Kyai Muda Jatim Dukung Ganjar Gelar Sarasehan Pesantrenpreneur di Gresik

0

(pawartajatim.com) – Kyai Muda Jawa Timur (Jatim) Dukung Ganjar terus berkomitmen membuat pesantren sebagai cikal bakal lahirnya UMKM baru. Dengan begitu, lapangan pekerjaan makin terbuka. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, relawan pendukung Ganjar Pranowo itu menggelar pertemuan bertema Sarasehan Pesantrenpreneur Membangun Kemandirian Ekonomi Santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Zainal Abidin Bungah, Kecamatan Bungah Gresik Jumat (24/2).

Koordinator Wilayah (Korwil) Kyai Muda Jatim, Ali Baidlowi, menyatakan, pihaknya menggelar pertemuan sekaligus doa bersama agar UMKM di lingkungan ponpes dan warga sekitarnya bisa tumbuh dan berkembang. Sehingga bisa membuat lapangan pekerjaan baru.

“Kami mengadakan Sarasehan Pesantrenpreneur di ponpes ini. Kami menjelaskan kepada santri dan warga sekitar pesantren bagaimana membuat UMKM dengan baik,” kata Baidlowi. Pria yang akrab disapa Gus Ali, ini mengatakan, pesantrenpreneur bertujuan membangun minat para santri dan masyarakat di lingkungan pesantren agar mau berwirausaha dengan menciptakan UMKM.

“Kami membangkitkan santripreneur dan pesantrenpreneur di sini salah satunya agar santri memiliki usaha setelah lulus nanti,” ujarnya. Menurut Gus Ali, pihaknya melihat di Desa Bungah ada 25 UMKM yang eksis dan bisa menghidupi satu desa.

Kyai Muda Jatim dukung Ganjar gelar sarasehan pesantrenpreneur di Gresik. (foto/ist)

Contohnya, perajin peci songkok, rebana, dan beduk. Kemudian, dia mengajak para peserta sarasehan untuk bisa mengambil pelajaran mencontohnya. “Santri diharapkan bisa mengambil contoh itu dan terinspirasi untuk membuat usaha setelah nanti lulus,” ungkapnya.

Dalam sarasehan tersebut, dijelaskan tentang awal membuat usaha yang baik hingga memperkenalkan UMKM di Desa Bungah, Gresik, agar para santri mendapat masukan dan referensi untuk menciptakan UMKM kelak setelah lulus dari pesantren.

“Kami beri wawasan dahulu. Ketika tahu cara bekerja dan memanage yang baik, buat organisasi dan usaha yang baik, para santri akan terbiasa. Kedua, kami kenalkan UMKM tersebut yang menjadi referensi bagi mereka untuk membuat UMKM sehingga tercipta lapangan pekerjaan,” ujar Gus Ali.

Pria asal Bojonegoro ini berharap para santri dan warga di sekitar ponpes tersebut bisa mengambil pelajaran dan referensi agar ke depan sukses membangun UMKM. “Kami berharap santri dan warga sekitar sering menghadiri sosialisasi soal UMKM agar nanti Indonesia, khususnya di Jatim, banyak berkembang UMKM dan memberikan banyak lapangan pekerjaan,” katanya.

Pembina Pondok Pesantren/Ponpes Bungah, Muhammad Zainal Arifin, mengatakan, sarasehan ini penting untuk diikuti untuk menambah pengetahuan dan wawasan santrinya agar tertarik berkecimpung di dunia UMKM.

“Acara ini luar biasa. Sangat menarik sekali. Semoga apa yang diniatkan dapat terwujud,” ungkapnya. Zainal menekankan bahwa sarasehan dengan tema tentang kemandirian ekonomi melalui UMKM ini bisa menjadi awal agar pikiran para santri terbuka akan kemungkinan berwirausaha setelah lulus dari pesantren.

“Dengan adanya sarasehan dengan tema ini memberikan keyakinan bahwa pendidikan pondok pesantren tidak menutup kemungkinan santri bisa berwirausaha, bahkan menjadi pengusaha sukses,” katanya.

Untuk mendukung santri menjadi pengusaha ke depannya, pengelola pesantren sudah menyiapkan program ekstrakurikuler pembuatan rebana dan keterampilan jahit-menjahit untuk bekal mereka. “Selama ini, kami memberikan kegiatan ekstrakurikuler semacam menjahit dan membuat rebana. Dari bekal yang kami diberikan ini, semoga para santri bisa mengaplikasikan ke depan,” katanya. (red)

Jelang Pemilu 2024, KPU Gelar Coklit di Kediaman Gubernur Khofifah

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) dan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Kelurahan Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo melakukan pencocokan dan penilitian (coklit) data pemilih di Kediaman Gubernur Jawa Timur/Jatim, Khofifah Indar Parawansa, di kawasan Jemursari, Surabaya, Jumat (24/2) pagi.

Proses coklit di kediaman Gubernur Khofifah ini dikawal Ketua KPU Jatim, Choirul Anam. Sebagaimana diketahui, coklit ini dilakukan dalam rangka proses tahapan Pemilu 2024. Mengawali proses coklit, Pantarlih mencocokkan KTP dan KK Gubernur Khofifah, untuk dilakukan coklit.

Petugas mencocokan data berurutan mulai dari Nama, NIK, Alamat Domisili, hingga jumlah keluarga daftar pemilih yang terdapat dalam satu Kartu Keluarga Gubernur Khofifah. Secara khusus, Gubernur Khofifah mengimbau masyarakat untuk memberikan dukungan kepada Pantarlih hingga PPDP dalam melakukan tugasnya.

Sehingga data yang disampaikan bisa tepat dan digunakan pada gelaran Pemilukada 2024 mendatang. Tidak hanya itu, Gubernur Khofifah, menghimbau masyarakat Jatim agar memastikan seluruh jumlah anggota keluarganya yang memiliki hak pilih terdaftar pada pelaksanaan pesta Demokrasi tahun 2024 mendatang.

“Kepada masyarakat Jatim, saya mohon mendukung ketika menerima Petugas Pantarlih untuk memberikan data terkait data pemilih. Cukup menunjukkan KTP dan KK yang kemudian data akan diverivikasi oleh para petugas yang akan datang door to door rumah ke rumah,” jelasnya.

Gubernur Khofifah menambahkan, pemerintah pusat melalui Kemendagri berpesan agar seluruh daerah menyiapkan kebutuhan anggaran melalui APBD provinsi maupun APBD kabupaten/kota dalam rangka persiapan Pemilukada tahun 2024.

“Pak Mendagri berpesan kepada seluruh Gubernur se Indonesia agar setiap daerah mempersiapkan dan membantu kebutuhan Pemilukada tahun 2024 mendatang. Para Gubernur juga diharapkan meneruskan pesan kepada Bupati/Walikota jangan sampai kebutuhan pemilukada Tahun 2024 terlewatkan,” tegasnya.

Khofifah menyebut, bahwa kemendagri terus berproses memudahkan para calon pemilih dengan layanan digital KTP. “E-KTP ini sangat mudah di unduh melalui Gadget sehingga data pemilih bisa terdeteksi ketika Pemilu mendatang berada di TPS berapa.

Sejauh ini saya berada di TPS 01 Jemursari. Mudah mudahan tidak berubah seiring efisiensi jumlah TPS yang terus dirampingkan,” ungkapnya. Diakhir arahannya, Khofifah berpesan agar semua pihak ikut menjaga suasana yang aman, nyaman, kondusif, harmonis menjelang pesta demokrasi Pemilukada tahun 2024 mendatang.

