Arus Balik Libur Idul Adha dari Bali Diprediksi Sabtu – Minggu, Begini Persiapan ASDP

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)-  Seiring selesainya libur panjang Idul Adha, penumpang penyeberangan dari Bali ke Jawa diprediksi sedikit melonjak. Mereka adalah wisatawan domestik (wisdom) yang kembali usai berlibur. Lonjakan arus balik ini diprediksi akan mengalir pada Sabtu (1/7/2023) dan Minggu (2/7/2023) besok.

Mengantisipasi lonjakan ini, ASDP Ketapang – Gilimanuk menyiagakan sebanyak 28 kapal. Jumlah ini sejatinya dalam kondisi normal. “ Kita prediksi arus balik dari Bali akan terjadi Sabtu-Minggu besok. Namun, kondisinya masih kategori normal,” kata General Manager PT Indonesia Ferry (ASDP)  Ketapang – Gilimanuk, Syamsudin.

Prediksi lonjakan pada akhir pekan ini menyusul selesainya libur dan cuti bersama Idul Adha. Sebab, sebagian masyarakat harus kembali beraktivitas. Terutama, para pegawai negeri yang mulai masuk kantor. “ Kami sudah siapkan seluruh sarana untuk antisipasi lonjakan arus balik ini. Mulai sarana dan fasilitas lainnya,” jelas Syamsudin.

Seluruh kapal yan ada dipastikan siap dikerahkan, kecuali yang sedang masa perawatan. Jumlah armada yang ada juga dinilai cukup. Jika terjadi penumpukan kendaraan, pihaknya sudah memiliki sejumlah lokasi penampungan. Yaitu, kawasan buffer zone yang sewaktu-waktu bisa diaktifkan. “ Kami juga kolaborasi dengan jajaran Kepolisian, Dishub dan lainnya untuk mendukung layanan penyeberangan,” jelasnya lagi.

Sebelumnya, mendekati libur panjang Idul Adha, penumpang yang menyeberang ke Bali meningkat. Mereka didominasi wisatawan domestik (wisdom) yang berlibur ke Pulau Dewata. Lonjakan penumpang kapal mulai terasa sejak 22-23 Juni kemarin. Mereka didominasi kendaraan golongan IV alias mobil pribadi. Pada 22 Juni, total kendaraan yang menyeberang ke Bali mencapai 1.300 unit, sedangkan pejalan kaki mencapai 18.700 orang. Jumlah ini meningkat pada 23 Juni dimana kendaraan pribadi tembus 1500 unit dan pejalan kaki sebanyak 18.700 orang.Meski terjadi lonjakan, aktivitas pelabuhan masih lancar. Belum dilakukan penambahan armada kapal. Kapal yang dioperasikan masih normal, 27-28 kapal. (udi)

Diduga Penyakitnya Kambuh, Penumpang Kapal Meninggal dalam Pelayaran ke Ketapang

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)– Diduga sakitnya kambuh, seorang penumpang KMP Gilimanuk 2 meninggal mendadak dalam penyeberangan dari Gilimanuk, Bali menuju Ketapang, Banyuwangi, Kamis (29/6/2023) pagi.

Penumpang nahas ini bernama Salbiyatun (45), asal Kabupaten Dompu, NTB. Saat kejadian, korban hendak pergi ke Serang, Banten dengan menumpang bus malam. Awalnya, korban tak menunjukkan gelagat mencurigakan. Dia menumpang bus bersama suami dan anaknya. Bus yang ditumpanginya masuk kapal sekitar pukul 02.00 WIB. Kapal kemudian berlayar menuju Ketapang.

Beberapa menit sebelum sandar, korban mengeluhkan sakit pada kakinya. Kemudian, korban meminta diantar ke kamar mandi. Korban selanjutnya diantar sang anak ke toilet. Belum sempat tiba, korban mengeluh pusing. Korban kemudian dipapah sang suami dan berhenti di kursi penumpang kapal. Betapa terkejutnya, ketika dilihat, korban sudah tak benafas. “ Jadi, kejadiannya begitu cepat. Setelah dipapah suami dan duduk di kursi penumpang, korban tiba-tiba meninggal,” kata Kapolsek Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KP3) Tanjungwangi, Banyuwangi, Iptu Heru Slamet Hariyanto.

