Pencarian Hari Kedua, Korban Longsor di Banyuwangi Ditemukan Tewas

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Pencarian korban longsor di Dusun Suko, Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, membuahkan hasil di hari kedua. Korban yang bernama Asmin (56), ditemukan tewas, Rabu (15/2/2023) siang. Tubuh korban tersangkut bebatuan sungai di bawah tebing yang longsor.

Korban ditemukan sekitar pukul 11.30 WIB. Tim SAR mendapati tubuh korban tertimbun tepat di bawah material longsor. Saat menbongkar material longsor, petugas mendapati sebuah benda yang tersangkut. Begitu diperiksa, ternyata tubuh korban. Petugas langsung melakukan evakuasi. “ Begitu ditemukan, tubuh korban langsung dievakuasi, diserahkan ke pihak keluarga,” kata Kepala Pos SAR Ketapang, Banyuwangi.

Proses pencarian korban berlangsung dramatis. Tim SAR mengerahkan sejumlah peralatan untuk menyingkirkan material longsor. Sekitar lima jam berjibaku melakukan evakuasi, tubuh korban akhirnya ditemukan. Ditemukannya jenazah korban mengakhiri proses evakuasi musibah longsor ini. “ Proses pencarian dan evakuasi langsung kami hentikan. Tim SAR kembali ke pos masing-masing,” tegas Wahyu.

Korban dinyatakan hilang sejak, Minggu (12/2/2023) sore. Kala itu, warga Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro ini berpamitan memperbaiki saluran air. Korban sendirian melakukan perbaikan di atas tebing. Namun, hingga malam hari, korban tak kunjung pulang. Keluarga yang curiga melakukan pencarian. Betapa terkejutnya, mereka mendapati tebing yang longsor. Sedangkan korban tak ada di lokasi.  Kejadian ini langsung dilaporkan ke Polsek dan tim SAR. Pencarian korban ini sempat dihentikan akibat cuaca buruk. (udi)

Jamaah Majelis Taklim, Sambut Positif Ajakan Kyai Muda Jatim Jaga Kebersihan Lingkungan

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Rasa syukur dan ucapan terima kasih disampaikan jemaah Majelis Taklim Al Makruf, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik setelah kedatangan sukarelawan Kyai Muda Jawa Timur/Jatim.

Ungkapan jamaah tersebut disampaikan Pengurus Majelis Taklim Al Makruf, Wonidi. Dia mengatakan, kehadiran para pendukung Ganjar Pranowo itu dalam rangka silaturahmi, sekaligus doa bersama yang diikuti para jemaah majelis taklim dan Jamiyyah ibu-ibu PKK.

Kyai Muda Jatim juga menyerahkan bantuan alat kebersihan berupa sapu, pengki, dan tempat sampah berukuran besar. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk merawat lingkungan bersama.

“Saya mengucapkan terima kasih untuk bantuan Kyai Muda Jatim dan akan saya berikan untuk yang betul-betul membutuhkan. Saya mendukung sekali karena kebersihan juga sebagian dari iman,” kata Wonidi, di Gresik Selasa (14/2).

Seperangkat bantuan alat kebersihan yang diserahkan tersebut tak hanya digunakan para jemaah Majelis Taklim Al Makruf saja, tetapi juga akan disebar ke beberapa musala dan masjid yang berada di Kecamatan Driyorejo.

Wonidi pun menuturkan, kegiatan yang dilakukan Kyai Muda Jatim itu sangat bermanfaat untuk masyarakat. Selain untuk menguatkan hubungan dengan tokoh agama, juga untuk menyadarkan masyarakat ihwal kebersihan lingkungan sekitar.

Jamaah Majelis Taklim, sambut positif ajakan Kyai Muda Jatim jaga kebersihan lingkungan. (foto/ist)

“Kegiatan Kyai Muda Jatim ini baik lah, bagus untuk masyarakat Driyorejo dan juga untuk para jamaah. Juga bermanfaat, ada dukungan juga. Untuk relawan Kyai Muda Jatim kami ucapkan terima kasih atas semua kerja kerasnya dan sudah mengadakan acara ini,” ucap Wonidi.

Koordinator Wilayah Kiai Muda Jawa Timur Gus Ali Baidlowi, menjelaskan, penyerahan bantuan alat kebersihan dilakukan lantaran kesadaran untuk merawat kebersihan lingkungan bagi masyarakat sangat penting.

Terlebih bagi masyarakat Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, yang tinggal berdekatan dengan kota besar Surabaya. “Kami membagikan beberapa alat kebersihan, terutama tempat sampah, sapu dan cikrak (pengki) juga karena kesadaran masyarakat perkotaan untuk kebersihan juga penting karena di Driyorejo ini dekat dengan Surabaya,” jelas Gus Ali.