“Pastikan pesta demokrasi ini bisa berjalan dengan lancar, aman , kondusif sesuai dengan hak pilih masing masing,” tambahnya.

Diakhir proses coklit, Gubernur Khofifah mendapatkan stiker sebagai tanda bukti Data Pemilih Tahun 2024 dengan tertanda Khofifah Indar Parawansa sebagai kepala keluarga, Jalaludin Managali, Yusuf Managali dan Ali Managali.

Disisi lain, Ketua KPU Jatim Choirul Anam mengatakan, bahwa Pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih telah dimulai pada 12 Februari – 14 Maret 2023. Sampai saat ini, KPU Provinsi terus berproses melakukan pemutakhiran data hingga melakukan efektif dan efisiensi jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Dilaporkannya, jumlah TPS pada Pemilukada tahun 2020 yang lalu sebanyak sekitar 130.000 TPS dan tahun 2024 mendatang berkurang menjadi sekitar 119.000 TPS. Artijya terdapat efisiensi jumlah TPS sebanyak 11.000 TPS.

Pihaknya berharap, seluruh masyarakat Jatim turut mendukung kegiatan dari Pantarlih dan para petugas kami dilapangan. “Kami berharap dukungan masyarakat menyiapkan KTP dan KK ketika Pantarlih kami datang ke rumah rumah warga,” pungkasnya. (dra)

BMW Astra Siapkan Armada untuk Jemput Kendaraan Terkena Banjir

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Curah hujan tinggi di Surabaya dan sekitarnya hingga pagi ini, Selasa (21/2) membuat sejumlah wilayah terendam banjir. Berbagai kendaraan yang sedang parkir di tempat umum ataupun di rumah terdampak banjir ini.

Untuk itu, BMW Astra sediakan layanan jemput untuk semua mobil BMW yang terdampak banjir ini untuk diperiksa maupun diperbaiki. CEO BMW Astra, Sanfrantis Tanu, menyampaikan, prihatin atas bencana alam yang terjadi di wilayah Surabaya dan sekitarnya.

Seperti diketahui banyak kendaraan roda empat yang terjebak banjir. Diantaranya BMW. Karena itu BMW Astra siap membantu pemilik BMW mengevakuasi mobilnya yang terjebak banjir.

‘’Untuk pemilik BMW yang terjebak banjir harap tenang dan tidak menyalakan mobilnya untuk menghindari masuknya air ke dalam mesin maupun korsleting listrik,’’ tambah Aftersales Manager BMW Astra, Budi Kurniawan, di Surabaya Jum’at (24/2).

Setelah itu, hubungi bengkel BMW Astra untuk dilakukan evakuasi dan penanganan lebih lanjut. BMW Astra juga akan bantu layani proses klaim jika memiliki asuransi untuk mobil yang terdampak banjir. (bw)

Iklim Investasi Jatim Terjaga Kondusif

0

Balikpapan, (pawartajatim.com) Gubernur Jawa Timur/Jatim, Khofifah Indar Parawansa menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) yang digelar di Ballroom Novotel Hotel Balikpapan, Kalimantan Timur/Kaltim Kamis (23/2).

Mengambil tema “Menyongsong Pemerintah Baru Pasca Pilpres 2024”, acara ini dibuka secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo dan dipimpin oleh Ketua Umum APPSI sekaligus Gubernur Kaltim Isran Noor.

Seusai acara, Gubernur Khofifah, menyampaikan bahwa sesuai arahan Presiden Jokowi terkait menjaga dan meningkatkan iklim investasi di daerah masing-masing secara khusus telah dilakukan dan terus dikembangkan oleh Pemprov Jatim.

Kondusifitas iklim investasi terbukti melalui nilai Incremental Capital Output Ratio (ICOR) Jatim 2021 diangka 7,63, lebih efisien daripada angka nasional yaitu sebesar 8,97. ICOR sendiri merupakan parameter ekonomi makro yang menggambarkan rasio investasi kapital terhadap hasil yang diperoleh dengan menggunakan investasi tersebut. Besaran ICOR adalah proxy efisiensi sebuah perekonomian.

Semakin rendah nilai ICOR, mengindikasikan semakin tinggi produktivitas kapital. “Artinya, pada 2021, untuk meningkatkan 1 unit output di Jawa Timur, diperlukan investasi fisik sebesar 7,63 unit. Nilai ini sekaligus menunjukan bahwa investasi di Jatim tetap menawarkan efisiensi yang tinggi,” ungkapnya.

Efisiensi tersebut juga turut diperkuat dengan meningkatnya realisasi investasi tertinggi selama 5 tahun terakhir. Realisasi investasi itu menembus angka Rp 110,3 triliun. Realisasi tersebut meningkat 38,8 persen dibanding tahun 2021, serta lebih tinggi dari pertumbuhan investasi nasional yang tercatat tumbuh 34 persen.

Untuk diketahui, realisasi investasi ini terdiri dari investasi dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 44,9 triliun meningkat sebesar 66,7persen dari tahun 2021 (y-o-y). Sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 65,4 triliun meningkat sebesar 24,5 persen (y-oy).

Realisasi investasi Jatim Tahun 2022 ini tercatat paling tinggi dalam lima tahun terakhir. Secara berturut – turut, realisasi tahun 2018 sebesar Rp 51,2 triliun, tahun 2019 sebesar Rp 58,5 triliun, tahun 2020 Rp 78,3 triliun, tahun 2021 Rp 79,5 triliun, dan tahun 2022 Rp 110,3 triliun.

“Dengan capaian tersebut, kami (Pemprov Jatim) optimis bahwa capaian target investasi tahun 2023 yakni sebesar 9 persen dari Rp. 1.400 triliun atau setara dengan Rp. 126 Triliun bisa tercapai,” ucapnya optimis.

Pemprov Jatim juga terus berinovasi untuk menarik investor berinvestasi di Jawa Timur. Salah satu inovasi yang filuncurkan Oemprov Jatim pada awal Februari 2023 adalah JOSS Gandos (Jatim.On line Single Submission  Goes Android Operating System).

Platform ini tidak hanya sekadar menawarkan kemudahan akses, namun juga sudah mencakup implementasi penyederhanaan perizinan yang termuat pada Pergub Nomor 88 Tahun 2022 Tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha.

Pergub No. 88 Tahun 2022 merupakan pembaruan dari Pergub No. 69 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan PTSP setelah ditetapkannya PP No. 5 Tahun 2021 tentang OSS RBA, di mana seluruh perizinan bisa diakses melalui online.

Guna pemerataan investasi, dirinya kemudian memberikan arahan para kepala daerah di Kab/Kota se-Jatim untuk segera mempercepat penyusunan Investment Project Ready to Offer (IPRO) di masing-masing wilayah.

“Saya harap komitmen para kepala daerah untuk segera menyusun IPRO bisa dipegang kuat. Karena ini sangat mampu menarik minat investor yang masuk ke daerah,” katanya. Selain Joss Gandoss Pemprov Jatim juga menghadirkan  inovasi EJIC (East Java Investment Center) yang bertugas untuk melaksanakan pengawalan dan berperan aktif menyelesaikan hambatan pelaksanaan berusaha juga memperkuat iklim investasi di Jatim.

