Ritual Tolak Balak, Warga Osing Kemiren Gelar Tumpeng Sewu

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com)  – Warga Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi menggelar tradisi tumpeng sewu, Minggu (3/7) malam. Ritual ini bertujuan menolak balak, mendoakan desa dari mara bahaya.

Tradisi ini merupakan kegiatan turun temurun, rutin digelar sebelum datangnya Idul Adha. Prosesi tumpeng sewu dimulai sejak pagi. Warga suku Osing ini menjemur kasur di depan rumah masing-masing.

Maknanya, membersihkan segala kekotoran dalam rumah. Kemudian, menjelang sore, digelar barong ider bumi. Kesenian barong diarak berkeliling kampung. Arak-arakan berakhir di pusat desa. Selama arak-arakan barong, warga seluruhnya keluar rumah.

Mereka duduk rapi di depan rumah masing-masing sambil menyediakan tumpeng. Jenis tumpengnya menggunakan makanan khas pecel pitik. Bahannya, ayam panggang diramu dengan sambal kelapa. Ritual ditandai dengan doa yang dibacakan sesepuh kampung.

Doa ini memohon perlindungan Yang Maha Kuasa agar dijauhkan dari segala bahaya. Selama prosesi, warga juga memasang obor di depan rumah. Suasananya terasa religius. “Ini adalah ritual warisan leluhur. Kami, selalu menggelarnya setiap tahun,” kata Suhaimi, sesepuh Desa Kemiren.

Yang unik, selama prosesi, warga dari luar desa juga berdatangan. Mereka bebas ikut menyantab tumpeng. Sejumlah wisatawan luar kota juga berdatangan. Apalagi, ritual tumpeng sewu masuk dalam agenda pariwisata di Banyuwangi.

“Kegiatan di Kemiren ini tidak lagi menjadi ritual, tapi atraksi wisata. Ciri khas adat ini yang dicari wisatawan,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, MY Bramuda. (udi)

Pria asal Banyuwangi Diundang Haji Pemerintah Arab Saudi, Begini Kebiasaannya Sehari-hari

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Ahmad Kholil (49), pria asal Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi yang diundang ibadah haji  Pemerintah Arab Saudi, dikenal sebagai pengurus mushola.

Pria yang sehari-harinya berburu barang bekas ini hampir setiap hari menjadi imam ketika sholat berjamaah. Dia juga dikenal sebagai keluarga santri. Sejak remaja, Kholil, panggilan akrabnya sudah masuk pondok pesantren. Begitu juga saudara-saudaranya.

“Jadi, Kholil itu memang menjadi pengurus mushola, kalau sholat berjamaah selalu menjadi imam,” kata Mahfud Syamsul Hadi, kakak Kholil, Minggu (3/7) . Tak ada firasat apapun dari keluarga jika Kholil, akan ketiban berkah.

Namun, sejak remaja, Kholil, memang bermimpi bisa berangkat haji. Meski, penghasilannya pas-pas-an. Dia juga rajin bekerja hingga larut malam. Ketika siang, Kholil, berburu kardus bekas, termasuk sepeda bekas.

Begitu malam, dia mengecat sepeda bekas itu untuk dijual lagi. “Kalau ditegur jika bekerja sampai malam, jawabnya pasti biar bisa naik haji,” jelas Mahfud. Kini, Kholil sudah menjalankan prosesi haji di Mekkah.

Bahkan, sudah mengikuti towaf. Keluarga juga menggelar doa di rumah, berharap Kholil, bisa mengikuti rangkaian haji dengan lencar. “Kami juga terus berkomunikasi dengannya. Saat ini kondisinya sehat,” ujar Mahfud.

Rencananya, keluarga akan menggelar penjemputan di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, 31 Juli mendatang. Kholil mendapat undangan haji Furoda dari Pemerintah Arab Saudi dengan tidak sengaja.

Tahun 2019, dia dihubungi agen perjalanan haji untuk menyiapkan dokumen perjalanan. Karena pandemi, kabar itu diabaikan. Apalagi, tidak pernah merasa mendaftar. Kemudian, kabar serupa datang lagi Ramadhan 2022 lalu.