Dia menambahkan, bantuan alat kebersihan tidak hanya menargetkan kepada jemaah majelis taklim saja, tetapi warga yang belum memiliki tempat sampah dan alat kebersihan lainnya juga akan tersalurkan bantuan.

Ia berharap bantuan alat kebersihan dari Kyai Muda Jatim bisa menjadi stimulus atau pendorong untuk masyarakat agar lebih peduli kebersihan dengan rutin membersihkan sampah di lingkungan sekitar, serta membuang sampah pada tempatnya.

“Insyaallah dengan stimulus dari Kyai Muda Jatim, kita memberikan peralatan kebersihan dan juga kita menggandeng beberapa jemaah tahlil, terutama Majelis Taklim Al Makruf. Semoga menjadi pendorong buat masyarakat lebih bisa menjaga kebersihan lingkungan,” tutur Gus Ali. (bw)

SIG Latih Ratusan Tukang Bangunan, Tingkatkan Kompetensi

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Perusahaan plat merah ini terus berupaya meningkatkan kemampuan tukang bangunan. Semen Indonesia Tbk (SIG) menggelar pelatihan konstruksi yang diikuti 270 tukang atau Ahli Konstruksi (AKSI) yang ada di Kabupaten Blitar.

Pelatihan  digelar di Pendopo SAP Kanigoro, Kabupaten Blitar selama tiga hari mulai 13 – 15 Februari 2023 ini. Hal ini merupakan upaya untuk membantu meningkatkan kompetensi tukang agar lebih terampil dan profesional.

Wakil Bupati (Wabup) Blitar, Rahmat Santoso, saat pembukaan pelatihan menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada SIG, karena Blitar terpilih menjadi salah satu dari 10 kota dan kabupaten di Pulau Jawa dan Sumatra dalam penyelenggaraan pelatihan ini.

Kegiatan  diikuti lebih dari 3.900 tenaga konstruksi. “Ini merupakan dukungan besar untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi di bidang konstruksi, baik dalam hal keamanan, kesehatan dan keselamatan, penggunaan bahan bangunan khususnya produk SIG. Sampai  praktik pengerjaannya di lapangan,” kata Wabup Rahmat.

Dia berpesan kepada peserta untuk memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan belajar ini. Hal ini bisa untuk menambah ilmu yang bermanfaat dalam pekerjaan pembangunan di daerah. Semoga sinergi ini tetap bisa berlanjut melalui kegiatan lain yang berorientasi pada kolaborasi positif.

Wakil Bupati Blitar, Rahmat Santoso memberikan sambutan saat pembukaan pelatihan Ahli Konstruksi (AKSI) di Pendopo SAP Kanigoro. (foto/ist)

‘’Semangat untuk maju dan berkembang bersama demi mewujudkan Kabupaten Blitar yang mandiri dan sejahtera,” tambah Rahmat Santoso. Sementara itu, Direktur Bisnis dan Pemasaran SIG, Aulia Mulki Oemar, mengatakan SIG ingin memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Blitar melalui solusi-solusi bernilai tambah yang tersedia di Kabupaten Blitar seperti Semen Gresik, Semen Padang, Dynamix Serba Guna, dan Dynamix Masonry.

Produk-produk SIG telah lebih dulu digunakan pada proyek-proyek penting di wilayah Blitar dan sekitarnya, seperti Bendungan Sutami Karangkates, Masjid Ar Rahman, RSUD Srengat, RSU Aulia, RS Diva Sejahtera dan Hotel Santika.

“Karena itu, kami berharap dapat terus mendukung agenda pembangunan di Kabupaten Blitar,” ujar Aulia Mulki Oemar. Salah satu tenaga konstruksi asal Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Hendra Budi Setiawan mengaku mendapat manfaat pelatihan karena menambah pengetahuan dan ketrampilan baru yang berbeda dari apa yang dipraktikkan selama ini.

“Misalnya cara membuat beton. Selama ini ternyata campuran yang saya terapkan salah. Harusnya semen 1 bagian, pasir 2 bagian dan agregat 3 bagian. Saya terbalik, agregatnya pakai 2 bagian dan pasir 3 bagian. Hal ini tentu berpengaruh terhadap kualitas dan kekuatan beton,” ungkap Hendra.

Selain di Kabupaten Blitar, pelatihan tenaga konstruksi oleh SIG di Jawa Timur juga diadakan di Malang Raya, Pasuruan, Kediri, Pasuruan, dan Jombang. Sedangkan di daerah lain yaitu di D.I. Yogyakarta, Kota Bandung Jawa Barat, Kota Bandar Lampung, Kota Palembang Sumatra Selatan, dan Kota Medan Sumatra Utara.

