Komplotan Spesialis Pencuri Kabel Listrik Dibekuk, Dua masih Buron

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Aksi pencurian kabel listrik yang meresahkan petani di Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi terbongkar. Satu pelaku berhasil tertangkap usai beraksi. Dua pelaku lagi masih buron.

Satu pelaku yang tertangkap bernama Tirono (42) alias Kontreng, warga Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo. Pria pengangguran ini disergap usai menggasak kabel listrik untuk buah naga di Desa Glagahagung, Kecamatan Purwoharjo. “   Kejadiannya, Minggu (16/10/2022) dini hari. Pelaku dipergoki warga yang curiga karena sering kehilangan kabel listrik,” kata Kapolsek Purwoharjo, AKP Budi Hermawan, Jumat (21/10/2022) siang.

Penangkapan pelaku berawal dari pemilik kebun naga, Arik (35) yang menggelar ronda malam hari. Sekitar pukul 02.00 WIB, korban melihat sebuah mobil putih bernopol DK 1747 ABH berhenti di pinggir jalan. Merasa curiga, korban mengamati dari kejauhan. Dari dalam mobil putih terlihat tiga orang pelaku turun. Ketiganya menyelinap ke dalam kebun naga. Tak berselang lama, para pelaku memanggul gulungan kabel dan bola lampu. Ternyata, hasil curian.

Korban bersama kedua temannya langsung menyergap ketiga pelaku. Sayangnya, ketiga pelaku keburu kabur dengan mobil. Korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Purwoharjo. Berbekal laporan korban, polisi melakukan penyelidikan. Hasilnya, satu pelaku ditangkap di rumahnya, Kamis (20/10/2022) malam. Dari tangan pelaku diamankan puluhan meter kabel curian. “ Pelaku ternyata spesialis pencurian kabel listrik untuk buah naga. Dua pelaku lagi masih kita buru,” tegas Kapolsek.

Bersama barang bukti, pelaku diamankan ke Polsek Purwoharjo. Selain kabel listrik, pelaku juga menggasak sejumlah bola lampu. Barang curian itu dijual dengan harga yang menggiurkan. “ Pelaku masih menjalani pemeriksaan maraton di Polsek,” tutup Kapolsek. (udi)

Kades Plampangrejo Mundur, Begini Tanggapan Tokoh di Banyuwangi

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Mundurnya Kades Plampangrejo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi menuai reaksi. Sikap mundur ini sangat disayangkan. Apalagi, alasannya tidak mendesak. Bupati Banyuwangi juga diminta tak gegabah menanggapi pengajuan mundur kades tersebut.

Sebaliknya, Bupati diharapkan membentuk tim untuk meredam situasi. Termasuk, menelusuri alasan pasti mundurnya kades ini. “ Kades mundur itu adalah hak pribadi. Namun, jika mengacu pada Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, harus ada alasan yang jelas kenapa kades mengundurkan diri. Bupati juga tidak boleh gegabah mengizinkan kades menanggalkan jabatannya,” kata Ketua LSM “Sorod” Banyuwangi, Iphong Mawardi, Jumat (21/10/2022) siang.

Menurut Iphong, jabatan kades itu dipilih oleh masyarakat. Legalitasnya juga jelas. Karena itu, ketika kades mundur harus didasari alasan mendesak. Tidak sekadar menuruti keinginan masyarakat. Apalagi, hanya karena desakan dari pihak-pihak tertentu. “ Ini yang harus dikaji mendalam oleh Bupati. Meski ada pengajuan mundur yang diserahkan BPD, harus ditelaah dulu, jangan langsung diizinkan,” tegas tokoh asal  Desa Sumberberas, Muncar ini.

Dalam pasal 54 Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa diatur dengan jelas perihal pemberhentian kades. Salah satunya, tersandung pidana atau tidak bisa lagi menjalankan tugas. “ Kalau misalkan kades sakit permanen atau tidak bisa bertugas, wajar jika mengundurkan diri. Tetapi, ketika tidak ada persoalan yang mendesak, kenapa harus mundur,” sorotnya.

