun, dan saat ini masih dirawat di Puskesmas Tanah Kali Kedinding Surabaya.

“Menurut pengakuan istri dan anak saya, mereka tiba-tiba mengeluhkan pusing dan mual setelah jeda beberapa jam mengonsumsi olahan daging kurban saat pesta rakyat tersebut,” jelasnya. Sementara, Beni Wahyudi, salah satu korban keracunan massal lainnya, mengaku ia bersama anaknya hadir saat acara makan-makan tersebut.

Beni mengakui hanya menyantap empat tusuk sate. Namun, tak lama kemudian, dia merasa pusing dan memilih pulang untuk istirahat. “Karena kondisi saya semakin parah, akhirnya saya memilih memeriksakan kesehatan saya di Puskesmas,” ungkap Beni.

Selain di Puskesmas Tanah Kali Kedinding Surabaya, korban keracunan massal lainnya dirujuk menyebar ke RSUD Dokter Soewandhie Surabaya, Rumah Sakit Unair Surabaya, Puskesmas Bulak Banteng Surabaya, dan Puskesmas Sidotopo Wetan Surabaya.

Sebagian menjalani rawat inap, sebagian lainnya ada yang sudah diizinkan rawat jalan. (red)

KRI Bima Suci dan Satlat KJK 2023 Raih Juara Spektakuler pada Ajang Tall Ship Race Den Helder Belanda

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – KRI Bima Suci, kapal latih layar tiang tinggi legendaris milik Indonesia, dan Satlat Kartika jala Krida tahun 2023 (KJK 2023) berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Tall Ship Race yang diadakan di Den Helder, Belanda, Jum’at (30/6).

KRI Bima Suci yang diawaki prajurit TNI AL dan Taruna AAL peserta Kartika Jala Krida tahun 2023 ini tidak hanya mengukir prestasi dengan meraih juara kategori “The Most Spectacular Arrival” dan “The Best Crew Parade Marching Band”, tetapi juga berhasil memenangkan dua kategori lainnya yakni “Vesel Furthest from Home Port” dan “Runner Up Sport Activity” pada acara Crew Parade Den Helder 2023.

Dalam kategori “The Most Spectacular Arrival”, KRI Bima Suci berhasil memukau masyarakat setempat dengan tampilan yang meriah saat memasuki pelabuhan Den Helder. Para Prajurit dan Taruna AAL dengan gagahnya mengibarkan bendera merah putih serta para Taruna dengan semangat menyajikan pertunjukan yang luar biasa dengan menampilkan GS Mini dan mengenakan pakaian budaya daerah Indonesia.

Selain itu, KRI Bima Suci juga memenangkan kategori “The Best Crew Parade Marching Band”. Genderang Suling Gita Jala Taruna AAL tampil gemilang dengan atraksi marching band yang dinamis dan penuh semangat. Mereka menghibur masyarakat dengan atraksi yang enerjik dan display yang menarik, menciptakan atmosfer kegembiraan disepanjang rute parade.

Penampilan kesenian para prajurit KRI Bima Suci dan Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat II angkatan ke-70 pada parade crew dilepas langsung oleh Gubernur AAL Mayjen TNI (Mar) Endi Supardi, Waaspers Kasal Brigjen TNI (Mar) Endang Taryo beserta para pejabat TNI AL dan berhasil membuat semua mata pengunjung yang hadir disepanjang rute parade dari Port of Den Helder menuju pusat kota memandang bangga dan kagum.

Antusias para pengunjung yang hadir selain dikarenakan kegiatan Tall Ship Race yang hanya dilaksanakan setiap 4 tahun sekali, juga dikarenakan pada event ini dihadiri oleh peserta kapal layar dari seluruh belahan dunia. Selain itu kehadiran KRI Bima Suci sangat ditunggu karena merupakan satu-satunya peserta terjauh yang datang dari Indonesia.

