Ratusan Lansia di Sidoarjo Ikuti Vaksinasi

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Warga lanjut usia/lansia yang tergolong rentan menurun imunitasnya di tengah masa pandemi, terus menjadi perhatian khusus untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Karena itu pemerintah bersama TNI-Polri terus memasifkan vaksinasi bagi lansia.

Di Kabupaten Sidoarjo akselerasi vaksinasi kini terus menyasar lansia. Mengingat data capaian vaksinasi lansia dosis pertama di Kabupaten Sidoarjo 47 persen. Masih kurang 13 persen untuk mencapai target 60 persen vaksinasi bagi lansia.

Untuk mempercepat terbentuknya herd immunity bagi warga lansia tersebut, Kamis (14/10) bertempat di Rumah Joglo, Desa Jedongcangkring, Prambon, Sidoarjo, sebanyak 500 lansia disuntik vaksin Covid-19, bersamaan dengan 500 orang disabilitas, pelajar dan masyarakat umum.

Hadir memantau jalannya vaksinasi bagi lansia, disabilitas, pelajar dan masyarakat umum di Prambon, Bupati Sidoarjo, Kapolresta Sidoarjo, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dan Forkopimka Prambon.

Pada kesempatan ini pula, juga dilakukan pembagian bansos, serta vaksinasi door to door ke rumah warga lansia yang tidak mampu dibawa ke lokasi vaksinasi. Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, mengapresiasi semangat para lansia untuk berkenan disuntik vaksin.

Ini merupakan ikhtiar bersama, dari Pemkab Sidoarjo, TNI-Polri, dan para stake holder dalam penanganan Covid-19. Termasuk upaya percepatan vaksinasi bagi masyarakat. “Saat ini capaian vaksinasi dosis pertama wilayah kita sudah mencapai 70,33 persen.

Sementara, vaksinasi bagi lansia masih kurang sekitar 13 persen untuk mencapai target 60 persen vaksinasi dosis pertama bagi lansia,” jelas Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali. Ia optimis dalam seminggu ini, target vaksinasi bagi lansia dapat tercapai. Melalui langkah akselerasi vaksinasi menyasar ke pelosok desa.

“Seperti hari ini kita lakukan vaksinasi bagi lansia dan disabilitas di Desa Jedongcangkring, Prambon,” imbuhnya. Sementara itu, keterlibatan TNI, Polri bersama bidan desa juga akan lebih dimasifkan guna menggerakan vaksinasi bagi lansia di desa-desa.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, pihaknya akan menyiapkan kendaraan vaksinasi keliling yang akan dimotori Bhabinkamtibmas, Babinsa dan bidan desa untuk melakukan vaksinasi ke desa-desa.

“Kita masifkan sinergitas bhabinkamtibmas, babinsa dan bidan desa untuk mendukung percepatan vaksinasi di desa, khususnya bagi para lansia. Termasuk nanti akan disedikan kendaraan vaksinasi keliling, sehingga masyarakat di desa akan mudah terlayani mendapatkan vaksinasi,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Adanya vaksinasi door to door bagi lansia ini, dirasakan manfaatnya para lansia. Seperti diutarakan Mujiah, 70 tahun, warga Desa Jedongcangkring, Prambon, Sidoarjo. Ia yang tinggal sendirian di rumahnya merasa kaget kedatangan Bupati Sidoarjo dan Kapolresta Sidoarjo, lalu mengajaknya untuk disuntik vaksin Covid-19 oleh tenaga kesehatan.

“Alhamdulillah, meskipun sempat kaget didatangi Pak Bupati dan Pak Kapolres, saya akhirnya mendapatkan suntikan vaksin dan dapat bantuan sosial. Semoga sehat diri saya dan semuanya,” ungkapnya. (no)

Kapolres : Saat OTT di Rumah Kades Klantingsari Ditemukan Uang Tunai Rp 8,750 Juta

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Tim Saber Pungli Unit Tipidkor Satreskrim Polresta Sidoarjo, Kamis (7/10) pekan lalu, berhasil melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), Kepala Desa Klantingsari, Tarik, Sidoarjo, berinisial WS (45) di rumahnya. Terkait hal itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, membenarkan jika tim saber pungli Satreskrim Polresta Sidoarjo melakukan OTT terhadap Kepala Desa Klantingsari, berinisial WS itu Kamis (14/10).

