Dispendik Surabaya Siapkan Modul Keremajaan Putri

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Dinas Pendidikan (Dispendik) tengah menyiapkan modul keremajaan putri. Modul tersebut disiapkan sebagai salah satu pedoman bagi para tenaga pendidik maupun pelajar putri di Kota Surabaya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Yusuf Masruh usai mengikuti upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2023 di Taman Surya Balai Kota Surabaya, Selasa (2/5).

“Kalau pendidikan karakter terus kami berupaya. Tahun ajaran baru, kami menyiapkan modul untuk keremajaan putri. Jadi, tahun ajaran baru semua ada integrasinya,” kata Yusuf Masruh. Menurut dia, melalui modul tersebut, para guru akan lebih mudah dan memiliki pedoman dalam menerapkan pendidikan kepada anak-anak.

Misalnya, apa yang harus dilakukan oleh guru agama, guru PPKn (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan) maupun guru IPA (Ilmu Pendidikan Alam). “Semua harus tahu batasannya. Anak-anak juga menjadi tahu apa yang harus dilakukan. Mulai syariat, jilbab, mana yang muhrimnya, mereka juga paham. Sehingga bisa mengantisipasi ketidakpahaman. Saya sampaikan, itu diintegrasi, tapi layout kita yang bikin,” paparnya.

Yusuf mengungkapkan alasan kenapa menyiapkan modul khusus bagi remaja putri. Sebab, kata dia, dalam ajaran agama pun yang diperkuat adalah putri. Nantinya, pendidikan keagamaan yang didapat mereka itu akan diintegrasikan dengan modul keremajaan putri.

“Disyariat agama pun yang diperkuat adalah putri. Nanti akan diintegrasikan. Masalah tata krama di PPKn, masalah syariat di agama, kalau anatomi tubuh di IPA, kalau lingkungan di IPS. Begitu kan bisa, kami siapkan modulnya,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan, jika sebagian guru atau tenaga pendidik di Kota Surabaya mungkin sudah menetapkan modul untuk keremajaan putri. Namun demikian, sebagian guru tentu diyakininya juga ada yang belum menerapkan.

“Sebagian teman-teman guru mungkin sudah menetapkan. Sebagian lainnya mungkin belum. Kami ingatkan melalui modul. Ini juga merupakan implementasi dari kurikulum Merdeka Belajar,” katanya. Di momen Hardiknas tahun 2023 ini, Yusuf kembali mengajak semua pihak untuk bergotong-royong dalam memajukan pendidikan di Kota Surabaya.

Baginya, Hardiknas merupakan momentum untuk merefleksikan kembali setiap tantangan yang sudah dan akan dihadapi. “Mari bersama-sama dengan semangat dan kerja keras yang tinggi untuk meneruskan perwujudan Merdeka Belajar, mendidik generasi Pelajar Pancasila yang cerdas berkarakter dan membawa Kota Surabaya khususnya, serta Indonesia pada umumnya, memiliki kualitas layanan pendidikan yang terus meningkat,” katanya.

 Sebagai diketahui, acara peringatan Hardiknas yang digelar di Balai Kota Surabaya ini, diikuti sekitar 210 peserta upacara. Terdiri atas siswa SD dan SMP negeri/swasta, peserta didik Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Negeri dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Hadir pula guru PAUD, guru SD dan SMP negeri/swasta, guru SKB Negeri dan PKBM, serta tutor Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP). Peringatan Hardiknas di halaman Taman Surya ini juga disemarakkan dengan paduan suara dari SMPN 1 Kota Surabaya.

 Dalam kesempatan itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga menyerahkan penghargaan kepada 58 siswa berprestasi jenjang SD dan SMP, baik negeri maupun swasta. Puluhan siswa yang mendapat penghargaan tersebut, semuanya meraih juara pertama pada kompetisi tingkat Kota Surabaya. (ko)

Peringati Hardiknas, Cak Eri : Era Digitalisasi di Zaman Modern

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Semua pelajar dan guru di Surabaya telah menerapkan Merdeka Belajar. Karena itu, ia juga berharap kepada mereka agar bisa terus berkreasi dan berinovasi. “Sehingga nanti akan tercipta dan muncul anak-anak yang hebat, anak-anak yang memiliki prinsip di Kota Surabaya yang kelak akan menjadi pemimpin di Kota Surabaya. Karena saya selalu mengatakan anak Surabaya Hebat,” kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, usai bertindak sebagai inspektur upacara pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2023, di Halaman Taman Surya Balai Kota Surabaya, Selasa (2/5).