Hal ini membuat KRI Bima Suci merupakan kapal layar peserta dengan perjalanan paling jauh. Oleh karena penampilan yang berhasil menggemparkan kota Den Helder itu Satgas KJK 2023 yang dikomandani Letkol Laut (P) M. Sati Lubis serta Palaklat Mayor Laut (P) Rendra Hariwibowo berhasil memperoleh dan memenangkan beberapa tropy seperti The Most Spectacular Arrival, Vesel Farthest from Home Port, The Best Crew Parade and Marching Band serta Runner Up Sport Activity.

Prestasi ini menjadi bukti kemampuan dan profesionalisme prajurit KRI Bima Suci dan Taruna AAL yang membanggakan sebagai duta bangsa dalam mempromosikan kekayaan budaya Indonesia sekaligus sebagai pembelajaran bagi Taruna dalam misi diplomasi internasional untuk bekal dalam penugasannya nanti.

Pelaksanaan kegiatan ini sesuai dengan amanat Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali bahwa peran serta TNI AL dalam pelayaran muhibah diplomasi merupakan implementasi dari cita-cita bangsa Indonesia untuk menciptakan persahabatan dan memperkenalkan budaya kepada dunia. (rid)

Gandeng Peternak Lokal, SIG Salurkan 489 Hewan Qurban

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan plat merah ini menyerahkan ratusan hewan kurban. Dalam momen Idul Adha ini, PT Semen Indonesia Tbk (SIG) menyalurkan 489 hewan kurban, terdiri dari 175 ekor sapi dan 314 ekor kambing.

Penyaluran dilakukan secara bertahap mulai Jumat (16/6) hingga Rabu (28/6) di 133 lokasi. Tujuan lokasi meliputi masjid, yayasan, pondok pesantren, instansi serta pemukiman masyarakat di sekitar operasional perusahaan.

Wilayah penyaluran hewan kurban  tersebar di 20 provinsi meliputi Aceh, Bali (Buleleng), Banten (Cilegon), Bengkulu, Jawa Barat (Bogor dan Cianjur), Jawa Tengah (Kendal, Rembang, Blora dan Cilacap). Di Jawa Timur (Gresik, Banyuwangi, Malang, Lumajang dan Tuban), Kalimantan Barat (Mempawah), Kalimantan Selatan (Banjarmasin), Kalimantan Timur (Samarinda dan Balikpapan), Lampung, Maluku (Ambon) Maluku Utara (Tidore), Papua Barat (Sorong), Sulawesi Barat (Mamuju), Sulawesi Selatan (Pangkep dan Makassar), Sulawesi Tenggara (Kendari), Sulawesi Utara (Bitung), Sumatra Barat (Padang), serta Sumatra Selatan (Ogan Komering Ulu).

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni, mengatakan, Idul Adha menjadi momentum untuk terus bersyukur dan berbagi manfaat kepada sesama. Penyaluran hewan kurban merupakan program rutin tahunan perusahaan yang diharapkan dapat memberikan dampak sosial bernilai tambah, sekaligus mempererat tali silaturahmi serta kebersamaan dengan masyarakat pada perayaan Idul Adha 1444H.

General Manager of CSR Edy Saraya (keenam kiri) menyerahkan hewan kurban untuk enam desa/kelurahan yang di Kecamatan Kebomas dan Kecamatan Gresik. (foto/ist)

Melalui program TJSL, SIG konsisten menjalankan aksi berbagi manfaat, tidak hanya menyalurkan hewan kurban bagi masyarakat tapi juga memberdayakan UMKM. Dan hewan kurban yang disalurkan oleh SIG melibatkan UMKM peternak lokal sehingga meningkatkan perekonomian pelaku UMKM.

“SIG juga memastikan seluruh hewan kurban yang disalurkan telah melalui tes kesehatan sehingga layak untuk dikonsumsi dan disalurkan secara terarah sehingga tepat sasaran,” kata Vita Mahreyni. Salah satu penerima bantuan hewan kurban, Ketua Yayasan Wanita Nararya Kirana, Kabupaten Lumajang, Nungki Dwitahayuningtyas, merasa bersyukur mendapat bantuan 10 ekor sapi kurban dari SIG.