Dia diminta bersiap berangkat haji. Kabar ini sempat diabaikan lagi. Namun, pihak agen perjalanan kembali menghubungi setelah lebaran. Akhirnya, dengan waktu singkat Kholil, bisa berangkat ke tanah suci. (udi)

Kontrak Kinerja Disperinaker Surabaya, 3.000 Naker Ditarget Terserap Tahun ini

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Setelah beberapa dinas memaparkan Indikator Kinerja Operasional (IKO) dalam kontrak kinerjanya, kini giliran Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya yang memaparkan kontrak kinerjanya. Salah satu target Disperinaker itu adalah 3.000 tenaga kerja wajib terserap di tahun 2022 ini.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya Achmad Zaini, menjelaskan ada tiga bidang yang harus dicapai selama tahun 2022 ini. Pertama, penempatan pencari kerja ditargetkan 3 ribu terserap di tahun 2022 ini. Jumlah ini lebih tinggi dari target tahun lalu 2021 yang hanya sekitar 2.815 tenaga kerja.

“Untuk mencapai target ini, kami sudah melakukan tiga program, yaitu program Padat Karya yang berkolaborasi dengan berbagai dinas di Pemkot Surabaya, lalu kita juga sudah meluncurkan aplikasi ASSIK (Arek Suroboyo Siap Kerjo) yang menghubungkan antara perusahaan dengan para pencari kerja, dan juga kita beberapa kali menggelar Job Fair yang langsung mempertemukan perusahaan dengan para pencari kerja,” kata Zaini di ruang kerja, Sabtu (2/7).

Ia memastikan bahwa 3 ribu tenaga kerja yang harus diserap itu tidak hanya dibiarkan begitu saja masuk ke perusahaan. Namun, mereka dilatih dan dibina terlebih dahulu oleh Disperinaker hingga mereka dapat sertifikat.

“Jadi, mereka itu tenaga profesional ketika sudah masuk ke berbagai perusahaan, karena sudah mengantongi sertifikat di bidangnya masing-masing,” tegasnya. Zaini bersyukur karena target itu perlahan sudah terealisi.

Ia membeberkan data bahwa pada bulan Januari sudah ada 261 tenaga kerja yang terserap, Februari 269 tenaga kerja, Maret 327 tenaga kerja, April 365 tenaga kerja, Mei 461 tenaga kerja, dan Juni 180 tenaga kerja.

“Total hingga bulan Juni ini, kami menargetkan 1.844 tenaga kerja yang terserap, dan alhamdulillah sudah terserap sebanyak 1.863 tenaga kerja atau sekitar 101,03 persen. Kami juga yakin bahwa di akhir tahun 2022, target 3.000 itu akan terlampaui, pasti lebih dari 3.000,” tegasnya.

Kedua, waktu tanggap penanganan perselisihan hubungan industrial ditargetkan selesai kurang dari 2 hari kerja. Menurutnya, perselisihan hubungan industrial itu adalah perbedaan pendapat yang mengakibatkan pertentangan antara pengusaha atau gabungan pengusaha dengan pekerja atau buruh atau serikat pekerja/serikat buruh karena adanya perselisihan mengenai hak, perselisihan kepentingan, perselisihan pemutusan hubungan kerja, dan perselisihan antar serikat pekerja/serikat buruh dalam satu perusahaan.

“Dalam hal ini, alhamdulillah target kami sudah memenuhi, karena dari Januari sampai Juni sudah ada 88 perselisihan yang ditangani dan penanganan perselisihan itu berhasil diselesaikan kurang dari 2 hari,” tegasnya.

Ketiga, pembinaan dan pengawasan terhadap perusahaan industri, khususnya industri kecil dan menengah. Pembinaan dan pengawasan itu berupa pengecekan administrasinya, kesesuaian terhadap perizinan, cek lokasi, informasi perindustrian (termasuk ketenagakerjaan, peralatan dan sebagainya), serta pemenuhan/kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dibidang perizinan berusaha.

“Jadi, kalau belum ada izinnya kita dorong dan bina untuk mengurus izinnya, kalau sudah ada izinnya kita bina untuk masuk e-peken, BPOM, dan juga SNI, bahkan kita juga bantu pemasarannya supaya meningkat,” kata Zaini.

Menurut dia, setiap bulan Disperinaker menargetkan 68 industri yang dibina dan dilakukan pengawasan. Ia juga bersyukur karena target 68 industri itu sudah tercapai setiap bulannya. Pada Januari, pihaknya sudah melakukan 88 pembinaan dan pengawasan terhadap industri, Februari sudah melakukan 68 pembinaan dan pengawasan terhadap industri, Maret sudah melakukan 85 pembinaan dan pengawasan terhadap industri.