Pihaknya berharap ada solusi yang tepat terkait mundurnya Kades Plampangrejo ini. Sehingga, peristiwa serupa tidak muncul lagi. Pihaknya khawatir, jika kades yang mundur dengan mudah diizinkan akan berdampak pada stabilitas pemerintahan di tingkat desa. Apalagi, desa membutuhkan perhatian penuh pasca-pandemi. “ Intinya, jangan mudah mundur. Dan, Bupati tidak gegabah memberikan izin pengunduran seorang kades,” pungkasnya.

Kades Plampangrejo Yudi Wiyono membuat gempar. Pejabat ini mendadak mengundurkan diri. Belum diketahui penyebabnya. Namun, sebelum membuat surat pengunduran diri, pejabat ini sempat menggelar dialog bersama puluhan warga. (udi/*)

Dalami Pengelolaan RS, Gresik Studi Banding ke Sidoarjo

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Mempelajari sesuatu untuk mencapai sebuah kemajuan tidak harus selalu jauh tempatnya. Perihal inilah yang juga dilakukan petinggi Kota Pudak. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman serta sejumlah pimpinan OPD melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten sebelah di selatan yaitu Sidoarjo.

Kunjungan kerja ini bertujuan untuk mempelajari penanganan sampah dan pengelolaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo, Kamis (20/10). Kedatangan rombongan Bupati Gresik disambut hangat oleh Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali dan Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Andjar Surjadianto di Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo.

“Kami melihat beberapa program pembangunan di Sidoarjo ini bisa kami dijadikan contoh. Karena perencanaan program pembangunan di Kabupaten Gresik pada 2023 juga mencakup infrastruktur seperti rumah sakit, kami ingin belajar dari rumah sakit baru milik Sidoarjo di Sidoarjo Barat,” kata Gus Yani begitu Bupati Gresik kerap disapa mengawali diskusi.

Selain rumah sakit, Gus Yani juga ingin mempelajari pengolahan sampah. Bupati berkeinginan agar pengolahan sampah di Kabupaten Gresik bisa diakselerasi lebih baik untuk menuju zero waste atau diolah menjadi energi baru terbarukan.

“Kami juga berharap adanya kerja sama yang moncer antar daerah. Apalagi kita sama-sama muda, maka besar harapan kami ada sesuatu yang  secara konkrit bisa terealisasi antara Pemerintah Kabupaten Gresik dan Sidoarjo,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhldor Ali atau akrab dipanggil Gus Muhdlor ini menginstruksikan kepada jajarannya untuk bisa memfasilitasi dan memberikan informasi sebaik-baiknya kepada kolega di Pemkab Gresik.

Gus Muhdlor kemudian menjelaskan, pengolahan sampah dan pengelolaan RSUD di Sidoarjo. Selanjutnya disambung penjelasan dari masing-masing kepala OPD Kabupaten Sidoarjo untuk mempertajam informasi.

Kesempatan ini juga tidak disia-siakan oleh sejumlah kepala OPD di Kabupaten Gresik yang hadir. Dialog antar lembaga pemerintah ini cukup konstruktutif dan diharapkan bisa mewujudkan harapan masing-masing dalam mensejahterakan masyarakat. (dra)

Kompak, Puluhan Polwan Siapkan Makanan untuk Korban Banjir di Banyuwangi

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) –  Korban banjir di tiga kelurahan di Banyuwangi kondisinya memprihatinkan. Mereka membutuhkan pasokan makanan siap saji. Puluhan Polisi wanita (Polwan) dikerahkan untuk membantu memasak di dapur umum, Kamis (20/10) pagi.

Para Polwan ini ditugaskan membantu menyiapkan nasi bungkus untuk korban banjir. Bukan tanpa alasan. Kebutuhan makanan siap saji cukup besar. Setiap harinya sekitar 3000 lebih. “Kami kerahkan seluruh Polwan di dapur umum lokasi banjir. Mereka membantu menyiapkan nasi bungkus untuk warga terdampak,” kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Deddy Foury Millewa.

