Gubernur Jelaskan Pertumbuhan Ekonomi dan Penurunan Kemiskinan di Jatim

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Gubernur Jawa Timur/Jatim Khofifah Indar Parawansa, menyebut sektor pertanian sebagai tumpuan utama dalam pemulihan ekonomi akibat Pandemi Covid-19. Sektor pertanian dan perikanan  Jatim, kata dia, tumbuh positif selama pandemi disaat sektor lain mengalami kontraksi yang cukup dalam.

“Di tahun 2020 dan 2021 Jatim untuk pertama kali dalam kurun waktu sepuluh tahun  terahir  untuk produksi gabah tertinggi secara nasional.  Hal tersebut mampu kembali dipertahankan pada 2021,” kata Gubernur Khofifah, saat temu silaturrahim bersama beberapa kepala daerah dan kader Nasdem dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, yang dilaksanakan di Hotel Shangri-La Surabaya, Selasa (1/3) malam.

Khofifah mengatakan, dari rilis Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021, Jawa Timur menduduki peringat pertama penghasil padi terbesar di Indonesia dengan total 9.91 juta ton GKG (Gabah Kering Giling).

Sebelumnya, pada tahun 2020, Jatim juga menduduki peringat pertama penghasil padi terbesar di Indonesia dengan total 9.94 juta ton GKG dari luas panen sebesar 1.75 juta Ha. Berdasarkan data tersebut, Jatim masih mempertahankan posisinya sebagai produsen padi terbesar di Indonesia, disusul provinsi lain di Indonesia yaitu Jawa Tengah dengan produksi sebesar 9,8 juta ton GKG, Jawa Barat dengan produksi sebesar 9,4 juta ton GKG, Sulawesi Selatan dengan produksi sebesar 5,2 juta ton GKG, Sumatera Selatan dengan produksi sebesar 2,5 juta ton GKG.

Tak hanya surplus beras, Khofifah juga menjelaskan jika Jawa Timur juga memiliki jumlah populasi sapi potong tertinggi di Indonesia, yakni 4,93 juta ekor per 31 Desember 2021. Dalam kurun waktu 2019-2021, desa tertinggal di Jatim yang semua masih tersisa 343 desa tertinggal pada Juli 2019, maka menurut Indeks Desa Membangun yang dikeluarkan Kemendes/ PDTT pada Juli 2021, Jatim dinyatakan bebas desa tertinggal.

“Menteri Pertanian (Syahrul Yasin Limpo) sangat sering ke Jawa Timur. Tidak hanya pangan yang menjadi perhatian, namun juga peternakan. Sehingga produksi pertanian dan peternakan kami sangat bagus,” ujar Khofifah.

Otomatis, lanjut Khofifah, kesejahteraan tersebut berdampak pada penurunan kemiskinan yang dicatatkan oleh Jawa Timur. Dimana Jawa Timur sendiri pada Maret hingga September 2021 menyumbang penurunan kemiskinan mencapai 313.130 orang setara dengan 30% dari total penurunan  kemiskinan secara nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga menyampaikan apresiasinya terhadap Surya Paloh, yang menurutnya menjadi salah satu sosok tokoh di Indonesia yang turut  mencerdaskan kehidupan bangsa  terutama pada pendidikan politik kebangsaan  baik melalui lembaga pendidikan kader maupun berbagai format giat lainnya.

“Saya mengikuti sangat banyak forum, dimana beliau menyampaikan pikiran brilian terkait  nasionalisme , pluralisme, persatuan serta kebangsaan. Semua untuk menjaga NKRI tetap terjaga dan tetap kokoh,” katanya.

“Setiap nafas narasi beliau memberi ruh  nasionalisme. Kita tidak mudah mencari sosok seperti beliau, beliau menjadi orator restorasi yang luar biasa  dan merupakan gravitasi dimana pun berada. Beliau mendirikan partai Nasional Demokrat yang  merupakan salah satu pilar demokrasi,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh mengatakan jika dirinya mengapresiasi prestasi Jawa Timur di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah. Apa yang dimiliki Jatim hampir sebagian besar kalau saya katakan tidak ada bandingannya, jika dibandingkan dengan lainnya (provinsi lain).

”Kalau di Jatim dapat menurunkan kemiskinan 30 persen dari total nasional (September- Maret 2021), tapi di daerah lain justru malah meningkat 30 persen, menyedihkan,” kata Surya Paloh. Tak hanya itu, Surya Paloh juga mengapresiasi kepemimpinan Khofifah yang dianggap komperhensif memimpin 38 kepala daerah di Jatim.