Anak Surabaya Hebat dalam arti yang dimaksud Wali Kota Eri adalah mereka memiliki sikap yang humanis dan saling membantu. Kemudian, mereka bisa bekerja secara efektif dan efisien. “Tidak banyak kegiatan, tidak banyak bicara, namun hasil output dan outcome-nya tercapai,” kata Cak Eri, panggilan lekat Wali Kota Surabaya.

Disamping itu, Cak Eri menerangkan, bahwa Anak Surabaya Hebat itu memiliki akhlakul karimah yang bagus. Karena menurutnya, hidup tanpa sebuah akhlak maka akan menjadi sia-sia. “Lalu, akuntabel, semua yang dilakukan para guru, anak-anak, juga seluruh kader dan jajaran di Pemkot Surabaya bisa dipertanggungjawabkan dan yang terakhir adalah transparan,” paparnya.

Melalui peringatan Hardiknas tahun 2023 ini, Cak Eri mengajak seluruh pihak, mulai dari pelajar, para guru, Dinas Pendidikan (Dispendik) hingga jajaran di lingkungan Pemkot Surabaya untuk terus bersinergi bersama dalam memunculkan Merdeka Belajar.

“Jadi InsyaAllah dengan tanggal 2 Mei ini, maka sekolah-sekolah di Surabaya mulai anak, guru, Dispendik dan Pemkot Surabaya akan bersinergi, berkolaborasi secara terus menerus untuk berinovasi. Sehingga memunculkan Merdeka Belajar yang bisa menghasilkan pemimpin yang hebat di Kota Surabaya,” harapnya.

Menurut dia, tiga tahun pandemi Covid-19 telah memberikan banyak pelajaran berharga. Salah satunya adalah digitalisasi, bagaimana anak-anak belajar tidak harus bertatap muka. Selain itu, pandemi juga telah mengajarkan rasa persaudaraan dan bersosialisasi tanpa harus bertemu.

“Tapi yang terpenting adalah bagaimana para guru berinovasi, bagaimana para guru bisa memberikan tulisan-tulisannya melalui aplikasi platform-platform yang ada. Sehingga para guru bisa menaikkan kemampuannya dengan memanfaatkan digitalisasi,” jelasnya.

Karena itu, Cak Eri menyatakan, di zaman modern ini digitalisasi sangatlah penting. Makanya, pandemi dikatakannya telah banyak mengajarkan berbagai hal, meski juga memiliki dampak yang luar biasa baik terhadap bidang ekonomi maupun pendidikan.

“Pandemi meski memberikan dampak luar biasa, tetapi di situ juga ada hikmahnya. Gusti Allah memberikan hikmah bagaimana kita di dalam bidang pendidikan bisa mempelajari, bidang UMKM bisa mempelajari, terkait dengan digitalisasi. Sehingga pembelajaran dan ekonomi tetap bisa berjalan,” pungkasnya. (ko)

Cegah Kekerasan Seksual, Orang Tua Wajib Awasi Anak Saat di Luar Rumah

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Orang tua agar peduli terhadap keberadaan anak ketika berada di luar rumah. Sebab, pengawasan terhadap anak tidak bisa dilakukan guru di lingkungan sekolah. Penegasan itu dikemukakan Wali Kota Eri Cahyadi, usai menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2023 di halaman Taman Surya Balai Kota Surabaya, Selasa (2/5).

Ia menyampaikan, sebenarnya tidak ada kasus kekerasan seksual di lingkungan sekolah. Yang ada justru ketika anak tersebut berada di luar rumah tanpa pengawasan dari orang tuanya.

“Anaknya dolan bengi, dolan ambek koncone lanang, metu gak dipantau (anaknya main malam hari, main dengan teman prianya, keluar tidak dipantau). Kembali lagi, ini adalah orang tua, jangan salahkan pendidikannya. Karena pendidikan yang paling utama seorang anak itu di dalam keluarganya,” kata Eri Cahyadi.

Ia menyebut, dalam ajaran agama Islam ada keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah. Bagaimana orang tua memberikan kasih sayang terhadap anaknya. Bentuk kasih sayang itu seperti dicontohkan Wali Kota Eri, misalnya ketika sudah larut malam sang anak belum pulang, maka orang tua akan mencarinya.

