Percepat Vaksinasi Booster, Petro Gresik Sediakan 1.000 Dosis

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Perusahaan plat merah ini turut berperan membantu penanganan pandemi Covid-19.Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia turut membantu pemerintah mempercepat vaksinasi seiring lonjakan kasus Omicron di Indonesia. Yaitu dengan menggelar vaksinasi lanjutan (booster) tahap pertama untuk karyawan  di Gresik selama dua pekan, mulai  4 hingga 18 Februari 2022.

Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik, Digna Jatiningsih, meninjau proses vaksinasi bersama Wakil Bupati (Wabup) Gresik, Aminatun Habibah, Jumat (4/2). Digna menyatakan langkah ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Joko Widodo, yang meminta agar vaksinasi terus dipercepat, termasuk vaksin booster.

“Alhamdulillah Petrokimia Gresik menjadi BUMN pertama di Jatim yang secara serentak dan dalam jumlah besar melakukan vaksinasi booster untuk karyawan,” ujar Digna. Ia menjelaskan, Petrokimia Gresik merupakan objek vital nasional (obvitnas) yang tidak boleh berhenti beroperasi sekalipun di tengah pandemi.

Hal ini dikarenakan, Petrokimia Gresik sebagai anggota holding Pupuk Indonesia memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Yaitu menyediakan dan menyalurkan pupuk bersubsidi untuk petani sesuai penugasan pemerintah.

“Karena itu, kesehatan dan keselamatan karyawan menjadi kunci utama agar perusahaan tetap dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan pemerintah,” tandas Digna. Melalui pemberian vaksin booster ini, perusahaan berupaya melindungi karyawan dari ancaman virus Covid-19 yang terus bermutasi.

Dalam kegiatan ini Petrokimia  bekerja sama dengan Rumah Sakit Petrokimia Gresik (RSPG) sebagai vaksinator. Dan vaksin yang tersedia pada tahap pertama ini sebanyak 1.000 dosis Astrazenecca yang ditargetkan untuk 2.000 peserta. Sesuai kebijakan dari Kementerian Kesehatan, pemberian vaksin dosis ketiga atau booster adalah setengah dosis.

“Booster tahap pertama ini kami fokuskan untuk karyawan tetap terlebih dahulu. Selanjutnya secara bertahap akan menyasar karyawan PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu), tenaga bantu, dan keluarga,” tambah Digna.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pelaksanaan vaksinasi booster ini telah memenuhi syarat sebagai pos pelayanan vaksinasi, serta telah mengacu pada standar pelayanan dan standar prosedur operasional sesuai dengan petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi.

Dalam hal ini, perusahaan membatasi jumlah peserta vaksinasi per hari maksimal 200 orang, dengan kapasitas per jam 50 orang. “Kami juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, sehingga data pemberian vaksin tetap terintegrasi dengan data pemerintah,” imbuhnya.

Sementara itu, Wabup Aminatun Habibah mengapresiasi kesiapsiagaan Petrokimia Gresik dalam mendukung pemerintah menanggulangi Covid-19. Untuk itu, pihaknya berharap vaksinasi booster yang dilaksanakan Petrokimia Gresik ini nantinya dapat berlanjut dengan sasaran yang lebih luas, yakni masyarakat.

“Dengan dukungan Petrokimia Gresik capaian vaksinasi yang ada di Kabupaten Gresik bisa semakin optimal,” ujarnya. Selain vaksinasi booster ini, upaya Petrokimia Gresik dalam mendukung pemerintah memerangi Covid-19 juga diwujudkan melalui perannya sebagai Koordinator Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jatim sejak 2020.