Saat itu, yang bersangkutan sedang melakukan pungutan liar/pungli kepada empat warga yang sedang mengajukan pemohonan PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap). “Saat OTT di rumah WS, didapati uang tunai senilai Rp 7.250.000 dan Rp 1.500.000,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Dalam pelaksanaan melakukan pungli kepada warga yang mengurus PTSL, tersangka WS menunjuk AI, salah satu staf administrasi Desa Klantingsari, untuk membuat surat kepemilikan bagi warga yang belum punya surat kepemilikan hak untuk pengurusan PTSL.

Adapun pungli yang dilakukan tersangka untuk pengurusan PTSL, yakni pembuatan surat keterangan hibah beban biaya yang dikenakan kepada warga, senilai Rp 350.000. Kemudian ada juga biaya pembuatan surat keterangan waris Rp 850.000. Serta biaya surat jual beli tanah sebesar 5 persen dari nilai jual beli tanah.

Selain itu, dari tersangka polisi mendapatkan barang bukti uang di tabungan atas nama AI senilai Rp. 60.000.000, beberapa unit laptop, handphone dan berkas-berkas dokumen. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka WS, dikenai ancaman hukuman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun. (bw)

Pemilik Komoditas di Indonesia Terpesona Resi Gudang

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Pusat Registrasi Resi Gudang pada kuartal III/2021 menyebutkan terjadi peningkatan pemanfaatan Resi Gudang/RG dengan angka pertumbuhan yang cukup tinggi, baik dari sisi jumlah Resi Gudang yang diregistrasi, jumlah komoditas, volume barang, nilai barang serta nilai pembiayaan. Dari sisi jumlah, RG yang diregistrasi, posisi di Kuartal III/2021 tercatat sebanyak 481 RG, meningkat 86 persen dari posisi yang sama di tahun sebelumnya, yaitu sebanyak 258 RG.

Terjadinya peningkatan pemanfaatan Resi Gudang ini merupakan hasil dari kegiatan edukasi serta sosialiasi yang terus menerus kami lakukan bersama dengan berbagai pemangku kepentingan.  Kita tahu, dalam mendorong pemanfaatan Resi Gudang, perlu upaya meningkatkan pemahaman para petani dan pemilik komoditas akan manfaat dari instrument ini.

Untuk itu, pihaknya terus melakukan kegiatan edukasi dan sosialisasi, khususnya ke wilayah-wilayah yang menjadi sentra komoditas. ‘’Melihat pertumbuhan pemanfaatan Resi Gudang yang ada, ini menunjukkan bahwa instrument ini makin diminati masyarakat, khususnya para petani dan pemilik komoditas. Demikian disampaikan Direktur Utama/Dirut PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), Fajar Wibhiyadi, di Jakarta Rabu (13/10).

Dari sisi jumlah komoditas yang di resi gudangkan, di tahun 2021 sampai dengan Kuartal III komoditas yang masuk ke resi gudang mencapai 10 komoditas, naik 43 persen dari periode yang sama di tahun 2020 yaitu sebanyak 7 komoditas.

Di Kuartal III/2021 juga diwarnai dengan masuknya komoditas baru, yaitu kedelai dengan 2 RG yang diregistrasi. Komoditas yang paling banyak diregistrasikan di kuartal III 2021 adalah ayam karkas beku dengan 118 RG, sedangkan di periode yang sama di tahun 2020, komoditas yang paling banyak di registrasi adalah Gabah dengan 160 RG.

Pertumbuhan juga terjadi di volume serta nilai barang. Dari sisi volume barang, di tahun 2021 sampai dengan Kuartal III tercatat sebanyak 9,932 juta Kg, atau mengalami kenaikan 65 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2020 yaitu sebesar 6,022 juta Kg.