Pelatihan konstruksi yang diberikan meliputi praktik konstruksi dasar, antara lain teknik pemasangan bata merah, plester dinding untuk finishing permukaan tembok agar lebih halus, rapi, dan rata, serta acian untuk menghaluskan hasil plester dinding.

Selain itu, para peserta pelatihan juga diberikan pengetahuan dasar material semen, agregat dan beton, prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), metode konstruksi yang efektif dan efisien, konsep rumah sehat yang dibangun dengan prinsip konstruksi berkelanjutan, serta pengenalan produk-produk SIG dan proses produksi semen.

Selain memberikan pelatihan untuk Ahli konstruksi, SIG juga memberikan layanan konsultasi perihal bangunan terkait teknis, RAB pembangunan, produk, hingga desain bangunan. Saat ini telah terdaftar 19.477 tenaga konstuksi di seluruh Indonesia, yang tergabung dalam komunitas ahli konstruksi yang dimiliki SIG yaitu Jago Bangunan, Abang Jago dan Prime Builder. (dra)

Saat Valentine, Toko Bunga Kayon Diserbu Anak Muda, Omzet Naik 50 Persen

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Momen hari kasih sayang atau biasa disebut dengan Valentine Day yang biasa di rayakan anak muda setiap 14 Februari, menjadi berkah tersendiri bagi pedagang toko bunga. Seperti halnya yang ada di Pasar Bunga, Kayun Surabaya, di pasar yang khusus menjajakan beraneka jenis bunga ini penjualannya laris manis setiap momen Valentine Day tiba.

Salah satu pedagang bunga di Pasar Kayun Surabaya, Rinda, mengatakan, jika omzet dagangannya meningkat hingga lebih dari 50 persen jika dibandingkan dengan hari biasanya. Di hari biasanya ia bisa meraup untung jutaan rupiah, namun di momen spesial ini ia meraih untung puluhan juta rupiah.

Selama Valentine Day ini banyak anak muda hingga dewasa mencari bunga mawar (1 tangkai bunga) berwarna pink atau merah. Mereka mencari bunga tersebut untuk diberikan kepada teman sekolah, kantor atau orang spesial/tercinta. Harganya pun terjangkau bagi anak muda/sekolah, sekitar Rp 10.000 – Rp 15.000.

Padahal pada hari biasanya di luar momen hari Valentine hanya berkisar Rp 5.000. Selain bunga mawar 1 tangkai, ada pula Buket bunga (sekumpulan bunga-bunga cantik yang disusun menjadi sebuah rangkaian bunga) yang banyak di cari oleh pembeli.

Mayoritas pembeli jenis bunga ini adalah para pekerja yang membelinya untuk dikasihkan ke keluarganya atau rekan kerja dikantor sebagai  ajang tukar-tukaran kado. Harganya berkisar Rp 200.000 – Rp 300.000, tergantung dengan  besar kecilnya bunga yang dirangkai.

Namun, trend Buket bunga saat ini yang banyak dicari anak muda yakni Buket bunga yang berisi aneka cokelat kering/wafer cokelat. Selain ramah dikantong/murah, juga bisa dimakan secara bersama-sama dengan orang terkasih.

“Biasanya seminggu sebelum hari Valentine sampai hari Valentine sekarang, banyak pembeli yang berdatangan, mereka banyak yang cari bunga mawar 1 tangkai ataupun Buket bunga. Alhamdulilah omzet toko naik menjadi 50 persen lebih dibandingkan dengan  hari biasanya,” kata Rinda, Pedagang Bunga di Pasar Bunga Kayun Surabaya, Selasa, (14/2).

Sementara itu, Via, salah satu pekerja swasta yang membeli bunga di mengatakan jika dirinya membeli bunga di hari Valentine ini sengaja dilakukaknya untuk diberikan kepada anak dan suaminya di rumah.

“Beli bunga untuk anak-anak dirumah, untuk mengajarkan bentuk/simbol kasih sayang kepada sesama,” ujarnya. Hal senada juga diutarakan oleh Paska, salah satu siswa SMA di Surabaya, ia sengaja datang ke toko bunga bersama teman sekolahnya untuk membeli bunga yang akan diberikan kepada teman sekolahnya yang berulang tahun tepat di hari valentine.

