Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Trenggalek, IOH Ulurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak

0

Trenggalek, (pawartajatim.com) – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang belakangan terjadi di beberapa wilayah di Indonesia menyebabkan bencana alam seperti banjir bandang dan tanah longsor. Seperti bencana yang terjadi di 12 kecamatan di Kabupaten Trenggalek, dilanda bencana banjir dan tanah longsor yang membuat pemerintah daerah setempat menetapkan status tanggap darurat Selasa (18/10) lalu.

Sebagai tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility –CSR) dan mengusung semangat Gotong Royong, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bergerak menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa paket makanan siap santap, popok bayi, serta paket bantuan paket komunikasi melalui Tri dan IM3.

Bantuan tersebut langsung diserahkan oleh perwakilan manajemen IOH dari Sales Area Tulungagung di Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur/Jatim Kamis (20/10). Keluarga besar IOH menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada masyarakat sekitar yang terdampak bencana di Trenggalek.

Setelah mendapat informasi adanya bencana, kami berkoordinasi dengan BPBD dan aparat pemerintah setempat untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Hal ini sebagai wujud komitmen IOH untuk selalu hadir membantu masyarakat Indonesia yang terdampak sesegera mungkin setelah ditetapkannya status tanggap darurat bencana.

‘’Kami berharap kondisi segera membaik dan masyarakat terdampak dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala,” kata SVP Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, Steve Saerang. (bw)

Relawan Mak Ganjar Jatim Gelar Doa Bersama untuk Indonesia

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Koordinator Mak Ganjar Wilayah Jawa Timur, Hariza Parwa, mengajak masyarakat Sidotopo meningkatkan kepedulian bagi sesama se-bangsa. “Kita coba bangun kebersamaan dengan melakukan Doa Bersama mendoakan bangsa, khususnya dalam menentukan calon pemimpin masa depan, yakni Pak Ganjar Pranowo,” kata Hariza, usai Doa Bersama untuk Indonesia yang diinisiasi oleh ‘Relawan Mak Ganjar Provinsi Jawa Timur’ dengan 1.000 warga di Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (22/10.

Menurut Hariza, meskipun basis dukungan Ganjar Pranowo sudah cukup kuat, dirinya masih meyakini pentingnya penguatan konsolidasi di wilayah tersebut. Di sini memang fanatisme dukungan cukup kuat untuk Pak Ganjar. Tapi kita masih perlu melakukan konsolidasi karena kuncinya ada di sini untuk menjalarkan konsolidasi di daerah sekitar dengan jangkauan yang lebih luas,” ungkapnya.

Ia mengakui jika masyarakat di daerah Sidotopo sangat responsif selama melakukan persiapan kegiatan dan menggerakan masa. Hal tersebut dikarenakan sosok Pak Ganjar yang cukup dikenal bagi masyarakat sekitar.

“Responnya sangat positif karena Pak Ganjar sendiri kan dikenal, semua bekerja sama. Mulai dari RT dan RW ditambah dengan kader ibu-ibu yang tersebar disetiap RT yang memang menunggu acara ini. Sebetulnya mereka berharap suatu saat Pak Ganjar bisa menemui mereka,” tambahnya.

Relawan Mak Ganjar Jatim gelar doa bersama untuk Indonesia di Surabaya Sabtu (22/10). (foto/ist)

Hariza berharap semangat kebersamaan dan gotong royong ini dapat terus dilakukan di tengah masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Hariza mengungkapkan keyakinan dirinya mengenai potensi kemenangan Ganjar Pranowo di Jawa Timur/Jatim.

“Saya yakin 100 persen, kalo bisa sampai 1.000 persen karena Pak Ganjar memang calon yang terbaik dan memenuhi kriteria untuk saat ini,” tegas Hariza. Hariza pun menanggapi soal program Ganjar Pranowo di Jawa Tengah yang khususnya selama ini melibatkan ibu-ibu sebagai target pemberdayaan di masyarakat dengan berbagai macam program yang dilakukan selama ini.