“Betapa bangganya, bersyukurnya, rakyat jika memiliki kepala daerah yang mumpuni,” imbuhnya. (bw)

Layanan Konvergensi Diminati, Buka Kesempatan Pelanggan XL Home Upgrade

0

Jakarta, (pawartajatim.com) –  PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus mengembangkan layanan konvergensi yang menggabungkan layanan internet fix broadband dan internet selular. Komitmen ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi operator konvergensi nomor satu di Indonesia. Mulai 25 Februari 2022, XL Axiata memberikan kesempatan kepada pelanggan XL HOME untuk merasakan layanan konvergensi XL SATU Fiber secara gratis.

Para pelanggan terpilih tersebut akan mendapatkan dua SIM card prabayar dengan total kuota bersama sebanyak 15GB. Kuota ini berlaku selama 3 bulan dan dapat digunakan bersama oleh seluruh anggota keluarga terdaftar.

Pemakaiannya dapat dikelola melalui aplikasi MyXL. Setelah masa uji coba berakhir, pelanggan terpilih dapat mendaftarkan diri untuk beralih ke layanan XL SATU Fiber. Pelanggan XL HOME bisa melakukan upgrade melalui aplikasi myXL mulai 3 Maret.

Selain itu, permintaan upgrade juga bisa melalui customer service di 820, atau lewat website satu.xl.co.id/peralihan. Direktur & Chief Commercial Officer – Home and Enterprise XL Axiata, Abhijit Navalekar, mengungkapkan, pola konsumsi layanan telekomunikasi dan data oleh masyarakat terus mengalami perubahan yang pesat.

Selain mencari layanan yang bisa menyediakan akses internet yang cepat, stabil untuk di rumah maupun menunjang aktifitas sehari-hari, mereka kini juga membutuhkan layanan yang value for money, XL SATU menjadi jawaban atas kebutuhan tersebut.

Karena dengan XL SATU pelanggan cukup berlangganan satu layanan saja langsung mendapatkan internet rumah dengan teknologi fiber yang cepat dan stabil, sekaligus kuota selular besar yang bisa digunakan sekeluarga.

Abhijit menambahkan, sebagai pelopor layanan konvergensi di Indonesia, XL Axiata berkomitmen untuk terus memacu pengembangkan layanan ini, bukan saja dengan menghadirkan paket-paket yang menarik, namun juga memperluas jangkauan layanan, penerapan inovasi terbaru, hingga peningkatan kualitas jaringan.

XL berharap layanan konvergensi XL SATU Fiber bisa mendorong pertumbuhan pelanggan layanan XL Home yang berbasis fiber optik. Saat ini, sudah ada lebih dari Rp 100.000 rumah yang telah menjadi pelanggan layanan internet tetap tersebut.

Karena layanan internet tetap menjadi salah satu penopang keberadaan XL SATU Fiber, maka produk XL SATU Fiber ini telah tersedia di 19 kota yang sudah terjangkau layanan XL HOME. Kota-kota tersebut adalah Jabodetabek, Yogyakarta, Denpasar, Makassar, Balikpapan, Banjarmasin, Banjarbaru, Medan, Palembang, Cirebon, Semarang, Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo. (bw)

Jelang Penutupan Pelabuhan Saat Nyepi, Polisi dan TNI AL Patroli di Selat Bali 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Pengamanan Selat Bali mulai diperketat menjelang penutupan  Pelabuhan Ketapang – Gilimanuk selama hari raya Nyepi. Untuk memastikan keamanan penutupan pelabuhan, jajaran Satuan Polisi Perairan/Satpolair Polresta Banyuwangi bersama TNI AL menggelar patroli di Selat Bali, Rabu (2/3) siang.

Selama patroli, personel Polisi dan TNI memastikan seluruh kapal bersandar di dermaga Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Lalu, aktivitas penyeberangan ke Bali dihentikan total mulai, Kamis (3/3), pukul 00.00 WIB.

“Kami pastikan keamanan pelabuhan selama penutupan. Ini untuk memberikan rasa nyaman dan aman umat Hindu yang merayakan Nyepi,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Nasrun Pasaribu. Kapolresta memastikan, secara umum, kondisi pelabuhan Ketapang masih aman. Sejumlah kapal sudah berlabuh di pelabuhan hingga menunggu pembukaan penyeberangan, Jumat (4/3) dini hari.