Begitu kapal sandar, tubuh korban dievakuasi ke Pos Kesehatan Pelabuhan Ketapang. Hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan sudah meninggal. Namun, pihak keluarga menolak dilakukan visum. Pihak keluarga memilih membawa pulang jenazah korban. “ Informasinya, korban dibawa ke Serang, Banten dan dimakamkan disana,” jelas Kapolsek.

Polisi menduga, korban meninggal lantaran penyakitnya kambuh. Sehingga, nyawanya tak tertolong ketika sedang dalam penyeberangan. Kejadian ini sempat menggegerkan para penumpang kapal lainnya. “ Karena keluarga menolak dilakukan visum, jenazah langsung diserahkan usai diperiksa medis,” tutup Kapolsek. (udi)

Orang Muda Ganjar Gelar Program Tanam Pohon Cemara Udang di Tuban

0

Tuban, (pawartajatim.com) – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mejaga ekologi serta membangun masyarakat sadar wisata, Relawan Orang Muda Ganjar (OMG) Jawa Timur/Jatim mengadakan kegiatan tanam pohon cemara udang bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Pantai Panduri Tasikharjo Tuban Rabu (28/6).

“Sebagai negara maritim yang penduduknya 60 persen hidup di pesisir, kita harus punya kesadaran dan wawasan bersama dalam menjaga ekologi di kawasan pantai,” kata Koordinator Daerah (Korda) OMG Tuban, Andrean Ervianto.

Menurut dia, kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengembangan potensi wisata di kawasan tersebut. “Ini sebagai wujud pembinaan generasi muda dalam mengelola kawasan Tasikharjo sebagai destinasi wisata di Kabupaten Tuban untuk meningkatkan perekonomian di level UMKM yang berdampak pada kesejahteraan rumah tangga,” kata Andrean.

Mengawali kegiatan di Pantai Panduri ini, Andrean berkomitmen untuk senantiasa melakukan pendampingan bersama pokdarwis membuat tata kelola kawasan wisata secara profesional guna meningkankan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

“Kami akan melakukan pendampingan tata kelola tempat wisata secara profesional dengan prinsip business as usual dalam membangun sistem yang terintegrasi dan berkelanjutan. Misalnya, alur tiketing, pengelolaan kebersihan dan lain sebagainya,” tuturnya.

Ke depan, kata dia, OMG Tuban akan melanjutkan agendanya dalam melanjutkan programnya di kawasan pesisir utara lainnya yang memiliki potensi cukup besar untuk dikembangkan.

Selain itu, Andrean, mengaku, masih terdapat sektor yang bisa diberdayakan OMG Tuban. Seperti pada industri pertanian dan peternakan yang dinilainya memiliki potensi sama besarnya dengan kawasan pesisir. Selain kawasan pesisir, kita akan memberdayakan masyarakat khususnya pemuda pada sektor pertanian dan peternakan.

Orang Muda Ganjar gelar program tanam pohon cemara udang di Tuban. (foto/ist)

Karena di Tuban ini peluangnya cukup banyak sebagai penopang ketahanan pangan. Tentu kami yakin program kita bisa menstimulus pertumbuhan ekonomi masyarakat Tuban,” ungkap Andrean.

Sementara, Ketua Pokdarwis Tasikharjo Sumarji, merespons positif komitmen yang dilakukan OMG dalam melestarikan kawasan pesisir di Tuban. Luar biasa komitmen OMG dalam hal penanaman untuk menjaga ekosistem di Pantai Panduri.

”Ini merupakan kawasan wisata alam berbasis lingkungan yang memiliki kepentingan untuk melestarikan alam sebagai bentuk keberlangsungan makhluk hidup di sekitarnya,” ungkap Sumarji.

Ia menjelaskan, bagaimana pantai tersebut bisa dibuka untuk umum pada Oktober 2022, atas kontribusi dan kerjasama dari berbagai pihak. 2011 kami mengawali program konservasi dengan menanam pohon cemara di sepanjang 65 kilometer pantai utara Tuban.

‘’Namun, diantara sekian banyak yang ditanami, salah satu yang memiliki potensi wisata ada di kawasan Tasikharjo. Akhirnya kami pada saat itu bersama karang taruna beker jasama dengan berbagai pihak akhirnya bisa membuka tempat wisata pada Oktober 2022 lalu,” lanjut Sumarji.