Salah satunya dalam memudahkan akses permodalan, melalui BUMD maupun pihak swasta pun dilibatkan. Dengan menginisiasi Kredit Lapak, kredit plafon rendah yang memang dikususkan untuk ibu-ibu pedagang pasar tradisional dan ibu-ibu kreatif rumahan.

“Ini program yang baik dan harus didorong secara nasional. Apalagi ibu-ibu saat ini sudah semakin inovatif dan memiliki kemampuan untuk melakukan usahanya sendiri cuma mereka terkendala akses permodalan. Ini menjadi solusi untuk kedepannya,” ungkapnya.

Terakhir, Hariza mengungkapkan bahwa dirinya akan senantiasa melakukan  program yang terintegrasi dengan program Ganjar Pranowo di bJawa Tengah. Hal tersbeut dilakukan agar masyarakat di luar wilayah yang belum merasakan dampak program Ganjar, sedikitnya bisa dirasakan melalui Relawan Mak Ganjar.

“Kita selalu mengadakan kegiatan canvasing untuk mendorong pertumbuhan ibu-ibu. Kedepannya, kegiatan seperti pemberian sembako dan akses permodalan menjadi bagian dari rencana program Mak Ganjar,” tutupnya. (rid)

Lomba Lukis Himpaudi Gresik Tumbuhkan Harmonisasi Ibu Anak

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Lomba lukis dan mewarnai yang diselenggarakan Himpunan Pendidik Anak Usia Dini (Himpaudi) Gresik dapat menumbuhkan suasana harmonisas antara ibu dan anak. Mengingat dalam lomba ini terjadi kerjasama antara keduanya, saat harus memberi warna yang tepat, saat harus menorehkan goresan yang pas.

Lomba kali ini memang lebih dikhususkan untuk orang tua karena waktu interaksi mereka lebih panjang disbanding ketika berada di tempat pembelajaran. “Disini kami memberi kesempatan pada para ibu untuk berkreasi dan menjalin kerjasama dengan anak,” kata Siti Aisyah Ketua Himpaudi Gresik disela-sela acara lomba lukis di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Gresik, Sabtu (22/10).

Lomba diikuti 96 peserta yang merupakan perwakilan dari 16 kecamatan yang berada di Gresik. Masing-masing kecamatan mengirimkan 6 utusan terbaiknya yang telah diseleksi sebelumnya. Peserta dari 2 kecamatan  Bawean belum bisa berpartisipasi karena akan diselenggarakan even tersendiri.

Aisyah menjelaskan  pada tahun ini sengaja yang dijadikan peserta lomba adalah ibu-ibu, karena tahun lalu juga sudah pernah diselenggarakan lomba namun untuk para guru Paud. Supaya para orang tua khususnya ibu bisa merasakan kesulitan atau hal-hal yang harus dilakukan saat melukis.

Lomba lukis Himpaudi Gresik. (foto/dra)

”Dengan merasakan itu para ibu nanti akan lebih bijaksana dalam menghadapi anaknya di rumah sehari-hari,” imbuh wanita yang juga menjadi pendidik di lembaga Paud Al Firdaus Jl. Kartini Gresik ini.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Paud dan Pendidikan Non Formal (PNF) Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Nur Fadhilah, yang turut hadir menyaksikan lomba  menambahkan kegiatan ini dapat mengembangkan motorik anak.

Disamping itu bisa juga sebagai wahana keakraban ibu dan anak, misalnya selama sepekan orang tuanya sibuk bekerja atau kurang waktu dalam mendampingi anak. Secara umum lomba berlangsung lancar dan semarak.

Selain dihadiri Kabid Paud dan PNF, Ketua Himpaudi Gresik, turut hadir pula Kasi Kurikulum Paud Nur Hamidah, sejumlah pengurus Himpaudi, segenap undangan serta manajemen Biolysin sebagai pendukung acara.

Biolysin adalah produk kesehatan berupa sirup vitamin untuk membantu perkembangan anak. Adapun lomba kali ini memperebutkan banyak piala yaitu Juara 1-3, Juara Harapan 1-3, Juara Favorit 1-30 dan Juara Favorit 31-102.

