Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Berakhirnya libur Lebaran, layanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi kembali normal. Warga bisa kembali melakukan kunjungan atau menitipkan barang seperti biasa.
Sebelumnya, selama Ramadhan hingga Idul Fitri, layanan Lapas diberlakukan perubahan. Jadwal kunjungan tatap muka dibuka mulai Senin hingga Kamis. Sedangkan layanan khusus penitipan barang dan makanan dibuka hari Sabtu.
“Keluarga warga binaan yang ingin menitipkan barang dan makanan bisa dilakukan pada kunjungan tatap muka,” kata Kepala Lapas Banyuwangi Agus Wahono, Senin (15//4/2024). Layanan kunjungan tatap muka maupun penitipan barang hanya dibuka dalam satu sesi.
Yaitu, pukul 08.30 hingga 11.00 WIB. Hari Senin dan Rabu khusus kunjungan warga binaan perkara kriminal umum. Sedangkan Selasa dan Kamis khusus perkara narkoba. Kunjungan tatap muka, pendaftaran ditutup pukul 10.30 WIB.
”Bagi yang hanya menitipkan barang dan makanan paling lambat sampai pukul 11.00 WIB,” jelasnya. Syarat layanan tetap mengacu pada peraturan sebelumnya. Kunjungan tatap muka bisa dilakukan maksimal 5 orang, salah satunya merupakan keluarga inti.
Seperti, orang tua, suami/istri, anak, dan saudara kandung. Caranya, menunjukkan dokumen kependudukan asli atau surat keterangan dari kelurahan setempat. “Setiap pengunjung diwajibkan membawa KTP atau kartu identitas lain yang berfoto,” imbuhnya. (udi)
Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Meski puncak arus balik, belum semua pemudik dari Jawa kembali ke Bali. Diperkirakan, baru 20 persen kendaraan pemudik yang sudah menyeberang lagi ke Pulau Dewata. Sedangkan penumpang baru sekitar 24 persen.
Puncak arus balik dari Jawa ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang diprediksi terjadi Minggu (14/4/2024) hingga Senin (15/4/2024). Hal ini terlihat dari lonjakan penumpang dan kendaraan yang masuk di Pelabuhan Ketapang.
Meski terjadi lonjakan, kondisi pelabuhan ujung timur Jawa ini terpantau lancar. Data dari Posko Pelabuhan Ketapang, jumlah penumpang yang menyeberang ke Bali mulai 11-13 April atau H+2 Lebaran mencapai 101.461 orang.
Jumlah ini baru 24 persen dibandingkan total penumpang yang mudik dari Bali pada H-7 hingga hari H Lebaran. Total sebanyak 420.624 orang. Sedangkan kendaraan roda dua yang kembali ke Bali mencapai 12.089 unit atau 16 persen.
Saat arus mudik, total roda yang keluar Bali melalui Pelabuhan Ketapang mencapai 76.912 unit. Sementara kendaraan roda empat yang balik ke Bali sudah mencapai 30 persen atau 11.668 unit.
Saat arus mudik jumlah kendaraan yang tiba dari Bali mencapai 39.161 unit. Jika ditotal, kendaraan pemudik yang sudah kembali ke Bali baru 20 persen atau 25.342 unit. Ketika arus mudik, total kendaraan yang keluar Bali sebanyak 129.815 unit.
“Kami prediksi, puncak arus balik ke Bali akan terjadi dua kali. Pertama, Minggu (14/4/2024) hingga Senin (15/4/2024). Yang kedua, Minggu (21/4/2024) ini,” kata General Manager PT Indonesia Ferry (ASDP) Ketapang – Gilimanuk Syamsudin, Senin (15/4/2024) siang.
Puncak arus balik yang kedua ini didasarkan pada tradisi pemudik yang memilih kembali setelah Lebaran Ketupat. Lalu, para pemudik dari Jawa kebanyakan pekerja informal. Sehingga, kembalinya tak tergantung jadwal masuk kantor. (udi)
Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Suasana libur Lebaran di kota Banyuwangi digegerkan dengan peristiwa kebakaran, Senin (15/4/2024) siang. Sebuah garasi rumah di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Banyuwangi hangus dilalap api. Penyebabnya, diduga anak pemilik rumah bermain korek api.
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya kerugian material. Rumah yang terbakar milik Fatmiya Ariyani (49). Api diketahui berkobar sekitar pukul 13.00 WIB, lalu menyambar tumpukan kayu dan kardus.
Angin yang berembus membuat api dengan cepat membesar. “Kejadiannya begitu cepat. Awalnya, anak saya main korek api di lokasi,” kata Fatmia. Begitu api berkorbar, korban berteriak minta tolong.