Selanjutnya pada April sudah melakukan 85 pembinaan dan pengawasan terhadap industri, Mei melakukan 68 pembinaan dan pengawasan terhadap industri, dan bulan Juni sudah melakukan 75 pembinaan dan pengawasan terhadap industri. “Total sudah ada 469 industri yang kita bina dan awasi mulai Januari hingga Juni,” tegasnya.

Meskipun semua targetnya sementara ini sudah tercapai, ia memastikan dinasnya akan terus bekerja keras untuk melampaui berbagai target kinerja itu. “Kami akan terus bekerja keras untuk memberikan yang terbaik kepada warga Kota Surabaya,” pungkasnya. (ko)

Tampung Sambatan Warga, Wali Kota Ingin Pelayanan Tuntas 7 Menit

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, kembali menggelar temu bareng warganya, Sabtu (2/7). Dalam acara “Wayahe Wadul Nang Cak Eri” di lantai 1 Kantor Balai Kota itu, ia didampingi oleh jajaran Kepala PD, Camat dan Lurah.

Berbagai keluhan disampaikan oleh warga Surabaya, diantaranya masalah pekerjaan, sekolah, juga ada yang wadul soal tanah, serta ada yang tanya prosedur pelayanan di Kantor Kelurahan dan Kecamatan.

Wali kota yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi, itu mengatakan seusai acara, beberapa warga juga ada yang tanya pelayanan administrasi di kecamatan.  “Ternyata tadi teman – teman (lurah dan camat) ada yang tidak berani mengeluarkan surat keterangan terkait tanah, jadi tidak bisa seperti itu, kalau memang dasarnya buku kretek, maka keluarkan surat keterangan itu sesuai kertas kretek. Ada juga tadi yang soal perceraian tapi tidak bisa pindah alamat KTP,” kata Cak Eri.

Cak Eri, menyampaikan, keluhan itu akan segera diselesaikan oleh masing – masing lurah dan camat setelah sambat ke dirinya. Begitu pula dengan Sekretaris Daerah, Asisten dan Kepala PD yang hadir, juga turut menampung keluhan warga yang disampaikan hari ini.

Saat di lokasi, Cak Eri, meminta kepada jajarannya agar pelayanan publik di kantor dinas perizinan, kelurahan dan kecamatan itu sebisa mungkin tuntas dalam waktu singkat. Ia menerangkan, nantinya di setiap kantor pelayanan akan diberi durasi pengurusan.

Misalnya, dalam mengurus administrasi kependudukan, harus dilayani maksimal paling lama 7 menit dan seterusnya. “Saya minta kepada jajaran asisten dan sekda untuk setiap pelayanan di kelurahan dan kecamatan maupun di dinas perizinan, itu nanti ada keterangan durasinya. Mengurus surat keterangan ahli waris setelah sekian menit, mengurus ini dan itu berapa menit sehingga nanti itu tahu kepuasan pelayanan masyarakat,” jelas Cak Eri.

Dia menegaskan, durasi pelayanan masyarakat itu berhubungan dengan kontrak kinerja dinas perizinan, camat dan lurah. Karena di dalam kontrak kinerja dinas perizinan, camat dan lurah itu harus bisa memberikan kepastian dan solusi ke warga.

“Jadi sambatan (curhatan) warga ini bisa saya jadikan penilaian, sesuai tidaknya dengan yang dituliskan di kontrak kinerja,” tegasnya. Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota itu, juga menanggapi persoalan adanya warga yang belum mendapat pekerjaan, namun belum tercatat kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kecamatan Kenjeran.

Menurutnya, warga yang belum mendapat pekerjaan itu belum tentu masuk kategori MBR, karena kategori MBR bukan hanya dilihat dari satu sisi saja. “Lah akhir-akhir ini ada, warga sudah punya kendaraan, punya rumah, tapi nggak duwe kerjoan (tidak punya pekerjaan), nah ini jangan masuk MBR. Dengan adanya hal ini, maka memberikan lapangan pekerjaan, salah satunya dengan memanfaatkan lahan pemkot,” jelasnya.