Petrokimia Gresik juga telah menggelar vaksinasi dosis 1 dan 2 untuk karyawan, keluarga besar Petrokimia Gresik, dan masyarakat, baik melalui program Sentra Vaksinasi Bersama (SVB) BUMN maupun Vaksinasi Gotong Royong (VGR). Serta memfasilitasi donor plasma konvalesen bagi penyintas Covid-19. (dra)

Mendag Tinjau Pasar Kramat Jati, Pastikan Harga Migor Sesuai HET

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi meninjau implementasi kebijakan harga eceran tertinggi/HET minyak goreng/Migor di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (3/2).  Kepada para pedagang, Mendag Lutfi, menegaskan harga migor di pasar rakyat dan di ritel modern secepatnya harus sesuai dengan HET.

Pemenuhan pasokan minyak goreng ke pasar rakyat terus berjalan. “Hari ini kita lihat bahwa minyak goreng sudah dikucurkan sesuai dengan HUT. Hari ini sudah mulai berjalan dan saat ini masih dalam proses penyesuaian, sehingga kita masih bisa menemukan harga minyak curah yang masih belum sesuai HET.

Tapi dalam tiga sampai empat hari kedepan, harga ini akan mengikuti HET minyak goreng yang ditetapkan,” kata Mendag Lutfi. Turut mendampingi, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan, Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Isy Karim, Kepala Biro Humas Ani Mulyati dan Direktur Perkulakan dan Ritel Perumda Pasar Jaya Anugrah Esa.

Sebelumnya, Kemendag mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 6 Tahun 2022 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng Sawit. Dalam Permendag tersebut ditetapkan HET minyak goreng curah Rp 11.500/liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp 13.500/liter, dan minyak goreng kemasan premium Rp 14.000/liter.

Permendag Nomor 6 Tahun 2022 tersebut berlaku mulai 1 Februari 2022. Mendag Lutfi menambahkan, peninjauan ke Pasar Kramat Jati hari ini juga untuk memastikan pasokan minyak goreng ke pasar rakyat terjaga dengan baik.

Hasil kunjungan menunjukkan pasokan minyak goreng yang sudah sesuai HET telah membaur dengan pasokan lama di pasar. Para pedagang pasar yang masih menyimpan stok lama dapat meretur ke agen.

Selanjutnya pedagang bisa meminta stok baru dengan harga yang lebih terjangkau oleh masyarakat yaitu yang sesuai HET. Setelah meninjau Pasar Kramat Jati, Mendag Lutfi melanjutkan peninjauan ke pabrik minyak goreng PT Asianagro Agungjaya, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Mendag Lutfi mengatakan akan memastikan pasokan CPO berjalan dengan baik ke produsen sehingga, para produsen bisa mendistribusikan minyak goreng lewat jalur distribusi sesuai HET pemerintah. (bw)

Ini Penjelasan Resmi Kepala Kemenkumham NTB, Terkait Kericuhan di Rutan Bima

0

Bima, (pawartajatim.com) – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nusa Tenggara Barat (Kanwil Kemenkumham NTB) menelusuri penyebab kericuhan yang terjadi di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bima, pada Selasa, (1/2) lalu.

 Kepala Kanwil Kemenkumham NTB Haris Sukamto, menjelaskan bahwa, kericuhan yang mengakibatkan 17 tahanan kabur dari Rutan Bima itu berkaitan dengan proses hukum yang sedang dijalani oleh seorang tahanan.

“Tahanan tersebut mengaku ada yang kurang beres dari proses hukum persidangan. Hal itu yang menjadi alasannya memprovokasi para tahanan lain untuk membuat kericuhan di dalam rutan. Jadi mereka ingin keluar dari rutan karena ingin protes ke jaksa dan pengadilan,” jelas Haris Sukamto saat meninjau langsung kondisi di Rutan Bima, pada Rabu (2/2).

 Perihal alasan tersebut, Haris mengatakan, pihaknya telah meneruskannya ke kejaksaan maupun pengadilan. “Sudah saya minta tim dari rutan untuk langsung berkoordinasi dengan jaksa dan pengadilan, saya minta agar persoalan ini bisa ditangani dan diselesaikan dengan baik,” kata Haris.