“Bantuan yang kami terima akan kami salurkan dalam bentuk daging serta makanan siap saji berupa abon, karena dapat lebih tahan lama dan didistribusikan dengan mudah. Nantinya akan kami bagikan kepada warga yang ada di Desa Pasirian, Sukodono, Senduro Kabupaten Lumajang dan Desa Tanggul serta Sumbersari di Kabupaten Jember,” ungkap Nungki, yang tampak sumringah itu.

“Yayasan Wanita Nararya Kirana merupakan yayasan yang memberdayakan janda dan duafa yang ada di Kabupaten Lumajang. Dalam pengelolaan hewan kurban menjadi makanan siap saji, yayasan kami melibatkan sebanyak 30 orang dalam proses pembuatannya, jadi mereka juga mendapat penghasilan tambahan dengan adanya program ini,” tambah Nungki Dwitahayuningtyas.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang, Kundari. Mewakili warga desanya, ia berterima kasih atas kepedulian SIG. Selain memberikan nuansa suka cita pada momen perayaan Iduladha, bantuan dari SIG, juga menambah jumlah hewan kurban di masjid dan mushala desa.

“Tidak hanya pada momen Idul Adha saja, tetapi juga banyak bantuan lain yang telah diberikan SIG yang manfaatnya dirasakan langsung oleh warga seperti bantuan infrastruktur jalan desa. Semoga kepedulain ini menjadikan berkah bagi perusahaan,” ujar Kundari. (dra)

Rumah Singgah Dewi, Bantu Pasien Kanker Tak Mampu

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sebagai wujud kepedulian di bidang kesehatan dan sosial, Yayasan Matahari Tangan Kasih (YMTK) meresmikan Rumah Singgah Dewi (RSD) di Surabaya. Rumah Singgah ini diperuntukkan bagi pasien kanker dan keluarganya yang tak mampu yang membutuhkan tempat tinggal sementara, selama masa pengobatan dan kesembuhan di Rumah Sakit secara gratis.

Mengusung konsep Healing Environment, Rumah Singgah Dewi (RSD) yang berada di kawasan Jalan Klampis Aji II Surabaya, ini siap digunakan bagi para pasien kanker serta keluarga maupun pendamping pasien yang tidak mampu dari seluruh Indonesia secara gratis.

Terutama mereka yang berasal dari luar kota Surabaya dan sedang menjalankan pengobatan dan membutuhkan tempat tinggal sementara di Surabaya. Termasuk membantu layanan transportasi dari dan ke rumah sakit tujuan.

Founder dan Pembina YMTK, Puspitadewi Prijadi, mengatakan, Rumah Singgah ini memiliki kapasitas 30 kamar, ruang makan, ruang santai, dapur, hingga tempat jemuran yang luas. Keberadaan Rumah Singgah ini diharapkan dapat mengurangi beban dan biaya akomodasi bagi pasien serta keluarga dan pendamping.

“Sehingga, mereka dapat fokus pada pemulihan serta perawatan yang dijalani di sejumlah Rumah Sakit di Surabaya,” kata Dewi, sapaan akrab Puspitadewi Prijadi ditemui usai meresmikan RSD di Surabaya, Jumat (30/6).

Selain sebagai tempat tinggal sementara, lanjut Dewi, Rumah Singgah ini juga menyiapkan sejumlah perawat profesional pendamping pasien kanker yang siaga selama 24 jam. Termasuk pendampingan bio, psiko, sosial dan spiritual.

“Juga memberikan mood booster, seperti senam bersama, yoga dan jalan sehat, breathing relaxation, hipnoterapi, dan spiritual caring dengan cara ibadah dan doa bersama,” jelasnya. Sejumlah orang tua pasien kanker mengaku senang dan terbantu.

Salah satunya, Lia Dewi, warga Ponorogo, yang terpaksa pulang pergi Ponorogo-Surabaya, dan terkadang harus membayar sewa kamar bersama anaknya yang mengidap kanker sejak enam tahun lalu, saat menjalani terapi rutin di salah satu rumah sakit di Surabaya.