Selain keamanan pelabuhan, patroli untuk memastikan disiplin protokol kesehatan di seluruh kapal. Selama penutupan pelabuhan dimanfaatkan para pengelola kapal menyemprotkan disinfektan ke seluruh ruangan kapal. (udi)

Beri Keterangan Palsu, Imigrasi Jakarta Selatan Deportasi Dua Warga Bangladesh

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan (Kanimsus Jaksel) Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta deportasi dua Warga Negara Asing (WNA) asal Bangladesh berinisial MD JRI dan MI yang terindikasi memberikan keterangan tidak benar dalam mendapatkan izin tinggalnya.

“MD JRI dan MI dideportasi karena telah memberikan keterangan tidak benar terkait izin tinggalnya,” ungkap Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan, Anggiat Napitulu di Jakarta, Selasa (1/3).

Anggiat menerangkan, Imigrasi dengan fungsinya yang multidimensi, salah satunya sebagai fasilitator pembangunan, tidak abai melaksanakan tugas pengawasannya tanpa terkecuali, termasuk terhadap WNA yang mengaku sebagai Penanam Modal Asing (PMA).

Dijelaskan Anggiat, pengecekan secara mendalam tetap dilakukan pada permohonan penerbitan ITAS bagi PMA dan menolak permohonan jika ditemukan data yang tidak sesuai. “Kami juga melakukan pembatalan izin tinggal jika ditemukan pelanggaran maupun ketidaksesuaian data pada ITAS yang telah diterbitkan,” jelas Anggiat.

Sementara itu, Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kanimsus Jaksel, Soesilo Sumedi menambahkan bahwa, penting bagi orang asing untuk selalu menyampaikan informasi yang sebenar-benarnya selama berada dan berkegiatan di wilayah Indonesia, terutama saat pengajuan izin tinggalnya. “Deportasi 2 WNA Bangladesh ini bermula dari kecurigaan saat wawancara dan perekaman biometrik untuk proses penerbitan ITAS atas nama MD JRI,” ujar Soesilo.

Menurut Soesilo, timbulnya kecurigaan petugas didasari oleh data yang tercantum pada berkas permohonan, bahwa lokasi perusahaan penjamin, PT Hossain Niaga Internasional, berada pada salah satu pusat perbelanjaan di wilayah Jakarta Selatan.

“Melalui pemeriksaan lapangan yang dilakukan oleh petugas, ditemukan alamat perusahaan penjamin tidak sesuai dengan alamat yang tercantum pada berkas persyaratan,” terang Soesilo. Sementara hasil penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa bonafiditas perusahaan sebagai perusahaan PMA diragukan karena didapati perusahaan yang dimaksud adalah sebuah toko pakaian.

“Jadi yang langsung menjual produk pada konsumen dengan permodalan yang tidak sesuai dengan skala bisnis yang tercantum pada akta pendirian perusahaan,” urai mantan Kasi Lantaskim Kanim Tanjung Perak itu.

Berdasarkan pemeriksaan lebih lanjut terhadap perusahaan penjamin MD JRI, terungkap bahwa perusahaan tersebut juga menjamin satu warga negara Bangladesh lain berinisial MI yang telah terbit Izin Tinggal Terbatasnya.

“Bersama dengan MD JRI, MI pun turut menjalani pemeriksaan administratif keimigrasian dan ditemukan bahwa modal dari MD JRI dan MI adalah fiktif karena tidak pernah dikirim atau ditransfer ke pihak penjamin untuk digunakan sebagai modal menjalankan bisnisnya,” pungkas Soesilo Sumedi.

Dengan indikasi bahwa kedua warga negara Bangladesh tersebut telah memberikan keterangan yang tidak benar untuk mendapatkan izin tinggalnya, maka berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 27 Tahun 2014 tentang Prosedur Teknis Pemberian, Perpanjangan, Penolakan, Pembatalan dan Berakhirnya Izin Tinggal Kunjungan, Izin Tinggal Terbatas, dan Izin Tinggal Tetap Serta Pengecualian dari Kewajiban Memiliki Izin Tinggal, MD JRI dikenakan pasal 50 ayat (5) huruf d berupa penolakan permohonan pemberian izin tinggal dan MI dikenakan pasal 51 ayat (1) huruf d berupa pembatalan atas Izin Tinggal Terbatas yang sedang dipegangnya.