Yang kedua, sambungnya, apabila warga itu memang kategori MBR maka akan terkoneksi dengan lapangan pekerjaan yang disediakan oleh Pemkot Surabaya, akan tetapi meskipun buka kategori MBR, warga juga memanfaatkan lahan/aset pemkot.

“Maka dari itu, jangan sampai masyarakat nggak punya pekerjaan lalu ingin masuk ke MBR, dari dampak Covid-19 kemarin, yang tidak punya kerjaan jadi dimasukkan kategori MBR. Nah tugas kita harus dikeluarkan satu – satu biar tidak menjadi MBR,” urainya.

Diketahui, dalam pertemuan antara Cak Eri bersama warga kali ini paling banyak yang mengeluhkan soal pelayanan banyak dari wilayah Kecamatan Kenjeran. Saat di lantai 1 Lobby Kantor Balai Kota, total ada 14 warga Kenjeran yang sambat satu per satu kepada Cak Eri, mulai soal pekerjaan, tanah, dan pelayanan administrasi.

Sementara itu, Camat Kenjeran Nono Indriyatno menanggapi sigap dan mendata warganya. Nono menjelaskan, di wilayah kerjanya itu sudah ada beberapa aset yang bisa dimanfaatkan untuk lahan Padat Karya (Pakar).

“Ada pertanian, perikanan dan peternakan unggas, itu juga sudah berjalan. Kami bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) untuk memberdayakan warga di wilayah kami,” kata Nono.

Nono, menyampaikan ke masyarakat, untuk tidak sungka sambat ke dirinya ketika ada permasalahan atau kendala ketika ada pelayanan yang kurang baik. Selain itu, dirinya juga meminta lurah dan Ketua RW di wilayah kerjanya untuk menampung dan mencarikan solusi agar warga tidak merasa kebingungan.

“Alhamdulillah 14 orang itu tadi kami tampung aspirasinya dan kebanyakan meminta diberi lapangan pekerjaan dan diberdayakan untuk memanfaatkan aset milik pemkot. Untuk yang belum mendaftar MBR akan kami tindak lanjuti,” pungkasnya. (ko)

Wali Kota Sediakan Lapangan Pekerjaan untuk 35.000 KK Penghuni Rusunawa Agar Lolos MBR

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Di Surabaya saat ini kurang lebih ada 4000 kepala keluarga (KK) yang mengantre masuk ke dalam rumah susun sederhana sewa (Rusunawa). Banyaknya permintaan masuk ke dalam rusunawa itu, karena ada warga yang mengaku Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), maka dari itu Pemerintah Kota (Pemkot) melakukan seleksi terlebih dahulu melalui pendataan.

Apa saja persyaratannya? Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, mengatakan, warga yang boleh menempati rusunawa harus masuk dalam kategori MBR. Menurutnya, jika tidak sesuai dengan kategori itu, maka tidak akan bisa masuk ke dalam rusunawa.

“Rusun ini kan dibangun oleh pemkot, untuk siapa? Pastinya untuk MBR. Harusnya, ketika ada yang masuk ke rusunawa itu dipantau oleh pemkot, karena kami punya target setiap menempati rusunawa harus lulus dari MBR dalam waktu 2 tahun,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Sabtu (2/7).

Wali kota yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu menegaskan, apabila penghuni rusunawa sudah mempunyai penghasilan tetap dan memiliki kendaraan, maka harus keluar. Tujuannya, agar rusunawa itu nantinya ditempati oleh warga MBR baru.

“Jika tidak keluar dan menghuni puluhan tahun, artinya yang gagal kan itu pemerintahnya, tidak bisa mensejahterakan umatnya, makannya kita harus berani punya target itu,” ucap Cak Eri. Ia menyampaikan kepada masyarakat, bagi yang sudah lolos dari kategori MBR dan tidak lagi bisa menghuni rusunawa, sebagai opsinya Pemkot Surabaya menyediakan rumah susun sederhana milik sendiri (Rusunami).

Nantinya, rusunami yang disediakan itu bisa dibeli dengan cara diangsur dan dimiliki, begitu dengan biaya operasionalnya yang juga ditanggung oleh masing – masing penghuni rusunami. Eri menjelaskan, saat ini sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk membuat rusunami yang nantinya digunakan tempat tinggal warga selain MBR.