“Bagi kami anak adalah pemenang,” tambah Nur Hamidah yang telah menjabat Kasi Kurikulum setahun lebih ini. Pihaknya juga tak henti-hntinya terus mendorong agar kegiatan ini bisa berjalan sampai tuntas. (dra)

Dukungan Ganjar Presiden 2024 Menguat, Gubernur Jateng ini Berkontribusi Nyata Bangun Desa

0

Bangkalan, (pawartajatim.com) – Suara dari kalangan akar rumput semakin menguat dalam mendukung Ganjar Pranowo Presiden 2024. Pekik dukungan kalai ini datang dari ratusan masyarakat desa se-Madura Raya yang tergabung dalam relawan Desa untuk Ganjar (Des Ganjar) di Rest Area Santri Mart, Desa Aeng Tabar, Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Sabtu (22/10).

Mereka menyampaikan aspirasi dari berbagai profesi dan kalangan seperti ulama, komunitas RX King, petani, pedagang, dan lainnya. Semangat mengkonsolidasikan dukungan untuk figur berambut putih ini kian bertambah usai Ganjar menyatakan siap menahkodai negeri demi bangsa Indonesia.

“Hari ini adalah acara yang diselenggarakan oleh relawan Des Ganjar. Ketika Pak Ganjar menyatakan siap (menjadi presiden) tentu kami masyarakat di bawah merasa semakin semangat melakukan gerakan untuk mendukung beliau menjadi Presiden,” ujar Perwakilan Ketua Relawan Des Ganjar Madura Raya, Abdul Rosyid.

Rosyid mengatakan, dukungan bagi Ganjar merupakan perwujudan dari cita-cita masyarakat Madura dalam mewujudkan kemajuan desa. Masyarakat menilai, Ganjar memiliki rekam jejak dan visi yang jelas dalam pembangunan desa.

“Tentu semua orang sudah paham ya Pak Ganjar track recordnya seperti apa, portofolio politiknya sudah tidak diragukan lagi. Itu adalah salah satu alasan kenapa masyarakat mendukung Pak Ganjar maju presiden,” terang Rosyid.

Dukungan Ganjar Presiden 2024 menguat di Bangkalan Jatim Sabtu (22/10). (foto/ist)

Ketika duduk di kursi DPR RI, Ganjar berhasil melegislasi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2015 tentang desa. Selain itu, saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, Ganjar melahirkan berbagai program dan inovasi untuk mengembangkan potensi-potensi desa.

Misalnya, Program Satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Satu Desa Dampingan. Dengan program ini, Ganjar berupaya menggenjot ekonomi kreatif masyarakat desa lewat pembangunan dan pendampingan.

Ganjar juga memberikan stimulus padat karya sebesar Rp1,189 triliun untuk 7.809 desa guna menggairahkan perekonomian di pelosok desa pada 2020. Lalu, ada konsep Desa Kembar yang digagas Ganjar dengan tujuan agar desa-desa tertinggal bisa maju dan distribusi kesejahteraan jadi lebih merata.

“Beliau sangat mendukung terhadap pengembangan desa, kami merasa Pak Ganjar bagian dari pembangunan berkelanjutan dari kemajuan desa. Kami berharap program-program serupa bisa diaktualisasikan ke tingkat nasional,” ungkap Rosyid.

Dia berkomitmen untuk terus menyosialisasikan figur Ganjar ke daerah-daerah lain se-Madura, sehingga aspirasi Ganjar Presiden 2024 dapat terwujud. “Untuk ke depan kita akan terus melakukan gerakan yang mendukung beliau. Harapannya, semoga ke depan makin banyak lagi tumbuh ide-ide besar yang dibawa Pak Ganjar Pranowo,” tutup Rosyid.

Di lokasi yang sama, salah satu pemuda Kabupaten Bangkalan, Arifin (26) mengaku selalu mengikuti j rekam jejak Ganjar selama menjadi anggota DPR RI maupun Gubernur Jawa Tengah. Menurut dia, figur Ganjar merupakan salah satu pemimpin yang diidamkan masyarakat saat ini.