Gubernur Khofifah pun mengajak para Bupati/Walikota untuk mendukung kinerja EJIC.“Demi kelancaran investasi dan tentunya pengembangan investasi di Jatim harus sesuai dengan roadmap hilirisasi industri.

“Kita lakukan strategi dengan meningkatkan investasi yang mengarah pada sektor ketahanan pangan, primer, dan kehutanan. Mulai dari hilir hingga hulu. Tidak lupa penciptaan Green

Investment melalui sinergi kebijakan investasi. Antara lain, pengembangan investasi prioritas dan teknologi yang ramah lingkungan; peningkatan penggunaan teknologi dan proses produksi yang ramah lingkungan bagi investor, yang sejalan dengan roadmap hilirisasi pada bidang/sektor investasi yang strategis,” jelasnya.

Sementara itu, sejalan dengan arahan Presiden Jokowi terkait ketahanan pangan, guna menjaga ketahanan pangan di Jatim, Khofifah meminta pemerintah Kabupaten/ Kota untuk mendorong pengembangan food estate di setiap Kabupaten/ Kota  penghasil utama padi di provinsi Jawa Timur.

Menurut dia hal tersebut merupakan salah satu cara untuk menjawab  ancaman krisis pangan dunia. Insya Allah produksi pangan Jatim baik padi maupun daging cukup besar. Pemerintah Provinsi Jawa timur optimistis bahwa pengembangan lumbung pangan akan meningkatkan ketahanan pangan di Jatim.

Hal ini dapat dilihat dari produksi padi Jatim yang tertinggi secara nasionalntiga tahin berturut turut mulai tahun 2020, 2021 serta 2022 serta kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP) di Jatim. Dalam arahannya, Presiden Joko Widodo memaparkan sejumlah upaya yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Salah satunya adalah dengan melakukan hilirisasi di daerah. Menurut Presiden Jokowi, setiap daerah memiliki potensi untuk melakukan hilirisasi. “Jangan hanya berfikir hilirisasi ada di sektor pertambangan saja. Melainkan, sektor perikanan, pertanian, perkebunan memiliki potensi yang besar juga dan semua daerah memiliki ini semuanya,” ujar Presiden.

Dirinya memberikan contoh hilirisasi yang dilakukan oleh Thailand, yaitu dengan mempercantik kemasan kelapa muda biasa menjadi ‘Coco Thumb’ sehingga memiliki nilai tambah hingga tiga kali lipat. Presiden yakin, masyarakat Indonesia juga bisa melakukan hal serupa jika diberi dorongan dan dukungan.

“Kita bukan bisa, sangat bisa melakukan itu. Daerah sangat bisa melakukan itu dan rakyat bisa melakukan itu. Dorong hilirisasi kearah sektor tersebut,” sebutnya. Contoh lainnya adalah hilirisasi di bidang perikanan. Menurutnya, nilai tambah ikan akan meningkat jika diubah menjadi berbagai macam produk olahan ikan maupun tepung ikan.

“Nelayan, UMKM, koperasi, industri kecil didorong untuk melakukan pengembangan nilai  produk melalui pengemasan yang kreatif dan cantik,” ucap Jokowi. Selain hilirisasi, Presiden juga menekankan pentingnya menjaga iklim investasi di Tanah Air. Ia menyebut investasi sebagai salah satu kunci pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kunci pertumbuhan ekonomi semua negara sekarang ini yang paling penting hanya 1, bagaimana investasi itu masuk? Dan semua negara memperebutkan yang namanya investasi,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Jokowi meminta para gubernur untuk mempermudah perizinan sehingga para investor yang akan berinvestasi di wilayahnya tidak mengalami kendala maupun hambatan. “Tolong dicek kembali, cek kembali mengenai kemudahan perizinan, cek kembali,” tuturnya.

Presiden Jokowi juga meminta para gubernur untuk segera mengubah proses perizinan investasi dengan memanfaatkan teknologi informasi. Ia menilai dengan digitalisasi maka perizinan investasi akan makin mudah dan cepat.

“Jangan sampai berbulan-bulan, paling lambat itu ya hari, kalau bisa jam. Bagaimana digitalisasi di perizinan semua provinsi kabupaten dan kota itu ada,” tandasnya. (dra)

Terapkan Prinsip ESG pada Infrastruktur Jaringan, XL Gunakan Green BTS Secara Massal

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus menerapkan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG) di setiap lini bisnis untuk mewujudkan bisnis berkelanjutan. Salah satunya tercermin pada penerapan aspek lingkungan pada infrastruktur jaringan, terutama Base Transceiver Station (BTS), yang sekaligus mampu menghemat energi. Sejak akhir 2022 lalu, XL juga mulai menerapkan penggunaan baterai lithium sebagai pengganti genset.

Direktur & Chief Digital Transformation and Enterprise Business Officer XL, Yessie D. Yosetya, mengatakan, ESG telah menjadi isu global yang berdampak besar terhadap keberlanjutan dan eksistensi organisasi.

’’Untuk itu, kami di XL Axiata terus berupaya menerapkan setiap aspek ESG di semua lini bisnis. Khusus di lini pengelolaan jaringan, kami melakukan moderninasi perangkat BTS menjadi Green BTS sehingga bisa menekan tingkat emisi dan sekaligus memungkinkan menghemat konsumsi energi,’’ kata Yessie D. Yosetya, di Jakarta Kamis (23/2).

Dalam penerapan prinsip ESG pada perangkat BTS, XL Axiata telah melakukan modernisasi  dengan menerapkan antara lain Green BTS yang meliputi Intelligent Ventilation Cooling System (IVS), penggunaan kipas angin DC, dan Air Conditioning (AC).

Penerapan Green BTS ini mampu mengurangi konsumsi energi secara signifikan hingga mencapai 50 persen. Modernisasi perangkat BTS ini sudah diimplementasikan sejak tahun 2014.

Kini, program modernisasi ini telah mencakup lebih dari 90 persen BTS milik XL. Selain itu, XL juga melakukan modifikasi pada BTS-BTS lama yang menggunakan shelter berukuran besar sehinga butuh konsumsi energi besar untuk AC.

Shelter seperti itu telah diganti dengan perangkat BTS outdoor yang tak perlu AC untuk mendinginkan ruangan. BTS outdoor juga mampu mengurangi emisi dari pemakaian genset.

Seiring dengan semakin urgennya penerapan ESG, penggunaan BTS outdoor ini telah diterapkan XL sejak 2017 di lebih dari 2.000 BTS dan akan terus diperluas. Tak hanya itu, sejak akhir 2022, XL berinisiatif menerapkan penggunaan baterai lithium sebagai pengganti genset. Pada awal penerapan baterai lithium hanya diterapkan pada BTS di area tertentu yang membutuhkan pengisian baterai dalam waktu singkat.

Namun, dengan perkembangan teknologi terkini, baterai lithium ini telah dapat diterapkan di semua area. Selanjutnya, XL juga menerapkan penggunaan Hybrid System Charge Discharge Battery (CDC) pada BTS di area terpencil yang tidak ada pasokan listrik. Penerapan CDC oleh XL Axiata telah berhasil mengurangi konsumsi solar hingga rata-rata 54 persen.

Guna memastikan efektifitas penerapan ESG, setiap tahun, XL Axiata juga melakukan penghitungan terhadap konsumsi daya energi yang dikeluarkan beserta emisi yang dihasilkan. Penghitungan ini merupakan bagian dari proses pengawasan sekaligus acuan dalam perencanaan efisiensi konsumsi energi untuk tahun-tahun ke depan.