Kebetulan, garasi ini menjadi tempat parkir karyawan toko roti di dekat lokasi. Sejumlah karyawan toko sempat memberikan pertolongan dengan alat pemadam ringan. Namun, gagal. Api keburu membesar.
Apalagi, garasi terbuat dari kayu yang mudah terbakar. Untungnya, deretan motor yang terpakir berhasil dievakuasi. Dua mobil pemadam kebakaran (damkar) tiba di lokasi beberapa menit kemudian.
Satu jam berjibaku, petugas damkar berhasil menjinakkan api. Si jago merah tak sampai merembet ke perumahan lain. Namun, isi garasi hangus dilalap api. Sebagian atapnya rontok.
Kebakaran ini menarik perhatian para pengguna jalan yang melintas. Mereka memilih berhenti untuk melihat dari dekat. Menurut Fatmiya, garasi rumahnya lebih banyak kosong. Tempat ini disewakan ke toko roti sebagai tempat parkir karyawan.
Belum diketahui berapa total kerugian akibat kejadian ini. “ Isinya hanya tumpukan kardus dan kayu. Memang selama ini kosong,” ujarnya. (udi)
Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Angkutan kereta api (KA) menjadi favorit warga selama arus mudik dan balik di wilayah KAI Daop 9 Jember. Selama Minggu (14/4/2024), jumlah penumpang yang diberangkatkan mencapai 11.218 orang. Ledakan penumpang ini diprediksi akan terus berlanjut hingga Rabu (17/4/2024).
Tingginya jumlah pengguna KA ini menandai puncak arus balik Lebaran 2024. Jumlah penumpang yang menggunakan KA diykini akan terus bertambah seiring berakhirnya libur panjang Lebaran. Bahkan, beberapa tiket KA sudah ludes terjual. Seperti, KA Ranggajati, KA Wijayakusuma, KA Mutiara Timur dan KA Pandalungan.
“KAI Daop 9 Jember memperkirakan hari ini akan terjadi puncak arus balik angkutan Lebaran. Data penjualan tiket hingga pukul 14.00 WIB, tercatat sebanyak 11.218 penumpang berangkat dari beberapa stasiun di wilayah Daop 9 Jember,” kata Manager Hukum dan Humasda KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, Minggu (14/4/2024) siang.
Selama arus balik mulai, Kamis (11/4/2024) hingga Minggu (14/4/2024) siang, sebanyak 43.723 penumpang diberangkatkan. Sementara, penumpang yang tiba di wilayah Daop 9 Jember mencapai 44.135 orang.
“Perbedaan tipis ini menunjukkan banyak warga yang melakukan mudik atau balik lokal di wilayah Daop 9 Jember. Mulai Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember hingga Banyuwangi,” jelasnya.
Menghadapi meningkatnya penumpang, pihaknya melakukan beberapa langkah. Diantaranya, meningkatkan keamanan baik di stasiun maupun jalur KA. (udi)
Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Aturan baru diberlakukan bagi kendaraan roda empat yang akan menyeberang ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Seluruhnya diwajibkan melalui skrining atau pengecekan tiket sebelum bergerak ke pelabuhan. Aturan ini mengantisipasi antrean pada puncak arus balik Lebaran, Minggu (14/4/2024).
Lokasi skrining di tempatkan di Terminal Sritanjung, sekitar 2 kilometer utara Pelabuhan Ketapang. Petugas memeriksa setiap kendaraan yang bergerak ke Pelabuhan dari dua sisi, baik utara maupun selatan.
Jika sudah memiliki tiket, kendaraan langsung diarahkan menuju pelabuhan. Sebaliknya, jika belum mengantongi tiket diminta membeli tiket terlebih dahulu. “Kami siapkan pos skrining tiket. Pemilik kendaraan bisa langsung membeli tiket online secara mandiri,” kata General Manager PT Indonesia Ferry (ASDP) Ketapang – Gilimanuk, Syamsudin.
Proses skrining tiket ini menghindari penumpukan kendaraan di dekat pelabuhan. Sehingga, memicu kemacetan. Harapannya, dengan skrining tiket, seluruh kendaraan sudah membawa tiket sebelum masuk ke jalur pelabuhan.
“Harapan kami, penumpang bisa membeli tiket H-1 sebelum menyeberang. Ini memudahkan petugas mengamankan arus kendaraan di pelabuhan,” tegasnya.
Puncak arus balik dari Jawa ke Bali diprediksi berlangsung Minggu (14/4/2024) hingga Senin (15/4/2024). Lalu, akan kembali terjadi lagi pada Minggu (21/4/2024). Hal ini didasarkan pada kebiasaan arus balik setelah Lebaran Ketupat.