“Dengan adanya Rumah Singgah ini, saya dan suami merasa terbantu dan kami nantinya bisa mendampingi anak kami saat menjalani terapi dan pemulihan kankerdi rumah sakit,” terang Lia. Pihak pengelola Rumah Singgah ini juga tidak membatasi pasien maupun keluarganya selama tinggal sementara.

Namun, apabila jadwal terapi dan pemulihan sudah tidak dibutuhkan lagi, pasien dan keluarganya diperbolehkan pulang ke rumah asalnya, dan bisa kembali ke Rumah Singgah ini lagi apabila dipanggil rumah sakit untuk terapi dan pemulihan kembali. (red)

Antusiasme Tinggi, LPS Monas Half Marathon Diikuti 7.000 Pelari

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Satu hari menjelang digelarnya event atletik bergengsi bertajuk LPS Monas Half Marathon (LPS MHM), antusiasme pelari sangatlah tinggi. Hal ini dilihat dari acara pengambilan race pack yang digelar di Mall Sarinah, Jakarta Jum’at (30/6). Para pelari, baik atlet dan non atlet dari berbagai komunitas sudah berkumpul sejak pagi hari.

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan, antusiasme pelari dalam menyambut LPS Monas Half Marathon sangat tinggi, dimulai dari kegiatan-kegiatan latihan fisik hingga persiapan mental untuk berkompetisi yang dilakukan para peserta yang berasal dari berbagai komunitas lari.

“Hal ini terlihat dari total jumlah peserta dari rangkaian kegiatan LPS Monas Half Marathon yang mencapai kurang lebih 7.000-an orang yang akan berlari di Run The City pada 1 Juli dan LPS Monas Half Marathon di 2 Juli,” kata Purbaya Yudhi Sadewa, di Konferensi Pers jelang LPS MHM, Jumat (30/6).

Harapannya, kata dia, event LPS Monas Half Marathon dapat menjadi event yang sustain dan menjadi kegiatan marathon berstandar internasional di Kota Jakarta. Selain itu, diharapkan juga event LPS Monas Half Marathon dapat menjadi ruang berkompetisi dan berkembangnya potensi atlet-atlet nasional ke depannya.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Tigor Tanjung, menjelaskan, proses pengecekan rute sudah dilakukan oleh representatif  Association of International Marathons and Distance Races (AIMS) bersama dengan PASI dan organizer.

Guna memastikan rute yang akan digunakan sebagai lintasan lari LPS Monas Half Marathon ini presisi. Rute yang tersertifikasi ini menjadi ekspektasi dasar yang dimiliki sebagian besar pelari saat mengikuti sebuah perlombaan lari.

LPS Monas Half Marathon pun kini sudah mengantongi sertifikat AIMS dan dinyatakan rute yang akan dilalui memiliki standar internasional. ‘’Kami percaya akurasi pengukuran jarak lari adalah suatu keharusan dalam dunia lari. Sertifikasi AIMS menjamin tidak hanya jarak yang diukur dengan benar tetapi juga memiliki sistem yang tepat,” jelasnya.

LPS Monas Half marathon berhadiah total uang tunai mencapai Rp 992 juta. LPS Monas Half Marathon ditargetkan akan menjadi ajang kompetisi lari bergengsi. Dengan hadirnya pelari WNA membuat event ini semakin kompetitif dan menjadi ruang potensial bagi para atlet.

Baik profesional, senior maupun atlet muda hingga running enthusiast berlaga menunjukkan hasil Latihan terbaik mereka. Penyelenggaraan yang profesional dan antusiasme masyarakat dalam mendukung event ini akan memberikan kesan mendalam bagi para pelari untuk keberlanjutan kompetisi di masa mendatang. (bw)

Orang Muda Ganjar Jatim Adakan Penyembelihan Hewan Qurban di Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1444H, Orang Muda Ganjar (OMG) Jawa Timur/Jatim bersama jaringan pemuda di lingkungan sekitar menyembelih satu ekor qurban untuk masyarakat sekitar. Dalam Idul Adha, OMG Jatim menyembelih satu ekor sapi yang berlangsung di Halaman Sekretariat OMG Jatim, Jalan Semolowaru, Surabaya, Jum’at (30/6).