Kemudian, sesuai dengan Surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta Nomor W.10-GR.07.02-55 Tanggal 21 Februari 2022, Izin Tinggal Terbatas (ITAS) atas nama MI telah dibatalkan. (bw)

Selama Nyepi, Penyeberangan Ketapang – Gilimanuk Ditutup 24 Jam 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Selama libur Nyepi, Kamis (3/3) besok, jalur penyeberangan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi ke Gilimanuk, Bali akan ditutup selama 24 jam. Seluruh aktivitas penyeberangan dihentikan untuk menghormati umat Hindu di Bali merayakan catur brata penyepian.

Sesuai jadwal, penutupan Pelabuhan Ketapang dimulai, Kamis pukul 00.00 WIB, sedangkan dari Pelabuhan Gilimanuk, penutupan dimulai pukul 01.00 WITA. “Untuk jadwal penutupan sudah kita sosialisasikan ke operator pelayaran. Penjualan tiket online juga ditutup,” kata General Manager PT Indonesia Ferry ASDP Ketapang – Gilimanuk, Suharto via telepon, Selasa (2/3) siang.

Selama penutupan, seluruh armada kapal diparkir di dua sisi pelabuhan. Mengantisipasi antrean penumpang, pihak ASDP menyiapkan sedikitnya empat kantung parkir di sekitar Pelabuhan Ketapang. Sehingga, tidak sampai terjadi antrean menuju pelabuhan.

“Kami sudah koordinasi Polresta untuk pengaturan lalu lintas selama penutupan pelabuhan,” tegas Suharto. (udi)

Ayundari, Novel Berkisah Perkebunan Jatim di Launching

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Purna tugas dari Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak menjadi alasan berkurangnya produktivitas. Justru hal tersebut menjadi pemicu serta tantangan agar tetap produktif. Adalah, M. Samsul Arifin, sejak purna tugas sebagai Kepala Dinas Perkebunan Jawa Timur/Jatim, kini semakin produktif menjadi penulis, pencipta lagu hingga motivator.

“Purna dari ASN justru membuat saya semakin sibuk sebagai penulis. Ternyata menjadi penulis kesibukannya melebihi kepala dinas,” kata M Samsul Arifin, saat ditemui pada Launching dan Peluncuran Novel Ayundari, Senin, (28/2) di Sidoarjo.

Peluncuran novel yang bertajuk bedah imajinasi juga bersamaan dengan launching Lembaga Ikatan Keluarga Sang Matahari (IKSM). IKSM merupakan lembaga sosial yang kegiatannya memberikan pendampingan, pelatihan serta pemberian beasiswa untuk pengembangan dunia pertanian dan perkebunan khususnya di Jatim.

Diceritakannya, novel ini menjadikan kisah-kisah romantisnya di dunia perkebunan khususnya diwilayah Jawa Timur. Penulisan novel ini sebagai bentuk bahwa dunia perkebunan memiliki kisah dengan sudut pandang yang lain.

“Di novel ini saya berusaha menangkap potensi dan sudut pandang itu dalam sebuah kisah romantisme,” katanya. Menurut dia, dunia perkebunan menghadapi banyak tantangan. Selain banyaknya alih fungsi lahan pada areal perkebunan, ditambah lagi menurunnya harga jual pada sejumlah komoditas menambah permasalahan yang ada.

Novel Ayundari terdiri atas dua seri. Seri satu yang terdiri atas 814 halaman dan seri kedua 802 halaman. Kedua novel tersebut ia selesaikan selama dua tahun. “Masing-masing novel saya selesaikan menulisnya selama setahun,” terangnya.

Novel Ayundari 1 untuk pertama kalinya ditulis pada tahun 2020 dan Novel Ayundari 2 ditulis pada tahun 2021. Novel serial bersambung ini sebagian besar kisah-kisahnya mengangkat romantisme diareal perkebunan, menjadi inspirasi bagaimanakah seharusnya cinta sejati, teman sejati dan kawan sejati serta keindahan alam karunia Sang Ilahi.

“Saya mengangkat beberapa sudut lokasi perkebunan di Jatim menjadi bagian dari sepenggal kisah dalam novel ini,” terangnya. Samsul menambahkan, semua keuntungan yang didapatkan dari penjualan novel ini dedikasikan untuk kegiatan sosial dan pendidikan sebagai filantropi.