Dirinya berpesan untuk senantiasa bersama-sama merawat apa yang sudah dibangunnya selama ini. Serta berharap Pokdarwis dan OMG bisa terus berdampingan dalam menjaga pantai tersebut untuk tetap lestari dan diminati semakin banyak wisatawan.

“Mari kita lestarikan alam. Jangan hanya menanam. Mari kita bersihkan dan kelola kawasan ini secara bersamaan. Semoga bisa bermanfaat untuk masyarakat dalam memberdayakan ekonomi yang semakin sejahtera,” pungkas Sumaji.

Rangkaian acara ditutup dengan pertunjukkan seni budaya Phak-Phakan yang merupakan ke bentuk kesenian khas Tuban yang belum lama ini diresmikan sebagai kekayaan budaya masyarakat Tuban oleh Kementerian Hukum dan HAM. (rid)

39.780 Dus Air Zamzam Tiba di Embarkasi Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sebanyak 39.780 dus air zamzam dari Tanah Suci tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES). Nantinya, setiap jemaah haji akan mendapatkan air zamzam sebanyak lima liter yang akan diterima saat kembali dari Tanah Suci. Sehingga, jemaah haji tidak perlu membawa air zamzam sendiri dari Tanah Suci.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Husnul Maram, mengatakan pihaknya menyiapkan 39.780 dus air zamzam yang diperuntukkan bagi jemaah haji di AHES. Rinciannya, 38.359 bagi jemaah haji dan sisanya 1.421 untuk cadangan.

“Puluhan ribu air zamzam ini dikirim langsung dari Tanah Suci melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya. Air zamzam sudah dikemas dalam wadah galon dan dibungkus plastik, serta dimasukkan dalam kotak kardus dan ditempatkan di sebuah ruangan di AHES,” ujar Maram saat ditemui di AHES, Rabu (28/6).

PPIH Embarkasi Surabaya menyiapkan air zamzam ini setelah adanya peraturan penerbangan yang melarang jemaah haji membawa air zamzam melebihi batas yang ditentukan. Sehingga, bisa mengakibatkan penerbangan tertunda.

“Setiap jemaah haji akan mendapatkan jatah air zamzam sebanyak lima liter yang akan diterima saat kembai ke Tanah Air melalui AHES,” katanya. Mekanisme pembagian air zamzam ini, nantinya akan dilakukan tim dari Saudi Arabia Airlines.

Sedangkan, petugas haji bertugas menyediakan tempat untuk menampung air zamzam sementara. Sekaligus sebagai pemantau apabila ada jemaah haji yang tidak kebagian air zamzam.

“Setelah menerima, nantinya ada bagian di paspor jemaah haji yang diberi stempel sebagai penanda sudah menerima air zamzam,” jelasnya. Sesuai jadwal, Kelompok Terbang (Kloter) 1 Embarkasi Surabaya akan tiba di Tanah Air dan terlebih dahulu masuk ke AHES pada 3 Juli 2023 untuk pemeriksaan dan pendataan kelengkapan dokumen haji sebelum kembali ke daerah asalnya masing-masing. (red)

Sepuluh Mahasiswa Australia Belajar Gamelan di Unesa

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sebanyak 10 mahasiswa Australia belajar bahasa dan gamelan di Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Kegiatan ini merupakan kolaborasi dalam program Western Australia and East Java Universities Consortium (WAEJUC) 2023.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Unesa, Prof Madlazim, mengatakan para mahasiwa Western Australia tersebut menjalani program short course selama sepekan. Mereka akan berkeliling di 10 kampus yang berada di Jawa Timur/Jatim, termasuk di Unesa.

“Program WAEJUC 2023 beranggotakan lima universitas di Australia, di antaranya Curtin University, Murdoch University dan Edith Cowan University. Sementara, kampus Jatim yang terlibat selain Unesa yaitu ITS, UM Malang, Uinsa, Unair, Unej, UB, UPN Veteran, UTM dan UIN Maliki Malang,” terang Madlazim, Rabu (28/6).

Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) Unesa, Asrori, menjelaskan di Unesa mahasiswa asing itu belajar tentang bahasa dan budaya Indonesia. “Kami di Unesa memberikan materi dasar bahasa dan budaya Indonesia dan kampus lainnya juga memiliki tema yang berbeda sesuai ciri khas daerah dan kampusnya,” katanya.

Setelah pembukaan, lanjut Asrori, mahasiswa tersebut langsung belajar seputar bahasa Indonesia oleh tim BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing). Selanjutnya, mereka langsung menjejaki seni dan budaya Indonesia di Joglo Fakultas Bahasa Seni (FBS).

Sepuluh mahasiswa Australia belajar gamelan di Unesa. (foto/red)

Di sana, mereka dikenalkan berbagai jenis tarian dan alat musik tradisional berupa gamelan. Mereka tidak hanya melihat, namun juga langsung memperagakan tarian dan mempelajari langsung bagaimana memainkan gamelan yang dibimbing tim FBS.

“Kami juga mengenalkan kuliner dan wisata di Jatim kepada mereka. Akhir program nanti, mahasiswa peserta program ini harus buat paper dan presentasi apa yang mereka pelajari dan dapatkan selama di sini. Kegiatan ini berbobot lima kredit atau sks oleh kampus asalnya,” ungkap Asrori.

Program WAEJUC ini bagian dari implementasi MBKM yang memberikan sejumlah manfaat bagi mahasiswa. Selain itu, WAEJUC juga memfasilitasi mahasiswa asing untuk belajar dan mengenal bahasa dan budaya Indonesia, sekaligus memberikan kesempatan mahasiswa Unesa untuk mengembangkan diri.

Asrori berharap, kegiatan ini dan riset kolaborasi bisa semakin melibatkan banyak pihak, dosen dan mahasiswa. “Tahun depan kita punya target untuk mengirim mahasiswa ke kampus-kampus Australia dalam program yang sama,” katanya.

Salah satu mahasiswa dari Edith Cowan University, Usamah atau Sam, mengaku antusias mengikuti program tersebut. Sejak awal dia memiliki tujuan untuk belajar budaya Indonesia dan bisa sharing pengalaman dengan teman-teman negara asalnya sepulang nanti.

“Ini salah satu hal yang paling ingin saya pelajari setelah berada di Indonesia, yaitu belajar BIPA di Unesa. Mungkin suatu saat bisa kembali. Kesan saya luar biasa. Budayanya banyak, unik dan penuh makna,” ucapnya.

Kesan pertama mahasiswa asal Australia menginjakan kaki di Surabaya yaitu merasa sangat ada perbedaan lingkungan di kota yang sangat padat. Namun, dia justru tertarik dengan perbedaan budaya dan mengungkap bahwa dia tertarik dengan gaya hidup masyarakat Indonesia. (red)

Peduli Lingkungan Sosial, BRI RO Surabaya Kembali Gelar Donor Darah

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sosial, Bank BRI Regional Office Surabaya kembali menggelar aksi sosial. Kali ini, kegiatan sosial dalam bentuk donor darah.

Regional CEO BRI Surabaya, Setiyarta, menjelaskan, kegiatan menarik ini dilakukan di Kantor Wilayah BRI Regional Surabaya. Aksi sosial ini juga dilakukan secara rutin dan merupakan bagian dari tanggung jawab sosial manajemen terhadap lingkungan sosial.

Dalam kegiatan donor darah kali ini, ada sekitar 150-an orang yang ikut mendonor. Selain dari karyawan BRI Regional Office Surabaya, kegiatan donor darah ini juga diikuti karyawan dari anak usaha BRI Group serta karyawan yang berkantor di Plaza BRI, Surabaya.

“Kegiatan ini kami lakukan selain merupakan kegiatan rutin di lingkungan kerja BRI RO Surabaya, juga untuk membantu stok darah yang dibutuhkan PMI. Karena itu, dalam kegiatan ini kami juga menggandeng PMI dan salah satu rumah sakit di Surabaya,” kata Setiyarta, disela acara Donor Darah di Surabaya Selasa (27/6).

Dia menjelaskan, kegiatan donor darah selain membantu masyarakat yang membutuhkan darah juga sekaligus untuk memastikan kesehatan para karyawan BRI RO Surabaya dan anak usahanya.