“Jadi bukan karena pendidikannya. Sehebat apapun pendidikan di negara ini, di kota ini, sehebat apapun gurunya, kalau orang tua tidak ada ikatan kasih sayang dengan seorang anak, maka (kekerasan seksual) akan terjadi,” ujar Cak Eri, sapaan lekat Wali Kota Surabaya.

Karena itu, Cak Eri menyatakan, kasus kekerasan seksual pada anak tidak bisa disalahkan karena permasalahan pendidikan. Sebab, kasus kekerasan seksual tersebut, bisa saja terjadi karena karakter dari sang anak itu sendiri.

“Jadi kembali lagi ke karakter. Karena itulah sekolah diajarkan karakter Merdeka Belajar, karakter kebangsaan, karakter agama berakhlak. Kalau sudah ketiganya itu digabungkan, maka Fainsyaallah tidak ada namanya pelecehan seksual,” katanya.

Karena itu, Cak Eri menilai, kasus pelecehan atau kekerasan seksual bisa terjadi karena karakter anak itu sendiri. Misalnya ketika anak itu mau diajak keluar temannya, kemudian diberi minuman keras sehingga terjadilah kasus kekerasan seksual.

“Meski anak itu diberitahu, tetap saja dirinya tidak memiliki akhlak yang kuat, tidak ada kekuatan seorang ibu dan seorang ayah di dalam diri anak untuk ada kedekatan keluarga, pasti akan terjadi itu,” terangnya.

Cak Eri memastikan, bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui layanan Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga) akan terus berupaya menggencarkan pendidikan keluarga. Bagaimana pentingnya kasih sayang orang tua terhadap anaknya.

“Karena Surabaya ini heterogen, masyarakatnya macam-macam. Karena itulah kekuatan keluarga yang kita utamakan,” ujar dia. Ia menambahkan, sebenarnya di sekolah sudah ada terkait dengan kurikulum pendidikan seksual.

Dimana kurikulum ini ada di dalam mata pelajaran agama dan pendidikan Pancasila. Di dalam pendidikan itu, sudah diajarkan terkait dengan apa saja hal yang diperbolehkan dan dilarang.

“Tapi kembali lagi, tidak bisa hanya dikatakan pendidikan, kekuatan kita adalah kekuatan keluarga. Seorang anak 90 persen pasti nurutnya ke orang tua, tidak ke guru. Makanya ayo bareng-bareng sinergi, kolaborasi antara orang tua dan guru. Makanya pusat pendidikan keluarga itu penting,” pungkasnya. (ko)

SKK Migas Kumpulkan Pimpinan KKKS, Bahas Keselamatan Kerja

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengumpulkan seluruh pimpinan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dalam acara HSE (Health, Safety, & Environment) CEO Summit 2023 di Jakarta Selasa (2/5). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah antisipatif untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja sekaligus penandatanganan komitmen penerapan Sistem Manajemen HSE di sektor hulu migas.

Acara ini dihadiri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif dan Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia. Kedua menteri tersebut memberikan arahan langsung kepada pimpinan KKKS mengenai aspek keselamatan dan kesehatan kerja.

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto menyampaikan dalam sambutannya, untuk mencapai target lifting migas pada tahun 2023, SKK Migas bersama KKKS perlu melakukan terobosan yang masif dan agresif.

Beberapa kegiatan yang dilaksanakan ialah pekerjaan 11 proyek yang direncanakan onstream pada tahun 2023, pengeboran 1.048 sumur yang terdiri dari 991 sumur pengembangan dan 57 sumur eksplorasi, 834 kegiatan workover, dan 33.182 kegiatan well service.

“Hal-hal tersebut sedang kita upayakan bersama saat ini. Meski demikian, saya tegaskan kembali, program yang masif dan agresif tidak membuat kita mengkompromikan aspek HSE. Tidak ada pekerjaan yang terlalu penting tanpa dikerjakan dengan selamat,” kata Dwi.

Dwi kemudian mengatakan, SKK Migas sudah melakukan sejumlah langkah untuk menjaga aspek HSE pada industri hulu migas, antara lain persetujuan dan monitoring Work, Program, & Budget aspek HSE, investigasi insiden, mengeluarkan surat edaran keselamatan kerja, pelaksanaan HSE monthly meeting, serta, di tahun 2022, mengembangkan aplikasi machine learning untuk incident rate forecasting pada Integrated Operation Centre SKK Migas.