Koordinator Wilayah (Korwil) OMG Jatim, Agung Wirya Saputra, berharap, agar hewan qurban yang diserahkan dapat memberikan berkah dan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan dan juga meningkatkan semangat berbagi serta saling tolong-menolong. Terutama di momen yang penuh berkah seperti Idul Adha.

“Kami berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di tengah semangat Idul Adha yang penuh berkah. Semoga makin banyak program sosial yang dapat dilakukan untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat di wilayah Surabaya ini,” kata Agung.

Sesuai dengan tradisi warga setempat, lanjut Agung, setiap daging yang sudah di potong akan disisihkan untuk dimasak dan disantap bersama warga yang terlibat di dalam acara tersebut.

“Selain pemotongan dan berbagi hewan kurban, kami juga akan memasak dan menyantap hidangan bersama-sama sesuai dengan tradisi warga setempat,” tambahnya. Dirinya mengajak dan bekerjasama dengan perangkat desa maupun organisasi masyarakat untuk meramaikan momen perayaan Idul Adha tersebut.

Orang Muda Ganjar Jatim adakan penyembelihan hewan Qurban di Surabaya. (foto/ist)

Semua prosesi penyembelihan sudah dilakukannya sesuai dengan syariat Islam. “Kami bekerja sama dengan pihak RT, kelompok ormas dan paguyuban pemuda yang hari ini ikut membantu segala proses persiapan sampai dengan selesai. Semuanya kami lakukan sesuai syariat islam, seperti bersholawat, takbiran dan berdoa,” jawabnya.

Selama proses sosialisasi dan pendataan, Agung mengaku, masyarakat berbondong-bondong secara antusias menjadi relawan dan mendaftarkan diri dengan ikhlas terlibat dalam perayaan Idul Adha yang dibuat OMG.

Agung menilai bahwa kegiatan tersebut mencerminkan sila ke-3 Pancasila, sekaligus mempertegas budaya gotomg royong yang selama ini menjadi identitas bangsa Indonesia. “Tentu sejak pendataan masyarakat, mereka sangat senang sekali dam berharap agenda seperti ini bisa sering-sering diadakan untuk mempererat tali silaturahmi antar masyarakat dan mempertegas budaya gotong royong,” ujarnya.

Ke depan, OMG Jatim akan terus berkomitmen untuk memberikan program keberlanjutan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya jaringan pemuda menjadi lebih baik. Agung pun sudah mempersiapkan berbagai macam program sosialisasi maupun bantuan dan yang terdekat dirinya tengah fokus dalam program penanganan stunting di Jatim.

“Kami berupaya hadir dan eksis untuk memfasilitasi kebutuhan atau pun program dari masyarakat. Terutama pemuda yang ada di Jatim. Contohnya, setelah ini kami akan concern pada hal stunting. Baik edukasinya maupun bantuan gizinya kepada mereka yang membutuhkan,” pungkasnya. (rid)

Mak Ganjar Ajarkan Ibu-Ibu di Banyuwangi Cara Buat Besek Ikan

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Sukarelawan Mak Ganjar mengadakan kegiatan pelatihan yang bermanfaat kepada masyarakat, khususnya kaum ibu-ibu. Salah satunya mengadakan pelatihan cara membuat besek ikan di Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur/Jatim, Jumat (30/6).

Korwil Mak Ganjar Jatim, Harizatun Naqiyah, mengatakan, dalam kegiatan itu mereka mengajarkan ibu-ibu se-tempat untuk membuat besek ikan. “Kegiatan ini dihadiri kurang lebih 250 emak-emak warga Sumberberas dan Sumberayu Kecamatan Muncar,” kata Harizatun Naqiyah, dalam siaran persnya.

Menurut dia, kegiatan ini diadakan bertujuan untuk membangkitkan semangat emak-emak untuk berkreasi membuat besek ikan dari bambu. “Sebab, Desa Sumberberas merupakan daerah bagian Ujung Timur Kota Banyuwangi yang tidak jauh dari tempat pelelangan ikan/TPI,” ujarnya.