“Saya mengistilahkan aktivitasnya sedekah ini sebagai Energi Sedekah,” katanya. Suparto Wijoyo, Wakil Direktur III Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga mengatakan, apa yang dilakukan Mas Samsul Arifin sebagai penulis, sesungguhnya sedang melaksanakan tugas kenabian.

“Ketika kita berbagi gagasan, ide dan pemikiran, melalui tulisan, sesungguhnya kita sedang melaksanakan tugas kenabian,” katanya dalam acara peluncuran yang dipandu oleh pengasuh Pondok Pesantren Mukmin Mandiri, Sidoarjo, KH. Muhammad Zakki.

Menurut dia, bukankah Tuhan mengajarkan kepada manusia tentang alam semesta tidak dengan senjata tajam, keris, golok, badik, rencong dan mandau, melainkan dengan kalam, maka bersyukurlah ketika novel ini hadir karena tak hanya drama percintaan saja yang dihadirkan, antara Aisyah, Giwang dan Gus Fuad, melainkan nilai-nilai kehidupan yang harus dijaga sebagai manusia terhadap Tuhannya.

Novel berkisah percintaan yang penuh romantisme ini mengambil latar belakang kehidupan di dunia perkebunan, ditulis pada tahun 2020 hingga 2021 oleh MS. Arifien MMA, yang merupakan mantan Kadis Perkebunan Jatim, disampaikan dalam sambutannya, entah kenapa bagi dirinya perkebunan sangat menancap di hatinya, sehingga saat dia memulai menulis novel ini, suasana kehidupan perkebunan yang begitu mewarnai.

Dalam kesempatan ini pula Suparto Wijoyo, mencuplik dari sebuah adegan dimana ada seorang tua di pedalaman perkebunan di desa magersaren saat berbicara kepada besaran, yang menyampaikan pitutur luhur yaitu, ciptakanlah cakrawala cintamu kepada Tuhan, jauh lebih besar dari pada segalanya, pitutur luhur ini merupakan sebuah nilai plus dari novel ini, dimana sebuah kunci kehidupan itu adalah memposisikan Tuhan lebih unggul dari segalanya, maka seluruh permasalahan hidupmu akan menemukan jalan terbaik. (jal)

Dapat Penghargaan dari Presiden Duterte, Yasonna: Ini Surprise dan Menambah Energi

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, bersyukur atas penghargaan yang diterimanya dari pemerintah Filipina. Yasonna dianugerahi Penghargaan Presiden untuk Individu dan Organisasi Filipina di Luar Negeri tahun 2021 (Presidential Awards for Filipino Individuals and Organizations Overseas / PAFIOO) dari Presiden Filipina Rodrigo Roa Duterte.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas penghargaan dari pemerintah Filipina. Suatu penghargaan yang luar biasa, dan bagi saya ini surprise,” kata Yasonna, Selasa (1/3). Yasonna dianugerahi penghargaan tersebut karena dinilai berjasa atas kebijakan di bidang keimigrasian pada masa pandemi Covid-19.

Pemerintah Filipina menilai kebijakan keimigrasian di Indonesia pada masa pandemi Covid-19 sangat mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kental rasa kemanusiaan. Selama Pandemi Covid-19, Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham menerbitkan berbagai kebijakan di bidang Visa.

Pada 2020, tidak kurang dari lima kali Imigrasi menyesuaikan kebijakan pemberian visa selaras dengan upaya pemerintah mencegah penyebaran Covid-19. Hal ini dimulai pada 5 Februari 2020 melalui Permenkumham No. 3.

Imigrasi menjadi instansi pertama yang menerbitkan regulasi penanganan Covid-19, bahkan sebelum dibentuknya Satgas Covid-19. Kebijakan ini kemudian dilanjutkan dengan Permenkumham 7, 8, 11, dan 26.

Yasonna menyampaikan pandemi Covid-19 membuat banyak hal harus dilakukan dengan kenormalan baru, termasuk kebijakan keimigrasian. Dia menegaskan, kebijakan terkait keimigrasian, seperti izin tinggal warga negara asing (WNA) maupun akses masuk dan keluar Indonesia, semuanya dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan.

“Sebagai Menkumham, selain peraturan perundang-undangan, saya juga wajib memastikan kebijakan agar sesuai hak asasi manusia. Kebijakan-kebijakan pada masa pandemi, keimigrasian, pastinya mengutamakan keselamatan. Karena keselamatan warga negara adalah hak asasi yang harus dilindungi,” ungkap Yasonna.