“Aplikasi tersebut adalah Sistem Informasi Aplikasi Keselamatan Kerja atau kami menyebutnya “SIAP SELAMAT” yang digunakan untuk membantu analisa strategi pengelolaan aspek HSE pada industri hulu migas Indonesia,” terang Dwi.

Dengan sejumlah upaya tersebut, Dwi menjelaskan, dari 87 juta jam kerja operasi hulu migas sampai akhir Maret 2023, tingkat incident rate berada di angka 0,24. Angka tersebut masih berada di bawah batas atas incident rate maksimal yang ditentukan (0,9) dan masih lebih baik dari rata-rata incident rate yang tercatat pada International Oil and Gas Producer yaitu 0,77.

“Namun, aspek keselamatan kerja tidak hanya diukur dari statistik, kita tidak dapat menampik beberapa insiden yang terjadi akhir-akhir ini dan cukup menyita perhatian publik. SKK Migas bersama KKKS menyikapi serius hal tersebut. Untuk itu, ke depan SKK Migas akan melaksanakan Safety Integrity Audit Program yang melingkupi audit atas sistem, peralatan, pekerja, aset, menajemen, dan ALARP assessment, serta pengaplikasian teknologi “SIAP SELAMAT,” ujar Dwi.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri ESDM, Arifin Tasrif mengatakan pengelolaan HSE di sektor hulu migas hendaknya dapat dilakukan dengan prinsip ketaatan terhadap aturan dan standar yang berlaku, efektif, efisien, serta menjamin kesehatan dan keselamatan kerja.

“Kami meminta manajemen SKK Migas dan KKKS untuk dapat melakukan supervisi dan menyiapkan segala sumber daya, baik sumber daya manusia, peralatan, dan prosedur untuk menerapkan aspek HSE. Sehingga seluruh program kerja untuk mencapai target produksi 1 juta BOPD (barel minyak per hari) dan 12 BSCFD (miliar standar kaki kubik per hari) gas pada tahun 2030 dapat berjalan dengan baik tanpa terkendala aspek HSE,” ujar Arifin.

Arifin meneruskan, sama halnya dengan aspek produksi dan lifting, SKK Migas dan KKKS harus menyikapi aspek HSE ini dengan sense of urgency sehingga langkah-langkah mitigasi bisa dilakukan sedini mungkin. “Kami berharap ke depan tidak ada lagi insiden di industri hulu migas sehingga target produksi nasional dapat tercapai,” kata Arifin.

Sementara, Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia mengingatkan agar SKK Migas dan KKKS tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja dengan tingginya investasi yang ditargetkan oleh hulu migas pada tahun ini. “Investasi dari hulu migas hingga Maret 2023 telah mencapai USD 2,63 miliar dari target USD 15,5 miliar, dengan investasi yang cukup besar ini jangan sampai SKK Migas dan KKKS lengah terhadap keselamatan kerja,” ungkapnya.

“Kami juga berpesan kepada SKK Migas agar tidak hanya para pimpinan KKKS yang dibekali mengenai aspek keselamatan dan kesehatan kerja, namun juga harus sampai ke working level di bawah untuk menghindari terjadinya insiden-insiden di lapangan,” pungkas Bahlil. (bw)

Miris, TKW Asal Banyuwangi Jadi Korban Penyiksaan di Malaysia

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Miris menimpa Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Banyuwangi. Korban yang berinisial IW (36) menjadi korban penyiksaan ketika bekerja menjadi asisten rumah tangga. Korban disetrika, diperlakukan tak manusiawi hingga masuk rumah sakit. Pos Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Banyuwangi langsung menelusuri perusahaan yang memberangkatkan korban.

Dugaan sementara, korban berangkat melalui jalur ilegal. Namun, dugaan ini masih didalami. Jika ditemukan tak prosedural, perusahaan yang memberangkatkan terancam akan digugat. “ Kami akan dalami dulu data-datanya. Kalau memang korban adalah pekerja migran non prosedural akan kami dalami siapa yang memberangkatkan. Pasti akan kami kejar,” kata Koordinator P4MI Banyuwangi Fery Meriyanto, Selasa (2/4/2023) siang.

