Sinergi dengan APH, Kalapas Nunukan Hadiri Pemusnahan Barang Bukti di Kejaksaan

0

Nunukan, (pawartajatim.com) – Lapas Nunukan terus menjalin sinergitas yang baik dengan Aparat Penegak Hukum (APH). Hal ini ditandai dengan hadirnya Kalapas Nunukan, I Wayan Nurasta Wibawa, di acara Pemusnahan Barang Bukti yang dilaksanakan Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan, pada Kamis, (30/6) kemarin.

Acara pemusnahan dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Negeri Nunukan, Yudi Prihastoro dan di hadiri oleh Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid, bertempat di halaman kantor Kejaksaan Negeri Nunukan yang juga dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Nunukan.

Dalam Kesempatan giat ini Kalapas Nunukan menyampaikan bahwa, giat ini adalah salah satu bentuk sinergitas kami dalam pelaksanaan tugas masing-masing instansi. “Tentunya Pemusnahan ini dapat memberikan dampak positif bagi penegakkan hukum, khususnya di wilayah Kabupaten Nunukan,” tutur Wayan.

Adapun barang yang dimusnahkan adalah barang bukti perkara tindak pidana umum berupa narkotika, Senjata Tajam, Senjata Api, Handphone dan barang bukti lainnya yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.

Sementara itu, Kajari Nunukan, Yudi dalam sambutannya mengatakan bahwa pemusnahan barang bukti yang telah memiliki kekuatan hukum tetap kali ini merupakan barang bukti sejak Juli 2021 s/d Juni 2022.

Yudi menegaskan, kegiatan ini rutin dilaksanakan Kejaksaan Negeri Nunukan yang merupakan tindak lanjut dari tugas jaksa untuk mengeksekusi barang bukti terhadap perkara yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

“Adapun tujuan pemusnahan barang bukti adalah agar barang bukti tersebut tidak hilang maupun dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegas Yudi. (dra)

Lahir 1 Juli, Tahanan Polsek Sempu Dikado Kue Ulang Tahun

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Liyadi (35), seorang tahanan Polsek Sempu, Banyuwangi mendapat kejutan istimewa, Jumat (1/7) siang. Pria asal Jember ini diberi ucapan ulang tahun bersamaan Hari Bhayangkara oleh polisi.

Kaget bercampur haru terlihat dari wajah Liyadi, pria asal Jember, Jawa Timur/Jatim ini. Dia tak menyangka ketika pintu tahanan dibuka. Lalu, polisi menyanyikan lagu ulang tahun sambil menyodorkan kue tart.

“Ini pertama kali saya merayakan ulang tahun. Pak polisi memberikan hadiah ulang tahun,” kata Liyadi terharu. Kapolsek Sempu, AKP Karyadi, menegaskan, pihaknya sengaja memberikan ucapan ulang tahun ke tahanan sekaligus bersamaan Hari Bhayangkara. Kebetulan, tahanan tersebut lahir pada 1 Juli 1987.

“Harapannya, pemberian kue ulang tahun ini bisa memberikan kebahagiaan, meski masih dalam proses hukum,” tegas Kariyadi. Proses pemberian kue ulang tahun ini berlangsung spontan. Menjelang siang, personel Polsek berkumpul, lalu kompak menyanyikan lagu ulang tahun.

“Semoga di ulang tahun ini, yang bersangkutan bisa segera menyelesaikan perkaranya, dan kembali ke tengah masyarakat lagi,” tegasnya. Liyadi, ditangkap personel Polsek Sempu, April lalu. Kala itu, pemuda ini membawa kabur motor milik warga yang di parkir di halaman.