Keributan berawal saat salah satu tahanan titipan Kejaksaan berinisial MR izin keluar Rutan. Saat itu MR mengaku akan pergi ke Kejaksaan untuk menanyakan agenda sidang atas kasusnya. Tetapi, permintaan MR ditolak oleh petugas Rutan yang saat itu sedang berjaga. MR lalu emosi dan memukul jendela dan pintu Rutan.

“Narapidana yang lain ikut terprovokasi dan justru kabur beramai-ramai dari Rutan,” terang Haris. Saat ini, para warga binaan yang kabur telah kembali sebanyak 14 orang. Tentu saja tidak terlepas dari bantuan jajaran Polres Bima Kota, Polres Bima, Sat Brimob dan anggota TNI.

Selain ada yang dijemput dan diamankan. Ada juga warga binaan yang menyerahkan diri secara langsung ke Rutan Bima kemarin. “Atas nama Kemenkumham, saya menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga untuk kinerja anggota TNI Polri yang ikut membantu proses kembalinya para warga binaan tersebut,” ujar Haris.

Tiga Napi Kabur

Haris mengatakan, bahwa 14 dari 17 tahanan yang kabur pada insiden Selasa lalu sudah kembali ke Rutan Bima. Untuk tiga lainnya masih dalam pencarian. Tim yang turun melakukan pencarian dipastikan Haris sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga para tahanan yang kabur. Dukungan pencarian diberikan TNI dan Polri.

 Perihal evaluasi dari insiden ini, Haris memastikan bahwa Rutan Bima sedang melakukan tindakan yang tepat, yakni memberikan pemahaman kepada para tahanan untuk kerja sama dalam menjaga aturan keamanan dan ketertiban di dalam rutan. “Kami imbau jangan sampai ada keributan lagi,” pesan Haris.

Ketiga narapidana yang masih kabur masing-masing berasal dari Kecamatan Bolo sebanyak dua orang dan satu orang berasal dari Kecamatan Woha, Bima. Haris juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menginformasikan kepada petugas kepolisian terdekat apabila memperoleh informasi terkait keberadaan tahanan yang kabur. (dra)

Lewati Masa Izin Tinggal, Warga Pakistan Dideportasi Imigrasi Tanjung Perak

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Seorang WN Pakistan berisial AA yang tinggal di daerah Lakarsantri dideportasi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak, pada Rabu (2/2). Hal tersebut dilakukan setelah pria berusia 41 tahun itu melewati masa izin tinggalnya di Indonesia. Plt Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Wisnu Nugroho Dewanto, mengatakan, petugas Imigrasi yang melakukan kegiatan pengawasan orang asing mendapati AA telah melebih masa izin tinggal selama 130 hari.

 Menurut Wisnu, AA telah melanggar Pasal 78 ayat (3) Undang-Undang Nomor Tahun 2011 Tentang Keimigrasian. “Karena itu AA dikenakan sanksi Tindakan Administratif Keimigrasian berupa pendeportasian dan diusulkan dalam daftar penangkalan,” tegas Wisnu. Sebenarnya, lanjut Wisnu, AA memiliki Izin Tinggal Terbatas (ITAS) dengan penjamin istrinya yang seorang WNI berinisial SA.

Dari hasil penelusuran dan pemeriksaan oleh Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, AA masuk ke wilayah Indonesia pada tanggal 29 Februari 2020 menggunakan Visa Kunjungan Indeks B211A dengan penjamin istrinya. Visa tersebut diperpanjang hingga tiga kali.

Kemudian pada 4 September 2020, istri AA mengajukan Visa Tinggal Terbatas secara onshore. Izin Tinggal Terbatas kemudian diterbitkan oleh Imigrasi Tanjung Perak pada tanggal 19 Oktober 2020. “Izin tinggal sementara berlaku sampai dengan tanggal 4 September 2021,” tutup Plt Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Wisnu Nugroho Dewanto.