Petugas P4MI akan menelusuri proses keberangkatan korban ke Malaysia melalui keluarganya. Informasi awal, korban berangkat ke Malaysia pada Maret 2022. Petugas akan memastikan kabar tersebut melalui suami, anak, dan anggota keluarga korban lainnya. Sehingga, akan didapatkan data yang valid. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan lembaga di atasnya untuk segara memulangkan korban. TKI nahas itu diketahui berasal dari Desa Sraten, Kecamatan Cluring.

“Kami akan koordinasi untuk proses pemulangan. Namun, tetap melihat kondisi korban. Apakah sudah siap pulang atau belum, tergantung KJRI,” jelasnya.

Saat ini korban masih dirawat intensif di sebuah rumah sakir di Kuala Lumpur. Korban diselamatkan polisi setelah teriakannya didengar tetangga. Korban berteriak histeris ketika mendapat penyiksaan. Polisi kemudian mengevakuasi korban ke rumah sakit. Saat ditemukan, kondisi korban sangat menyedihkan. Selama menjadi asisten rumah tangga, korban dilarang menggunakan alat komunikasi. Sehingga, tidak bisa berhubungan dengan dunia luar. (udi)

ITTelkom Surabaya Kembangkan Autonomous Tractor, Dilengkapi GPS dan Remote Control

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Tim dosen dan mahasiswa Institut Teknologi Telkom (ITTelkom) Surabaya mengembangkan inovasi di bidang pertanian berupa Autonomous Tractor. Traktor otomatis yang diberi nama Autonomous Tractor ‘Siluman’ ini dapat digerakkan dengan remote control, sehingga, memudahkan petani dalam membajak sawah.

Tim Pengembang Autonomous Tractor, Muhammad Rafli Putra, mengatakan Autonomous Tractor ‘Siluman’ ini dikembangkan untuk meningkatkan produk hasil pertanian sekaligus mempermudah petani di tengah terbatasnya SDM pertanian saat ini.

Autonomous Tractor ini dilengkapi dengan remote pengendali jarak jauh, mesin silinder, tenaga 10/2400 dan bahan bakar 11 liter. Dibuatnya Autonomous Tractor ini juga agar mesin dapat bergerak secara terus menerus.

“Kelebihan traktor yang kami buat dilengkapi dengan dinamo stater. Jadi, tinggal pencet tombol saja, karena kami pakai remote control. Kita buat Autonomous Tractor dengan menentukan rute-rute yang ditentukan pengguna,” kata Rafli, saat ditemui di Kampus ITTelkom Jalan Ketintang Surabaya, Selasa (2/5).

Keunggulan lainnya terletak pada sistem yang bersifat autonomous dan manual (remote). Sehingga, dapat memudahkan petani dalam membajak sawah. Selain itu, inovasi ini juga dilengkapi dengan GPS (global positioning system). Petani cukup membuat rute lahan sawah yang akan dilalui traktor. Setelah itu, traktor akan berjalan secara otomatis sesuai pengaturan.

“Jadi kita bisa menggerakkan traktor jarak jauh dengan remote dan menentukan rute yang akan dilewati traktor,” tambahnya. Sementara itu, Rektor ITTelkom Surabaya, Dr Tri Arief Sardjono, menjelaskan karya inovasi yang dibuat selama kurang lebih enam bulan ini, sebelumnya merupakan hasil penelitian tim dosen dan mahasiswa ITTelkom Surabaya di Puspa Lebo Sidoarjo.

Dari hasil penelitian tersebut, ada permintaan untuk mendesain ulang traktor manual menjadi autonomous berbasis remote control. Meskipun traktor ini belum diujicobakan secara langsung ke sawah, ke depan inovasi ini bisa dipakai secara luas oleh Dinas Pertanian.

“Dari uji coba ini kita akan tahu riil kondisi di sawah karena pakai GPS. Kita lihat kondisi status GPS mampu melihat posisi atau tidak. Karena sawah terbuka malah lebih bagus. Selain itu, karena ini traktor pembajak yang harus dicobakan juga torsi, roda pembajaknya,” jelas Tri Arief.

Ke depan, targetnya tim akan mengembangkan bahan bakar Autonomous Tractor ini yang semula solar menjadi tenaga listrik. Sehingga, lebih ramah lingkungan dan mudah digerakkan. (red)

Aria Centra, Tujuh Tahun Menangis dan Tertawa Bersama Warga Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Ulang tahun adalah momentum refleksi diri. Bagi kebanyakan orang, momentum ulang tahun bukan sekedar bertambahnya usia semata, tetapi juga menjadi saat yang tepat untuk melakukan refleksi diri. Hal ini dimaksudkan supaya  ada perubahan lebih baik, serta tidak lagi terjadi kesalahan yang diperbuat di masa mendatang.