Apesnya, motor tersebut ternyata mogok. Kontan saja, dia hanya bisa mendorongnya sambil berjalan. Warga kemudian menyergapnya, lalu diserahkan ke Polsek Sempu. (udi)

Tegas, Holywings Terus Dibekukan Jika Operasionalnya Tak Sesuai Izin

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) telah membekukan sementara izin operasional Holywings di Kota Pahlawan. Pembekuan dilakukan hingga kasus dugaan penistaan agama yang menimpa Holywings tuntas, sekaligus operasionalnya sesuai dengan izin yang dikantongi.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, menjelaskan, bahwa izin operasional usaha rumah makan, dikeluarkan oleh pemerintah kota. Sedangkan untuk bar, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi.

“Rumah makan itu izinnya dikeluarkan oleh pemerintah kota. Tapi untuk bar, sesuai dengan PP 5 Tahun 2021, izinnya dikeluarkan oleh provinsi,” kata Wali Kota Eri Cahyadi usai acara di Gedung Convention Hall, Jl Arif Rahman Hakim Surabaya, Kamis (30/6).

Karena itu, ketika ke depan kasus yang menimpa Holywings tuntas dan ingin beroperasional kembali di Surabaya, maka perizinannya juga harus diperbarui. Baik itu izin untuk rumah makan maupun bar atau diskotek.

“Pemkot Surabaya mengeluarkan izin sesuai dengan aturan itu, hanya rumah makan. Tidak boleh bar, karena (izin bar) itu bukan kewenangan pemkot,” tegasnya. Ia menyebutkan, bahwa Holywings di Surabaya pernah mengajukan izin rumah makan dan bar ke pemkot pada tahun 2017 silam.

Namun, seiring dengan terbitnya PP No 5 Tahun 2021, izin untuk bar sekarang ada di kewenangan Dinas Pariwisata Provinsi Jatim. “Kalau sedang itu (izinnya) pemprov, kalau berat itu pemerintah pusat. Nah, dia (Holywings) belum perpanjang atau perbarui. Maka di situ saya bekukan izinnya,” jelas Cak Eri sapaan lekat Wali Kota Surabaya.

Makanya, ketika dilakukan pengecekan dan ditemukan jika Holywings di Surabaya belum melakukan perbaruan izin, sehingga pemkot membekukan. Pembekuan Holywings dilakukan hingga kasusnya tuntas serta operasionalnya sesuai dengan perizinan yang dikantongi.

“Kalau tidak bisa memenuhi aturan itu, berarti akan kita tutup terus sampai mengeluarkan izin. Tapi kalau ganti nama terus hanya dibuat rumah makan, pemkot yang keluarkan (izin),” tandasnya. (ko)

Pemutihan Pajak Kendaraan Diperpanjang Sampai September

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur/Jatim memperpanjang program pemutihan pajak kendaraan hingga 92 hari ke depan sampai 30 September 2022 mendatang. Dengan begitu, Gubernur Khofifah Indar Parawansa, mengajak warga Jatim untuk memanfaatkan kesempatan emas tersebut agar tak dikenai sanksi atau denda.

“Sebelumnya, pemutihan ini hanya berlaku dari 1 April sampai akhir Juni . Tapi kami memutuskan untuk memperpanjang sampai 92 hari lagi. Maka, kesempatan ini tolong digunakan semaksimal mungkin oleh warga Jatim untuk mengurus keterlambatan pembayaran pajak tanpa harus didenda,” ucapnya di Gedung Negara Grahadi, Rabu (29/6).

Khofifah menerangkan, pemutihan pajak ini dapat dinikmati oleh wajib pajak yang ingin mengurus Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan pajak lainnya tanpa sanksi administrasi.

“Ini merupakan salah satu upaya pemerintah meringankan beban masyarakat dan memberikan layanan terbaik yang pro rakyat. Mudah-mudahan dengan ini, masyarakat tidak  kesulitan untuk taat melaksanakan wajib pajak,” kata Gubernur perempuan pertama Jatim itu.

Sejauh ini, Khofifah menilai bahwa minat masyarakat akan program pemutihan semacam ini sangat tinggi. Mengingat, telah ada 1.034.666 obyek pajak yang memanfaatkan program itu sejak 1 April hingga 27 Juni 2022.