XL terus  berupaya menerapkan prinsip ESG dengan mengacu kepada target Global System for Mobile Communication Association (GSMA), yaitu menurunkan emisi karbon menjadi 0 pada 2050 (Net Zero Emission by 2050).

Harapannya dengan bisa ikut menurunkan emisi karbon menjadi 0, XL Axiata juga bisa ikut berperan dalam mencegah bencana jangka panjang akibat perubahan iklim. (bw)

Pendataan Memang Bukan Pendaftaran

0

Catatan Hendry CH Bangun

Saya sebenarnya tak ingin seperti berpolemik dengan Wina Armada Sukardi, pakar hukum pers yang dua periode menjadi anggota Dewan Pers dan pernah menjabat Sekjen Persatuan Wartawan Indonesia/PWI Pusat, terkait artikelnya “Tidak Ada Kewajiban Perusahaan Pers Mendaftar di Dewan Pers”.

Mengapa? Ada dua alasan. Pertama, saya sudah selesai bertugas di Dewan Pers setelah menjadi anggota dua kali dan terakhir menjabat sebagai Wakil Ketua. Kedua, pandangan seperti itu pun pernah disampaikan ahli pers Kamsul Hasan, yang juga lama menjadi pengurus PWI.

Apa yang disampaikan itu betul adanya, dasarnya Undang-Undang No.40 tahun 1999 tentang Pers, yang kalau merujuk ke pasal 15 ayat (g) mengatakan salah satu fungsi Dewan Pers adalah mendata perusahaan pers.

Jadi yang ada adalah fungsi Dewan Pers. Tak ada kewajiban perusahaan pers untuk mendaftarkan diri. Sifatnya satu arah, bukan resiprokal. Karena beberapa orang bertanya, tulisan itu dimuat di banyak media siber khususnya yang pimpinan atau pemiliknya dari PWI.

Saya perlu merasa menulis supaya tidak timbul salah faham karena seolah mempertentangkan pendataan dan pendaftaran yang memang berbeda. UU 40/1999 yang dibuat saat terjadi euphoria reformasi memang dibuat sebebas mungkin akibat trauma dari era Orde Baru yang dengan berbagai upaya ingin membungkam pers.

Oleh karena itu, salah satu wujud dari betapa hebatnya UU 40/1999 ini adalah tidak ada turunannya. Entah itu berupa Peraturan Pemerintah, Peraturan Presiden, Instruksi Presiden, dst. Kalaupun akhirnya ada, maka aturan yang dibuat haruslah berupa swa regulasi yang dibuat masyarakat pers sendiri, difasilitasi Dewan Pers, sebagaimana disebut di Pasal 15 ayat (f) UU 40/1999.

Dengan prinsip dari, oleh, dan untuk pers itu sendiri. Atur sendiri, ya ikuti dan taati. Apabila sudah semua sepakat menjadikannya sebagai aturan. Salah satu tonggak dari kekompakan masyarakat pers dalam mengatur dirinya sendiri itu, tertuang di Piagam Palembang 2010 yang ditandatangani pimpinan media arus utama Indonesia di Hari Pers Nasional 2010 di Sumatera Selatan.

Kala itu, media cetak masih berjaya sehingga kerelaan, keikhlasan untuk diatur oleh Dewan Pers, secara simbolis melambangkan sikap dari sebagian besar masyarakat pers Indonesia. Ada dua poin penting dari Piagam Palembang yang historis ini, saya kutip agar kita ingat lagi:

Kami menyetujui dan sepakat, bersedia melaksanakan sepenuhnya Kode Etik Jurnalistik, Standar Perusahaan Pers, Standar Perlindungan Wartawan, Standar Kompetensi Wartawan, serta akan menerapkannya sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari ketentuan-ketentuan yang berlaku di perusahaan kami.

Kami menyetujui dan sepakat, memberikan mandat kepada lembaga independen yang dibentuk Dewan Pers melakukan verifikasi kepada kami, para penandatangan naskah ini, untuk menentukan penerapan terhadap kesepakatan ini.

Kepada lembaga itu kami juga memberikan mandat penuh untuk membuat logo dan atau tanda khusus yang diberikan kepada perusahaan pers yang dinilai oleh lembaga tersebut telak melaksanakan kesepakatan ini.

Dasar dari kesediaan itu, sebagaimana disebut dalam alinea kedua preambule Piagam Palembang, “Dalam mewujudkan kemerdekaan pers serta melaksanakan fungsi, hak, kewajiban, dan peranannya, pers mengakui adanya kepentingan umum, keberagaman masyarakat, hak asasi manusia, dan norma-norma agama yang tidak dapat diabaikan.

Agar pelaksanaan kemerdekaan pers secara operasional dapat berlangsung sesuai dengan makna dan asas kemerdekaan pers yang sesungguhnya, maka dibutuhkan pers yang profesional, tunduk kepada undang-undang tentang pers, taat terhadap Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan didukung oleh perusahaan pers yang sehat serta dapat diawasi dan diakses secara proporsional oleh masyarakat luas.

Kebersediaan diatur ini tentu karena asumsi, keyakinan bahwa Dewan Pers sudah independen sejak UU No.40/1999 berlaku, yang anggotanya tidak lagi ditunjuk pemerintah seperti sebelumnya. Tetapi dipilih masyarakat pers sendiri, dari kalangan wartawan, perusahaan pers, dan masyarakat.

Dengan kata lain, menyerahkan diri diatur Dewan Pers artinya sama dengan mengatur diri sendiri alias swaregulasi. Mengatur sesuai dengan kehendak kalangan pers sendiri. Adanya Piagam Palembang ini berkonsekuensi banyak.

Apabila wartawan di media “besar” sebelumnya malas dan merasa tidak perlu untuk ikut uji kompetensi, pelahan tapi pasti mulai bersedia. Wajar karena perusahaannya sudah menyatakan bersedia sepenuhnya mengikuti Standar Kompetensi Wartawan.

Antara lain, menetapkan Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab harus bersertifikat Wartawan Utama. Tidak ikut berarti, secara struktural karier si wartawan tidak akan sampai dipuncak. Perusahaan Pers dengan kesediaan itu, mewajibkan dirinya memberi gaji minimal setara dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) 13 kali setahun (termasuk Tunjangan Hari Raya).

Karena itu menjadi peraturan perusahaan, mengikuti peraturan Menteri Tenaga Kerja yang diadopsi di Peraturan Dewan Pers No.5 tahun 2008 tentang Standar Perusahaan Pers. Perusahaan pers besar juga bersedia diverifikasi oleh Dewan Pers.

Dalam artikel Wina Armada ditulis, tidak perlu anggota Dewan Pers yang repot-repot turun untuk verifikasi faktual karena banyak urusan lain yang lebih penting untuk dikerjakan. Tetapi sering kehadiran anggota ini penting. Khususnya untuk memberi persepsi kepercayaan terhadap lembaga.

Misalnya saja ketika mengecek akte notaris suatu media, yang didalamnya ada jumlah modal, pemegang saham, dll, yang bagi perusahaan adalah rahasia. Kalau staf sekretariat yang datang, saya tak yakin pimpinan media yang diverifikasi mau memberikan datanya, takut bocor atau apapun namanya.