Begitulah yang dilakukan oleh Hotel Aria Centra, salah satu hotel yang terletak di pusat kota Surabaya. Tepat 29 April 2023 hotel ini memperingati ulang tahun yang ke-7. Mengusung tema “Bersukacita Menuju Endemi 2023”, Aria Centra Surabaya mengajak masyarakat untuk merasakan bagaimana warga Surabaya menyambut moment Endemi 2023 ini.

Hotel Aria Centra Surabaya menggelar dua kegiatan. Yaitu, Charity yang dilakukan di halaman hotel. Acara ini digelar pukul 11.00 WIB ini, dengan membagikan paket nasi goreng kepada masyarakat sekitar serta pengguna jalan yang melintas di sekitar hotel.

Tampak Eksekutif Chef Aria Centra Surabaya turun langsung melakukan live cooking untuk menarik minat warga sekitar. Acara kedua, Aria Centra juga menggelar Halal Bihalal internal yang berlangsung pukul 16.00 WIB.

Tak sekedar tausiyah semata, namun juga digelar acara potong tumpeng yang dilakukan General Manager Aria Centra Surabaya, Irawan, disaksikan seluruh staff hotel. Iamengatakan, momentum tujuh tahun ini mengajak seluruh staff untuk mereflesikan diri tentang apa yang terjadi 2 tahun lalu dimasa pandemi agar di masa endemi 2023 ini seluruh staff memiliki daya saing tinggi dalam persaingan dunia perhotelan dan pariwisata di Surabaya dan Indonesia.

“Kedepan Aria Centra Surabaya tidak hanya berfokus kepada ranah perhotelan semata, namun juga  bermanfaat bagi masyarakat Surabaya,” kata Irawan, di Surabaya Sabtu (29/4). (nanang)

Peduli UMKM, Yello Hotel Jemursari Gelar Wok n Tok Dine Out

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Surabaya adalah surganya UMKM. Itu semua karena Pemerintah Kota/Pemkot Surabaya menaruh perhatian yang sangat tinggi atas keberadaan UMKM. Banyak produk UMKM yang dikawal khusus untuk bisa di pamerkan di banyak tempat.

Seperti toko minimarket, supermarket, mall, restoran, stasiun, bandara, maskapai penerbangan, dan  hotel. Misalnya, Hotel Yello Jemursari adalah salah satu hotel di Surabaya yang mendukung penuh program Pemerintah Kota tersebut.

Hal ini dibuktikan dengan menggelar acara rutin 5Wok n Tok Dine Out, pada 18 sampai 21 Mei 2023 pukul 16.00 sampai 21.00 WIB. Acara spesial ini digelar dalam rangka menyambut Hari Jadi Kota Surabaya ke-730 Mei mendatang.

Konsep yang ditawarkan adalah  meyulap area parkiran outdoor menjadi café kekinian dengan hiasan lampu-lampu dan live musik yang membuat para tamu merasa lebih nyaman menikmati akhir pekan di hotel ini.

Pengunjung dimanjakan dengan aneka makanan dan cemilan produk UMKM khas Kota Surabaya, Tidak hanya  makanan dan minuman, tetapi juga menyediakan Merchandise khas Surabaya seperti pernak-pernik, kain batik, dan tas hasil daur ulang.

“Semoga event ini bisa menjadi kado kecil untuk Kota Surabaya, dan terus berlanjut hubungan baik pelaku usaha perhotelan dengan para UMKM binaan Pemkot Surabaya,” kata, Marcomm Manager Yello Hotel Jemursari Surabaya., Elgar Gumilang, di Surabaya Minggu (1/5). (nanang)

Nekat Tak Bawa Tiket, 8 Penumpang KA Diturunkan Paksa 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Keriuhan musim arus mudik dan balik dimanfaatkan oknum penumpang kereta api (KA) berbuat curang. Sebanyak 8 penumpang KA dari Banyuwangi dan Jember terpaksa diturunkan paksa lantaran nekad tak mebawa tiket.