BRI RO Surabaya kembali gelar donor darah. (foto/ist)

Peserta yang bisa mengikuti disyaratkan sehat, berusia 17-60 tahun, berat badan minimal 45 kg, istirahat cukup minimal 5 jam sebelum donor, serta tekanan darah, denyut nadi, kadar hemoglobin dalam kondisi baik.

“Sebab itu, sebelum dilakukan pengambilan darah, para peserta diharuskan mengikuti screening terlebih dahulu. Selain suhu, mereka juga menjalani pemeriksaan tekanan darah,” ujarnya.

Menurut dia, kegiatan donor darah selain bermanfaat bagi orang lain, juga bagi pendonor sangat baik. Sebab dengan mendonorkan darah bisa mengurangi resiko penyakit jantung. Karena jika zat besi yang berlebihan bisa menyebabkan kolesterol.

Selain itu juga dapat mengurangi jumlah sel darah merah yang berlebihandi dalam tubuh. “Sehingga orang yang rutin melakukan donor darah badanya akan lebih sehat,” tutup Setiyarta. (bw)

Ganjar Milenial Ajak Warga Bojonegoro Tebar Bibit Ikan dan Tanam Pohon

0

Bojonegoro, (pawartajatim.com) – Sukarelawan Ganjar Milenial Center (GMC) terus menebar kebaikan dan melakukan kegiatan bermanfaat pada masyarakat luas. Kali ini, pendukung Ganjar Pranowo, mengajak masyarakat menebar bibit ikan dan menanam pohon di Desa Cengkir, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur/Jatim.

Koordinator Wilayah GMC Jatim, Mahmud, mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk mengedukasi masyarakat terhadap kelestarian lingkungan alam. “Desa Cengkir memiliki geografi pertanian dan waduk maka ekosistem alamnya perlu dipedulikan dengan baik,” kata Mahmud, di Bojonegoro Selasa (27/6).

Dia menambahkan kegiatan tersebut mendapatkan antusiasme yang positif dari masyarakat. Banyak masyarakat berbagai kalangan mengikuti kegiatan tersebut mulai dari tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh desa.

Mereka, bahkan membawa benih ikan bersama-sama ke Waduk Desa Cengkir. Sekitar 5.000 bibit ikan Nila dilepas di waduk tersebut. Dia menjelaskan pemilihan ikan nila karena proses pembesarannya tergolong sangat cepat besar, sehingga bisa menjadi sumber pencarian sampingan masyarakat sekitar.

“Ini mendapatkan animo baik, dikarenakan masyarakat sangat juga sangat peduli dengan ekosistem air waduk yang menjadi sumber mata pencaharian dan keperluan dapur,” tuturnya.

Ganjar Milenial ajak warga Bojonegoro tebar bibit ikan dan tanam pohon. (foto/ist)

Selain penebaran ikan, relawan GMC juga mengajak masyarakat melakukan penanaman pohon di sekitar desa. Hal ini dilakukan sesuai permintaan masyarakat setempat untuk pengurangan emisi karbon.

Karena itu, harus dilakukan penanaman pohon untuk meningkatkan produksi oksigen. “Harapan kami agar kegiatan ini bisa merangsang masyarakat sekitar agar ikut menjaga ke stabilan lingkungan waduk yang notabene juga menjadi sumber mata pencaharian warga desa cengkir,” tambahnya.

Disela kegiatan tersebut, Mahmud, tidak lupa mensosialisasikan sosok Ganjar Pranowo. sebagai calon presiden 2024 kepada masyarakat sekitar. (rid)

Kyai Muda Ganjar Gelar Khitanan Massal di Ngawi

0

Ngawi, (pawartajatim.com) – Memasuki libur sekolah, Kyai Muda Jawa Timur/Jatim Dukung Ganjar berkolaborasi dengan GP Ansor Kabupaten Ngawi menggelar khitanan massal untuk anak-anak di Dusun Ngantru, Kabupaten Ngawi Selasa (27/6). Kegiatan diawali dengan kirab bentor yang mengirim anak-anak yang menjadi peserta khitanan masal mengelilingi Ngawi menuju tempat kegiatan.