Sementara itu, Kepala Seksi Inteldakim Kanim Tanjung Perak, Sonny Noor Bhuwono, menambahkan, pada tanggal 22 Juli 2020 Visa Kunjungan AA diperpanjang untuk pertama kalinya yang berlaku hingga tanggal 25 Juli 2020.

“Pada 27 Juli 2020, Visa Kunjungan kembali diperpanjang untuk kedua kalinya dengan masa berlaku hingga 24 Agustus 2020,” papar Sonny. “AA mengajukan kembali perpanjangan izin tinggal ketiga kalinya pada tanggal 24 Agustus 2020 yang berlaku sampai dengan tanggal 23 September 2020. Kemudian pada tanggal 4 September 2020,” tambah Sonny.

Selama berada di Indonesia, tambah Sonny, AA tidak bekerja dan melakukan kegiatan sehari hari di dalam rumah. AA telah melanggar Pasal 78 ayat (3) Undang-Undang Nomor Tahun 2011 Tentang Keimigrasian, dikenakan sanksi Tindakan Administratif Keimigrasian berupa pendeportasian dan diusulkan dalam daftar penangkalan.

“Pelaksanaan deportasi akan dilakukan pada Kamis besok melalui Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta dari Jakarta menuju Doha Qatar dan dilanjutkan menuju Islamabad Pakistan menggunakan maskapai Qatar Airways,” pungkas Sonny Noor Bhuwono. (bw)

SRPB Jatim Ikut Pertemuan BPBD Jatim dan Kedubes Australia

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Perwakilan Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (The Department of Foreign Affairs and Trade/ DFAT) melakukan kunjungan ke BPBD Jatim, Selasa (2/2). Simon Ernst selaku Counsellor dari Kedubes Australia di Jakarta, ingin melihat langsung program kerja sama bilateral yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Indonesia dalam mencegah, mempersiapkan, menangani dan pulih dari bencana.

Selain itu, juga untuk memperkuat kerja sama antara Australia dan Indonesia di bidang kemanusiaan di Kawasan Indo Pasifik. Program tersebut bernama Siap Siapa, yakni kemitraan Australia-Indonesia untuk kesiapsiagaan bencana.

Dalam pertemun tersebut juga mengundang bebera organisasi perwakilan relawan. Salah satunya adalah Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jatim. Pertemuan diikuti oleh 25 orang dari beberapa unsur. Selain  BPBD Jatim, juga ada Satpol PP, FKBI, FPRB, dan Siap Siaga.

“Dalam pertemuan itu terjadi diskusi singkat dan berbagi program yang telah pernah dikerjasamakan.  Juga usulan dan permohonan dukungan terkait peningkatan program BPBD untuk internal dan masyarakat,” ungkap Koordinator Bidang Kemitraan Aslichatul Insiyah yang hadir mewakili SRPB Jawa Timur/Jatim.

Setelah melakukan diskusi, rombongan melanjutkan peninjauan ke Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BPBD Jatim. Rombongan juga dipertontonkan sekilas mengenai Mobil Edukasi Penanggulangan Bencana (Mosipena), dan Tenda Pendidikan Bencana (Tenpina).

Program Siap Siaga dilaksanakan selama lima tahun (2019-2024) di tingkat nasional maupun sub-nasional di empat provinsi. Adapun empat provinsi sasaran Program Siap Siaga adalah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat/NTB, dan Nusa Tenggara Timur/NTT.

Di Jatim, program Siap Siaga telah dilaksanakan sejak tahun 2020. Program ini bekerja sama dengan lembaga pemerintah dan non-pemerintah melalui berbagai inisiatif. Program ini bertujuan untuk memperkuat sistem pengurangan risiko bencana baik di tingkat provinsi maupun kabupaten. Khususnya di Pacitan, Banyuwangi, Pasuruan, dan Sampang.