Oleh sebab itu, ia meminta warganya bersabar dan jangan sampai ada yang mengaku – aku sebagai MBR demi bisa tinggal di rusunawa. “Kalau semua me-MBR-kan diri, kayak tadi ada warga yang minta rusunawa, tapi bukan kategori MBR, ya jangan. Apa lagi ada yang gajinya Rp 4 juta lebih, lah yang tinggal di rusunawa itu loh ada yang nggak punya kerjaan, kok minta masuk ke rusun,” sebutnya.

Agar masyarakat tidak salah persepsi, Cak Eri bertekad membangun pola pikir warganya untuk mandiri yaitu menyediakan lapangan pekerjaan dengan menggunakan aset pemkot dijadikan tempat Padat Karya (Pakar).

Selain itu, ia menambahkan, pemkot juga melakukan pendataan ulang MBR di setiap kecamatan dan kelurahan. Sehingga ketika sudah ada pembaruan data, pemkot bisa memprioritaskan warga MBR untuk tinggal di rusunawa.

“Jadi kita harus bangun mental masyarakat terlebih dulu. Kita berikan pekerjaan kepada sekitar 35.000 KK kategori MBR yang terdata itu, sehingga ketika sudah mendapatkan pekerjaan dan punya pendapatan per kapita, kemudian penghasilannya itu bisa digunakan untuk kontrak rumah sendiri atau membeli rusunami, setelah lulus dari MBR,” pungkasnya. (ko)

SRPB Jatim Ikut Pelatihan BLS di HUT Hipgabi ke-13

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Tim Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jatim yang terdiri dari 10 relawan dari berbagai organisasi mitra, mengikuti pelatihan Basic Life Support (BLS) atau Dukungan Hidup Dasar, Sabtu, (2/7). Kegiatan ini memang diperuntukkan bagi unit kegiatan mahasiswa, ekstrakurikuler siswa, dan relawan kebencanaan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat dalam rangka HUT Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (Hipgabi) Jatim ke-13. Tim SRPB Jatim bersama para relawan dari Relindo, Forum Kader Bela Negara (FKBN), Mahagana UINSA, Human Initiative, SRPB Kota Pasuruan, LPBNU Kota Pasuruan, R-Kompas, dan beberapa organisasi relawan lainnya ikut aktif dalam pelatihan ini.

Sekitar 100 peserta ikut dalam kegiatan yang diadakan di depan kantor manajemen Universitas Airlangga, Kampus C, Jalan Ir Soekarno, Mulyorejo, Surabaya. “Pelatihan ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan kami. Selain itu, tentunya menambah teman-teman relawan,” ungkap Adib Yahya, salah satu peserta dari Santri Tanggap Bencana (Santana) Pondok Pesantren Sumber Pendidikan Mental Agama Allah (SPMAA).

Dengan mengikuti pelatihan ini, lanjut Adib, ia tahu perkembangan BLS, terutama selama pandemi Covid-19 ini. Menurutnya, dalam pelatihan pijat jantung selama Covid-19 tidak dilakukan pemberian nafas dari mulut ke mulut.

Materi pelatihan kali ini memang lebih difokuskan pada pijat jantung. Peserta diberikan kesempatan satu per satu untuk praktik pijat jantung. Peserta tampak antusias mengikuti pelatihan ini hingga akhir acara. (rizki)

Kunjungi Lulu Group International di Abu Dhabi, Mendag Dorong Produk UKM Indonesia Tembus Pasar Timur Tengah

0

Abu Dhabi, (pawartajatim.com) – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, melakukan kunjungan ke kantor Lulu Group International sekaligus ritel modern Lulu Hypermarket di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) Kamis (30/6). Pada kunjungan ini, Mendag Zulhas mendorong produk Indonesia, khususnya produk usaha kecil dan menengah (UKM) semakin menembus pasar Timur Tengah, khususnya di UEA.

“Diharapkan pengusaha Indonesia, khususnya UKM lebih mendapat kesempatan dalam memenuhi pasar Timur Tengah. Sehingga semakin banyak produk lokal yang go internasional,” kata Mendag Zulhas.

Menurut dia, peran jaringan Lulu Group International, khususnya Lulu Hypermarket sangat strategis dalam membantu produk UKM Indonesia memasuki pasar UEA. Untuk itu, diharapkan fasilitasi dan bantuan dari Lulu Hypermarket dalam memenuhi persyaratan pasar di UEA.