Dinamika pengaturan visa kembali berlanjut pada 2021 dengan terbitnya Permenkumham No. 27 dan 34. Kebijakan visa yang berlaku pada saat ini merujuk pada Permenkumham No. 34 Tahun 2021, antara lain : bebas Visa Kunjungan dan Visa on Arrival dihentikan sementara; visa yang dapat diberikan kepada orang asing hanya visa yang jenis kegiatannya selaras dengan arah kebijakan pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional; orang asing wajib memiliki penjamin/sponsor di Indonesia, hal ini diberlakukan dengan tujuan untuk menjamin keberadaan kegiatannya pada masa pandemi Covid-19 yang sangat dinamis ini; dan orang asing wajib memenuhi dokumen persyaratan protokol kesehatan dalam pengajuan visa, seperti telah divaksin lengkap dan memiliki asuransi atau surat pernyataan menanggung biaya secara mandiri apabila terdampak Covid-19 selama berada di Indonesia.

“Ternyata kebijakan-kebijakan itu diapresiasi, ini tentunya menjadi penambah energi bagi kami di Kemenkumham dalam memberikan pelayanan terbaik untuk semua,” sambung Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP PDI Perjuangan tersebut.

Pemerintah Filipina melalui Komisi untuk Orang Filipina di Luar Negeri (Commission on Filipinos Overseas / CFO) mengumumkan individu dan organisasi yang dianugerahi Penghargaan Presiden untuk Individu dan Organisasi Filipina di Luar Negeri tahun 2021 (Presidential Awards for Filipino Individuals and Organizations Overseas / PAFIOO) dari Presiden Filipina Rodrigo Roa Duterte.

Selain Yasonna Laoly, penerima Kaanib ng Bayan Award adalah Issa Mohammad Ahmad (Yordania), Montero Medical Missions (Amerika Serikat), Philippine Bayanihan Society-Singapore (Singapura), Temasek Foundation, Ltd. (Singapura).

“Terima kasih untuk pemerintah Filipina dan untuk warga negara Filipina di Indonesia. Penghargaan ini menjadi penambah semangat kami dalam melayani masyarakat dan semoga persahabatan Indonesia-Filipina terus terjalin dengan baik,” ujar Yasonna.

Kaanib ng Bayan atau Ally of the Nation adalah penghargaan yang diberikan pemerintah Filipina kepada individu dan organisasi di luar Filipina atas kontribusi luar biasa atau signifikan terhadap warga atau komunitas Filipina di luar negeri.

Keputusan penerima penghargaan melalui seleksi ketat mulai dari nominasi yang direkomendasikan lembaga maupun organisasi warga Filipina di luar negeri. Terdapat 56 penerima penghargaan dari pemerintah Filipina yang berasal dari 117 nominasi dari 31 negara.

PAFIOO memiliki empat kategori penghargaan – selain Kaanib ng Bayan, penghargaan lainnya adalah Lingkod sa Kapwa Pilipino (Linkapil), Pamana ng Pilipino, serta Banaag. (bw)

Bangun Surabaya dengan Gotong-royong, Wali Kota : Tak Ada Kader yang Dipecat

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan tidak ada kader di Kota Pahlawan yang dipecat. Sebagai salah satu bagian dari pegiat sosial, kader telah memiliki andil besar dalam membantu pemkot menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.

 Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat memimpin acara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 103 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PMKP) Kota Surabaya di halaman Balai Kota Surabaya, Selasa (1/3).

 “Kita membangun Kota Surabaya dengan gotong-royong dan kekeluargaan. Dan saya pastikan pemerintah tidak akan tutup mata untuk kehebatan orang-orang seperti kader-kader yang ada di Kota Surabaya,” kata Wali Kota Eri Cahyadi.

 Selama ini, dia menyatakan, bahwa kader telah banyak membantu Pemkot Surabaya dalam menuntaskan berbagai persoalan di tengah masyarakat. Tak terkecuali, upaya penyelesaian kemiskinan, bayi stunting hingga kesehatan. Itu dilakukan pemkot dengan cara gotong-royong bersama kader dan masyarakat.

“Sehingga kader-kader inilah yang harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Makanya kader ini bekerja hanya untuk kepentingan umat, kekeluargaan dan gotong-royong dengan pemerintah,” ujarnya. Karena itu, Wali Kota Eri Cahyadi mengaku heran ada isu yang menyebutkan jika kader Surabaya akan dipecat. Dia pun kembali memastikan bahwa tidak ada kader Surabaya yang dipecat.