Saya beberapa kali meyakinkan data itu bersifat rahasia, tidak akan bocor dan saya jaminannya. Mereka percaya. Tentu saja, data itu sampai tahapan tertentu juga bisa diakses di lembaga negara, tetapi ketika berhadapan langsung, sosok pemverifikasi menjadi urgen.

Terkait dengan pengaturan perusahaan pers ini, memang Standar Perusahaan Pers No. 3 tahun 2019 terasa lebih progresif untuk mengantisipasi beberapa hal yang tidak tercakup di Peraturan No.5/2008. Hanya saja menimbulkan konsekuensi berat bagi manajemen perusahaan. Apalagi dikaitkan dengan kondisi ekonomi perusahaan pers, besar apalagi menengah dan kecil, yang kian merosot akibat turunnya pendapatan, sementara biaya operasional meningkat.

Misalnya saja, kewajiban untuk memberikan asuransi kesehatan dan asuransi ketenagakerjaan kepada wartawan dan karyawan, di pasal 20 Peraturan Dewan Pers No.3/2019. Diaturan lama, itu diatur secara umum, di pasal 9 yang berbunyi “Perusahaan pers memberi kesejahteraan lain kepada wartawan dan karyawannya seperti peningkatan gaji, bonus, asuransi, bentuk kepemilikan saham dan atau pembagian laba bersih, yang diatur dalam Perjanjian Kerja Bersama.”

Ini agaknya penjabaran lebih dekat dari pasal 10 UU No.40/1999 tentang Pers yang berbunyi, “Perusahaan Pers memberikan kesejahteraan kepada wartawan dan karyawan pers dalam bentuk kepemilikan saham dan atau pembagian laba bersih serta bentuk kesejahteraan lainnya.

Persoalan yang kini menghangat umumnya adalah terkait verifikasi ini. Sifatnya sukarela tetapi menjadi seperti wajib bagi media. Karena selain sebagai wujud profesionalisme media, juga ada kaitan ekonomis, sejumlah lembaga di pusat dan daerah, mensyaratkan status terverifikasi untuk dapat menjadi mitra kerja terkait pencitraan lembaga.

Bahasa kasarnya, untuk bisa memperoleh jatah iklan. Ada empat pemerintah provinsi yang mewajibkan status terverifikasi ini yakni Sumbar, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, dan Riau. Tetapi hanya Sumbar dan Kepri menjalankan dengan konsisten.

Babel masih menunda karena banyaknya protes dari kalangan media, Riau meski sudah didukung penuh organisasi perusahaan pers konsituen Dewan Pers, informasi terakhir belum menjalankan 100%.

Di kabupaten dan kota pun sudah banyak yang menerapkan, ada menjalankan dengan ketat, dan masih ada yang longgar karena berbagai alas an. Seperti untuk keadilan bagi media yang sudah menjalankan sebagian peraturan Dewan Pers.

Soal verikasi ini ramai diangkat media saat berlangsung Hari Pers Nasional/HPN 2020 di Banjarmasin. Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh, menegaskan, Dewan Pers tidak pernah meminta pemerintah daerah untuk mensyaratkan status terverifikasi untuk menjalin kemitraan.

Saya sendiri dalam berbagai kesempatan juga menyatakan hal yang sama. Bagi saya, cukup bahwa perusahaan pers itu berbadan hukum Indonesia sebagaimana ditetapkan Dewan Pers, memiliki Pemred dan Penanggungjawab bersertifikat Wartawan Utama sebagaimana diatur Peraturan Dewan Pers tentang Standar Kompetensi Wartawan, dan mencantumkan dengan jelas alamat redaksi sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat.

Begitu pula kalau ada kasus hukum atau masih ditingkat pengaduan ke kepolisian atas sebuah produk jurnalistik, Dewan Pers selalu menjadikan tiga hal diatas sebagai dasar untuk pembelaan terhadap media.

Bukan harus terverifikasi baru dibela dan dilindungi eksistensinya. Hal ini juga disebabkan kesadaran dari sisi Dewan Pers bahwa proses verifikasi media secara administratif apalagi faktual, memerlukan proses yang lama.

Ada ratusan perusahaan pers yang antre, untuk diproses karena persyaratan yang belasan jumlahnya, banyak berkas yang harus diperiksa dan dicek atau konfirmasi. Sementara sumber daya manusia yang mengurusnya terbatas untuk tidak mengatakan sedikit.

Dulu staf sering saya minta agar mereka lembur untuk mempercepat proses, tetapi tetap saja kekuatan fisik dan psikis staf ada batasnya. Keluarnya Peraturan Dewan Pers No.1 tahun 2023 yang ditetapkan 6 Januari 2023, membuat verifikasi administrasi semakin membebani media, sampai saya mengatakan ini sudah mirip dengan “Deppenisasi” yang berpotensi mematikan kemerdekaan pers, karena “membunuh” kehidupan media kelas UMKM.

Kewajiban memiliki minimal 10 wartawan plus karyawan, kewajiban membayar BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan untuk seluruh wartawan dan karyawan, kewajiban membayar upah minimal setara UMP yang ditandai dengan bukti transfer perusahaan ke karyawan, dll membuat media dengan modal sedang atau kecil, mati berdiri.

Seharusnya Dewan Pers memberi keringanan karena kondisi ekonomi perusahaan pers yang terpuruk saat ini, tidak hanya karena perubahan perilaku konsumsi informasi masyarakat dan makin tersedotnya iklan ke media sosial.

Tetapi juga akibat pandemi selama dua tahun. Bukan malah membebani lagi. Apakah anggota dan staf Dewan Pers tidak pernah turun ke lapangan untuk mengetahui kehidupan ekonomi media yang seharusnya didorong untuk maju dan kini terkesan malah dipersulit?

Kembali keawal cerita, Dewan Pers tidak pernah mewajibkan perusahaan pers untuk mendaftar, karena itu bertentangan dan tidak diatur di Undang-Undang No.40 tahun 1999 tentang Pers. Sebaliknya, media berlomba-lomba ingin diverifikasi.

Karena inilah jalan keluar dari pendapatan yang semakin sulit. Antara lain akibat pertumbuhan media siber yang abnormal. Dan fakta bahwa pemerintah daerah dan lembaga menjadikan status terverifikasi sebagai saringan untuk memudahkan pilihan.

Mana yang diajak kerja sama, efisiensi, pertanggungjawaban anggaran yang akuntabel, serta keterbatasan anggaran. Media massa profesional masih dibutuhkan negeri ini untuk mengimbangi kebisingan dan banjir informasi langsung dari media sosial.

Sehingga semua pihak khususnya Dewan Pers amat berkepentingan memberikan ekosistem yang baik. Jangan biarkan mereka hidup segan mati tak mau di lahan gersang. Khususnya media produk wartawan profesional, wartawan idealis, yang ingin menjalankan peran sebagai alat menyalurkan aspirasi masyarakat, mengedukasi masyarakat, melakukan fungsi kontrol, menjadi ajang diskusi atas masalah-masalah kebangsaan dan negara, dst.

Sebaliknya, Dewan Pers harus memunculkan gagasan, melakukan diskusi-diskusi intensif, bagaimana agar pers ini mendapat nafas lebih banyak, memiliki ruang hidup yang lebih luas, dan memilah-milah mana yang lebih penting dari 7 fungsi Dewan Pers yang disebutkan di pasal 15 UU No.40/1999 agar mendukung dan bukan malah menghalangi pelaksanaan peran pers nasional seperti dinyatakan pasal 6 UU No.40/1999:

Memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui. Menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi, mendorong terwujudnya supremasi hukum, dan Hak Asasi Manusia, serta menghormati kebhinekaan. Mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat, dan benar.

Melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum. Memperjuangkan keadilan dan kebenaran. Itulah cita-cita perancang UU No.40/1999.

Sungguh berdosa apabila kita lupa dan malah cenderung mengabaikannya karena asyik dengan hal remeh-temeh yang mestinya diurus belakangan. Seperti kata pujangga Jawa Ronggowarsito dalam salah satu bait di Serat Kalatida:

..//Dilalah kersa Allah/ begja-begjaning kang lali/luwih begja kang eling lan waspada// yang  artinya..//Sudah kehendak Allah/betapapun bahagianya orang yang lupa/lebih berbahagia mereka yang sadar dan waspada//. Wallahu a’lam bishawab.

The New BMW X7 Hadir di Jatim, ini Keunggulannya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – BMW Astra sebagai diler resmi BMW satu-satunya di Jawa Timur/Jatim menghadirkan Sport Activity Vehicle (SAV) mewah, New BMW X7 serta sedan legendaris BMW yaitu Seri 3. BMW Astra tak hanya melayani pelanggan pribadi, tapi juga melayani pelanggan korporasi.

Kepala Cabang BMW Astra Surabaya, Octa Wibowo, mengatakan, “New BMW X7 hadir dengan berbagai peningkatan. Kombinasi dari tampilan ekslusif, kedinamisan, kelapangan kabin mewah, dan keserbagunaan yang terdepan di kelasnya.

‘’The New X7 hadir dengan pembaharuan terbesar yang pernah ada di BMW. Tampil beda secara keseluruhan dengan desain lebih modern, lebih mewah, lebih banyak fitur digital, sekaligus lebih efisien,” kata Octa Wibowo, di Surabaya Kamis (23/2).

“Untuk mengapresiasi dan mengakomodir permintaan pelanggan korporasi, BMW Astra hadirkan BMW 320i Sport – eksklusif untuk pelanggan korporasi. Kami harap dengan adanya model eksklusif serta layanan premium ini, pelanggan korporasi dapat merasakan pengalaman istimewa sesuai dengan kebutuhan mobilitas partner korporasi,” tambah Octa.

Lampu depan LED matriks adaptif baru dengan high beam yang tidak menyilaukan dan distribusi cahaya adaptif kini juga menyediakan fungsionalitas lampu kabut depan dengan lampu cuaca buruk otomatisnya.

Dibagian belakang, gaya progresif dari unit lampu yang sangat ramping, yang kini memiliki desain dan pahatan tiga dimensi, ditonjolkan. Chrome bar elegan yang menghubungkan unit lampu belakang pada BMW X7 terbaru terbungkus dalam penutup kaca yang indah.

BMW X7 terbaru di Indonesia hadir dalam trim M Sport, tekankan kelincahan berkendara dinamis untuk BMW X7. Tambahan warna eksterior adalah M Brooklyn Grey metallic. Velg alloy ringan M berukuran 21 inci tambahkan kesan sporty.

Kelapangan yang mewah, peralatan standar yang diperluas dan kian sporty. Kenyamanan ruang di dalam BMW X7 terbaru dapat dinikmati di keseluruhan tiga baris kursi. Baris kedua menampung dua kursi individu yang sangat nyaman dan keseluruhan enam kursi dapat dikonfigurasi personal.

Upholstery dengan trim Sensafin terbaru, sebuah upholstery dengan bahan vegan berkualitas tinggi dengan sifat seperti leather ini memiliki quilting tiga dimensi eksklusif dan permukaan yang berperforasi.

Bersama-sama, panel instrumen yang baru didesain – dengan ventilasi udara ramping dan bilah lampu ambiance disertakan sebagai standar di bagian bawahnya – dan BMW Curved Display dengan ukuran yang sangat luas, 12.3-inci information display dan 14.9-inci control display menghadirkan gaya modern yang dibentuk oleh digitalisasi progresif ke kokpit menggunakan BMW Operating System 8.

Selain kontrol iklim otomatis lima zona, sunroof panoramic glass Sky Lounge (diterangi oleh unit LED dan terbagi dua zona memberikan kesan lapang), Bowers & Wilkins Diamond Surround Sound System dan Travel & Comfort System yang baru, dan sistem hi-fi, sekarang juga mencakup kursi yang nyaman untuk pengemudi dan penumpang depan, M sport leather steering wheel dengan gearshift paddle, dan tray baru untuk pengisian daya nirkabel yang kompatibel.

Mesin yang baru dikembangkan dengan teknologi hybrid ringan 48V terbaru. Mesin segaris enam silinder generasi terbaru memulai debutnya di BMW X7 xDrive40i M Sport. Ini membanggakan banyak inovasi untuk proses pembakaran, pertukaran gas, kontrol katup, sistem injeksi dan pengapian yang meningkatkan kinerja dan efisiensi. Output dari mesin baru adalah 381 hp, sementara torsi puncak dapat mencapai hingga 520 Nm.

Untuk ciptakan pengalaman berkendara yang tak terlupakan, kini setiap pembelian BMW dengan NIK 2023 di BMW Astra pelanggan akan mendapatkan 5 tahun garansi kendaraan dan BMW Service Inclusive Plus.

Layanan ini merupakan satu-satunya di segment kendaraan mewah di Indonesia. Adapun bagi pengguna BMW sebelum 2023 masih dapat melakukan perpanjangan warranty ataupun peningkatan Service Inclusive dengan menghubungi layanan bengkel BMW Astra.

New BMW X7 xDrive40i M Sport ditawarkan dengan harga Rp 2.739.000.000 dan BMW 320i Sport ditawarkan dengan harga Rp 1.090.000.000 on-the-road Surabaya dan hadir dengan BMW Service Inclusive 5 tahun, garansi 5 tahun, perlindungan ban 2 tahun, Roadside Assistance 24-jam selama 5 tahun, serta keanggotaan BMW Astra Card.

“Selain servis gratis, garansi, perlindungan ban, dan Roadside Assistance 24-jam, kami memberikan berbagai layanan tambahan bagi para pelanggan loyal melalui BMW Astra Card dengan berbagai keuntungan: harga khusus untuk menginap di VASA Hotel, DoubleTree by Hilton Surabaya, harga khusus coating mobil di Lenzo, diskon 10 persen di Wicked Pies, dan harga khusus untuk pembelian kursi pijat Perfect Health, cukup dengan menunjukkan BMW Astra Card,” tutup Octa.

Kepala Cabang BMW Astra Surabaya, Octa Wibowo (kiri). (foto/ist)

New BMW X7 hadir dengan berbagai peningkatan – kombinasi dari tampilan ekslusif, kedinamisan, kelapangan kabin mewah, dan keserbagunaan yang terdepan di kelasnya. Sisi depan miliki struktur baru dan berikan desain khas BMW seperti lampu depan kembar dan kidney grille BMW.