Selain itu, turut hadir Wakil Bupati Kabupaten Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko dan Kepala Desa Ngawi, Eko Budi, yang membuka dan mengiringi jalannya kegiatan tersebut. Koordinator Wilayah (Korwil) Kyai Muda Jatim Ali Baidlowi, menjelaskan, pentingnya khitanan bagi anak-anak.

Selain mengikuti sunnah Rasulullah dan Nabi Ibrahim, juga menghindari adanya najis pada anggota badan saat beribadah. Anjuran agama yang diamanatkan Rasulullah. Kemudian dari sisi kesehatan khitan itu membersihkan kotoran yang tersisa dari kotoran buang air kecil.

‘’Ketika sudah dikhitan Insya Allah akan menjadi suci dan bersih terbebas dari penyakit,” kata Ali. Ia menambahkan, Kyai Muda bekerja sama dengan pemerintah dan ormas dalam menyukseskan acara tersebut.

“Kami bekerja sama dengan berbagai pihak. Seperti kepala desa, ormas bahkan Pemerintah Kabupaten Ngawi untuk membantu mereka yang kurang mampu dalam melaksanakan khitan pada anaknya,” tambahnya.

Kyai Muda Ganjar gelar khitanan massal di Ngawi. (foto/ist)

Sebanyak 32 anak yang dikhitan mengikuti proses acara tersebut sampai dengan selesai. Masyarakat dan orang tua dalam kegiatan tersebut tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.

“Alhamdullilah luar biasa dan antusias sekali, banyak masyarakat, tetangga dan sanak saudara yang ikut datang memberi dukungan terhadap anak untuk berani dikhitan maupun mengikuti acara ini sampai selesai,” kata Ali.

Dalam kesempatan kali ini, Kyai Muda memberikan berbagai macam bantuan kepada anak-anak yang menjadi peserta khitan untuk menunjang pendidikannya ke depan. “Selain bantuan media, kami berikan berbagai macam bantuan untuk mereka yang dikhitan, kedua kami menyewakan bentor untuk kirabnya mereka, ada uang saku juga untuk kebutuhan pendidikan dan alat sholat,” ujarnya.

Ali berpesan agar para peserta khitan bisa menjadi anak yang berakhlak berguna untuk bangsa dan agama, serta meneruskan tongkat kepemimpinan di masa depan. Semoga mereka bisa menjadi anak yang sholeh, bermanfaat bagi bangsa dan negara.

‘’Semoga kelak bisa melanjutkan estafet pembangunan negara yang telah dicontohkan Pak Ganjar sebagai seorang pemimpin, serta menjadi generasi yang kreatif dan berinovasi di masa depan,” pungkasnya.

Tokoh Masyarakat di Desa Ngawi, Kyai Ahmad Rozali Nur, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kedatangan Kyai Muda Jatim beserta organisasi lainnya.Dengan digelarnya kegiatan ini, dirinya berharap kelak anak tersebut bisa menjadi generasi penerus dan membawa bangsa Indonesia jauh lebih baik di masa depan.

“Sangat bagus karena bersentuhan langsung dengan masyarakat, dimana kegiatan ini harapannya anak-anak yang kita khitankan bertepatan dengan hari lahir Bung Karno bisa menunjung tinggi generasinya untuk membawa bangsa ini lebih baik,” jawab Rozali.

Rozali berharap, akan ada kegiatan selanjutnya guna membangun desanya agar lebih makmur dan sejahtera. “Mudah-mudahan ada kegiatan lanjutannya setelah ini. Baik dalam bantuan infrastruktur pembangunan dan pemberdayaan manusia,” tutupnya. (rid)

Mobilio Disambar KA di Banyuwangi, Dua Penumpangnya Luka-luka

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Sebuah mobil Honda Mobilio ditabrak kereta api (KA) Sritanjung di lintasan Lingkungan Klatak, Kalipuro, Banyuwangi, Rabu (28/6/2023) pagi. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, dua penumpang mobil mengalami luka-luka.

Dua korban adalah pasangan suami istri. Mereka masing-masing Hariono (53) dan istrinya Santi Wijayanti (46). Kejadian nahas ini bermula ketika KA jurusan Banyuwangi – Yogyakarta ini melintas dari arah Stasiun Ketapang, Banyuwangi. Sebelum melintas ke lintasan tanpa palang pintu ini, Masinis KA sudah berkali-kali membunyikan klakson.