Program pemutihan tersebut juga sukses berkontribusi dalam penambahan obyek PKB dari kendaraan luar provinsi sebanyak 11.091 yang berpotensi bernilai Rp 22,79 miliar. Hal ini menunjukkan, betapa kontribusi wajib pajak telah mendongkrak pendapatan daerah yang mencapai 54,26 persen pada semester pertama tahun 2022.

Di samping capaian target PKB sebesar 52,9 persen dan BBNKB senilai 66,7 persen, pendapatan daerah juga didukung oleh capaian target Pajak Bahan Bakar KB sehanyak 58,91 persen, Pajak Air Permukaan sebanyak 67,08 persen, Pajak Rokok sebanyak 41,47 persen, retribusi jasa usaha sebanyak 61,03 persen, serta penerimaan lain-lain yang mencapai 48,91 persen.

“Ini adalah hasil yang sangat membahagiakan dan membanggakan. Maka kepada para _stakeholder_ dan Samsat, saya mengucapkan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya atas kinerja dan dukungan dalam program ini,” ungkapnya.

Selain itu, kepada para wajib pajak, mantan Menteri Sosial RI itu juga mengapresiasi ketaatan dalam menunaikan kewajiban. Tak tanggung-tanggung, Pemerintah Provinsi Jatim mengapresiasi dengan kembali memberikan hadiah sebanyak 46 tabungan umroh.

Hadiah ini akan diundi dalam 3 tahap. Pada tahap pertama telah dilakukan bulan Ramadhan lalu dan telah dimenangkan oleh 15 orang. Sedangkan tahap kedua akan diundi pada HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus nanti. Untuk tahap ketiga akan dilakukan pada Hari Jadi Jatim yakni pada Oktober mendatang. (bw)

Collabonation Tour Hadir di Jember, Rasakan Langsung Jaringan Baru IOH

0

Jember, (pawartajatim.com) – Setelah 2,5 tahun terakhir Collabonation menciptakan banyak karya kolaborasi yang sebagian besar dilakukan secara online bersama musisi, komunitas, dan seniman inspirational tanah air, kini di pertengahan tahun 2022 IM3 melalui Collabonation akan segera kembali menyapa para audiensnya secara langsung lewat panggung tatap muka di Collabonation Tour. Pertunjukan konser musik ini akan diselenggarakan secara offline mengelilingi 50 kota di Indonesia.

Bertempat di Sevendream City pada hari Kamis (30/6), konser musik Collabonation Tour hadir di kota pertama yaitu Jember. Dimeriahkan oleh berbagai musisi tanah air seperti Raisa, Kunto Aji, Rendy Pandugo bersama dengan musisi asal Jember yaitu K2 Reggae yang menghibur masyarakat di atas panggung Collabonation Tour Jember.

Selanjutnya, Collabonation Tour pun akan hadir di Surabaya, Padang, Jambi, Pontianak, Samarinda, Bali, Malang, dan berbagai kota lainnya hingga beberapa bulan ke depan. Ritesh Kumar Singh – Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison menyampaikan, Collabonation Tour menjadi momentum yang sangat bermakna bagi IM3, karena melalui rangkaian kegiatan ini, IM3 akan melakukan konser musik keliling Indonesia untuk mengajak masyarakat merasakan langsung Era Baru, Jaringan Baru.

Dengan pengembangan jaringan tersebut tentu memberikan dampak positif bagi pengguna kita. Pelanggan dapat merasakan kekuatan jaringan terbaru lewat berbagai kegiatan seperti streaming, mengakses dan membuat konten di media sosial, chatting, game online, serta aktivitas internet lainnya”.

Kampanye Era Baru, Jaringan Baru merupakan salah satu realisasi upaya IM3 dalam menghadirkan pengalaman internetan dengan kualitas jaringan yang semakin baik dan bisa diandalkan oleh para penggunanya yang mayoritas berjiwa muda dan aktif berkegiatan digital.