 “Onok seng ngomong kader e kene kok dipecat? (Ada yang bilang kader di sini kok dipecat?) Sing ngomong sopo? (Yang bicara siapa?). Nah, kalau tidak mengerti, jangan menimbulkan sesuatu yang tidak. Akhirnya apa? Kasihan kader-kader yang bekerjanya dengan hati,” tuturnya.

 Makanya, Wali Kota Eri, menginginkan agar seluruh kader yang ada di Surabaya menjadi satu bagian. Sehingga, tidak ada kader yang paling lebih hebat. Sebab, seluruhnya memiliki tujuan sama, yakni bekerja atas dasar sosial kemanusiaan untuk menyelesaikan permasalahan di tengah masyarakat.

“Jika kekuatan hati ini jadi satu dengan kekeluargaan dan gotong-royong, maka selesai masalah di Surabaya. Tidak ada orang miskin, tidak ada bayi stunting, tidak ada gizi buruk,” tegas dia. Bahkan, sebagai bentuk perlindungan kepada para kader, Wali Kota Eri Cahyadi berencana membuat sebuah sistem.

Melalui sistem tersebut, maka diharapkan eksistensi kader Surabaya tak akan bisa digeser oleh siapapun. “Makanya saya membuat sistem. Kalau output nya ada, maka kader ini tidak bisa digeser oleh siapapun. Karena mereka orang-orang hebat dan ikhlas,” pungkasnya. (ko)

HUT Pemadam Kebakaran, Wali Kota Kukuhkan Kader Madagaskar 

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PMKP) Kota Surabaya yang ke-103, di halaman Balai Kota Surabaya, Selasa (1/3).

Dalam peringatan HUT Pemadam Kebakaran itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melaunching aplikasi Madagaskar sekaligus mengukuhkan 154 Kader Madagaskar (Masyarakat dan Keluarga Siaga Kebakaran).

Bahkan, saat itu Wali Kota Eri juga memberikan penghargaan kepada tiga personel Tim Rescue Dinas PMKP atas keberhasilannya melakukan penyelamatan terhadap warga yang terjebak kebakaran di kawasan Ngagel Surabaya.

Usai launching aplikasi dan pengukuhan Kader Madagaskar, beberapa perwakilan kader yang didampingi oleh para personel Dinas PMKP melakukan simulasi pemadaman kebakaran di halaman Balai Kota Surabaya.

Wali Kota Eri Cahyadi, mengatakan TP PKK Kota Surabaya ikut berperan untuk membantu Pemkot Surabaya dalam meringankan, menghentikan, dan mencegah bencana, khususnya bencana kebakaran.

Maka, Kader Madagaskar dibentuk untuk membantu memberikan sosialisasi penanganan kebakaran di tingkat kelurahan hingga RT/RW. “Kader Madagaskar ini dibentuk melalui TP PKK dan njenengan (anda) adalah orang hebat yang mau memberikan yang terbaik untuk warga Kota Surabaya.

Sebab, kader ini bersifat sosial yang merupakan orang-orang pilihan,” kata Wali Kota Eri Cahyadi. Ia berjanji, tidak akan tinggal diam atau membiarkan para kader. Eri memastikan, Pemkot Surabaya akan terus menggandeng para kader yang telah menciptakan kebaikan dan amal jariyah untuk Kota Surabaya.

“Kader bekerja untuk kepentingan umat dan Kota Surabaya. Tidak untuk kepentingan pihak-pihak tertentu,” tegas dia. Karena itu, ia mengucapkan terima kasih kepada Kader Madagaskar, serta seluruh kader Pemkot Surabaya atau Kader Surabaya Hebat yang telah bergerak untuk membangun Kota Surabaya.

“Saya titip Kota Surabaya kepada kader-kader Madagaskar untuk mencegah bencana, wabil khusus di Dinas PMKP untuk ikut memberikan sosialisasi dari hati. Matur nuwun sanget (terima kasih banyak) semoga Kota Surabaya terhindar dari bencana,” ujar dia.

Atas keberhasilan ini, Dinas PMKP dalam melakukan pemadaman dan penyelamatan terhadap salah satu warga yang terjebak kebakaran di kawasan Jalan Ngagel. Wali Kota Eri Cahyadi, kemudian memberikan penghargaan kepada tiga personel Tim Rescue, yang diberikan kepada saudara Sutresno, Miftahul Ilmi dan Supriyanto.