“Ini beli bunga buat diberikan ke teman sekolah yang sedang berulang tahun, kebetulan momennya juga bertepatan dengan hari valentine,” ujarnya. (red)

Pelindo Siapkan TPK Sorong Jadi Pusat Aktivitas Peti Kemas di Indonesia Timur

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pasca penggabungan PT Pelabuhan Indonesia (Persero), perusahaan plat merah tersebut terus berupaya memperbaiki ekosistem kepelabuhanan di Indonesia. Informasi terbaru, grup usaha perseroan yakni PT Pelindo Terminal Petikemas sedang mempersiapkan kajian mengenai kemungkinan menjadikan TPK Sorong sebagai pusat aktivitas (hub) peti kemas di wilayah Indonesia Timur.

Penyiapan TPK Sorong disebut sebagai salah satu upaya perseroan dalam mendukung efektivitas distribusi logistik. Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas mengatakan penyiapan TPK Sorong sebagai pusat aktivitas peti kemas dapat mendorong efektifitas pengiriman ke wilayah Indonesia Timur.

Selama ini beberapa perusahaan pelayaran masih menggunakan kapal-kapal berkapasitas 600-1.000 teus untuk pengiriman peti kemas. Kapal tersebut harus singgah di beberapa pelabuhan sebelum akhirnya tiba di pelabuhan tujuan akhir.

Dengan adanya terminal peti kemas yang berfungsi sebagai pusat aktivitas, maka diharapkan pengiriman peti kemas dapat dilakukan dengan kapal dengan ukuran yang lebih besar. ‘’Ada lebih dari satu perusahaan pelayaran yang memiliki jangkauan hingga ke Indonesia Timur, kami dorong untuk dapat berkolaborasi. Peti kemas dari Jakarta atau Surabaya diangkut dengan kapal kapasitas 1.500-3.000 teus sampai ke TPK Sorong, setelah itu didistribusikan ke pelabuhan lain yang dalam jangkauan dengan kapal berukuran lebih kecil,” kata Widyaswendra, Senin (13/2).

Konsep tersebut dinilai dapat memberikan dampak pada efisiensi biaya pengiriman peti kemas. Mengenai nilai efisiensi yang didapat, Widyaswendra menyebut saat ini perseroan tengah melakukan proses kajian yang lebih mendalam.

Selain itu, untuk menjadikan TPK Sorong sebagai pusat aktivitas peti kemas, PT Pelindo Terminal Petikemas juga akan melakukan sejumlah tranformasi lanjutan maupun investasi untuk menyiapkan segala fasilitas dan layanan yang terbaik bagi pengguna jasa.

“Potensi arus peti kemas ketika TPK Sorong nantinya sekitar 243.000 teus. Saat ini kami sedang dalam proses kajian yang lebih menyeluruh, termasuk juga melibatkan para pengguna jasa. Hal ini untuk membuat keputusan yang lebih tepat sehingga program yang direncanakan dapat memberikan manfaat bagi industri kepelabuhanan dan pelayaran di Indonesia,” lanjutnya.

Kajian tersebut meliputi analisa rute eksisting yang saat ini menjadi jalur kapal peti kemas, analisa kawasan pendukung dan penyangga (hinterland), analisa mengenai konsolidasi muatan, juga mengenai desain rute baru yang diusulkan. Arus peti kemas di TPK Sorong sendiri pada periode tahun 2022 lalu tercatat sebanyak 48.048 teus.

Beberapa pelabuhan yang masuk dalam jangkauan terdekat seperti TPK Jayapura sebanyak 95.431 teus, Pelabuhan Nabire 31.138 teus, Pelabuhan Bintuni 11.100 teus, Pelabuhan Manokwari 40.982 teus, Pelabuhan Biak sebanyak 13.376 teus.

Dosen Teknik Sistem Perkapalan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Saut Gurning menilai konsep menjadikan TPK Sorong sebagai pusat aktivitas peti kemas di Indonesia Timur sangat dibutuhkan di Indonesia yang merupakan negara kepulauan. Saut menyebut keberadaan pelabuhan yang berfungsi sebagai hub dan penggunaan kapal berkapasitas besar akan meningkatkan jumlah kunjungan kapal dan jumlah peti kemas yang dapat diangkut oleh kapal.

Dengan demikian dapat berdampak pada biaya logistik secara bertahap. Model pengangkutan yang berjalan saat ini dengan banyak rute pelabuhan dan jumlah peti kemas yang terbatas menjadi salah satu faktor biaya logistik di Indonesia Timur cukup tinggi.

Saut juga menyinggung faktor biaya tinggi lainnya yakni mengenai muatan yang kembali dari wilayah timur ke wilayah barat yang masih didominasi oleh peti kemas kosong. Menurutnya, salah satu hal yang memungkinkan saat ini adalah penyiapan fasilitas konsolidasi untuk komoditas hasil tangkapan laut yang memiliki potensi cukup tinggi.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan keberadaan pusat aktivitas peti kemas di Indonesia Timur dapat menjadi area persinggahan (transhipment) bagi peti kemas luar negeri yang melayani rute Jepang-Australia ataupun rute luar negeri lainnya.