Diharapkan pertemuan ini dapat meningkatkan sinergi dan kolaborasi antara Australia dan Indonesia, dalam memperkuat sistem dan kapasitas pengelolaan risiko bencana di Indonesia, khususnya di Jatim. (bw)

Peringatan HUT Partai Gerindra ke XIV di Jatim Digelar Sederhana

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Peringatan HUT Partai Gerindra ke XIV di Jatim, di Pusatkan di Sidoarjo Kamis (3/2). Perwakilan DPC Partai Gerindra se-Jawa Timur, hadir di Gedung in door bulu tangkis Sidoarjo, mengikuti peringatan HUT partai yang digelar secara sederhana. Mimik Idayana menerima potongan tumpeng dari Anwar Sadat, Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur/Jatim.

Terlihat juga M Kayan, Ketua DPC Partai Gerindra Sidoarjo, Anang Siswandoko, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sidoarjo, serta Bambang Pujianto, Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo dari Gerindra. Hj Mimik Idayana, Ketua PIRA Sidoarjo yang juga ketua panitia peringatan HUT Partai Gerindra menegaskan, beberapa kegiatan disiapkan dalam kegiatan ini.

Diantaranya pertandingan bulu tangkis yang diikuti seluruh DPC se-Jatim, pameran UMKM, serta penjualan sembako murah bagi warga Sidoarjo. “Kegiatan ini berhasil kita gelar atas kerja sama semua pihak, saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada DPD Partai Gerindra Jatim dan teman-teman PIRA,” kata Mimik Idayana.

Menurut dia, dari tamu undangan yang ada, selain DPC Partai Gerindra se-Jatim, juga hadir 25 PC PIRA se-Jatim. Mereka sangat antusias mengikuti jalannya kegiatan HUT Partai Gerindra ke XIV. Untuk PIRA Sidoarjo, menyajikan tari temo dan tari banjar kemuning sebagai ucapan selamat datang kepada delegasi undangan.

Sementara itu, Anwar Sadat, memberikan pesan kepada seluruh pengurus DPC Partai Gerindra se Jatim yang hadir, agar tetap solid satu barisan, dalam memperjuangan ketua umum Prabowo Subiyanto sebagai presiden di tahun 2024 nanti.

“Ultah ke-14 tahun ini, merupakan usia yang sudah merangkak dewasa. Kita wajib solid satu suara, untuk terus membesarkan partai dan mengusung Pak Prabowo sebagai presiden pada Pemilu 2024. (no)

Satgas Covid dan DPRD Banyuwangi Sepakat Tutup Jasa Rapid Ilegal di Sekitar Pelabuhan Ketapang 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Satgas Covid dan DPRD Banyuwangi mengambil sikap tegas terkait menjamurnya jasa rapid ilegal di sekitar Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Seluruhnya akan segera ditutup. Kesepakatan ini diambil dalam rapat kerja Komisi I DPRD Banyuwangi bersama Satgas Covid Kabupaten di DPRD setempat, Kamis (3/2) siang.

Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi Irianto menegaskan pihaknya cukup gerah dengan masih maraknya jasa rapid test yang belum mengantongi izin. Padahal, teguran, pembinaan hingga aksi penertiban sudah pernah digelar.

“Jadi, kesepakatan hari ini, tidak ada toleransi lagi. Jika memang tidak sesuai aturan dan standar operasional prosedur (SOP) harus ditutup,” tegas politisi PDIP ini usai raker. Tak sekedar ditutup, nantinya pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan akan dilibatkan memantau jasa rapid tersebut.

“Yang terjadi, setelah kita tutup, ada jasa rapid yang nekad buka lagi. Nantinya, KKP akan memantau, jika sudah ditutup, tidak bisa validasi di KKP,” tegas Irianto. Dalam penutupan, jasa rapid yang ilegal akan dipasangi plang melanggar.