“Lulu Hypermarket dapat memberikan bimbingan teknis dan promosi bagi pelaku usaha Indonesia khususnya UKM. Selain itu, dapat menyampaikan informasi detail terkait kebutuhan produk di pasar UEA termasukdalam pelabelan, pengemasan, pendistribusian, dan pembagian segmentasi pasar,” jelas Mendag.

Kemendag, kata dia, juga akan memfasilitasi para pelaku usaha dan produsen Indonesia yang telah  terkurasi untuk bisa memasarkan produknya melalui jaringan Lulu International. Tidak hanya di pasar Uni Emirat Arab, tapi juga di seluruh dunia.

“Kemendag juga akan membuka akses pasar langsung antara Lulu Group International dengan para pelaku UKM,” tambah Mendag Zulhas. Lulu Group International merupakan salah satu perusahaan yang memiliki jaringan pemasaran ritel yang tersebar di seluruh kawasan Timur Tengah dan  memiliki 218 gerai di seluruh dunia.

Selama periode 2019—2020, ekspor Indonesia ke Uni Emirat Arab melalui Lulu Hypermarket  mencapai USD 7,5 Juta. Beberapa produk ekspor Indonesia yang masuk dalam jaringan ritel Lulu  Hypermarket diantaranya produk pakaian, buah-buahan segar, kertas, peralatan makan dan peralatan dapur, udang, dan cokelat.

Perjanjian Bisnis dengan Lulu Group International pada kunjungan ini Mendag Zulhas, didampingi Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Djatmiko Briss Witjaksono, Direktur Perundingan Bilateral Johni Martha juga melakukan pertemuan dengan Executive Director Lulu Group International Ashraf Ali.

Pada kesempatan ini, Pihak Lulu Grup International sepakat untuk mendatangkan lebih banyak produk Indonesia untuk dipasarkan di seluruh ritel Lulu Hypermarket. Sebelumnya, Kemendag  telah  menjalin kerja sama promosi dengan Lulu Group International yang dituangkan dalam nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di Dubai, Uni Emirat Arab, pada  penutupan  Expo 2020 Dubai Rabu (30/3) lalu.

Penandatanganan MoU ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan penutupan Paviliun Indonesia pada Expo 2020 Dubai yang telah digelar selama enam bulan. Implementasinya MoU tersebut, Kemendag telah melakukan penjajakan kesepakatan bisnis (business matching) secara hibrida dengan lima lini usaha yang dimiliki Lulu Group International yang terdiri dari produk  dekorasi  rumah, garmen, buah-buahan, barang kebutuhan sehari-hari, dan peralatan  rumah tangga.

“Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan akan menjadi langkah nyata untuk mengimplementasikan kerja sama dan langkah awal bagi masuknya produk-produk UKM Indonesia ke pasar Timur Tengah melalui jaringan ritel Lulu Group International,” tutup Mendag Zulhas. (bw)

Tjahjo Kumolo, Sosok Politisi yang Demokratis, Bijak, Tegas dan Rendah Hati

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Indonesia berduka. Salah seorang anggota kabinet Indonesia Bersatu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo, meninggal dunia, karena sakit Jum’at (1/7).

Dimata Gubernur Jawa Timur/Jatim, Khofifah Indar Parawansa, almarhum Tjahjo Kumolo, sebagai sosok politisi yang sangat bersahabat, pekerja keras, dan rendah hati. “Saya mengenal beliau sejak di KNPI. Pernah sama-sama di DPR RI dan juga menjadi menteri di periode pertama Presiden Jokowi,” kenang Khofifah.

“Saat saya menjadi Mensos beliau pernah berpesan kepada saya untuk terus bersama-sama menyisir unregistered people. Sehingga mereka yang eligible akan mendapatkan program perlindungan sosial,” tambahnya.

“Atas nama masyarakat Jawa Timur, juga atas nama keluarga, saya menyampaikan  turut berdukacita dan berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya Bapak Tjahjo Kumolo, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB),” ungkap Khofifah, di Surabaya.

“Hari Jum’at adalah hari yang baik. InsyaAllah beliau husnul khatimah. Mari kita semua doakan almarhum, semoga Allah SWT menempatkan ditempat terbaik disisi-Nya,  diterima semua amal ibadahnya, diampuni semua  khilafnya, dan dilapangkan kuburnya. Semoga keluarganya  juga diberikan kesabaran, ketabahan dan keikhlasan. Aamiin,” tambah Khofifah.