“Pak Ganjar itu sangat berwibawa ya, tegas, dan cakap dalam memimpin. Saya kira, ketika beliau ini naik ke kepemimpinan nasional, desa-desa di Jawa Timur dapat lebih maju dan sejahtera,” jelas Arifin. Selain deklarasi, relawan Des Ganjar turut menggelar pembagian santunan kepada sejumlah anak yatim yang berasal dari Kabupaten Bangkalan. (rid)

Ini Acara LPS pada KTT G20 Mendatang

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Untuk pertama kalinya Indonesia ditunjuk sebagai Presidensi G20 tahun ini, Forum Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Untuk memanfaatkan momentum penting ini, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebagai lembaga negara dengan peran dan fungsinya yang strategis dalam menjaga stabilitas keuangan dan perbankan Indonesia juga akan ikut andil pada gelaran penting ini.

LPS akan menyelenggarakan dua side events (kegiatan sampingan), yang pertama rangkaian Seminar Internasional LPS yang akan dilaksanakan pada 7-9 November 2022. Kedua, yaitu Bloomberg CEO Forum pada 11 November 2022. Kedua kegiatan sampingan tersebut akan dilangsungkan di Bali.

“Dalam gelaran G20 mendatang, kami akan mengadakan seminar internasional dengan menghadirkan para deposit insurance dari negara-negara di dunia yang tergabung di IADI atau International Association of Deposit Insurers,” kata Kepala Eksekutif LPS, Lana Soelistianingsih, di Jakarta, Jumat (21/10).

Nantinya, kata dia, LPS mengajak negara-negara yang tergabung di IADI memberikan kontribusinya dan menjadi bagian dalam pelaksanaan green economy ke depan, dan pada forum tersebut LPS akan concern untuk membahas mengenai green economy, mengingat isu lingkungan juga akan berpengaruh besar terhadap masalah perbankan yang tidak hanya disektor riil atau sektor keuangan lain, tetapi isu green economy juga akan menjadi bagian diskusi yang akan diangkat ke level internasional.

Hal ini tentunya juga sejalan dengan agenda G20 dalam rangka harmonisasi sektor ekonomi dan lingkungan. “Kami melihat ini adalah momen yang sangat tepat dan juga penting bagi bangsa kita, karena kita akan berkontribusi langsung sekaligus menunjukkan Indonesia juga sangat concern dengan green economy, dalam forum tersebut kami juga akan menghadirkan mantan PM Selandia Baru Helen Clarke, dimana beliau juga aktif sebagai aktivis lingkungan pasca menjadi PM,” imbuhnya.

Pada agenda lainnya, LPS mengadakan Bloomberg CEO Forum, dimana akan hadir para CEO terkemuka di dunia , dengan topik bahasan utama terkait dengan isu kesehatan global yang erat kaitannya dengan aspek perekonomian terlebih pada saat dunia dilanda pandemi.

“Bahasan utama lainnya ialah terkait dengan smart city di IKN. Dalam topik ini kami akan mengundang para pakar di bidang tata kota dan smart city berbasis green environment, yang jelas forum tersebut akan sangat menantang dan memberikan excitement ke depannya,” jelasnya.

Lana menyatakan, terkait beberapa isu strategis terkini, LPS meyakini bahwa diskusi didalam kedua forum tersebut, diharapkan mampu memfasilitasi transisi menuju ekonomi hijau, penguatan arsitektur kesehatan, serta pengembangan green- smart city.

“Dalam rangkaian Presidensi G20, melalui berbagai forum yang telah dan akan dilaksanakan, Indonesia mendorong negara-negara G20 untuk mengambil tindakan nyata, tidak sekadar seremonial semata. Dan dengan semangat yang sama, kami berupaya untuk melakukan hal yang sama bagi dua kegiatan sampingan yang digelar LPS,” pungkasnya. (bw)

Sinergi Link Net dan XL Hadirkan Layanan Konvergensi untuk Kebutuhan Internet di Dalam dan di Luar Rumah

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Untuk memperkuat posisi perusahaan di industri telekomunikasi, PT Link Net Tbk (Link Net) dan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) bersinergi meluncurkan layanan konvergensi internet melalui produk kolaborasi First Media dan XL yang digelar hari ini di Jakarta. Kolaborasi ini menggabungkan layanan internet berkecepatan tinggi tanpa batasan kuota, konten streaming, TV kabel serta penyimpanan online milik First Media dengan Paket Kuota Bersama XL yaitu berupa layanan data internet berkuota besar.