Sebaliknya, jasa rapid yang berizin ditempeli plang sesuai aturan. “Ini untuk efek jera dan sanksi sosial,” tegasnya. Juru bicara Satgas Covid Banyuwangi, Amir Hidayat memastikan penertiban dilakukan ke seluruh jasa rapid yang tidak mengantongi rekomendasi.

“Saat ditertibkan, ada beberapa yang mengurus izin, sisanya belum,” tegas Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi ini. Sebelumnya, Satgas sudah memberikan teguran terkait jasa rapid yang terus menjamur.

Total, 45 jasa rapid membuka layanan di sekitar Pelabuhan Ketapang. Dari jumlah ini, hanya 3 yang mengantongi izin. Setelah dilakukan pembinaan, belasan jasa rapid mulai mengurus rekomendasi ke Dinas Kesehatan.

“Tapi, masih ada yang belum mengurus rekomendasi. Tentunya, ini yang harus ditertibkan,” tegasnya. (udi)

KPI Destinasi Baru Wisata Gresik, Sudah Bisa Dinikmati

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Destinasi wisata baru Kebun Pak Inggih/KPI hadir di Gresik. Masyarakat umum sudah bisa masuk untuk menikmatinya. Tempat wisata ini menyusul keberhasilan wisata alam sebelumnya yaitu Setigi.

Destinasi baru ini berada di Desa Sekapuk Kecamatan Ujung Pangkah Gresik. Kepala Desa/Kades Sekapuk, Abdul Halim (AHA) yang mewujudkan inovasi canggihnya ini. Tepat pada hari istimewa, yang terjadi hanya pada 823 tahun sekali, yakni tanggal 2-2-2022, Kades berjuluk Ki Begawan Setigi ini melakukan Soft Opening Agrowisata Kebun Pak Inggih (KPI) ini.

Destinasi baru ini dibangun masih dalam masa pandemi. Kades Abdul Halim, menjelaskan saat soft opening Agrowisata KPI ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak. Baik perangkat desa, BPD, BumDes, PKK, Pokdarwis, tokoh masyarakat dan sejumlah perusahaan sekitar.

Di sekitar Desa Sekapuk banyak perusahaan besar. Namun, masih 3 yang mulai mendukung, yakni PT Polowijo Gosari, PT Gunung Emas Putih, dan PT Orela. “Kami berharap agar Pemkab Gresik, Provinsi Jatim, hingga Pemerintah Pusat segera turut memberikan support wisata ini,” tandas AHA singkatan nama Kades yang juga Komisaris Bumdes Sekapuk ini, Rabu (2/2).

Sementara itu, Komisaris PT Polowijo Gosari, Didik Pribadi Arifin, yang turut hadir dalam acara pembukaan Agrowisata KPI mengaku salut dan kagum atas berbagai ide dan inovasi yang luar biasa dari Kades Sekapuk.

Di bawah kepemimpinannya, Sekapuk tidak hanya memiliki satu wisata, tetapi dua sekaligus, yakni Setigi dan KPI. Sekapuk ini luar biasa inovasinya. Sekapuk sudah tidak seperti desa, tetapi maju berkembang pesat seperti kota. Ide-idenya luar biasa, tak ternilai harganya.

‘’Untuk itu, kami akan selalu siap menjadi mitra demi kemajuan Desa Sekapuk yang sudah moncer dikenal hingga mancanegara ini,” ungkap Didik, saat memberi penjelasan bersama Kades Abdul Halim dan H Suroto, H. Khohar, sesepuh sekaligus tokoh masyarakat Desa Sekapuk.

Dalam kegiatan ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Kades Sekapuk tanda dibukanya agrowisata KPI untuk umum. Selanjutnya  Kades diikuti seluruh hadirin melepaskan burung dara sebagai simbol Sekapuk Bergerak Bebas Berkarya.