Tak hanya tenaga, Polresta memberikan sejumlah bahan pokok untuk mendukung suplai makanan. Seperti beras, mie instan dan lainnya. “Kami juga menyiapkan posko pengungsian,” tegasnya. Para Polwan ini juga memberikan pendampingan ke anak-anak terdampak banjir.

Mereka memberikan trauma healing agar para korban tidak trauma dengan musibah tersebut. “Kami pulihkan psikologisnya. Sehingga, tidak ada ketakutan lagi,” tutup Kapolresta.

Sedikitnya tiga kelurahan di Banyuwangi terendam banjir, Senin (17/10) lalu. Banjir dipicu meluapnya aliran sungai akibat hujan lebat. Tiga kelurahan yang terendam banjir masing – masing  Kelurahan Sobo, Kelurahan Pakis dan Kelurahan Kertosari.

Akibat banjir ini ratusan rumah warga terendam. Beberapa diantaranya rusak berat. (udi)

Pramuka Produktif Gelar Visitasi Delapan Kwarcab di Jatim

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur melakukan gebrakan. Program Pramuka Produktif sedang digerakkan intensif. Diawali dengan pembuatan buku panduan Pramuka Produktif dan buku cerita sukses pegiat kewirausahaan di lingkungan organisasi ini.

Selanjutnya, sosialisasi secara daring (online) pun dilakukan. 100 peserta berasal dari 38 kwartir cabang (Kwarcab). Meliputi para pengurus kwarcab, penegak, pandega, pembina, serta pelatih yang produktif.

Pasca sosialisasi, terhimpun data awal dan menjadi dasar untuk visitasi  ke kwarcab yang terpilih. Mereka dinilai secara kuantitas dan kualitas kegiatan. Baik embrio maupun yang sudah memiliki usaha yang berkembang dan maju

Ketua Pramuka Produktif Dian Harmuningsih menyatakan, road map (peta jalan) Pramuka Produktif selama 5 tahun ini sudah didiskusikan dalam rapat intens. “Tinggal pelaksanaan di lapangan meliputi sosialisasi,  penyadaran,  pembuatan data base, pendampingan dan pengembangan. Serta uji kompetensi pelaku Pramuka Produktif,” katanya di Surabaya Kamis (20/10).

Endingnya diharapkan bermunculan tunas baru penemu produk dan bidang jasa yang memiliki hak paten sendiri. Sasaran program Pramuka Produktif untuk mewadahi jiwa kewirausahaan anggota Pramuka. Selanjutnya akan ada pembinaan serta pengembangan.

Lalu, kompetensi ini ditingkatkan melalui program-program yang padat manfaat dan berdaya guna bagi masyarakat. Visitasi 8 kwarcab terpilih meliputi Lumajang, Sumenep, Pamekasan,  kota dan Kabupaten Malang, serta kota dan Kabupaten Blitar.

Tim visitasi dipimpin langsung oleh Dian Harmuningsih didampingi Ananda Shofwan (sekretaris), Elva My Reza (bendahara), serta Rachman Widohardhono selaku ketua bidang penelitian dan evaluasi. Visitasi dimulai hari Jumat-Minggu, 14-23 Oktober 2022. Dalam visitasi tersebut, diberikan sosialisasi dan paparan dari pegiat Pramuka Produktif.

“Paparan berisikan business plan (rencana bisnis) serta pengalaman juga tantangan yang dihadapi. Setiap kwarcab memaparkan sekitar 3 sampai 5 produk unggulan baik barang atau jasa,” jelas Dian. Pegiat Pramuka Produktif ini dibagi menjadi beberapa klaster. Yaitu adik didik (penegak dan pandega), pembina, serta pelatih produktif.

Karya yang ditampilkan luar biasa, misalnya jasa destinasi wisata bumi perkemahan, glamping, kuliner, produksi keripik, jamu herbal, arang batok kelapa, POV (pupuk cair) dari air seni kelinci, seni batik juga penyediaan jasa website.