“Tantangan terbesar memang berkaitan dengan muatan yang kembali dari timur. Namun dengan konsep penggunaan kapal besar (mother vessel) dari Jakarta atau Surabaya ke Sorong setidaknya dapat membantu dalam menekan biaya logistik, tentunya hal ini perlu dilakukan kajian secara menyeluruh untuk mengetahui tingkat efisiensi yang dihasilkan,” ujarnya. (bw)

2022 Kinerja Solid, IOH Dorong Pertumbuhan Ekonomi Digital

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Indosat Ooredoo Hutchison/IOH melaporkan kinerja keuangannya yang baik untuk kuartal keempat dan satu tahun penuh yang berakhir pada 31 Desember 2022. IOH terus mendorong pertumbuhan industri telekomunikasi dan ekonomi digital Indonesia dengan performa yang solid di satu tahun pascamerger sepanjang 2022.

Perusahaan mencatat pertumbuhan yang sangat baik dengan total pendapatan naik sebesar 48,9 persen YoY atau Rp 31.388,3 miliar menjadi Rp 46.752,3 miliar. EBITDA tercatat sebesar Rp 19.468,7 miliar atau naik sebesar 40,2 persen, dengan margin EBITDA tercatat sebesar 41,6 persen pada 2022.

Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 4.723,4 miliar. Pelanggan seluler Perusahaan meningkat 62,5 persen menjadi 102,2 juta dengan pertumbuhan lalu lintas data sebesar 91,8 persen di tahun 2022, berkontribusi pada kenaikan pendapatan Data sebesar 61,3 persen dibanding tahun sebelumnya.

“Kami senang dapat mengumumkan pencapaian keuangan dan operasional di tahun pertama IOH resmi beroperasi di Indonesia. Seluruh indikator menunjukkan hasil yang positif, kami dapat menunjukkan nilai sinergi kepada seluruh pelanggan dan pemangku kepentingan kami, dan semua ini hanya dapat terwujud berkat dukungan dan kepercayaan mereka,’’ kata President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, di Surabaya Selasa (14/2).

Menurut dia, pihaknya berkomitmen terus menghadirkan pengalaman yang mengesankan kepada seluruh pelanggan setia. Meningkatkan produktivitas masyarakat, dan berkontribusi pada pertumbuhan industri telekomunikasi dan ekonomi digital Indonesia di masa depan.

Selain itu, kata dia, cakupan jaringan Perusahaan juga meningkat seiring dengan peningkatan jumlah BTS 4G yang mencapai 137 ribu, sehingga mampu menangani peningkatan trafik yang tinggi. Integrasi jaringan perusahaan sesuai target.

Bahkan di seluruh wilayah Jabodetabek telah selesai lebih cepat sehingga dapat memberikan pengalaman digital yang lebih baik bagi pelanggan. IOH juga masih memperluas jangkauan jaringan dan pelayanan yang jauh lebih baik, termasuk jaringan 5G.

Sampai awal tahun ini, jaringan 5G IOH telah menjangkau delapan kota yakni Jakarta, Karawang, Bandar Lampung, Surakarta, Surabaya, Balikpapan, Makassar, dan Bali. Pelanggan IOH di Regional East Java and Bali Nusra (EJBN) tercatat mengalami peningkatan 39 persen per akhir Desember 2022 dibandingkan tahun sebelumnya.

BTS 4G di Regional EJBN juga meningkat 73 persen pada akhir Desember 2022 dibandingkan tahun sebelumnya. Hal tersebut berpengaruh pada peningkatan pengguna layanan 4G IOH di Regional EJBN sebesar 33 persen dengan lalu lintas data yang meningkat 46 persen di periode yang sama.