Sedangkan dari sisi nilai barang, di tahun 2021 sampai dengan Kuartal III tercatat mencapai Rp 375,4  miliar, naik 206 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2020 sebesar Rp 122,6 miliar.

Nilai pembiayaan RG di kuartal III 2021 juga mengalami pertumbuhan yang signifikan. Dalam catatan Pusat Registrasi Resi Gudang, nilai pembiayaan RG tahun 2021 sampai dengan Kuartal III mencapai Rp 215,1 miliar, naik 203 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 70,9 miliar.

Sebagai catatan, sepanjang tahun 2020 RG yang diregistrasi mencapai 314 RG dalam volume seberat 6,7 Juta Kg dengan nilai barang mencapai Rp 133,9 miliar. Sedangkan dari sisi nilai pembiayaan, sepanjang tahun 2020 mencapai Rp 59,1 miliar.

Terkait pemanfaatan Resi Gudang, sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 14 Tahun 2021 yang merupakan Perubahan atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 33 Tahun 2020 tentang Barang dan Persyaratan Barang yang dapat disimpan dalam Sistem Resi GudangSRG, komoditas yang dapat masuk ke Sistem Resi Gudang meliputi Beras, Gabah, Jagung, Kopi, Kakao, Karet, Garam, Lada, Pala, Ikan, Bawang Merah, Rotan, Kopra, Teh, Rumput Laut, Gambir, Timah, Gula Putih Kristal, Kedelai serta Ayam Karkas Beku.

Ia menambahkan, meningkatnya nilai pembiayaan RG ini tentunya merupakan hal yang menarik. Karena memang pada prinsipnya, petani dan para pemilik komoditas dapat menjaminkan Resi Gudang yang dimiliki untuk mendapatkan pembiayaan.

Dengan mendapatkan pembiayaan, petani dan pemilik komoditas dapat terus menjalankan usahanya, sambal menunggu harga membaik. Terkait pembiayaan Resi Gudang, kami sebagai Pusat Registrasi juga mengajak lembaga pembiayaan baik Bank maupun Non Bank, untuk masuk ke sektor ini. Saat ini sudah ada beberapa Bank yang menunjukkan komitmennya untuk mendukung pengembangan ekosistem resi gudang”.

Kedepan, pihaknya sebagai Pusat Registrasi akan terus mendorong pemanfaatan Resi Gudang, yang akan kami lakukan dengan upaya Edukasi dan Sinergi. Edukasi dalam arti kami akan terus melakukan kegiatan edukasi kepada para pemilik komoditas.

‘’Indonesia dengan luas wilayah dan banyaknya komoditas yanga ada, memiliki potensi besar untuk pengembangan Resi Gudang. Dalam hal sinergi, kami akan terus mengajak korporasi lain, baik sesama BUMN maupun sektor swasta, untuk terlibat dan masuk dalam ekosistem Resi Gudang,’’ ungkapnya.

Terkait pengembangan pemanfaatan Resi Gudang, Kepala Biro Pembinaan dan Pengawasan SRG dan Pasar Lelang Komoditas BAPPEBTI, Widiastuti, mengatakan, kunci keberhasilan pelaksanaan SRG antara lain kerjasama sinergis antar lembaga yang terkait, baik di pusat maupun daerah, baik yang berperan di sisi hulu maupun hilir dan profesionalitas Pengelola Gudang.

Dalam Ekosistem SRG, banyak pemangku kepentingan yang terlibat, dan untuk itu kami terus mengajak semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama berperan aktif dalam koridor hukum yang berlaku sehingga setiap pihak dapat memperoleh manfaat dari SRG dan SRG berkembang berkelanjutan. (bw)

Keluarga Wartawan di Sidoarjo Jalani Vaksinasi Kedua

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Polresta Sidoarjo mengadakan suntikan dosis kedua Vaksinasi Covid-19, bagi keluarga besar wartawan Sidoarjo dan masyarakat, Rabu (13/10), bertempat di Balai Wartawan Sidoarjo. Melalui kesempatan ini, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, berharap semakin banyak masyarakat yang sudah disuntik vaksin Covid-19. Sehingga mempercepat terbentuknya herd immunity di tengah masa pandemi yang masih berlangsung.