Acara soft opening diakhiri dengan penandatanganan Batu Prasasti oleh Direktur PT Polowijo yang telah memberikan bantuan CSR untuk KPI. Harga tiket masuk dibandrol Rp 15.000. Dan untuk bermalam sudah harga tersendiri. (dra)

Pemkot Surabaya Keruk Bozem dan Sungai untuk Urai Genangan

0

Surabaya, (pawartajatim.com) –  Pemerintah Kota/Pemkot Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) melakukan pengerukan di bozem Kalidami, Kecamatan Mulyorejo dan Sungai Kalimas di Kecamatan Genteng. Pengerukan itu bertujuan untuk mengantisipasi adanya genangan air di sejumlah titik di jalanan Kota Pahlawan.

Camat Genteng Muhammad Aries Hilmi, mengatakan, setelah dilakukan pengerukan di sungai Kalimas selama seminggu ini, sudah tidak ada lagi genangan air di wilayah kerjanya. “Alhamdulillah, selama sepekan ini tidak ada lagi genangan di seputaran Jalan Embong Kenongo dan wilayah Genteng lainnya. Kini, meski hujan deras, air bisa surut dalam waktu 20 menitan,” kata Aries, Rabu (2/2).

Senada dengan Camat Genteng, Camat Mulyorejo Yudi Eko Handono mengaku, setelah dilakukan pengerukan di bozem Kalidami, air lebih cepat surut. Selain karena pengerukan, pompa air juga menjadi salah satu faktor cepatnya air surut.

“Itu kan ada rumah pompanya juga. Peran rumah pompa ini menarik air dari Karangmenjangan, Dharmawangsa dan lain sebagainya. Sehingga, dengan adanya pengerukan ini, bozem bisa menampung lebih banyak dan air lebih cepat terbuang ke laut,” ujar Yudi.

Yudi menjelaskan, sebenarnya selama ini yang menjadi faktor utama penyebab genangan air itu adanya  sampah yang menyumbat saluran. Sampah itu biasanya dibuang sembarangan oleh oknum warga tidak bertanggungjawab.

Maka dari itu, ia mengimbau supaya masyarakat sadar, agar tidak lagi membuang sampah sembarangan dan dibuang pada tempatnya. “Sesuai dengan instruksi Pak Wali Kota Eri, kami harapkan masyarakat saling bergotong royong untuk mengatasi genangan, dengan cara kerja bakti bersama. Yang kedua jangan buang sampah sembarangan, agar tidak membebani saluran dan sungai,” imbuhnya.

Disamping itu, Kepala Bidang Drainase DSDABM Eko Juli mengatakan, pengerukan ini bertujuan untuk mengurai genangan air yang sempat menggenangi kawasan Dharmawangsa dan sekitarnya. Setelah dilakukan pengerukan, DSDABM akan melakukan pemeliharaan saluran.

Eko menjelaskan, pengerukan bozem dan sungai ini dilakukan secara berkala dua kali dalam setahun. Untuk proses pengerjaannya, DSDABM butuh waktu sebulan untuk mengeruk bozem dan sungai di Kota Surabaya.

Jika tidak dilakukan pengerukan secara rutin, maka bozem dan sungai akan kembali dangkal sehingga tidak mampu menampung air. “Bozem itu akan penuh, menampung sedimen air dari waktu ke waktu. Kalau itu mengendap, maka membuat bozem atau sungai menjadi dangkal. Kalau bozem sudah tidak efektif lagi menampung air, maka kita keruk lagi,” pungkasnya. (ko)

Hari Pertama Penerapan HET Minyak Goreng, Gubernur Khofifah : Kebijakan ini Dorong Daya Beli Masyarakat

0

Tuban, (pawartajatim.com) – Gubernur Jawa Timur/Jatim Khofifah Indar Parawansa, melakukan inspeksi terhadap penerapan kebijakan Harga Eceran Tertinggi/HET minyak goreng yang diberlakukan per 1 Februari 2022. Inspeksi tersebut diikuti Operasi Pasar Minyak Goreng Murah di Halaman Kantor UPT Bapenda di Kab. Tuban, Selasa (1/2).