Dia menuturkan, para peserta yang mengikuti kegiatan ini sangat antusias dan penuh semangat. “Pelatihan ini juga mengubah pola pikir masyarakat dengan jiwa kreativitas dan inovatif sehingga nantinya masyarakat bisa secara mandiri membuat karya yang mempunyai nilai rupiah,” tambahnya.

Mak Ganjar mengajarkan ibu-ibu di Banyuwangi cara buat besek ikan. (foto/ist)

Pada kesempatan tersebut, sukarelawan turut memperkenalkan sosok Ganjar Pranowo, dengan sebutan pemimpin berambut putih. “Sebagian besar dari mereka sudah tahu sosok Pak Ganjar dan menyatakan dukungan kepada beliau sebagai calon presiden 2024-2029,” ujarnya.

Salah satu warga setempat, Nurmala, menyambut positif upaya yang diadakan Mak Ganjar Jatim. Dia turut mendoakan agar Ganjar Pranowo bisa menjadi pemimpin Indonesia di masa mendatang. “Sukses selalu untuk Pak Ganjar, semoga terwujud impian beliau menjadikan Indonesia lebih jaya,” katanya. (rid)

Banyuwangi Siapkan 2.500 Dosis Vaksin Antisipasi Rabies

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Meski belum ditemukan kasus, Banyuwangi mulai siaga rabies. Sedikitnya, 2.500 dosis vaksin disiapkan. Vaksin menyasar populasi hewan piaraan yang rawan terjangkit rabies.

Kekhawatiran Banyuwangi bukan tanpa alasan. Selain berdekatan dengan Bali, di kabupaten ini juga terdapat populasi anjing dan kucing. Sehingga, rawan muncul kasus rabies. “ Banyuwangi ini ring penyangga. Jadi, kita sifatnya siaga. Kita siapkan 2.500 dosis vaksin,” kata Plh. Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi, Drh. Nanang Sugiarto, belum lama ini.

Menurut Nanang, belum ditemukan kasus gigitan rabies di wilayahnya. Kasus gigitan baru ditemukan di Bali dan NTT.  Mengantansipasi kasus serupa. Pihaknya gencar melakukan vaksinasi rabies kepada hewan piaraan. “ Idealnya, vaksinasi rabies dilakukan 1 tahun sekali. Warga bisa datang ke Puskeswan atau RS Hewan di kota,” jelasnya.

Dari data yang ada, warga masih jarang melakukan vaksinasi hewan. Karena itu, pihaknya gencar melakukan edukasi. Termasuk menggelar vaksinasi keliling. Vaksinasi massal dilakukan di titik-titik populasi rawan rabies. “ Kita sudah lakukan vaksinasi massal di Kecamatan Blimbingsari,” jelasnya lagi.

Pihaknya berharap kesadaran vaksinasi rabies bisa terus meningkat. Hal ini mengantisipasi kasus rabies jika terjadi gigitan anjing atau hewan piaraan lainnya. “ Sosialisasi jalan terus, sekaligus vaksinasi jemput bola,” tutupnya. (udi)

Woouw….., Menu ini Wajib Dicoba di Java Paragon Hotel & Residences

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Java Paragon Hotel & Residences menghadirkan menu baru di The Cafe dengan thema Mediterranean. Konsep yang diusung Buffet dining. Menu ini sangat cocok bagi pecinta kuliner untuk menikmati rasa dan pengalaman yang berbeda.

“Kami ingin memperkenalkan menu baru yang jarang ada di Surabaya. Yaitu, menu Mediterranean. Perpaduan menu khas Yunani dan Italia yang tentunya bisa jadi hal baru untuk dicoba khususnya pecinta kuliner di Surabaya,” kata Executive Chef Java Paragon Hotel & Residences, Satyo Ardianto, di Surabaya Kamis (29/6).

Tampilan menu khas Yunani dan Italia mulai dari Greek Salad, Mediterranean Style Pizza, Roasted Chicken dengan bumbu khas Mediterranean, hingga dessert khas Mediterranean. Seperti Baklva, Creme Brulee, Mediterranean cookies, dan Macaroon akan dihidangkan di The Café Restaurant.