Unit lampu depan terpisah memulai debutnya di BMW X7 terbaru. Unit LED yang terletak dibawahnya untuk lampu depan low-beam dan high-beam memberikan kesan ke belakang dengan posisi tertanam dalam di apron depan, dan hanya muncul ke depan saat diaktifkan. (bw)

Perkuat Ketahanan Pangan, Kyai Muda Jatim Dukung Budi Daya Kacang Sacha Inchi di Ponpes Fathul Ulum Jombang

0

Jombang, (pawartajatim.com) – Relawan Kyai Muda Jawa Timur (Jatim) pendukung Ganjar Pranowo berkomitmen ikut memperkuat ekonomi dan ketahanan pangan Indonesia, khususnya lingkungan pondok pesantren/ponpes yang berada di Jombang.

Karena itu, mereka menggelar seminar dan pelatihan bertema Pembinaan Ekonomi dan Ketahanan Pangan melalui budi daya tanaman sacha inchi di Pondok Pesantren Fathul Ulum, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jatim Kamis (23/2).

“Kami Kyai Muda Jatim mengadakan seminar ini lewat pemberdayaan kacang sacha inchi sebagai wujud aku bangga menjadi petani,” kata Koordinator Wilayah Kyai Muda Jatim, Ali Baidlowi, usai pelatihan.

Pria yang akrab disapa Gus Ali ini, mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka mengajak santri dan warga sekitar ponpes untuk menggiatkan ketahanan pangan dan ekonomi melalui pembudidayaan tanaman sacha inchi yang manfaatnya sangat banyak.

“Pertanian ini belakangan luntur di kalangan anak muda. Kami membuat pelatihan ini. Pesantren ini punya lahan yang sangat luas untuk budi daya pertanian seperti bibit kacang sacha inchi. Kegunaan buah dari tanaman ini banyak sekali, termasuk untuk mencegah stunting pada anak,” jelasnya.

Kyai Muda Jatim dukung budi daya kacang sacha inchi di Ponpes Fathul Ulum Jombang. (foto/ist)

Menurut dia, bibit kacang ini yang sudah ditanam selama enam bulan akan mengahasilkan buah siap panen yang nanti bisa diolah. “Setelah penanaman ini, enam bulan bisa diolah menjadi minyak untuk kesehatan, kosmetik, dan lain-lain,” ujarnya.

Gus Ali berharap warga sekitar Ponpes Fathul Ulum dan santri bisa terus memberdayakan kacang sacha inchi sehingga makin berkembang dan berdampak bagi ekonomi pesantren. “Kami berharap para santri dan warga sekitar ponpes yang mengikuti seminar ini tidak lelah dan jenuh untuk terus Bertani. Ada jenis tanaman yang mudah dikembangkan dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi,’’ tambahnya.

Ia mencontohkan, bibit kacang sacha inchi yang nanti tanamannya bisa diolah sedemikian rupa. Pengasuh Ponpes Fathul Ulum Jombang, Ahmad Habibul Amin, menyambut baik dukungan pemberian bibit kacang sacha inchi tersebut dari Kyai Muda Jatim.

Dia menyatakan, ponpesnya mengajarkan pertanian dan peternakan kepada para santri agar mandiri ke depannya. “Santri kami diajarkan keahlian pertanian dan peternakan. Kami sedang mengembangkan tani kacang ini. Pesantren menjadi sebuah tempat pencetak pejuang pangan atau petani,” ujarnya sambil mempraktikkan cara budi daya kacang sacha inchi di lokasi.

Anggota Asosiasi Pesantren se-Jatim ini menyatakan Ponpes Fathul Ulum, merupakan ponpes pertama yang mampu membudidayakan kacang sacha inchi. “Fathul Ulum bangun gerakan menjadi petani. Salah satunya superfood. Yaitu, kami budidayakan  sacha inchi.  Tanaman sacha ini banyak mengandung omega 3, 6, dan 9 serta vitamin E dan A. Biji kacang ini juga bisa diolah menjadi skin care, sabun, sampo, dan lain-lain,” katanya.

Dengan pemberian bibit kacang ini, ponpes akan merangkul masyarakat untuk bersama-sama membudidayakan kacang ini. Kami kembangkan dan berdayakan masyarakat. Kami ajak masyarakat menanam, pesantren mengolahnya menjadi beberapa produk. Kami harus berdaulat di bidang pangan dan kesehatan,” ungkap Kyai Ahmad.

Dia menjelaskan kacang yang ditanam ini mulai berbunga dalam waktu tiga bulan dan berbuah saat enam bulan. “Kami menanam tiga bulan kacang sacha inchi mulai berbunga, enam bulan sudah panen. Tanaman ini bertahan hingga 10-15 tahun,’’ paparnya.

Ahmad menuturkan penjualan hasil kacang sacha inchi ini sangat bagus. Banyak peminat yang membelinya untuk diolah kembali menjadi minyak sacha dan produk skin care. Alhamdulillah pasar luar biasa.

‘’Hasil olahan ini bisa menjadi sacha oil. Ini menjadi bahan baku skin care, sabun, sampo. Sampo akan dibuat di pondok. Kami harus berdaulat dari hulu sampai hilir. Kami berinisiatif mengajak pesantren-pesantren untuk bersatu membudidayakan kacang ini,” jelasnya. (red)

Tempati Kantor Baru, MUI Gresik Semangat Melayani Umat

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Majelis Ulama Indonesia/MUI Kabupaten Gresik memiliki kantor baru. Gedung baru ini terdiri 3 lantai dan memiliki lift. Kabarnya gedung MUI Gresik ini merupakan bangunan termegah  di Jatim.

Gedung yang berada di Komplek Masjid Agung Gresik (MAG) ini diresmikan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, Rabu (22/2). Peresmian Kantor MUI  mengusung tema “Ulama Umara Bersatu untuk Kebangkitan Umat”.

Turut hadir Forkopimda Gresik, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Ketua MUI Jatim KH Mohammad Hasan Mutawakkil Alallah, Ketua PCNU Gresik KH Mulyadi, Ketua PDM Muhammadiyah Gresik Toha Mahsun, Ketua DPD LDII Gresik KH Abdul Muis serta Habib Ahmad Ismail bin Abdullah Al Habsyi serta sejumlah undangan lainnya.

Bupati Gresik, menyampaikan, pembangunan kantor MUI ini dimulai 2019. Saat itu dirinya masih menjabat ketua DPRD Gresik. Konsep pembangunan terinspirasi dari Kabupaten Tangerang, yang kantor MUI-nya berada satu komplek dengan masjid Agung Tangerang.

“Saat itu, kondisi anggaran sedang tidak baik karena adanya pandemi Covid-19,” kata Bupati Gresik yang akrab disapa Gus Yani. Menurut bupati, MUI mempunyai peran strategis dengan Pemerintah Kabupaten Gresik.

Dinamika yang ada di Gresik diperlukan peran, fatwa atau nasehat MUI dalam menjaga iklim yang kondusif. “Berbagai fatwa telah dikeluarkan MUI Gresik. Salah satunya fatwa atas pernikahan kambing dengan manusia yang sempat heboh beberapa bulan lalu, ” terangnya.

Suasana di dalam gedung MUI Gresik lantai 3 cukup luas, ada hall untuk pertemuan skala besar. (foto/dra)

Bupati juga mengapresiasi MUI Gresik atas capaian tata kelola organisasi sosial keagamaan terbaik Jawa Timur. Ini prestasi luar biasa selain sebagai Himayatul Ummah dan Shodiqul Hukumah atau mitra pemerintah.