Seperti diketahui, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo, meninggal dunia usai menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta sejak beberapa hari yang lalu. Tjahjo, wafat setelah berjuang melawan infeksi paru-paru. (bw)

Perjanjian Indonesia – UAE CEPA, Upaya Tingkatkan Ekspor ke Kawasan Teluk dan Timur Tengah

0

Abu Dhabi, (pawartajatim.com) – Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia–Uni Emirat Arab  (Indonesia–United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement,  atau IUAE–CEPA)akhirnya ditandatangani hanya berselang 9 bulan sejak diluncurkan menteri perdagangan kedua negara. Pencapaian ini sesuai dengan target yang diberikan oleh kedua kepala negara,yaitu terselesaikannya perundingan dalam waktu kurang dari satu tahun.

Penandatanganan IUAE–CEPA dilakukan Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan dan Menteri Ekonomi Uni Emirat Arab (UEA) Abdulla bin Touq Al Marri. Penandatanganan dilakukan bersamaan dengan kunjungan kerja Presiden RI, Joko Widodo.

Penandatanganan IUAE–CEPA menjadi momentum bersejarah karena ini kali pertama Indonesia memiliki perjanjian dagang dengan negara di Kawasan Teluk. “Bapak Presiden menyambut positif  penyelesaian persetujuan IUAE–CEPA.Persetujuan ini menjadi pintu masuk Indonesia ke UEA yang merupakan hub untuk meningkatkan  ekspor  ke negara-negara  tujuan  nontradisional seperti  di  kawasan  Teluk, Timur Tengah, Afrika dan Asia Selatan,” kata Mendag Zulhas di Abu Dhabi Kamis (30/6).

Penyelesaian IUAE–CEPA sekaligus menjadi momentum yang tepat untuk pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19. Covid-19  membuat hampir seluruh negara di dunia mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi.

”Kita harap bersama ketika IUAE–CEPA ini diimplementasikan, peningkatan kinerja  sektor  perdagangan dan investasi yang didorong  melaluiI UAE–CEPA dapat semakin  mengakselerasi upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 serta meningkatkan daya saing Indonesia,” imbuh Mendag Zulhas.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan  Djatmiko Bris Witjaksono, menyatakan, perundingan IUAE–CEPA sangat bermanfaat bagi  Indonesia.

Salah satualasannya adalah terbukanya akses pasar ke UEA melalui penurunan dan  penghapusan  tarif bea masuk sekitar 94 persen dari total pos tarif dengan mekanisme penurunan secara langsung maupun bertahap saat perjanjian berlaku (entry into force).

Persetujuan IUAE–CEPA mencakup pengaturan dibidang perdagangan barang, perdagangan jasa, investasi, hak kekayaan intelektual, ekonomi Islam, ketentuan asal barang, prosedur kepabeanan dan fasilitasi perdagangan, kerja sama ekonomi, pengadaan barang dan jasa pemerintah, usaha kecil dan menengah, perdagangan digital, serta ketentuan hukum dan isu kelembagaan.

Isu ekonomi Islam dalam IUAE–CEPA ini juga menjadi satu catatan sejarah bagiIndonesia. Untuk kali  pertama, isu ekonomi  Islam/syariah dimasukkan sebagai salah satu cakupan persetujuan kemitraan ekonomi komprehensif dengan negara mitra dagang Indonesia.

Pengaturan pada bab terkait ekonomi Islam dalam IUAE–CEPA, yang merupakan terobosan  unik bagi Indonesia dalam upaya pengembangan kerja sama terkait ekonomi Islam.

Antara  lain melibatkan saling diakuinya sertifikasi halal masing-masing negara, usaha kecil dan  menengah, serta ekonomi digital. Masih dalam bab yang sama, turut diatur kerja sama pengembangan sektor ekonomi Islam yang mencakup bahan mentah, makanan dan minuman, obat-obatan dan kosmetik, modest  fashion, pariwisata, media dan rekreasi, serta pembiayaan Islami (Islamic finance),” ungkap Djatmiko.

Berdasarkan analisis Cost Benefitdan PrognosaIUAE–CEPA, dalam sepuluh tahun sejak entry into force (EIF), ekspor Indonesia ke UEA diproyeksikan  meningkat sebesar  USD 844,4  juta atau meningkat 53,90persen.