“Selain itu, kegiatan vaksinasi bersama keluarga besar wartawan Sidoarjo dan masyarakat sekitar ini sebagai wujud kepedulian Polri, TNI, Pemkab Sidoarjo dan instansi terkait lain untuk menjaga kesehatan keluarga awak media dan masyarakat Sidoarjo,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, menyampaikan bahwa kondisi pandemi Covid-19 penyebarannya terus menurun. Meskipun kondisi terus membaik, masyarakat dihimbau agar jangan lengah untuk tetap mematuhi peraturan penanganan Covid-19 dan protokol kesehatan.

Selain Kapolresta Sidoarjo, hadir di vaksinasi Balai Wartawan, Bupati Sidoarjo, Ketua DPRD Sidoarjo dan Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo. Bersama-sama jalannya vaksinasi yang dilakukan di dalam bus gerai vaksinasi mobile Polresta Sidoarjo.

Menurut Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali capaian vaksinasi di Kabupaten Sidoarjo terus mengalami kenaikan. Untuk vaksinasi dosis pertama per 12 Oktober 2021 mencapai 69,82 persen dan dosis kedua mencapai 36,04 persen.

Sementara vaksinasi dosis pertama untuk lanjut usia Kabupaten Sidoarjo masih 42 persen lebih. “Kami optimis capaian vaksinasi 70 persen dapat dilewati hari ini. Sementara untuk target vaksinasi lansia, targetnya adalah sebanyak 60 persen. Ini juga yang terus kita kejar, pergerakan vaksinasi bagi lansia kami buat menyasar ke pelosok-pelosok desa,” kata Bupati Sidoarjo.

Usai pelaksanaan vaksinasi, Ketua pelaksanan acara vaksinasi Polresta Sidoarjo bersama keluarga wartawan Sidoarjo, Suparno mengucapkan terima kasih kepada Kapolresta Sidoarjo dan jajaran Forkopimda Sidoarjo lainnya, telah mendukung kegiatan vaksinasi di balai wartawan Sidoarjo berjalan lancar.

“Dari pelaksanaan vaksinasi dosis pertama dan kedua ini, respon masyarakat begitu luar biasa. Semoga herd immunity masyarakat segera terbentuk, Covid-19 dapat dengan cepat dikendalikan, khususnya di wilayah Kabupaten Sidoarjo,” ucapnya. (no)

Kebun Pak Inggih, Destinasi Baru Wisata Gresik

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Gresik bakal memiliki destinasi/tujuan wisata baru yaitu Kebun Pak Inggih (KPI). Konsep wisata ini unik karena terdapat berbagai macam jenis tumbuhan. Disamping itu, destinasi yang masih satu desa dengan wisata Setigi ini mengusung misi mestarikan budaya leluhur.

Tujuan wisata baru ini diresmikan Kades Sekapuk  ditandai dengan  peluncuran Monumen Ratu Agro, Gresik (12/10). Jangan pernah berhenti berinovasi meski telah mengukir segudang prestasi. Komitmen ini benar-benar dibuktikan oleh Kades Sekapuk Abdul Halim (AHA) bersama seluruh jajaran perangkat dan masyarakat desanya.

“Dibangunnya Monumen Ratu Agro ini memiliki tujuan agar nantinya para pengunjung mudah mengingat agrowisata KPI ,” ujar Kades Sekapuk Abdul Halim saat meresmikan Monumen Ratu Agro KPI bersama seluruh perangkat desa, BPD, Bumdes, PKK, RT/RW, Pokdarwis dan Karang Taruna.

Lebih lanjut  AHA singkatan akrab Kades Sekapuk ini memaparkan arti nama Ratu Agro sendiri yaitu  merujuk pada dua hal, yakni wanita yang memimpin atau istri pemimpin. Namun maksud di sini dengan harapan wisata ini bisa menyajikan kecantikan tata ruang, dan keanggunan taman yang tertata rapi agar pengunjung lebih santai.