“MUI Gresik telah melakukan berbagai kegiatan seperti membantu pemerintah dalam berbagai persoalan masyarakat. Mulai dari penanganan Covid-19, kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, dan fatwa keagamaan, ” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum MUI Jawa Timur/Jatim, KH Mohammad Hasan Mutawakkil Alallah mengatakan, peran Pemerintah Kabupaten Gresik yang dipimpin Bupati Gus Yani sangat luar biasa atas terwujudnya pembangunan kantor MUI Gresik ini.

“Dengan dibangunnya kantor MUI ini sangat muftadol. Gresik merupakan berlabuhnya penyiar Islam di Nusantara yaitu Sunan Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Giri,” tutur Kiai Mutawakkil, panggilan akrab Pengasuh Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo itu.

Dirinya berharap, MUI Gresik dapat lebih menjalin hubungan yang harmoni dengan pemerintah kabupaten Gresik dalam upaya kemaslahatan masyarakat. MUI merupakan wadah berkhidmat para Kiai, Ulama, Cendekiawan untuk kepentingan umat, bangsa dan negara.

“Hari ini Gus Bupati mengajarkan kita suatu bagian kemulyaan. Melalui kebijakannya dalam membangun kantor MUI Gresik untuk kemaslahatan bersama,” ungkapnya. Dirinya, juga mengajak meningkatkan Khidmah melalui peran MUI.

Diantaranya menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan, melalui instrumen-instrumen keagamaan sesuai dengan tujuan untuk kebaikan. Selain itu, memediasi masyarakat dan pemerintah melalui pelayanan keumatan, menjadi rujukan pemerintah dan masyarakat melalui keputusan keagamaan.

Terakhir peran MUI menjaga harmoni antar umat beragama dalam kebhinekaan beragama. “MUI Jatim memiliki 3 program prioritas, yaitu meningkatkan kualitas syiar keagamaan, meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat serta mengembangkan ekosistem ekonomi halal,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua MUI Gresik KH Mansoer Sodiq, mengaku bersyukur, MUI Kabupaten Gresik memiliki kantor baru. Menurutnya, hal ini tak lepas dari keseriusan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

“MUI merupakan rumah Islam, memiliki peran strategis sekaligus mitra pemerintah yang tidak bisa dipisahkan dan saling melengkapi, ” ungkap pria yang tengah menjabat Ketua periode kedua di lembaga MUI Gresik ini.

Menurut dia, dengan diresmikannya gedung baru MUI ini tentunya menjadi energi positif untuk pelayanan kepada umat. Komitmen sinergitas itu akan kita lakukan terus menerus di berbagai persoalan umat.

“Hubungan simbiosis mutualisme tersebut juga terjadi di Gresik, berbagai persoalan keagamaan dan keumatan diselesaikan bersama sama sesuai peran dan fungsi masing-masing,” tambah Kiai Mansoer Sodiq.

Ia menjelaskan, MUI Gresik saat ini sedang mengembangkan empat orientasi perkhidmatan yang tercantum dalam renstra organisasi. Orientasi itu di antaranya pengembangan program pelayanan kepada umat, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), pengembangan kerjasama dan networking, serta pengembangan tata kelola organisasi.

Selain itu, lanjut dia, MUI Gresik juga menetapkan target capaian kinerja tertinggi yang  disebut dengan Milestone. “Sesuai dengan Milestone MUI Gresik tahun 2022-2023 adalah menjadi organisasi sosial keagamaan dengan tata kelola pelayanan tiga terbaik di tingkat Provinsi Jawa Timur,” tuturnya.

Dikatakan, tahun 2023-2024 MUI Gresik bertekad menjadi organisasi sosial keagamaan dengan tata kelola pelayanan terbaik di tingkat nasional. “Target ini bukanlah mimpi belaka, karena dihadapan kita telah berdiri megah bangunan MUI Gresik. Semua berkat dukungan bupati dan ini merupakan satu satunya di Jawa Timur bahkan di Indonesia,” terangnya.

Usai sambutan. turut diserahkan sertifikat halal secara simbolis oleh Bupati Gresik kepada UMKM binaan MUI Kabupaten Gresik. Ini merupakan salah satu program MUI Gresik melalui Pusat Layanan Sertifikasi Halal (PLSH) dan Badan Pengembangan Industri Halal (BPIH).

Peresmian ini dihadiri pula oleh Kepala OPD dan Camat lingkup Pemkab Gresik, Ketua MUI Kabupaten Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Sidoarjo, Kota Surabaya, jajaran pengurus MUI Kecamatan dan Kabupaten Gresik, serta seluruh mitra dakwah MUI Gresik. (dra)

Aksi Nyata Ganjar Milenial Center Bersama Komunitas Motor untuk Kemajuan Wisata Goa Sodong

0

(pawartajatim.com) – Sukarelawan Ganjar Milenial Center (GMC) Jawa Timur (Jatim) menggelar kegiatan positif berupa Pengabdian Masyarakat di Dusun Pelinggihan, Desa Grogol, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi. Koordinator Wilayah/Korwil GMC Jatim, Mahmud, mengatakan, dalam kegiatan itu mereka berkolaborasi dengan semua elemen.

Seperti para pemuda, komunitas sepeda motor CBR, dan pihak pengelola wisata Goa Sodong. Kegiatan yang dilakukan Ganjar Milenial Center Banyuwangi cukup menarik perhatian banyak masyarakat. Dimana sebelumnya belum ada kegaiatan yang seramai ini.

“Antusias warga menambah daya tarik keseruan dan kesuksesan acara Ganjar Milenial Center,” kata Mahmud, Rabu (22/2). Koordinator GMC Banyuwangi, Mohammad Fajar Siddik, mengungkapkan, kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk memperkenalkan Ganjar Pranowo.

Dalam kegiatan pengabdian masyarakat, GMC melakukan aksi aksi penanaman pohon, membuat saluran pipa untuk menampung sumber mata air, serta bersih dari sampah. “Kemudian kami membuat suatu karya spot foto, yang harapannya nanti dapat bermanfaat demi perkembangan wisata Goa Sodong,” ujarnya.

Dia menuturkan, wisata Goa Sodong sangat alami dan bersejarah. Selain itu, wisata tersebut juga memiliki aura positif seperti halnya ada beberapa kelebihan yang dimiliki. “Seperti ada goa sebagai tempat persidangan, ada pertemuan tujuh sumber mata air, dan juga ada tempat salat para raja atau wali. Dan ini sangat jarang kami temui di wisata lain yang ada di Banyuwngi,” imbuh dia.

Aksi pengabdian itu pun mendapat respons positif dari masyarakat serta komunitas yang ada di Banyuwangi. Sebagian warga bahkan sangat mengenal dan memuji sosok Ganjar yang turut disosialisasikan GMC di lokasi.

“Ganjar Pranowo sangat luar biasa, sangat bermasyarakat, orangnya juga baik. Mudah-mudahan Ganjar bisa jadi yang terbaik demi bangsa dan negara” ujar Mas Nur, salah satu masyarakat lokal yang ada di wisata Goa Sodong.

Sementara, Ketua Komunitas Motor CBR, Reza, memuji aksi nyata yang dilakukan Ganjar Milenial Center. “Mereka tidak fokus kepada milenial saja, tetapi tetapi bisa menyatukan semua elemen dalam kegiatan ini. Dan semoga Ganjar Pranowo bisa menjadi panutan ke depannya untuk memimpin Indonesia,” kata dia. (red)