Dengan melakukan perluasan dan optimalisasi jaringan di lebih dari 43.000 pemancar jaringan yang akan terus berlanjut di seluruh Indonesia, dipastikan pelanggan akan mendapatkan pengalaman telekomunikasi digital yang lebih baik sehingga semakin memenuhi kebutuhan digital lifestyle para pengguna.

Melalui Collabonation Tour, IM3 memiliki misi tidak hanya untuk kembali menyapa dan menghibur para generasi muda Indonesia namun juga ingin membangkitkan semangat berkarya mereka seiring dengan pengembangan jaringan yang juga kami lakukan di kota-kota tujuan Collabonation Tour.

Harapannya kampanye Era Baru, Jaringan Baru ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan dan menjadi bukti nyata komitmen IM3 untuk terus meningkatkan kenyamanan dalam pengalaman internetan dengan jaringan baru yang kuat.

Pada area konser Collabonation Tour, IM3 juga menghadirkan Community Zone, sebuah zona kolaborasi IM3 dan komunitas yang melibatkan Doodle Art Jember. Community Zone dapat dikunjungi oleh semua pengunjung Collabonation Tour, dari musisi, komunitas, dan publik lainnya untuk mengekspresikan apa pun melalui gambar maupun tulisan. (bw)

Rumah Padat Karya Dukuh Sutorejo, Potensi Destinasi Wisata Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meresmikan Rumah Padat Karya Dukuh Sutorejo di Jalan Labansari No. 1 Kecamatan Mulyorejo Kota Surabaya, Kamis (30/6). Disana, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkolaborasi bersama UMKM Batik Serasi untuk menaikan taraf hidup Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Pada kesempatan itu, ia mengatakan, dengan semangat gotong royong bersama UMKM di kawasan Kecamatan Mulyorejo Kota Surabaya, menjadi tanda menggerakkan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Sebab, Pemkot Surabaya terus memaksimalkan penggunaan lahan atau aset pemkot, dengan tujuan untuk menggeliatkan kegiatan ekonomi kerakyatan. “Inilah yang saya inginkan, bahwa berkolaborasi dan gotong royong warga bisa menyerap MBR menjadi tenaga kerja. Alhamdulillah para senior pembatik ini turun gunung untuk membantu para MBR,” kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Ia menjelaskan, bahwa para anggota UMKM Batik Serasi memiliki semangat yang sama dengan Pemkot Surabaya, khususnya untuk mengentaskan kemiskinan dan pengangguran. Sebab, mereka berani mengambil peluang bisnis usaha bagi para MBR di Kecamatan Mulyorejo.

“Di Kecamatan Mulyorejo ini, banyak ahli mencanting dan membatik yang sudah berusia 60 tahun keatas. Tetapi masih bersemangat untuk memberikan pendampingan dan pelatihan membuat batik,” jelas dia.

Wali Kota Eri Cahyadi, meminta hasil produksi dari Rumah Padat Karya Dukuh Sutorejo distribusikan ke Sentra UMKM milik Pemkot Surabaya Kriya Gallery. Bahkan, ia terpesona dengan hasil karya batik yang dibuat oleh MBR.

“Tadi saya langsung membeli batik, karena karyanya sangat bagus. Maka saya minta untuk dipasarkan ke Surabaya Kriya Gallery agar setiap tamu Pemkot Surabaya yang datang bisa mengetahui bahwa produk UMKM Surabaya memiliki kualitas yang terbaik,” ujarnya.

Tak hanya itu, ia mengaku sedang merancang konsep untuk membuat destinasi wisata produksi pembuatan batik di Kota Surabaya. Menurutnya, Rumah Padat Karya Dukuh Sutorejo ini memiliki potensi menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Surabaya.

“Saya akan garap lagi supaya tempat ini semakin menarik. Kalau ada tamu, akan saya bawa kesini untuk melihat proses pembuatan batik. Sehingga orang tahu bahwa Surabaya juga memiliki destinasi pengembangan budaya lokal,” terangnya.