Inovasi ini hadir guna menjawab kebutuhan pelanggan akan internet di dalam dan di luar rumah melalui layanan yang lebih hemat, praktis, dan efisien. Chief Commercial Officer Link Net, Victor Indajang, Kamis (20/10) menyampaikan, kolaborasi ini kami lakukan sebagai bentuk nyata kepedulian First Media guna melayani kebutuhan internet pelanggan secara menyeluruh, baik untuk di dalam rumah ataupun di luar rumah, melalui penyediaan konvergensi layanan pita lebar berbasis kabel (fixed line broadband) dan layanan mobile internet.

Disamping itu, sinergi ini juga bertujuan meningkatkan kualitas layanan produk First Media dengan menawarkan layanan inovatif untuk pasar yang lebih luas. Laporan APJII mengenai “Profil Internet Indonesia 2022” menyebutkan bahwa tingkat penetrasi internet Indonesia sudah mencapai 77,02 persen.

Sebanyak 77,64 persen pengguna internet menggunakan mobile data dari operator seluler, dan 20,61 persen menggunakan WiFi yang terpasang di rumah. Diperkuat oleh hasil survei Katadata yang dirilis pada Januari 2022, data menunjukkan bahwa belanja komunikasi memiliki presentase 74,4 persen atau paling tinggi diantara ragam kebutuhan rutin lainnya, dan dikatakan menjadi kebutuhan rutin utama setiap bulan masyarakat Indonesia.

Hal ini menunjukkan bahwa internet telah menjadi kebutuhan vital yang berperan penting dalam menunjang kehidupan serta aktivitas masyarakat yang saat ini telah beradaptasi dengan dunia digital yang hybrid.

Director & Chief Commercial Officer XL Axiata, David Arcelus Oses, menyatakan, penyediaan produk kolaborasi ini merupakan salah satu wujud sinergi yang kami bangun dengan Link Net untuk mendukung upaya kami mewujudkan visi XL Axiata menjadi operator konvergensi terdepan di Indonesia.

Berbagai pilihan produk kolaborasi ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan akan teknologi dan platform digital berbasis internet yang kian masif, seiring meningkatnya kebutuhan dan penggunaan internet baik di dalam maupun di luar rumah untuk mendukung aktivitas pelanggan setiap harinya. Kolaborasi ini juga menjadi langkah tepat untuk mendukung pemerintah mewujudkan pemerataan digitalisasi menuju era konvergensi di Indonesia.

Deputy Chief Marketing Officer Link Net Santiwati Basuki mengungkapkan, “Layanan konvergensi internet ini memiliki banyak keuntungan bagi pelanggan First Media. Untuk penggunaan di dalam rumah, pelanggan mempunyai akses layanan internet cepat tanpa batasan kuota (unlimited) yang bisa diandalkan untuk aktivitas sehari-hari seperti bekerja, belajar, menonton video streaming, atau bermain gim; sedangkan untuk penggunaan internet di luar rumah, pelanggan First Media diberikan kemudahan dengan Paket Kuota Bersama dari XL Axiata dengan jangkauan luas, kuota besar dan dapat dibagikan ke seluruh anggota keluarga.

Tidak itu saja, kolaborasi ini memberi nilai lebih karena pelanggan juga dapat menikmati hiburan TV kabel, penyimpanan online hingga layanan OTT hanya dalam satu paket dengan harga terjangkau mulai dari Rp 300.000-an per bulan. Kami optimis produk ini mampu menjadi juaranya internet di dalam dan di luar rumah,” lanjutnya.