Ada juga yang tiketnya tak sesuai relasi KA yang ditumpangi. Ditemukannya penumpang nakal itu setelah petugas melakukan pengetatan razia di atas KA. “Setelah dilakukan razia tiket, ditemukaj 8 penumpang yang nakal selama musim angkutan Lebaran 2023,” kata Plt Manager Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember, Azhar Zaki Assjari, Sabtu (30/4) siang.

Menurut dia, syarat untuk naik KA wajib memiliki tiket sesuai dengan rute yang ditumpangi. Lalu, naik turun sesuai dengan relasi yang tertera pada tiket. “Jika ada yang tidak sesuai, kami lakukan tindakan tegas dengan menurunkannya di stasiun terdekat, bisa jadi itu stasiun kecil yang jauh dari akses transportasi lainnya atau jalan raya,” tegasnya.

Para penumpang nakal tersebut tujuh diantaranya kedapatan di KA Probowangi rute Banyuwangi – Surabaya, sisanya di KA Sritanjung rute Banyuwangi – Yogyakarta.  Kedua kereta api tersebut memang memiliki okupansi cukup tinggi selama 17 hari Angkutan Lebaran.

Rata-rata, okupansinya tembus 1000 lebih per hari. Modus penumpang KA yang nakal kebanyakan membeli tiket tidak sesuai relasi tujuan. Contohnya, penumpang dari Ketapang mau ke Probolinggo. Karena tiket untuk relasi tersebut sudah habis terjual, penumpang membeli tiket relasi lainnya.

Seperti Stasiun Ketapang,Banyuwangu – Stasiun Jember. Namun, di Stasiun Jember penumpang tidak turun, tetap diatas kereta api. Tujuannya memanfaatkan kelengahan petugas. Sehingga, bisa turun hingga ke Stasiun Probolinggo.

“Biasanya penumpang bepura-pura membeli makanan di kereta makan atau mondar-mandir di dalam kereta agar tidak kedapatan atau diperiksa oleh petugas,” kata Azhar. Namun, berkat kejelian petugas Kondektur dibekali dengan aplikasi untuk mengetahui  identitas penumpang, tempat duduk dan relasi tiket yang dibeli.

Sehingga jika ada penumpang yang tidak sesuai relasi bisa diketahui petugas. “Para pelanggan yang tidak kebagian tiket diimbau tidak memaksakan diri naik kereta api, padahal tidak sesuai dengan relasi. Lebih baik membeli tiket kereta api lain,” tutupnya. (udi)

Empat Prodi PCU Surabaya Raih Akreditasi Internasional

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sebanyak empat Program Studi (Prodi) di Petra Christian University (PCU) Surabaya meraih akreditasi internasional AQAS dan IABEE. Keempat prodi tersebut, yakni Interior Design, Desain Komunikasi Visual (DKV) atau Visual Communication Design, Civil Engineering dan Electrical Engineering.

Secara rinci, yakni Prodi Interior Design dan DKV meraih akreditasi internasional dari AQAS. Kemudian Civil Engineering dan Electrical Engineering mendapatkan General Accreditation (GA) dari dari IABEE.

“Artinya, proses pembelajaran yang diselenggarakan diakui dan sudah sesuai dengan standar pendidikan tinggi internasional,” terang Wakil Rektor Bidang Akademik PCU Surabaya, Juliana Anggono, Sabtu (29/4).

Juliana menjelaskan, saat ini empat prodi di PCU telah meraih berbagai akreditasi internasional, selain AQAS dan IABEE, yaitu akreditasi internasional AUN-QA. “Ini semua kami lakukan agar mahasiswa dan lulusan kami dapat bersaing dengan mahasiswa luar negeri,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor PCU Surabaya, Prof Djwantoro Hardjito menyampaikan, dengan perolehan akreditasi internasional ini, ada banyak manfaat yang didapatkan. Bahkan, lulusan PCU Surabaya juga memiliki kesempatan lebih luas untuk berkarya di luar negeri.

Alumni PCU khususnya dari bidang teknik yang ingin menjadi professional engineer di luar negeri, selama ini mereka harus menempuh pendidikan dan meraih gelar tambahan di luar negeri sebagai modal untuk mendapatkan lisensi insinyur profesional mereka, karena gelar yang mereka raih di Indonesia belum dianggap setara.

‘’Status akreditasi internasional ini, nantinya akan mempermudah para alumni untuk bisa berkarir sebagai tenaga ahli di luar negeri,” pungkasnya. (red)