“Kami optimis bahwa IOH dapat menyediakan akses teknologi, komunikasi, dan informasi terbaik bagi masyarakat Indonesia. Dipandu oleh tujuan yang lebih besar, kami akan terus menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia dengan mempercepat transformasi digital Indonesia,” tutup Vikram. (bw)

Perbaiki Saluran Air, Satu Warga di Banyuwangi Hilang Tertimbun Longsor

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Hujan lebat yang terus mengguyur Banyuwangi memakan korban. Seorang warga Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, tertimbun longsor akibat tebing ambrol. Korban masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Warga nahas itu, Asmin (60), warga setempat. Peristiwa ini bermula ketika korban memperbaiki pipa saluran air yang terganggu akibat hujan. Korban memperbaiki di atas tebing. Namun, hingga malam hari, korban tak kunjung pulang. Keluarga yang curiga melakukan pencarian. Betapa terkejutnya, mereka mendapati tebing yang longsor. Sedangkan korban tak ada di lokasi.  Dugaan sementara, korban ikut tertimbun material longsor.  “ Kejadiannya, Senin (13/2/2023) siang, sekitar pukul 14.00 WIB. Saat ini masih dilakukan pencarian,” kata Kepala Pos SAR Ketapang, Banyuwangi, Wahyu Setya Budi, Selasa (14/2/2023) siang.

Begitu mendapat laporan, tim SAR gabungan bergerak ke lokasi. Sejumlah alat dikerahkan untuk mencari korban. Kondisi tebing yang curam sedikit menyulitkan petugas. Rencananya, petugas juga mengerahkan anjing pelacak untuk mencari korban. “ Dugaanya, korban terseret longsor dan tertimbun. Pencarian difokuskan di lokasi,” kata Wahyu.

Tebing yang longsor ini kemiringannya cukup tajam. Ketinggiannya sekitar 4 meter. Akses ke lokasi hanya bisa ditempuh dengan sepeda motor. Sulitnya medan membuat warga dan petugas sedikit kesulitan mencari keberadaan korban. Material tebing yang longsor menimbun aliran sungai. (udi)

Banjir Kepung Kota Banyuwangi, Begini Evaluasi Sumail Abdullah

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)– Banjir yang mengepung Kota Banyuwangi membuat anggota DPR RI, Sumail Abdullah turun tangan, Senin (13/2/2023) siang. Politisi Gerindra ini memberikan evaluasi jika penanganan banjir harus melibatkan berbagai pihak, tak hanya pemerintah.

Menurutnya, banjir yang menggenangi sejumlah kelurahan di Banyuwangi terbilang paling parah. Sehingga, harus dicarikan solusi permanen mengantisipasi banjir serupa. “ Kami hadir disini untuk dekat dengan masyarakat, sekaligus mencari solusi terkait banjir,” katanya usai meninjau dampak banjir di Lingkungan Kampung Ujung, Kelurahan Kepatihan, Banyuwangi, Senin siang.

Solusi penanganan banjir, kata Sumail, tak hanya melakukan normalisasi. Namun, harus melihat dari hulur ke hilir. Pembalakan dikhawatirkan menjadi salah satu pemicu banjir yang rutin terjadi di Banyuwangi. Lahan yang gundul membuat air dengan cepat meluncur ke kota saat hujan lebat turun. Karena itu, persoalan hulu harus dicarikan solusi. “ Jadi, normalisasi saja tidak bisa menyelesaikan masalah. Harus dilihat masalahnya dari hulu ke hilir,” jelas anggota Komisi V DPR RI ini.

Selain pembalakan, perubahan pola tanam juga dikhawatirkan ikut memicu banjir. Tanaman kuat yang diganti dengan tanaman biasa tidak mampu menahan debit air hujan. Imbasnya, air juga meluncur kuat ke kota. Lalu, memicu banjir. “ Intinya, kami mengajak seluruh stake holder ikut memikirkan solusi penanganan banjir ini, bukan sekadar normalisasi,” tutup pria asli Wongsorejo, Banyuwangi ini.

Banjir mengepung kota Banyuwangi Sejak Jumat (10/2/2023) malam. Banjir dipicu hujan lebat selama 4 jam. Sedikitnya 4 kelurahan terendam banjir. Serangan banjir berlanjut Sabtu (11/2/2023) yang memicu longsornya sejumlah rumah di bantaran sungai. (udi)

Lestarikan Budaya, Orang Muda Ganjar Jatim Gelar Lomba Fashion Show Pakaian Adat Nusantara

0

Probolinggo, (pawartajatim.com) – Sukarelawan Orang Muda Ganjar/OMG Jawa Timur/Jatim yang mengusung Ganjar Pranowo Presiden 2024, mengajak masyarakat, khususnya anak muda untuk merawat dan melestarikan kebudayaan. Salah satunya pakaian adat asli nusantara.

Cara itu dilakukan OMG Jatim dengan unik. Yakni, dengan menggelar Lomba Fashion Show Pakaian Adat Nusantara di tengah-tengah Dusun Karangrejo, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo pada Minggu (12/2) sore.

Dengan mengenakan pakaian adat Nusantara, para peserta yang berjumlah 15 orang pemuda itu menampilkan pakaian dari berbagai daerah. Seperti Bali, Padang, Batak dan Jatim. Mereka juga memperkenalkan pakaian adat sebagai representasi budaya nusantara kepada masyarakat Kecamatan Pajarakan.