Selain terpesona melihat karya batik di Rumah Padat Karya Dukuh Sutorejo, ia juga merasakan gelora semangat dari para MBR yang sedang membatik. Tak menunggu lama, Wali Kota Eri Cahyadi pun ingin merasakan pengalaman membatik bersama para MBR.

“Sangat luar biasa, memang membatik itu dari hati. Karena saat menorehkan warna, kita bisa hanyut dalam gambar. Maka, ketika membuat batik dari hati, bekerja membangun Surabaya juga harus dengan hati,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Rumah Padat Karya Dukuh Sutorejo ini juga tidak hanya memproduksi batik saja. Melainkan juga melakukan budidaya ternak lele bersama para MBR Kecamatan Mulyorejo Kota Surabaya. Menurut dia, gotong royong yang dilakukan oleh warga Kecamatan Mulyorejo harus dicontoh oleh warga di wilayah lainnya.

“Kehidupan kota itu lambat laun, akan hilang rasa gotong royongnya kalau tidak kita bangun bersama. Alhamdulillah matur nuwun (terima kasih) telah ditunjukkan gotong royong di Kecamatan Mulyorejo dengan membentuk produksi rumah batik dengan pengembangan ternak lele,” ujarnya.

Disisi lain, peluang bisnis produksi pembuatan batik semakin masif di Kota Surabaya, maka ia meminta kepada jajaran Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) untuk meminta para desainer melakukan pendampingan terhadap Rumah Padat Karya Dukuh Sutorejo dan Kampung Batik lainnya.

“Jadi semakin dimodifikasi akan menjadi harga jual semakin mahal. Kita juga memesan cap batik khusus, agar ada perbedaan atau ciri khas batik di setiap wilayah di Kota Surabaya,” imbuhnya. Sementara itu, Camat Mulyorejo, Yudi Eko Handono, mengatakan bahwa potensi yang dimiliki oleh Kecamatan Mulyorejo terus disinergikan dengan program padat karya besutan Wali Kota Eri Cahyadi.

“Para anggota Batik Serasi ini merasa senang karena ikut terlibat untuk memberikan pelatihan dan berproses untuk memproduksi batik bersama dengan para MBR,” ujar Yudi sapaan akrabnya. Terkait pengembangan bisnis di Rumah Padat Karya Dukuh Sutorejo, ia juga menggandeng perguruan tinggi yang telah bekerjasama dengan Pemkot Surabaya untuk memberikan pendampingan pemasaran dan distribusi produk secara keseluruhan.

“Semangat gotong royong ini terus kami gaungkan di wilayah Kecamatan Mulyorejo. Total 17 MBR yang memproduksi batik dan lele, jika nanti sudah mahir, maka akan kami ganti dengan MBR lainnya,” ujarnya.

Ditemui di lokasi yang sama, Koordinator Batik Serasi Hudayati Fatmalia mengatakan bahwa selama pandemi Covid-19, mereka telah berkolaborasi dengan para MBR dengan memberikan pelatihan. Hal tersebut kemudian mendapat respon dan dukungan oleh Camat dan Lurah.

“Alhamdulillah dengan gotong royong, Rumah Padat Karya Dukuh Sutorejo ini bisa berdiri dan akhirnya mendapat banyak pesanan. Sebab, semangat kami adalah untuk membina dan berbagi ilmu, sebagai proses untuk menaikan taraf hidup MBR,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Wali Kota Eri Cahyadi juga menerima bantuan CSR berupa peralatan membatik yang diberikan oleh PT Yekape Surabaya, sebagai salah satu upaya mendukung program padat karya dan ekonomi kerakyatan. (ko)

XLFL Perkuat Visi dan Kontribusi Organisasi Mahasiswa dan Start-Up ke Masyarakat

0

Jakarta, (pawartajatim.com) –  XL Axiata Future Leaders, program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) telah merampungkan program Rumah Akselerasi Inovasi (REAKSI). Melalui program ini, XLFL melatih kalangan anak muda aktif yang mengelola organisasi mahasiswa dan juga start-up (bisnis rintisan) guna memperkuat kontribusi mereka kepada masyarakat. Berlangsung selama tiga bulan sejak Maret 2022, REAKSI diikuti oleh total 110 perwakilan dari organisasi dan start-up.