“Saya matur nuwun (terima kasih) atas respon cepat di Ngagel, kami juga beri penghargaan kepada teman-teman Dinas PMKP yang memberikan pertolongan pertama dan akhirnya bisa diselamatkan. Padahal dia baru saja sembuh dari Liponsos dan ketika diselamatkan, dia sedang membaca surat Yasin,” ungkap dia.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani, menjelaskan, Kader Madagaskar diharapkan bisa membantu para ibu rumah tangga agar tidak panik dalam menangani kebakaran. Sebab, lingkup terkecil yang dapat membantu pemadaman adalah warga sekitar.

“Sehingga dengan adanya Kader Madagaskar ini, pada tiga menit pertama adalah kunci penanganan kebakaran dan harus diselesaikan sebelum menyebar,” jelas Rini Indriyani.  Menurut dia, dengan adanya penanganan pada tiga menit pertama bisa membantu menurunkan angka kebakaran di Kota Surabaya.

Maka, PKK Kota Surabaya bersama Dinas PMKP bergerak bersama untuk membentuk Kader Madagaskar, sesuai dengan program PKK Pusat. “Pembentukan kader ini adalah untuk mendukung program Keluarga Sehat Tangguh Tanggap Bencana Siaga Kebakaran. Selama bulan Februari kita sudah melakukan pelatihan kepada para kader,” ujar dia.

Ditemui di lokasi yang sama, Kepala Dinas PMKP Kota Surabaya Dedik Irianto menerangkan bahwa pelatihan yang diberikan kepada para Kader Madagaskar adalah pelatihan pemadaman api pada tiga menit pertama. Sebab, respon cepat Dinas PMKP untuk sampai di lokasi kebakaran adalah 7 menit.

“Meskipun sesuai Inmendagri adalah 15 menit, tetapi Kota Surabaya memiliki respon tercepat di Indonesia, dengan waktu maksimal 7 menit. Alhamdulillah sampai saat ini respon time kita tercapai 100 persen,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, angka kebakaran di Kota Surabaya berangsur-angsur menurun dari tahun-tahun sebelumnya. Tercatat pada tahun 2019 terdapat 946 kejadian dan 39 persen diantaranya telah berhasilkan dipadamkan oleh warga.

Tahun 2020, terdapat 694 kejadian dan 43 persen diantaranya telah berhasil dipadamkan warga. Tahun 2021 terdapat 644 kejadian, dengan 47 persen diantaranya berhasil dipadamkan warga, serta 2022 pada Januari hingga Februari, terdapat 50 kejadian dan 53 persen diantaranya telah berhasil dipadamkan warga. (ko)

Jelang Libur Nyepi, Pemudik dari Bali Mulai Padati Ketapang 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Para pemudik asal Jawa mulai meninggalkan Bali seiring libur Hari Raya Nyepi. Meski tak seramai tahun sebelumnya, pemudik yang akan pulang kampung mulai terasa di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Mereka memilih pulang kampung untuk mengisi libur Nyepi. Rata-rata, pemudik memilih menggunakan kendaraan roda dua. Mereka terlihat turun dari kapal mulai siang hari.  “Mumpung liburan Nyepi, kami pulang kampung,” kata Paeno, salah satu pemudik asal Jember, Selasa (1/3) siang.

Saat libur Nyepi, perantauan di Bali kebanyakan memilih pulang kampung. Hal ini diakui sejumlah operator penyeberangan di Pelabuhan Ketapang – Gilimanuk.Kalau penumpang dari Bali memang terasa, tapi belum ramai.

‘’Diperkirakan, Rabu (2/3) besok ada kenaikan penumpang dari Bali,” kata Sunaryo, Ketua DPD Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Jawa Timur/Jatim, Sunaryo.

Sebaliknya, arus balik dari Jawa ke Bali diprediksi terjadi, Sabtu (5/2) mendatang. Meski ada geliat pemudik dari Bali, pengelola Pelabuhan Ketapang – Gilimanuk masih masih menyatakan normal. Sebab, tidak ada lonjakan tajam penumpang.

“Kalau kami lihat, kondisinya masih normal. Selama pandemi, memang belum pernah ada lonjakan penumpang dari Bali maupun sebaliknya,” kata General Manajer/GM PT Indonesia Ferry (ASDP) Ketapang, Suharto. (udi)