Khofifah menjelaskan, langkah ini dilakukan guna menindaklanjuti instruksi dari Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian, bahwa mulai  tanggal 1 Februari 2022  diberlakukan pembedaan harga berdasarkan  jenis kemasan minyak goreng.

Dikuatkan dengan terbitnya Permendag RI nomor 06 tahun 2022 Tentang Penetapan HET Minyak Goreng Sawit. Dalam Permendag ini disebutkan bahwa HET minyak goreng curah dengan harga Rp 11.500 per liter.

Untuk minyak goreng kemasan sederhana dengan harga Rp 13.500 dan minyak goreng dengan kemasan premium dengan harga Rp 14.000 per liter. Dalam operasi pasar minyak ini, lanjut Khofifah, diterapkan peraturan bahwa 1 KTP masing-masing dapat membeli maksimal 2 liter dengan subsidi Rp 25.000 setiap dua liter.

“Pabrik minyak goreng ini sebagian besar di Jawa Timur. Stoknya pada dasarnya cukup karena pemerintah menyiapkan subsidi dalam jumlah yang cukup besar,” ungkap Khofifah. Ia menyebutkan, subsidi harga dalam operasi pasar minyak  goreng yang tersebar di berbagai daerah  ini merupakan upaya Pemprov Jatim dalam meningkatkan daya beli masyarakat.

Karenanya, Khofifah optimis bahwa langkah ini dapat mengendalikan inflasi di tiap daerah di Jawa Timur. “Kita berharap pasar seperti ini bisa membantu  daya beli masyarakat. Juga kita berharap hal ini akan menjadi bagian proses pengendalian inflasi di masing-masing daerah, karena itu pasar ini  dibuat sporadis menyebar,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga menekankan untuk tetap menjaga supply chain atau rantai pasok tetap aman terkendali. Pasalnya, masih ada toko yang mematok harga berbeda untuk minyak di pasaran. Penyesuaian ini akan terus dilangsungkan perlahan dan selalu dimonitor.

“Kita semua berharap bahwa rantai pasok  ini yang memang harus dijaga supaya hulu hilirnya  bisa lancar. Retail yang  dalam koordinasi Aprindo, semua merk berada di satu harga, Rp 14.000. Pasar tradisional masih menyesuaikan, jadi tetap ada perbedaan antara pasar ritel modern dan pasar tradisional,” sebutnya.

“Selain  kebijakan satu harga di semua merek,  pertanggal 1 Februari telah  berlaku aturan HET. Meski demimian kita akan tetap lakukan monitoring di lapangan. Saya minta tolong kawan-kawan melakukan monitoring di lapangan mudah-mudahan harga ini terkawal,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Tuban Aditya Halindra, menunjukkan rasa terimakasihnya terhadap Pemprov Jatim atas diinisiasinya operasi pasar minyak murah ini. Ia memastikan, dengan adanya operasi yang terpantau jelas ini, kestabilan harga minyak kini mulai terjaga.

“Ini adalah bentuk perhatian dari provinsi dan kabupaten Tuban atas tingginya harga minyak. Insyaallah akan kembali stabil untuk saat ini. Sebelumnya, saya cek ada yang Rp 18.000 tapi Insya Allah ada juga yang sudah Rp 14.000 jadi mulai stabil pada dasarnya,” ungkap Halindra.

Sebagai informasi, Gubernur Khofifah telah melakukan peninjauan langsung operasi pasar minyak goreng di Kab. Sidoarjo (6/1), Kota Malang (21/1), dan Kab. Kediri (30/1). Turut mendampingi Gubernur pada operasi pasar minyak goreng ini, Kadisperindag Jatim, Ka. Bakorwil Bojonegoro, dan Karo Adpim Setdaprov. Jatim. (bw)