Seperti saat peluncuran, Duta Besar LBBP Republik Indonesia untuk Republik Kazakhstan merangkap Republik Tajikistan, Dr Mochammad Fadjroel Rachman, kembali hadir sebagai keynote speaker di acara penutupan program di Jakarta, Sabtu, 25 Juni 2022. Selain itu, hadir juga Chief Corporate Affairs XL Axiata, Marwan O Baasir.

Marwan mengatakan, Rumah Akselerasi Inovasi mendukung pengembangan pengetahuan dan keterampilan melalui workshop interaktif dan tantangan berdasarkan kurikulum yang telah dibentuk berdasarkan riset pada kebutuhan pengembangan kelompok.

Selama tiga bulan, antusiasme dan komitmen para REAKSI Awardees diuji melalui berbagai aspek dan kriteria. Tidak berhenti disana, XL Axiata juga mendanai proses implementasi ide yang berfokus pada proyek sosial demi memberikan dampak positif dan nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Menurut Marwan, implementasi ide yang dimaksud dilakukan di beberapa aspek kehidupan masyarakat yaitu, aspek lingkungan terdapat gerakan menanam mangrove, aspek edukasi mulai dilakukan pembelajaran seperti ekonomi syariah, aspek sosial juga sudah bergerak dengan masuk ke pedalaman desa dan mengajar, dan tentu banyak lainnya.

Ia menyatakan, apa yang ditunjukkan para peserta di pelatihan membuat XL Axiata yakin bahwa anak-anak muda Indonesia memiliki visi yang kuat untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat di mana pun mereka berada melalui karya dan berbagai jenis aktivitas produktif mereka. Hal tersebut sesuai dengan visi program REAKSI, yaitu berbagi, berkarya, dan berdampak #BersamaXLFL.

Hadir sebagai salah satu pelopor “Organization Development Program” di Indonesia, REAKSI didesain sebagai pelatihan bagi organisasi atau startup di Indonesia agar dapat meningkatkan kualitasnya sebagai wadah pembelajaran bagi anak muda Indonesia.

Melalui proses seleksi yang ketat, 110 tim telah terpilih dari 248 pendaftar. Selanjutnya, pada akhir program REAKSI 2022, terpilih empat tim yang berhasil menunjukkan kegigihannya untuk berkembang dan membawakan inovasi terbaik.

Terpilih Abroadening Indonesia di kategori organisasi dan Catika Group di kategori startup sebagai Best Overall Performance. Bersama mereka terpilih juga Collective Mind di kategori organisasi dan Puna Indonesia di kategori startup sebagai Best Idea Implementation.

Para pemenang tersebut selanjutnya akan mendapatkan hadiah berupa sejumlah uang tunai untuk mengakselerasi pengembangan organisasi dan startup mereka. Merujuk pada laporan Startup Ranking, Indonesia merupakan salah satu dari 10 negara dengan jumlah startup terbanyak di dunia. Tercatat 2.345 startup tersebar di dalam negeri hingga 11 April 2022.

XLFL melihat, kuantitas dari pertumbuhan startup maupun organisasi akan terus bertambah di masa depan. Materi belajar di pelatihan XLFL ini terdiri dari Business Acumen, Proposal Arrangement, Design Thinking, Digital Marketing, serta Pitching Presentation.

Para pengajar adalah para ahli di bidang yang berkaitan erat dengan materi pelatihan. Mereka antara lain merupakan praktisi serta sosiopreneur serta profesional di perusahaan nasional maupun multinasional.