Bahkan, didapati pula para pelatih produktif yang memiliki penerbitan sendiri. Menulis, mencetak  dan menjual buku tentang metode pembelajaran ala Pramuka. Hebatnya, hasil royalti buku tersebut disumbangkan seluruhnya untuk kegiatan kwarcabnya. (rizki)

Peternak di Banyuwangi Resah, Sapi Lahir Prematur Usai Divaksin PMK

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Peternak sapi di Banyuwangi resah. Usai divaksin penyakit mulut dan kuku (PMK), sapi indukan melahirkan prematur. Ternak sapi juga menderita sakit, kurang nafsu makan. Kondisi ini dikhawatirkan membuat petani kembali merugi.

Ternak sapi yang lahir prematur ditemukan di Dusun Persen, Desa Kedungasri, Kecamatan Tegaldlimo. Sapi indukan yang bunting milik Abdul Jalal (60), warga setempat mendadak melahirkan lebih cepat dari jadwal, Kamis (20/10) siang.

Peristiwa ini muncul usai ternak sapinya divaksin PMK. “Vaksinnya, Rabu (19/10) siang. Malam harinya, sapi mulai terlihat gelisah, lalu Kamis siang lahir prematur,” kata Jalal. Pria ini memiliki tiga ekor sapi yang menunjukkan gejala aneh usai divaksin.

Selain lahir prematur, satu ekor sapi lagi miliknya yang bunting juga mulai gelisah. Pihaknya khawatir akan kembali lahir prematur. Lalu, satu ekor sapi lagi justru sakit, tak mau makan. Padahal, sebelum divaksin ternaknya dalam kondisi sehat.

“Harapannya, ada perhatian terkait kejadian ini. Sapi yang lahir prematur  kondisi kurang sehat,” keluhnya. Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, drh. Nanang Sugiharto membantah vaksin PMK memicu ternak sapi lahir prematur. Menurutnya, sapi yang lahir prematur adalah hal biasa dan wajar.

“Kami sudah melakukan vaksinasi hingga 50.000 ternak sapi, termasuk sapi hamil. Baru satu ini muncul kasus lahir prematur,” jelasnya. Pihaknya berharap, sapi lahir prematur ini tidak meresahkan peternak. Sebab, sapi yang lahir sebelum usai normal adalah kondisi wajar.

Penyebabnya beragam. Salah satunya, penyakit bawaan atau gizi yang berlebih. “Kalau vaksinasi PMK ini tak berefek pada keguguran atau premature,” tegasnya lagi. Meski begitu, Dinas Pertanian akan memberikan pendampingan untuk peternak yang sapinya lahir prematur.

“Kami akan berikan pendampingan. Sapi yang lahir prematur juga bisa sehat, tergantung perawatannya,” tutupnya. (udi)

Apotek di Banyuwangi Mulai Dilarang Jual Sirup, Waspadai Gagal Ginjal Akut

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Kasus gagal ginjal akut pada anak yang merebak membuat Banyuwangi waspada. Seluruh apotek di wilayah ini dilarang menjual obat dalam bentuk sirup. Larangan ini akan diikuti dengan operasi penertiban di seluruh apotek dan toko lainnya.

Selain apotek, seluruh fasilitas kesehatan juga dilarang memberikan resep sirup untuk pasien. Sebaliknya, jika ditemukan gejala demam, tenaga kesehatan diarahkan melakukan langkah tanpa memakai sirup.

“Jadi, larangan penjualan sirup ini mengacu pada Surat Edaran Kementerian Kesehatan. Kami di daerah juga menyiapkan SE yang akan diteken Sekda,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, Amir Hidayat, Kamis (20/10) siang.

Pihaknya juga mengerahkan seluruh tenaga kesehatan, khususnya di Puskesmas memberikan edukasi ke masyarakat. Jika ada anak demam, dianjurkan menggunakan tindakan nonformal kologis.  Misalnya, dengan kompres. “Kalaupun diberikan obat, dianjurkan bukan jenis sirup,” jelasnya.