Produk kolaborasi First Media dan XL dapat dinikmati oleh seluruh pelanggan lama ataupun pelanggan baru First Media. Produk ini hadir dengan kemudahan dalam satu pembayaran, yakni melalui satu tagihan First Media. Pelanggan tidak perlu lagi membayar tagihan secara terpisah untuk internet di dalam rumah maupun membeli kuota internet masing-masing anggota keluarga untuk internetan di luar rumah.

Internet dalam Rumah

First Media menyediakan paket yang disesuaikan untuk kebutuhan keluarga yaitu internet cepat tanpa batasan kuota dengan kecepatan hingga 1 Gbps, hiburan TV kabel lebih dari 200 channel, konten streaming melalui aplikasi seperti FirstMediaX, Lionsgate Play, Viu, CATCHPLAY+, dan HBO GO, serta layanan penyimpanan online First+ Cloud hingga 1 TB.

Internet Luar Rumah

XL Axiata menyediakan paket data internet yang memiliki kuota besar hingga 100 GB. Dengan kuota tersebut, pelanggan bisa berbagi kuota maksimal hingga ke empat anggota keluarga atau kerabat sesama pengguna XL.

Layanan tambahan Paket Kuota Bersama hanya dapat dinikmati oleh pelanggan aktif First Media yang juga pengguna XL prabayar. Layanan ini menghadirkan berbagai pilihan paket dan harga menarik. Bagi pelanggan yang melakukan aktivasi Paket Kuota Bersama pasca peluncuran, First Media dan XL memberikan harga promo untuk tiga bulan pertama. Tersedia pilihan paket diantaranya, kuota internet 15 GB – Rp 35.000/bulan (2 anggota), 25 GB – Rp45 ribu/bulan (2 anggota), 50 GB – Rp85 ribu/bulan (3 anggota), dan 100 GB – Rp 145.000/bulan (4 anggota).

Pembelian produk kolaborasi ini dapat dilakukan di beberapa channel First Media, diantaranya website https://firstmedia.com/PaketKuotaBersama, atau menghubungi customer service, sales center dan sales agents. Pelanggan yang telah melakukan pembelian akan menerima email konfirmasi dan bisa mendaftarkan nomor XL prabayar sebagai penerima dan pengelola Paket Kuota Bersama.

Setelah selesai aktivasi, pelanggan bisa melakukan pengaturan paket seperti menambah, mengurangi, atau mengganti anggota, serta mengatur dan memonitor pemakaian kuota untuk setiap anggota melalui aplikasi myXL. (bw)

Indahnya Persawahan di Banyuwangi Disulap jadi Wisata Bunga

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com)-  Komoditi hortikultura di Banyuwangi terus digalakkan untuk mendongkrak pariwisata. Salah satunya, kebun bunga. Petani didorong menanam bunga sebagai destinasi wisata bunga. Hasilnya, persawahan disulap menjadi kota kembang, penuh dengan bunga warna-warni.

Pemandangan eksotik ini bisa ditemui di Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi. Hamparan sawah yang biasanya ditanami padi dan jagung, diubah menjadi kebun bunga. Beragam warna membentang indah. Terlihat cantik untuk berswafoto.  “Ini bagian dari menggerakkan petani untuk mendukung pariwisata. Biasanya, kita gelar di kota, sekarang di pedesaan,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani disela Flower Festival, Jumat (21/10/2022).

Menyulap sawah menjadi kota kembang ini melibatkan berbagai komunitas pertanian. Seperti,

komunitas tanaman hias, holtikultura, pangan, dan komunitas pertanian lainnya. Termasuk, kalangan pemuda yang terlibat dalam jagoan tani. Isinya, anak-anak muda yang mau bergelut di dunia pertanian.