“Kami mengangkat lomba fashion show dengan thema Merawat dan Melestarikan Adat Nusantara. Kita memfasilitasi dan mendukung desainer lokal untuk terus mengembangkan kreativitas dan melakukan inovasi terhadap pemuda-pemuda yang ingin tampil untuk mendukung dan melestarikan adat dan budaya nusantara,” kata Koordinator Cabang OMG Kabupaten Probolinggo, Hasan Zainal.

Lomba fashion show OMG Jatim sendiri diikuti peserta umum dengan minimal usia 15 tahun, yang berasal dari seluruh wilayah kabupaten dan kota Probolinggo. Mereka diharuskan merepresentasikan kebudayaan dan pakaian adat yang mereka kenakan.

Orang Muda Ganjar/OMG Jatim gelar lomba fashion show pakaian adat nusantara. (foto/ist)

Zainal menjelaskan, cara unik OMG Jatim dengan menyelenggarakan lomba fashion show di tengah perkampungan warga itu diharapkan dapat mengenalkan secara langsung pakaian adat dan kebudayaan nusantara kepada masyarakat.

Sehingga, tujuan OMG Jatim dalam menjangkau masyarakat di pedesaan untuk terus merawat dan melestarikan budaya nusantara dapat tercapai. Masyarakat setempat sangat antusias dan kompak untuk memeriahkan acara ini.

Karena masyarkaat juga ingin menikmati hiburan dan ingin menikmati karya-karya yang ditampilkan. ‘’Dengan adanya kegiatan hari ini, kita bisa lebih menghargai dan terus berkomitmen untuk melestarikan adat dan budaya pakaian nusantara dari berbagai wilayah,” ungkap Zainal.

Viska Rasyid, peserta yang berhasil menjadi juara 1 dalam lomba fashion show OMG Jatim mengapresiasi setinggi-tingginya sukarelawan OMG Jatim yang berani beda dengan mengadakan lomba fashion show di tengah permukiman warga.

Viska sendiri mengenakan batik Ronggomukti dari Probolinggo dan merepresentasikan kebudayaan Jatim. Ia pun mengajak masyarakat untuk terus melestarikan kebudayaan asli nusantara. Satu, saya enjoy. Kedua, saya bahagia sekali. Ketiga, saya benar-benar bersyukur masih diberi kepercayaan untuk juara satu.

‘’Benar-benar bagus sekali dari segi konsep, OMG percaya bahwa kita yang dari manapun, suku manapun, ras apapun, kita harus mencintai budaya Indonesia,” ungkap Viska. Sementara, Ayu Fatmawati selaku juri lomba fashion show yang juga Duta Mahasiswa Generasi Berencana Jatim 2016 menyampaikan, thema lomba yang diangkat OMG Jawa Timur begitu positif dan menarik minat masyarakat.

Menurut dia, sukarelawan OMG Jawa Timur dapat menarik perhatian dan antusias masyarakat dengan cara yang tidak biasa-biasa saja dengan mengadakan lomba fashion show pakaian adat Nusantara yang disaksikan langsung warga di pedesaan.

“Dari themanya saja sudah menarik. Yaitu, tradisional atau budaya Indonesia. Dengan seperti ini, kita bisa mengundang masyarakat secara langsung bahwa untuk tahu, ini tradisi kita yang mesti kita lestarikan,” ucap Ayu. (bw)

XL Perkuat Jaringan Data ke Perbatasan Negara di Kalimantan

0

Pontianak, (pawartajatim.com) PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus berupaya meningkatkan kualitas jaringan 4G di Kalimantan. Perluasan jaringan hingga ke pelosok dan wilayah perbatasan negara. Dalam setahun terakhir XL Axiata telah menambah jumlah BTS 4G lebih dari 1.100 unit di seluruh wilayah Kalimantan, angka tersebut meningkat sebesar 42 persen YoY. Hingga kini, lebih dari 50 persen BTS XL Axiata sudah terfiberisasi.

Saat ini, infrastruktur jaringan XL Axiata di seluruh Kalimantan diperkuat oleh kabel fiber optic yang jalurnya membentang sepanjang lebih dari 9.300 kilometer. Jalur fiber optic yang menjangkau ke lima provinsi di Kalimantan ini menjadi tumpuan bagi jaringan infrastruktur XL Axiata serta menghubungkannya dengan pulau Sumatera, Jawa, Bali, Lombok, dan Sulawesi.

Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, mengatakan, ”Kami berkomitmen mendukung program pemerintah dalam upaya pemerataan akses internet hingga ke pelosok area.