Meski secara nasional meningkat, kasus ginjal akut belum ditemukan di Banyuwangi. Di Jawa Timur, kasus ginjal akut sudah memakan korban 99 orang meninggal. “Banyuwangi belum ditemukan, tapi kami siaga terus,” tegas Amir.

Salah satu gejala ginjal akut adalah penurunan volume urin. Terparah, korban mengalami kesulitan buang air kecil. Gejala lainnya, terjadi demam, batuk hingga infeksi saluran pencernaan. Kondisi ini disebabkan penggunaan etelin glokol dan dietelin glikol pada sirup.

Jika ditemukan kasus ginjal akut, warga diarahkan mendatangi fasilitas kesehatan terdekat. (udi)

Srikandi Ganjar Jatim Ajak Perempuan Memulai Usaha

0

Mojokerto, (pawartajatim.com) – Relawan Srikandi Ganjar Jawa Timur/Jatim mengajak para perempuan untuk berani memulai usaha. Ajakan tersebut disampaikan para relawan dalam acara seminar bertajuk ‘Make Your Own Goal: Care about Beauty, Care about Career’ yang digelar di Banjaragung, Kecamatan Puri, Mojokerto, Rabu (19/10).

Peserta seminar diedukasi untuk bisa mematahkan konstruksi sosial yang menganggap bahwa dunia wirausaha hanya cocok untuk pria. Para perempuan tidak wajib memenuhi ekspektasi sosial yang mengharuskan mereka hanya bisa memilih dua peran: menjadi istri dan/atau ibu.

“Wanita dirasa terlalu lemah untuk bisa bertahan, apalagi bersaing dengan pria di dunia usaha. Padahal peran perempuan sangat strategis. Jadi sesuai dengan tema kita pada hari ini, bagaimana kita mengenalkan pada perempuan bahwa mereka bisa berkarir, sekaligus menjadi istri dan ibu yang baik,” kata Koordinator Wilayah (korwil) Srikandi Ganjar Jatim, Cindy Maghriza.

Cindy menjelaskan, banyak manfaat yang didapat bila kaum perempuan berani menjadi pelaku usaha. Lewat usaha, para perempuan bisa mengangkat taraf hidup dirinya, keluarga, dan masyarakat di sekitarnya. Bila usahanya berkembang, perempuan bisa membuat lapangan pekerjaan untuk masyarakat.

Srikandi Ganjar Jatim Memulai Usaha salon. (foto/ist)

Selain dalam bidang usaha, Srikandi Ganjar juga mengajak para perempuan untuk percaya diri dengan kecantikannya. Lewat kompetisi dan tutorial merias wajah, para relawan Srikandi Ganjar juga mengedukasi para perempuan untuk bisa merawat diri.

‘’Disini kita ingin meluruskan dua peran perempuan yang harus disinergikan, yaitu career and beauty. Peran ini memang berat bagi sebagian banyak wanita,” ucap Cindy. Ia mengatakan, kegiatan yang dilakukan para relawan terinspirasi dari Ganjar Pranowo.

Ganjar dikenal sebagai pemimpin yang selalu memperjuangkan nasib dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk kaum perempuan. Hal ini, menurut Cindy, terbukti dari banyaknya apresiasi dan penghargaan yang diterima Ganjar dalam program pemberdayaan perempuan dan keseriusan mengimplementasikan pengarusutamaan gender.

Penghargaan tersebut salah satunya diberikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dalam  event ASEAN Ministerial Meeting on Women (AMMW). Sementara itu, enterpreuner sukses asal Mojokerto Regina Oktavianasalah, menjelaskan, dirinya sangat mengapresiasikan kegiatan yang dilakukan Srikandi Ganjar Jatim.