Harapannya, lahan sawah yang disulap menjadi kota kembang ini bisa menjadi destinasi baru. Sehingga, menarik wisatawan. “ Kebun bunga ini juga dijadikan sarana edukasi untuk siswa dan santri,” kata Plt. Kepala Dinas Pertanian Banyuwangi, Muhammad Khoiri. (udi)

Krisis Pejantan, Populasi Penyu Terancam Punah lebih Cepat

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Penyu yang mulai langka terancam punah lebih cepat. Penyebabnya, spesies ini ternyata krisis pejantan. Telur penyu yang menetas alami kebanyakan lahir menjadi betina. Kondisi ini dipicu perubahan iklim dan pemanasan global. Suhu pantai cenderung naik.

Padahal, satu ekor penyu betina membutuhkan setidaknya 4-5 ekor pejantan untuk membuahi dan menghasilkan telur dalam jumlah banyak. Ketika telur yang menetas didominasi betina, akan berdampak pada menurunnya populasi penyu. “ Secara pasti populasi dunia belum bisa diketahui. Namun, dari penelitian ilmiah, telur penyu yang menetas alami kebanyakan menjadi betina. Penyebabnya adalah pemanasan global,” kata peneliti penyu dari Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam(SIKIA)  Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Drh. Aditya Yudhana disela pelepasan 44 ekor tukik jantan di Pantai Pulau Santen, Banyuwangi, Jumat (21/10/2022) sore.

Kondisi ini membutuhkan inovasi ilmiah agar telur penyu bisa lahir jantan. Salah satunya dengan membuat inkubator buatan (Intan) box untuk menetaskan telur penyu. “ Sejak akhir 2021 kami bekerjasama dengan Banyuwangi Sea Turtle Foundation (BSTF) membuat intan bok untuk menetaskan telur penyu jenis lekang dan hijau. Hasilnya, 90 persen lebih telur penyu bisa menetas menjadi pejantan,” jelasnya.

Temuan canggih ini diharapkan bisa mendongkrak populasi penyu jantan. Sehingga, ancaman kepunahan penyu bisa ditekan. Sebab, semakin banyak pejantan, potensi penambahan telur penyu bisa naik. “ Jadi, ketika satu ekor penyu betina usai bertelur, masih ada simpanan bakal telur dalam jumlah besar. Mereka harus dibuahi lagi oleh pejantan lainnya,” tegas Aditya.

Dengan intan bok, pihaknya bisa mengatur suhu udara. Telur penyu bisa menetas menjadi pejantan jika suhu udara di bawah 30 derajat Celsius. Jika lebih, potensinya menetas menjadi betina. Karena pemanasan global, suhu udara di pantai kecenderungannya diatas 30 derajat Celsius. Kondisi ini yang membuat telur penyu kebanyakan menetas menjadi betina. Selain mengatur penetasan tukik jantan, intan bok cukup jitu menetaskan  telur hingga di atas 90 persen. Berbeda dengan penetasan alami yang maksimal hanya 60 persen.

Intan bok penyu ini sudah didaftarkan ke Dirjen Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Alat ini merupakan temuan pertama kali untuk pelestarian habitat penyu melalui penetasan telur. “ Target kami, intan box ini akan terus ditambah kapasitasnya. Sekarang masih menunggu legalitas dan kerjasama dengan BKSDA,” kata Pembina BSTF, Wiyanto Haditanojo. (udi)

Subholding Pelindo Catat Arus Peti Kemas 8,2 Juta Teus

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2022, subholding PT Pelindo Terminal Petikemas mencatat jumlah arus peti kemas mencapai 8,2 juta teus. Jumlah tersebut lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 8,1 juta teus atau tumbuh rata-rata sekitar 1,15 persen. Arus peti kemas tersebut merupakan gabungan dari 15 terminal peti kemas dan 7 anak perusahaan yang dikelola oleh perseroan.

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) Widyaswendra menyebut arus peti kemas tersebut didominasi oleh peti kemas domestik yang mencapai 5,6 juta teus atau sekitar 69 persen. Sementara untuk peti kemas luar negeri mencapai 2,5 juta teus atau sekitar 31 persen.

“Kami optimis dapat mencapai target arus peti kemas hingga akhir tahun 2022 yang telah ditetapkan oleh pemegang saham yakni sebanyak 11,65 juta teus,” kata Widyaswendra, di Surabaya Kamis (20/10).