Selain itu, impor Indonesia dari UEA juga diproyeksikan meningkat sebesar 307,3 juta atau sekitar 18,26 persen. Hal tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengurangi defisit perdagangan dengan UEA.Setelah  ditandatangani, proses lebih lanjut adalah ratifikasi atau pengesahan IUAE–CEPA yang akan  dilakukan bersama oleh pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesa sebelum  akhirnya nanti dapat berlaku dan dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha kedua negara.

Sekilas perdagangan kedua pihak total perdagangan Indonesia–UEApada 2021 mencapai USD 4,0  miliar atau meningkat 37,88 persen dibandingkan tahun 2020 yang sebesar USD 2,9 miliar. Meskipun sempat turun pada 2019–2020, di tengah pandemi Covid-19ini, nilai perdagangan bilateral kembali naik signifikan.

Pada 2021, ekspor Indonesia ke UEA tercatat sebesar USD 1,9 miliar atau meningkat 52,15 persen dibandingkan ekspor tahun 2020 yang sebesar USD 1,2 miliar. Tren kenaikan ekspor Indonesia ke UEA selama 2017—2021 adalah 1,44 persen.

Sementara itu, tren kenaikan total perdagangan pada periode  yang sama adalah 0,44 persen. Komoditas ekspor utama Indonesia ke UEA yaitu barang perhiasan  dan bagiannya, minyak sawit   dan turunannya, kendaraan bermotor, apparatus (peralatan) elektronik untuk telepon seluler,dan apparatuspenerimaan untuk televisi.

Sementara itu, impor Indonesia dari UEA tahun 2021 tercatat sebesar USD 2,1 miliar atau meningkat 27,33 persen dibandingkan impor tahun 2020 yang sebesar USD 1,7juta. Komoditas impor utama Indonesia dari UEA yaitu produk setengah jadi dari besi atau baja, alumunium tidak ditempa, emas, sulfur, dan polimer propilena. (bw)

ASN di Banyuwangi Gelar Doa untuk Mendiang Tjahjo Kumolo

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com)- Kabar duka meninggalnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo membawa duka bagi warga Banyuwangi, termasuk kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Banyuwangi. Mereka menggelar shalat gaib dan doa untuk politisi PDIP tersebut di Masjid Babussalam di lingkungan Kantor Pemkab Banyuwangi, Jumat (1/7/2022) siang.

Doa untuk mendiang Tjahjo Kumolo dipimpin Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. Terakhir, almarhum melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi meresmikan warung NKRI, sebelum puasa lalu. “ Pak Tjahjo itu sosok menteri yang bersahaja dan banyak berkontribusi dalam kemajuan Banyuwangi,” kata Bupati Ipuk.

Salah satu kontribusinya adalah meresmikan Pasar Pelayanan Publik di Pasar Rogojampi dan Pasar Genteng. Inovasi ini dapat memberikan kemudahan masyarakat mengurus dokumen perizinan maupun administrasi kependudukan. “Berkat motivasi dan bimbingan dari Pak Tjahjo inilah, pasar pelayanan publik mampu menjadi penguat pelayanan publik, bahkan menjadi salah satu nominator inovasi pelayanan publik terbaik tahun ini,” terang Ipuk.

Setiap tahun Kemenpan-RB memiliki program Sinovik atau Sistem Informasi Pelayanan Publik berbasis kompetisi. Setiap lembaga pemerintah dari pusat hingga daerah diwajibkan mengirimkan sejumlah inovasi unggulannya. “ Beliau sangat konsen mendorong daerah-daerah berinovasi,” tegas Ketua Bidang Kerja Sama Daerah  Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) tersebut.

Tjahjo Kumolo beberapa kali berkunjung ke Bumi Blambangan. Di antaranya adalah meresmikan Warung NKRI (Wadah Akur Rukun Usaha Nurani Gelorakan NKRI) bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)  pada 20 Januari 2022. Ketika menjabat Menteri Dalam Negeri, Tjahjo menggelar pagelaran wayang kulit semalam suntuk di halaman Pemkab Banyuwangi dalam rangka sosialisasi Pemilu. Lalu, meresmikan Pasar Pelayanan Publik serta meninjau Mal Pelayanan Publik Banyuwangi. (udi)