Materi-materi REAKSI tersebut diharapkan akan menjawab isu-isu pengelolaan sumber daya manusia yang dialami oleh organisasi/startup, seperti kemampuan berinovasi dan tanggap dalam melihat peluang.

Ilmu yang didapatkan dari pelatihan yang diselenggarakan oleh XLFL tersebut bisa mereka manfaatkan dalam pengembangan organisasi dan bisnis, atau pun membangun strategi organisasi secara komprehensif. (bw)

Kartini Pimpin Lima Sekolah di Lingkungan Yayasan Barunawati Biru Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Era baru dilakukan sekolah di lingkungan Yayasan Barunawati Biru Surabaya. Lima kepala sekolah, mulai Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar/SD, Sekolah Menengah Pertama/SMP, Sekolah Menengah Atas/SMA dan Sekolah Menengah Kejuruan/SMK masa bhakti 2022-2026 dilantik Ketua Yayasan Barunawati Biru Surabaya, Drs Iwan Sabatini, M.Si., Kamis (30/6) kemarin.

Yang menarik, kelima kepala sekolah yang baru dilantik itu semuanya adalah Wanita meneruskan cita-cita Ibu Kartini. ‘’Dengan cita-cita Kartini, saya yakin sekolah di lingkungan Barunawati Biru Surabaya akan dikenal masyarakat dan lebih bersinar,’’ kata Iwan Sabatini, usai melantik kelima kepala sekolah yang semuanya Wanita itu.

Ketua Yayasan Barunawati Biru Surabaya, Drs Iwan Sabatini, M.Si., (no 5 dari kiri) foto bersama dengan lima kepala sekolah yang baru dan yang lama Kamis (30/6) kemarin. (foto/bw)

Menurut Iwan, pihaknya ingin membawa sekolah di lingkungan Yayasan Barunawati Biru Surabaya seperti sekolah Petra dan Al Hikmah. Karena itu, pada tahun ajaran baru nanti merupakan tahun strategis untuk pengembangan sumber daya manusia/SDM.

Apalagi, kata Iwan, sekolah di lingkungan Barunawati Biru memiliki slogan berkarakter, berkompeten dan mandiri. ‘’Untuk itu, saya minta kepada kepala sekolah yang baru untuk selalu berpedoman pada slogan. Dengan demikian, sekolah kita akan lebih bersinar dan diperhitungkan,’’ ujarnya.

Drs Iwan Sabatini, M.Si., (kiri). (foto/bw)

Sementara itu, Kepala Sekolah/Kepsek SMA Barunawati, Dian Rachmawati, S.Psi dan Kepsek SMK Barunawati, Indarti R, S.Psi, yang baru saja dilantik berjanji akan bekerja cepat sesuai dengan keinginan Ketua Yayasan Barunawati Biru. ‘’Saya akan bekerja maksimal dengan menerapkan inovasi agar sekolah ini lebih maju,’’ kata Dian dan Indarti. (bw)

Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Kaltim Sidak Lapas Nunukan

0

Nunukan, (pawartajatim.com) – Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kalimantan Timur (Kaltim) melaksanakan penggeledahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nunukan, pada Rabu (29/6) malam.

Hal ini merupakan bentuk keseriusan jajaran Divisi Pemasyarakatan Kaltimtara untuk mewujudkan ketertiban, keselamatan, dan keamanan di Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan (UPT) Lapas Nunukan sebagaimana tata nilai dari Satops Patnal, yakni Tri Sakti Abiyana.

Dipimpin Kepala Bidang Pembinaan, Bimbingan dan TI Kanwil Kemenkumham Kaltimtara, Wagiso, Tim Satops Patnal Divpas Kaltimtara yang dibantu petugas Lapas Nunukan langsung menggeledah kamar-kamar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

“Inspeksi mendadak (sidak) ini merupakan bentuk keseriusan Satops Patnal Divpas dalam melakukan deteksi dini guna meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban,” terang Wagiso, saat memberikan pengarahan sebelum sidak dilaksanakan.