“Kami sudah siapkan sejumlah rekayasa jika terjadi lonjakan kendaraan pada puncak arus balik,” kata Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Kompol Amar Hadi Susilo usai memantau pelabuhan dari udara, Minggu (14/4/2024) siang.
Salah satu rekayasa yang disiapkan adalah membuka lima kantung parkir di sekitar pelabuhan. Lalu, membuat one waysystem atau satu jalur menuju Pelabuhan Ketapang. “ Kita sudah lakukan skrining tiket bagi kendaraan menuju pelabuhan.
Tujuannya, mempercepat kendaraan masuk kapal,” tutupnya. (udi)
Surabaya, (pawartajatim.com) – Sebanyak 20 bus mengantar pemudik kembali kerja bareng Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) ke Jakarta Minggu (14/4) kemarin. Mereka ikut program program Balik Kerja Bareng BPKH serentak di empat kota di Pulau Jawa. Yaitu di Kota Solo, Semarang, DIY dan Surabaya.
Di Surabaya, acara pelepasan peserta diselenggarakan di Masjid Agung Al Akbar Surabaya, dihadiri Anggota Badan Pelaksana BPKH Indra Gunawan, Perwakilan Pj. Gubernur Jawa Timur/Jatim, Dirlantas Polda Jatim, Kadishub Kota Surabaya dan Organda Jatim.
“Jadi BPKH tiap tahun menggelar program arus balik kerja. Ini dilakukan supaya kaum muslimin bisa produktif kembali bekerja dengan aman dan tertib,’’ kata Anggota Badan Pelaksana BPKH, Indra Gunawan, Minggu (14/4/2024).
Anggota Badan Pelaksana BPKH, Indra Gunawan, Minggu (14/4/2024). (foto/bw)
Selain itu, kata dia, BPKH membantu untuk mengurangi beban kendaraan di jalan raya yang dipadati. Baik saat arus mudik maupun arus balik. Program ini gratis tidak dipungut biaya. Dananya bersumber dari hasil investasi dana abadi umat.
‘’Jadi, tidak ada dana haji satu rupiah pun yang digunakan. Kami siapkan bus pariwisata kelas eksekutif, kaos, souvenir, 2 kali snack dan makan siang bagi peserta,” tambahnya. Dalam program balik kerja bareng BPKH 2024 dari Surabaya kali ini memiliki tujuan Terminal Pulo Gebang dan Kampung Rambutan Jakarta, Terminal Baranangsiang Bogor dan Poris Tangerang dengan menggunakan total 20 bus dengan jumlah target peserta sejumlah 800 orang.
Menurut Indra Gunawan, program ini dibiayai dengan dana kemaslahatan BPKH yang bersumber dari hasil investasi dana abadi umat. ”Semoga program ini membantu masyarakat untuk kembali ke perantauan di Jabodetabek,” pungkas Indra.
Foto bareng usai melepas keberangkatan ratusan pemudik yang kembali kerja bareng Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) ke Jakarta Minggu (14/4) kemarin. (foto/bw)
Sementara itu, Kepala Biro Kesra Pemprov Jatim, Imam Hidayat, mewakili Pj Gubernur Jatim mengatakan, program Mudik dan Balik Gratis ini merupakan sesuatu yang membanggakan dan membantu Pemerintah Provinsi Jatim.
‘’Dengan program ini, membuat pemerintah terbantu dalam menolong warganya untuk balik ke tempat bekerja khususnya wilayah Jakarta dan sekitarnya,’’ ujar Imam. Ia berharap kedepan BPKH bisa meningkatkan jumlah armada bus yang ada.
“Kami bangga dan mengapresiasi BPKH dalam menyelenggarakan balik gratis ini, semoga bermanfaat bagi masyarakat. Semoga ditahun depan program ini bisa terus berjalan dan bertambah armada bus yang digunakan,” paparnya.
Sedangkan, AKBP Ismail, yang mewakili Polda Jatim, mengingatkan, agar peserta mudik kerja ini jangan tidur semuanya saat dalam perjalanan. ‘’Patuhi rambu-rambu lalu lintas. Manfaatkan res area yang sudah ada. Pak sopir jangan paksakan menyetir kalau sudah ngantuk, lebih baik istirahat sejenak setelah fit jalan lagi sampai tujuan dengan selamat,’’ pinta Ismail.