Dalam tiga tahun terakhir, XL Axiata berfokus memperluas jaringan di luar Jawa, termasuk melakukan ekspansi jaringan data secara masif di Pulau Kalimantan. Langkah strategis ini perlu dilakukan mengingat permintaan masyarakat Kalimantan atas layanan data XL Axiata terus meningkat.

Dalam setahun, trafik XL di seluruh Kalimantan meningkat hingga 29 persen. I Gede Darmayusa, menambahkan, sejak pemerintah resmi menetapkan calon Ibukota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur, XL secara bertahap terus menyiapkan pembangunan infrastruktur dan ekosistem jaringan di wilayah IKN.

XL berkomitmen mendukung pembangunan IKN dengan menyediakan jaringan telekomunikasi dan data yang disesuaikan dengan kebutuhan serta perkembangan pembangunan di sana.

Untuk memastikan kondisi jaringan telekomunikasi dan data XL Axiata di area perbatasan negara, I Gede Darmayusa melakukan pemantauan langsung terhadap kualitas jaringan hingga sekitar Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kamis (9/2).

Pada kesempatan tersebut I Gede Darmayusa juga menyaksikan tim teknis yang sedang melakukan pemeliharaan BTS di salah satu menara yang berlokasi di Jalan Lintas Malindo, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat.

Selain itu juga XL Axiata telah membangun jaringan kabel fiber optik international Batam – Serawak yang menghubungkan Malaysia – Indonesia melalui Entikong – Pontianak sepanjang 120 km.

Infrastruktur ini akan memperkuat koneksi internet antara Batam, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi dengan kinerja dan latency yang lebih cepat dan berkualitas. Infrastruktur ini sudah beroperasi sejak 1 Juni 2022.

Jaringan kabel optik ini juga menjadi alternatif gateway international yang baru bagi Indonesia menuju Kuching, Serawak, dan Hongkong, serta menambah keragaman dan keandalan koneksi ke beberapa POP/HUB di Asia, yang sekaligus akan mendukung jaringan telekomunikasi untuk Ibu Kota Negara di Kalimantan.

Bagi XL, infrastruktur baru ini penting untuk bisa mengatasi peningkatan trafik data di masa depan dan menyediakan jaringan berkualitas sehingga bisa memberikan layananan terbaik kepada pelanggan.

Saat ini, jaringan data berkualitas XL Axiata di Kalimantan telah menjangkau lebih dari 1.800 desa/kelurahan, 466 kecamatan di 55 kota/kabupaten yang tersebar di lima provinsi, atau lebih dari 75 persen populasi Kalimantan. Jaringan XL Axiata di seluruh Kalimantan ini didukung oleh total lebih dari 5.800 BTS 4G.

 Jaringan USO dan Non 3T

Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di pelosok-pelosok Kalimantan yang sebelumnya tidak terjangkau jaringan akses telekomunikasi dan data, sejak 2018, XL Axiata juga mengoperasikan jaringan USO bekerja sama dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi Indonesia (BAKTI) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Total ada 96 titik BTS USO, semuanya 4G. Di Kalimantan Barat, total BTS 80 unit BTS USO, masing-masing di Kabupaten Bengkayang 8 unit, Kayong Utara 3 unit, Ketapang 16 unit, Landak 5 unit, Melawi 3 unit, Sambas 4 unit, Sintang 22 unit, Kapuas Hulu 3 unit, dan di Sanggau 16 unit.

Di Kalimantan Selatan total 14 BTS USO, semuanya di Kabupaten Tabalong. Di Kalimantan Tengah, ada 2 BTS USO yang ada di Kabupaten Seruyan. Tak hanya jaringan USO, XL Axiata juga mendukung program pemerintah dalam upaya pemerataan layanan data melalui program jaringan Non 3T di seluruh wilayah Kalimantan.

Hingga kini, XL Axiata juga telah mengoperasikan jaringan Non 3T sebanyak 178 BTS yang tersebar di semua provinsi di Kalimantan yang terdiri dari, Kalimantan Barat sebanyak 16 BTS, Kalimantan Selatan 42 BTS, Kalimantan Tengah 86 BTS, Kalimantan Timur 25 BTS dan Kalimantan Utara 9 BTS.

“Pengoperasioan jaringan USO dan Non 3T ini merupakan wujud nyata dari komitmen XL Axiata dalam mendukung program pemerintah dengan turut berperan aktif dalam upaya pemerataan layanan data dan pertumbuhan ekonomi digital hingga area terdepan dengan terus memperluas dan memperkuat jaringan telekomunikasi,” tambah I Gede Darmayusa. (bw)