“Special roasted chicken yang dimarinasi dengan bumbu khas mediterranean. Selain ayam, ada juga menu yang kita but spesial dengan bahan utama ikan dan daging yang kami masa dengan bumbu terbaik,” jelas chef penyuka rujak cingur ini.

Selain menu Mediterranean, tamu juga bisa merasakan makan dengan nuansa putih dan biru khas santorini. Dekorasi yang cantik bisa dijadikan untuk tamu berfoto bersama teman, keluarga, kolega maupun orang tercinta.

Promo buffet Mediterranean in bisa dinikmati dengan harga Rp318.000++ per orang ,setiap hari Jumat dan Sabtu malam pukul 18.00-22.00 WIB. Selain menunya yang istimewa, tamu bisa memperoleh promo menarik yaitu Buy 2 Get 3.

“Untuk warga Surabaya yang bingung mau menghabiskan weekend dimana, lebih baik ke Java Paragon Hotel saja but menikmati menu terbaru kami yaitu Mediterranean Buffet. Cocok banget untuk acara kumpul-kumpul atau arisan loh,” tambah FB Manager Java Paragon Hotel & Residences, Ismail.

Selain buffet terbaru, Java Paragon Hotel & Residences juga memperkenalkan kamar dengan tipe design terbaru. Tipe kamar baru yang sudah bisa nikmati para tamu antara lain, Superior Premiere dan Deluxe Premiere yang elegan dengan konsep Art Deco dengan nuansa yang hangat dan pilihan warna kamar yang berbeda

Tamu bisa menikmati kamar ini dengan Luas 22 M? yang sudah dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas diantaranya tempat tidur dari King Koil, AC, TV Android 43″, dan WiFi dengan kecepatan tinggi.

Kamar yang paling ditunggu-tunggu tipe Executive Suite yang luasnya 52 M. Tipe Executive Suite memiliki rang tamu, pantry, dan powder room (toilet untuk tamu). (arief)

Idul Adha, Srikandi Ganjar Qurban Kambing untuk Masyarakat di Malang

0

Malang, (pawartajatim.com) – Memperingati Hari Raya Idul Adha 1444 H, sukarelawan Srikandi Ganjar, berqurban satu ekor kambing untuk masyarakat di Dusun Tondosari, Desa Pajaran, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur/Jatim, Kamis (29/6).

“Dalam rangka memperingati Idul Adha, Srikandi Ganjar Jatim ingin berbagi keberkahan dan kebaikan kepada masyarakat sekitar di Jatim,” kata Koordinator Wilayah Srikandi Ganjar Jatim, Cindy Maghriza. Momen tersebut, menurut Cindy, sangat spesial.

Pasalnya, kata dia, pada Idul Adha tahun ini, Cindy, bisa merayakannya bersama Srikandi Ganjar yang sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat sekitar. “Ingin sekali merayakan Idul Adha bersama masyarakat dan sekalian sambung silaturahmi bersama mereka,” kata Cindy.

Puluhan masyarakat menyaksikan acara potong kambing tersebut. Mereka berdoa dan melakukan syariat penyembelihan sesuai tata cara agama Islam. Selanjutnya, Srikandi Ganjar, membagikan hewan hasil sembelihan kepada puluhan warga yang membutuhkan.

Srikandi Ganjar qurban kambing untuk masyarakat di Kabupaten Malang. (foto/ist)

“Ada satu ekor kambing yang disembelih, kemudian akan kami bagikan secara merata ke 40 masyarakat yang membutuhkan untuk memenuhi pasokan pangan dan nutrisi mereka,” kata Cindy.

Ia berharap, Srikandi Ganjar, bisa terus berkontribusi nyata dalam membangun kesejahteraan dan kemajuan bagi perempuan. “Pesan saya, semoga silaturahmi kami terus berjalan dan perempuan makin maju dan berdaya,” pungkasnya.

Selain dibagikan, kambing yang selesai dipotong akan diolah dan dijadikan hidangan makan malam yang akan dinikmati bersama warga di lingkungan sekitar. (rid)