Program kembali kerja bareng BPKH ini disambut antusias oleh warga dari berbagai daerah. Ibu Ani satu diantara peserta balik gratis menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BPKH. Wanita asal Surabaya yang akan balik ke Bogor tersebut mengaku sangat terbantu dengan gelaran arus balik BPKH.
Dirinya bersama suami dan anaknya tidak repot berebut bus di terminal. Selaim itu juga menghemat biaya karena gratis. “Alhmdulilah, terima kasih BPKH. Kami sangat terbantu. Semoga ke depan program ini bisa terus digelar karena sangat membantu dan bermanfaat,” ujar Ani, yang bekerja sebagai buruh di pabrik di Bogor. (bw)
Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Suasana Lebaran di Kota Banyuwangi terganggu serangan ulat bulu. Hama ulat menyerang warga di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Singotrunan, Banyuwangi. Akibatnya, warga dilanda gata-gatal.
Hama ulat bulu muncul di pepohonan di sepanjang jalan. Kawanan ulat juga masuk ke rumah-rumah warga. Bahkan, menempel di tembok dan lantai rumah. Kondisi ini membuat sejumlah warga mengalami gatal-gatal. Bahkan, ada yang bentol di kulit.
Serangan ulat bulu ini mulai muncul beberapa hari terakhir. Makin hari, jumlahnya bertambah. Merasa terganggu, warga melaporkannya ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi.
“Kami mendapat laporan Sabtu (13//4/2024) siang. Tim kemudian kita turunkan,” kata Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Damkarmat Banyuwangi, Salam Bikwanto, Minggu (14/4/2024).
Selian warga di sekitar lokasi, ulat bulu menyerang pengguna jalan yang melintas. Sejumlah warga mengalami gatal-gatal usai melintas di lokasi. Bahkan, gatalnya masuk level panas.
Petugas Damkarmat kemudian menyemprotkan cairan disinfektan ke titik-titik berkumpulnya ulat bulu. “Kami semprotkan massal ke rumah dan pepohonan yang terserang ulat bulu,” kata Salam.
Hasil penyisiran petugas, hama ulat bulu bersarang di pepohonan di sekitar lokasi. Begitu disemprot, ulat bulu yang jumlahnya tak terhitung langsung rontok. Namun, penanganan ini tak hanya sekali. Petugas melanjutkan penyisiran dan penyemprotan pada malam hari.
“Kita akan lanjutkan penyemprotan malam hari, menunggu jalanan sepi,” jelasnya. (udi)
Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Memasuki H+4 Lebaran, arus balik Lebaran ke Bali mulai memadati Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Minggu (14/4/2024). Rata-rata didominasi kendaraan roda dua berplat nomor DK alias Bali.
Pantauan di lokasi, arus kendaraan mulai mengalir ke pelabuhan sejak pagi. Hampir seluruhnya membawa tas menumpuk, khss pemudik. Tiba di pelabuhan, kendaraan roda dua ditampung di tenda besar. Mereka tak perlu menunggu lama untuk bisa masuk kapal. Rata-rata hanya sekitar 20 menit.
Para pemudik ini memilih balik lebih awal dengan sejumlah alasan. Salah satunya, jadwal masuk sekolah sudah tiba. Lalu, aktivitas kantor mulai normal. “Selasa besok (16/4/2024), anak-anak masuk sekolah. Jadi, harus kembali ke Bali,” kata Supriono, pengendara roda dua asal Jember.
Alasan lainnya, jadwal kerja sudah mulai normal. Terutama, sektor swasta. Sehingga, harus segera kembali ke tempat bekerja. “Liburnya hanya sampai hari ini. Besok (Senin) harus masuk,” kata Wiwik, pemudik yang bekerja sebagai penjaga toko di Denpasar, Bali.
Data dari Posko Pelabuhan Ketapang, hingga H+3 Lebaran, jumlah penumpang pejalan kaki yang menyeberang ke Bali mencapai 41.725 orang. Sedangkan roda dua sebanyak 5.930 orang dan roda empat mencapai 4.580 orang.
Jumlah ini meningkat dibandingkan sehari sebelumnya. Penumpang pejalan kaki sebanyak 34.025 orang, roda dua 3.980 unit dan roda empat 3.867 unit. Peningkatan penumpang juga terjadi di Pelabuhan Gilimanuk, Bali.
Sepanjang H+3 Lebaran, jumlah penumpang yang menyeberang ke Jawa mencapai 33.138 orang. Sedangkan roda dua 1.939.dan roda empat sebanyak 4.609 unit. Peningkatan penumpang dari dua sisi pelabuhan ini diprediksi akan terus berlanjut seiring berakhirnya libur panjang Lebaran. (udi)
Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Diaspora Banyuwangi dari berbagai kota di Indonesia dan sejumlah negara berkumpul di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Banyuwangi, Sabtu (13/4/2024). Kegiatan tahunan yang digelar Pemkab Banyuwangi ini merupakan halal bihalal sekaligus temu kangen.