Begitu gerbong memasuki TKP, mendadak muncul Honda Mobilio yang dikemudikan korban. Kontan saja, tabrakan tak terhindarkan. Moncong lokomotif menyambar bagian depan mobil. Saking kencangnya, mobil bernopol P 1884 WR ini terpental. Kondisinya ringsek di bagian depan dan samping.

Melihat ada mobil tertemper, Masinis menghentikan laju KA. Warga di sekitar lokasi langsung berhamburan memberikan pertolongan. Kedua korban di dalam mobil dilarikan ke RS Yasmin, Banyuwangi. Tak hanya mobil yang rusak, beberapa bagian lokomotif juga mengalami kerusakan. Setelah dilakukan pemeriksaan, KA kelas ekonomi ini kembali melanjutkan perjalanan. “ Setelah dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan aman, KA kembali melanjutkan perjalanan. Terjadi keterlambatan sekitar 12 menit,” kata Plh. Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember Anwar Yuli Prastyo.

Pihaknya juga melaporkan kejadian ini ke Polsek Kalipuro. Menurutnya, sesuai Undang – Undang No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pada pasal 114 huruf (b) disebutkan bahwa pada perlintasan sebidang antara jalur KA dan jalan, pengemudi wajib mendahulukan KA. “ Kami mengimbau pengguna jalan selalu berhenti dulu sebelum melintas di lintasan sebidang,” jelasnya.

Akibat kejadian ini, kedatangan KA Srintanjung mengalami keterlambatan sekitar 14 menit di Stasiun Jember. Pihaknya juga mengganti lokomotif yang rusak akibat kecelakaan tersebut. “ Ini demi kenyamanan dan keselamatan pengguna angkutan KA,” tutupnya. (udi)

Ini Dia, Chef Satyo Ardianto, yang Punya Pengalaman se-Gudang

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Java Paragon Hotel & Residences Surabaya dengan bangga memperkenalkan anggota keluarga baru yaitu Chef Satyo Ardianto sebagai Executive Chef. Selama 25 tahun di dunia kuliner, karirnya sebagai Chef banyak dihabiskan di Eropa.

“Java Paragon saya rasa hotel yang sudah terkenal di Surabaya. Tantangannya cukup besar saat bergabung di sini sehingga memacu kreativitas, skill, dan pengalaman saya untuk memberikan produk-produk terbaik,” kata Chef Satyo, di Surabaya Rabu (28/6).

Chef kelahiran Jakarta tahun 1971 ini, pernah bekerja di Swiss, Perancis, Jerman, dan Amerika Serikat. Salah satunya di The Mirage, Las Vegas Hotels. Tak heran jika Chef yang hobi memasak sejak kecil ini memiliki kemampuan yang mumpuni untuk mengolah makanan western.

Dengan pengalaman kulinernya, dia akan menyajikan menu-menu andalan untuk outlet-outlet di Java Paragon Hotel & Residences yaitu di The cafe, The Avenue Lounge Bar, Citilites Sky Club & Bistro, dan Cakery.

“Sebetulnya simple aja makanan saya, bukan yang terlalu fancy atau yang terlalu complicated. Yaitu secara presentasi mash oke, dan rasa mash di terima di khalayak ramai khususnya di Surabaya. Tentunya menu saya signature, artinya berbeda dengan menu-menu hotel lain,” papar Chef yang suka rujak cingur ini.

Salah satu cita-cita Chef Satyo, adalah menghadirkan kolaborasi antara kuliner lokal dan western food dengan penampilan yang berbeda. “Saya berpikir ingin membuat menu Indonesian Food yang diubah menjadi sesuatu makanan. Seperti halnya western food,” ujarnya.

Baru-baru ini Chef Satyo, telah mengeluarkan tiga menu Italia yang special. Dia mengaku terinspirasi dari masakan Italia bagian Selatan yang cara membuatnya simple, tapi rasanya tetap lezat.

Ketiga menu itu adalah Spinachi Ala Crema Penne Di Pollo, Sicilian Frutti Di Mari, dan Peperoncino Di Manzo Pizza. Para tamu bisa menikmatinya di The Avenue Lounge Bar dengan harga spesial. (arief)