Menurut dia, seminar tersebut sangat bermanfaat bagi para wanita muda di Mojokerto. “Manfaatnya ini sangat banyak. Bisa menginspirasi wanita-wanita di sini untuk sukses, menambah wawasan bahwa wanita juga bisa memimpin sebuah usaha. Untuk wanita-wanita milenial, harus fokus dan punya tujuan bila ingin memulai usaha,” ujar Regina. (rid)

Tukang Becak Peraih Medali Emas SEA Games, Diangkat Gubernur Jadi Pegawai Bapenda

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Gubernur Jawa Timur/Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menyerahkan bantuan zakat produktif bagi para pelaku usaha ultra mikro di kawasan Kabupaten Gresik, Senin (17/10).

Penyerahan zakat produktif itu dilakukan Gubernur Khofifah di sela peresmian Kantor Bersama Samsat Gresik di Jalan Wahidin Sudirohusodo Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik. Salah satu penerima zakat produktif dari Gubernur Khofifah adalah Suharto, mantan atlet balap sepeda peraih medali emas pada SEA Games 1979 yang sebelumnya selama puluhan tahun menjalankan profesi sebagai tukang becak merangkap pemulung.

Kini, mantan atlet tersebut telah diangkat oleh Gubernur Khofifah sebagai pegawai Bapenda sebagai pegawai di UPT Bapenda Gresik. “Dua hari sebelum lebaran Idul Fitri Mei lalu  saya keliling daerah.

Sampai di Gresik sudah saat buka puasa. Saya berbagi makanan berbuka sembari bagi sembako untuk penarik becak,” kata Khofifah yang diunggah dalam akun instagramnya “Saat itu diantara penarik becak ada yang angkat tangan bersuara lantang bahwa beliau pernah meraih medali emas pada SEA GAMES juga medali perak open turnamen sepeda balap di Thailand dan China.  Namanya Suharto. Saat itu beliau penarik becak merangkap pemulung,” lanjutnya.

Ketika ditanya nomor handphonenya agar bisa berkoordinasi untuk tindak lanjut pemberian intervensi, Suharto, menjawab bahwa ia tidak memiliki ponsel. Maka Gubernur Khofifah, meminta alamat dimana Suharto, tinggal kesokan harinya dikirimkanlah ponsel untuk Suharto.

Gubernur Khofifah, tak lantas diam, ia segera meminta Kepala Bapenda Jatim untuk menindaklanjuti. Tak hanya diberikan ponsel genggam saja, namun Khofifah, juga memberikan Suharto, pekerjaan tetap yang lebih layak.

“Keesokan harinya beliau ditemui Kepala Bapenda dan diajak menjadi karyawan Bapenda di UPT Gresik. Alhamdulillah sampai saat ini beliau sehat,” tegas Gubernur Khofifah. Terhitung sejak Mei 2022, Suharto, resmi diangkat untuk bekerja sebagai petugas keamanan di UPT Bapenda Gresik.

Sebagaimana diketahui, Suharto, ini sempat viral akibat kondisi hidupnya yang memprihatinkan. Pasalnya, prestasi Suharto, saat muda begitu gemilang. Ada sederet prestasi yang telah ia torehkan sebagai atlet balap sepeda.

Di tahun 1976, Suharto diketahui meraih juara 2 perorangan dan beregu 2000 km di Thailand. Kemudian di tahun 1977 Suharto berhasil memecahkan  rekor PON Nasional untuk nomor nomor individual time trial (ITT) dan team pursuit.

Di tahun 1978 Suharto juga sempat mengikuti Olympiade di Montreal Jerman namun kurang beruntung dan tidak dapat nomor juara karena ia mengalami kecelakaan saat mengayuh sepeda di sana. Tidak hanya itu di tahun 1978 ia juga juara 3 Open Turnanen di China, serta juara 1 di Sea Games Kualalumpur tahun 1979.

Namun, dengan prestasi segudang, di masa tuanya, Suharto justru menghidupi keluarga dengan mengayuh becak bahkan juga memulung untuk mencari nafkah. Sebagaimana diketahui Suharto sempat menjadi tukang becak sejak selama 20 tahun lalu.