Menurut dia, agenda Satops Patnal tidak hanya menyasar WBP, tetapi juga petugas saat melaksanakan tugas. “Potensi ancaman bisa dari mana saja, termasuk dari petugas. Tugas kita untuk memastikan itu tidak terjadi,” lanjut Wagiso.

Dari hasil penggeledahan, tim tidak menemukan barang-barang terlarang. Hanya ada barang-barang hasil karya WBP yang disalahgunakan yang berada di dalam kamar dan langsung dikeluarkan petugas.

Wagiso mengingatkan agar barang-barang tersebut beserta peralatanya tidak dibawa ke dalam kamar karena dapat menimbulkan masalah. Ia berpesan agar seluruh WBP tetap menjaga situasi dalam lapas tetap aman, tertib, dan bersih.

Dalam Kesempatan sidak kali ini juga Kalapas Nunukan, I Wayan Nurasta Wibawa, mengimbau WBP di Kamar Hunian untuk selalu berperilaku baik dan mengikuti pembinaan di Lapas Nunukan dengan aktif dan baik.

Segala bentuk permasalahan di dalam kamar hunian harus diselesaikan dengan baik-baik agar keamanan dan ketertiban di dalam Lapas terjaga. “Kami akan selalu memberikan fasilitas dan layanan maupun layanan kesehatan yang terbaik untuk kalian, namun kalian juga harus membalas dengan berperilaku baik selama di Lapas,” tegas Wayan.

Setelah pelaksanaan sidak berlangsung, barang hasil sidak di BAP dan langsung dimusnahkan dengan cara dibakar. Sidak yang dilaksanakan kurang lebih dua jam tersebut berlangsung aman, tertib, dan pelaksanaannya tetap mengedepankan nilai-nilai humanis. (dra)

Cegah Longsor, Polisi dan Wartawan Banyuwangi Tanam 7.600 Pohon di Lereng Ijen

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com)- Sedikitnya 7.600 pohon ditanam massal di lereng Gunung Ijen, tepatnya di kawasan wisata Gantasan, Kecamatan Licin, Kamis (30/6/2022) siang. Kawasan ini dikenal rawan longsor.  Pohon yang ditanam diharapkan bisa menjadi penyangga, sehingga jika longsor tak sampai menimbun jalan.

Aksi tanam pohon ini digelar jajaran Polresta Banyuwangi, bersama kalangan wartawan di Bumi Blambangan. Ikut juga sejumlah perwakilan berbagai lembaga. Mulai Satpol PP, PMI, Perhutani, jajaran TNI dan pelajar. “ Ini bagian dari kegiatan Polri mengajak komponen masyarakat menjaga alam, dimulai dari area Geopark Ijen ini, sekaligus menyambut HUT Bhayangkara,” kata Kapolresta Banyuwangi, AKBP Deddy Foury Millewa.

Menurutnya, kegiatan ini bagian dari upaya preventif menjaga alam. Harapannya, kawasan lereng Ijen tak lagi longsor jika ditanami tumbuhan yang kuat. “ Ini akan menjadi zona preventif mencegah longsor,” tegasnya.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani berharap penghijauan di lereng Ijen mendukung status Unesco Global Geopark. Sehingga, manfaatnya dirasakan masyarakat Banyuwangi. “ Tentunya, juga mencegah longsor,” jelasnya.

Tanam pohon massal ini melibatkan sedikitnya 100 personel. Pohon yang ditanam kebanyakan jenis buah-buahan. Salah satunya, alpukat. Sehingga, memiliki nilai ekonomis, sekaligus mengedukasi masyarakat dengan pentingnya lingkungan sekitar hutan. “ Penghijauan ini juga dukungan kalangan wartawan kepada Polri yang berulang tahun. Aksi ini sejalan dengan kejadian longsor di Ijen,” kata Ketua Persatuwan Wartawan Indonesia (PWI) Banyuwangi, Syaifuddin Mahmud. (udi)