Sejumlah upaya dilakukan oleh PT Pelindo Terminal Petikemas untuk meningkatkan jumlah arus peti kemas, mulai dari upaya menggandeng terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS), pengoperasian pelabuhan milik pemerintah melalui skema kerjasama pemanfaatan (KSP) barang milik negara (BMN).

Selain itu, upaya untuk bersinergi dengan pihak-pihak berkepentingan lainnya juga terus dijajaki oleh perseroan. “Kami sedang mempersiapkan kajian untuk melakukan pengembangan terminal peti kemas yang berperan sebagai transhipment hub peti kemas internasional. Sebagaimana kita ketahui bersama posisi kita ada di jalur perdagangan dunia, ini yang akan coba kami optimalkan setelah merger Pelindo,” lanjutnya.

Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Siswanto Rusdi, menyebut upaya kontainerisasi muatan dapat menjadi salah satu upaya PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) untuk meningkatkan pertumbuhan arus peti kemas.

Tak hanya itu, untuk mendukung upaya kontainerisasi SPTP perlu melakukan pembenahan di sejumlah pelabuhan yang ada di wilayah timur Indonesia agar mampu digunakan untuk kegiatan peti kemas.

“Potensi muatan peti kemas di wilayah timur Indonesia masih cukup tinggi, utamanya berkaitan dengan hasil tangkapan laut atau perikanan, namun kita juga perlu perhatikan apakah pelabuhan yang ada di daerah sudah dapat mendukung bongkar muat peti kemas ataupun fasilitas berpendingin,” kata Siswanto.

Berkenaan dengan transhipment hub peti kemas internasional, Siswanto menilai perlu dilakukan kajian yang menyeluruh bersama semua pihak termasuk pemerintah. Keberadaan ekosistem yang kuat mulai dari kemudahan bunker, lokasi berlabuh, sistem keuangan dan pembayaran, pemanduan dan penundaan kapal, dan hal lainnya sangat dibutuhkan dalam mewujudkan transhipment hub internasional yang dimimpikan.

“Pertarungan di sektor tersebut akan sangat berat, kita ketahui ada negara tetangga yang sudah menguasai pasar, sehingga kita perlu memperkuat diri terlebih dahulu untuk siap bersaing langsung dengan mereka di selat Malaka,” pungkasnya. (bw)

Dokumen Hanyut, Warga Korban Banjir Diberikan Layanan Adminduk

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)-  Warga korban banjir di wilayah Banyuwangi diberikan layanan dokumen kependudukan, Kamis (20/10/2022) malam. Kegiatan ini untuk membuatkan dokumen warga yang hilang diterjang banjir. Dari sekian dokumen yang hilang, kebanyakan adalah kartu keluarga (KK). Ada juga sertifikat tanah dan ijazah.

Rata-rata, dokumen warga yang hanyut lantaran tak sempat menyelematkannya. Saat banjir menerjang, warga langsung mengungsi. Sehingga, tak sempat menyelamatkan dokumen berharga. “Waktu banjir bingung semua, apa harus kita amankan dahulu. Setelah banjir, ternyata KK dan KIA anak saya hilang, entah hanyut atau gimana,” kata Neni, korban banjir di Perumahan Taman Sutri Indah, Kelurahan Sobo, Banyuwangi.

Untuk memudahkan warga korban banjir, layanan administrasi kependudukan (adminduk) dibuka malam hari. Warga bisa membuat KTP, KK dan identitas lainnya dengan cepat. Layanan dibuka tak jauh dari lokasi banjir. Sehingga, warga tak perlu pergi jauh. “ “Setengah jam dokumen saya yang hilang sudah jadi. Semuanya dimudahkan,” kata Neni.

 Layanan adminduk ini tak hanya bagi warga terdampak banjir. Warga lain juga bisa mendapatkan layanan tersebut. Prosesnya juga dipermudah. “ Jadi warga cukup datang apabila tidak memiliki backup atau copy dari dokumennya. Nanti kami telusuri berdasarkan nama, karena terkoneksi di database,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Banyuwangi, Djuang Pribadi. (udi)