Selain Bupati Ipuk Fiestiandani dan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas, ikut hadir Menteri Pariwisata RI 2014-2019 Arief Yahya.
Seperti biasa, kegiatan dikemas dengan pentas budaya Bumi Blambangan. Melihat kemajuan Banyuwangi, para diaspora berkomitmen akan ikut memasarkan wisata dan budaya ke kancah internasional.
“Saya kira, wisata Banyuwangi harus dipasarkan di level internasional. Saat ini, saya lihat, sudah sangat baik untuk level nasional,” kata Widi, diaspora yang berkarir di Perth, Australia.
Pria yang bekerja di bidang event organizer itu kerap menampilkan atraksi budaya Banyuwangi di negeri Kanguru itu. Pertunjukan tersebut mendapat sambutan hangat. Atraksinya, tari-tarian Banyuwangi atau lagu-lagu khas Osing. Ada juga Banyuwangi Ethno Catnival. “Mereka senang melihatnya,” ujarnya.
Senada diungkapkan Arief Yahya. Menurutnya, wisata di Banyuwangi harus terus dipacu ke level global. Sebab, dengan mendorong wisata, akan mampu mendongkrak sektor lainnya. “Tourism (wisata) itu, bisa memicu terjadinya trade (perdagangan) dan investment (investasi). Jika ini terbentuk, akan melahirkan kesejahteraan,” paparnya.
Bali menjadi contohnya. Ketika wisata di Pulau Dewata itu tumbuh, terjadi peningkatan komoditas perdagangan dan investasi. Meski Bali tidak memroduksi komoditas dagang sendiri, banyak suplai yang berasal dari luar daerah.
“Hal tersebut menaikkan pendapatan perkapita penduduknya. Karena tourism ini people to people (orang ke orang),” jelasnya. (udi)
Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Kabar gembira bagi para aparatur sipil negara (ASN) yang sedang libur panjang Lebaran. Mengantisipasi kemacetan arus balik, pemerintah memberikan kelonggaran bagi ASN untuk bekerja dari rumah. Aturan ini diberlakukan pada Selasa (16/42024) dan Rabu (17/4/2024).
Kelonggaran ini diatur dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) No.1 Tahun 2024. Aturan ini bertujuan memperkuat manajemen arus balik Lebaran.
Namun, tak semua ASN bisa bekerja dari rumah alias work from home (WFH). Syaratnya, WFH maksimal 50 persen. ASN yang berkaitan dengan pelayanan publik tetap diwajibkan work from office (WFO) alias masuk secara normal.
“Pengaturan WFH dan WFO diterapkan secara ketat dengan tetap mengutamakan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik,” kata Menteri PAN RB, Abdullah Azwar Anas usai open house Lebaran di Pendopo Banyuwangi, Sabtu (13/4/2024).
Pengaturan WFH dan WFO ini, menurut Anas, sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Kapolri dan Menteri Perhubungan terkait menajemen arus balik Lebaran. Sehingga, muncul kebijakan terkait kelonggaran bagi ASN.
Instansi pelayanan publik yang dilarang WFH adalah berkaitan langsung dengan masyarakat. Diantaranya, bagian kesehatan, keamanan dan ketertiban, penanganan bencana, layanan energi, logistik, pos, transportasi dan distribusi, obyek vital nasional, proyek strategis nasional, konstruksi, dan utilitas dasar.
Sementara, instansi pemerintah yang berkaitan dengan administrasi pemerintahan dan layanan dukungan pimpinan, WFH bisa dijalankan maksimal 50 persen dari jumlah pegawai. Teknisnya diatur instansi pemerintah masing-masing.
“Artinya bisa 40 persen, 30 persen, dan sebagainya. Diatur oleh pejabat pembina kepegawaian (PPK) di masing-masing instansi. Jika PPK menerapkan 40 persen WFH, maka 60 persen pegawai lainnya wajib WFO,” tegas mantan Bupati Banyuwangi ini.
Sebelumnya, pemerintah menetapkan libur dan cuti bersama Lebaran 2024 selama 6 hari. Lalu, ditambah libru akhir pekan selama 4 hari. Total, 10 hari. Melihat antusias pemudik, pihaknya memandang perlu diberlakukan penyesuaian kerja para ASN.
Sehingga, arus balik bisa lebih lancar, tidak ada penumpukan yang memicu kemacetan panjang. (udi)