Tentu hal ini menjadi hal yang begitu kontras. Kondisi Suharto itulah yang membuat Gubernur Khofifah, terenyuh sehingga diberikan perhatian. Dalam kesempatan ini, Suharto, turut menjadi penerima zakat produktif lantaran selain menjadi pegawai UPT Bapenda di Gresik, ia saat ini juga berjualan kopi di malam hari sebagai usaha menambah penghasilan.

“Kegigihan Pak Suharto, layak untuk ditiru. Masa mudanya beliau sungguh gemilang prestasinya. Semoga kita semua dilimpahkan rizki yang lancar barokah oleh Allah SWT,” tutur Gubernur Khofifah.

Dalam kesempatan itu, Suharto juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan testimoninya. Secara khusus Suharto menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Gubernur Khofifah.

“Terima kasih Ibu Gubernur. Alhamdulillah saat ini hidup saya jauh lebih baik. Ini semua berkat perhatian ibu gubernur,” tutur Suharto, bapak tiga anak ini. Ia menceritakan bahwa ia atlet balap sepeda yang berhasil mengibarkan merah putih di luar negeri. Namun ia menyatakan bahwa selama ini ia kurang mendapatkan perhatian.

“Maka saya pindah ke Gresik dan alhamdulillah bertemu dengan Ibu Gubernur Khofifah, dan diberi pekerjaan di Bapenda. Terimakasih Bu Khofifah telah menyambung nyawa saya,” tegasnya. “Sebelum kerja di Bapenda saya tukang becak, juga jadi pemulung cari rongsokan di jalan. Lalu ketemu ibu Gubernur saat membagi sembako, saya cerita prestasi pertasi saya. Saat ditanya nomor hp saya nggak punya, besoknya langsung dikirim hp, dan berlanjut hingga diberi pekerjaan,” urainya.

Untuk itu ia mengucapkan banyak terima kasih pada Gubernur Khofifah atas semua perhatian yang ia berikan. Menurutnya perhatian Gubernur Khofifah sangat berarti hingga mengubah taraf hidupnya dan keluarga. (dra)

Sekar Jagad Indonesia Rayakan Maulid Nabi 23 Oktober 2022

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Jami’yah Istighotsah Sekar Jagad Indonesia akan melaksanakan perayaan dan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW pada pukul 19.00 Minggu (23/10) mendatang. Peringatan tersebut bagi umat muslim adalah penghormatan dan pengingatan kebesaran serta keteladanan Nabi Muhammad SAW dengan berbagai bentuk kegiatan budaya, ritual dan keagamaan.

Pendiri Jami’yah Istighotsah Sekar Jagad Indonesia, KH Mochammad Jaelani Salim, mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW telah berhasil menjadi suri tauladan Umat Islam dalam berperilaku, karena sudah dicontohkan semasa hidupnya.

“Maka Spirit Maulid Rasullullah 1444 H / 2022 M  Adalah Menebar Cinta Kasih, Menjalin Ukhuwah Islamiyyah,” kata KH Mochammad Jaelani Salim, di Surabaya Rabu (19/10). Makna Maulid Nabi Muhammad SAW adalah sebagai pengingatan kebesaran dan keteladanan Nabi serta momentum penyemangat untuk menyatukan semangat dan gairah keislaman.

Pelaksanaan kegiatan Istighotsah tersebut rencananya dipimpin KH. Drs. Abdul Mutholib, AM. MM, Ketua Da’i Polda Jatim. Akan berlangsung di Padepokan Sekar Jagad Indonesia, Jalan Merah Delima 4 Blok E No. 62 Driyorejo Kota Baru Gresik.

Jami’yah Istighotsah Sekar Jagad Indonesia  juga menghimbau umat muslim, khususnya di Kota Surabaya dan Gresik ikut serta menghadiri dan merayakan kebersamaan dalam acara tersebut. “Hikmah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat dihidupkan oleh umat dalam semangat juang dengan cara mempertebal kecintaan umat kepada Rasulullah,” ujar KH. Mochammad Jaelani Salim. (aan)