“Sedangkan Agro memiliki arti tanah, dengan harapan agar semangat masyarakat dan pengunjung membuat tanah yang kami bangun ini bisa lebih produktif dan lebih bermanfaat dari sebelumnya,” ungkap Kades berjuluk Ki Begawan Setigi ini.

Lebih lanjut Abdul Halim menjelaskan, makna detail bangunan itu, ada anak tangga yang berjumlah sebelas  (sewelas), menggambarkan setiap menapaki langkah untuk naik ke atas harus dapat ‘welasan’ (izin/dukungan) dari lingkungan dan dari yang Maha Berkehendak.

Di Monumen Ratu Agro ada tiga titik surya bergambar Trisula yang bermakna sebagai pengingat kita bersama, “Trisula” yakni sebuah tombak bermata tiga, yang maksudnya adalah bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu.

Sekaligus tiga sifat penting yang harus diterapkan untuk menjalani proses, yaitu benar, lurus, dan jujur. Tugu utama dengan jumlah 9 pilar itu untuk mengingatkan jika tlatah ini berada di kawasan dakwah Wali Songo.

Tugu 4 yang mengelilingi dan satu tugu utama ( berjumlah 5 tugu ) menggambarkan 4 arah mata angin, sehingga kita bisa melangkah dengan tepat dan tidak lupa dengan kiblat. “Jumlah lima tugu itu mengingatkan 5 waktu  dengan keutamaan sholat subuh, bumi seisinya akan diserahkan untuk kita yang menunaikan,” jlentreh Kades yang berhasil mengubah Desa Tertinggal menjadi Desa Miliarder ini.

Sementara, air mancur kelopak bunga dengan tujuh (pitu) tumpuk itu untuk mengingatkan sehebat apapun diri kita masih butuh pitulung, pitutur, pituduh, serta sumber itu adalah pemberian Yang Kuasa, kapan pun bisa melimpah dan sebaliknya.

Mengingat area KPI dulunya dikenal tidak ada sumber, bahkan dulunya ada perkampungan sampai pindah, sebab hilangnya sumber air. “Dari simbol tersebut, kita ingatkan kebesaran-Nya dan bersyukur kita punya 7 panutan dalam memahami kebenaran, yakni Rosul beserta empat sahabatnya Abubakar, Umar, Usman, Ali dan empat Madzab Imam Syafii, Maliki, Hambali, dan Hanafi) serta adanya waktu 7 hari, langit 7 lapis, bumi 7 lapis, dan air 7 warna,” pungkas Inisiator Setigi dan agro wisata KPI ini. (dra)

Mendag : Tahun 2030, Niaga Elektronik Kuasai Ekonomi Digital Hingga Rp 1.908 Triliun

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Pandemi Covid-19 menjadi momentum akselerasi transformasi ekonomi digital di Indonesia. Saat ini, Indonesia memiliki potensi ekonomi digital yang besar dengan lebih dari 197 juta penduduknya memiliki akses internet.

Angka tersebut diperkirakan tumbuh menjadi lebih dari 250 juta orang pada 2050. Momentum pertumbuhan ekonomi digital diprekirakan akan terus tumbuh dan niaga elektronik diprediksi menyumbang 33 persen sebesar Rp 1.908 triliun.

Penegasan itu dikemukakan, Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi, dalam diskusi ekonomi virtual Gambir Trade Talk ke-3 mengambil tema ‘Transformasi Ekonomi Digital: Kesiapan Indonesia’, Selasa (12/10).

Menurut dia,  jika diukur dari gross merchandise value (GMV), potensi ekonomi digital Indonesia jauh melebihi negara-negara lain di kawasan ASEAN. Pada 2020 lalu, ekonomi digital Indonesia baru berkontribusi sebesar empat persen terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia.

Pada 2030 mendatang, ekonomi digital Indonesia diyakini akan tumbuh setidaknya delapan kali lipat dan menjadi berkontribusi 18 persen terhadap PDB. “Niaga elektronik (E-commerce) diperkirakan masih akan menguasai peta ekonomi digital Indonesia pada 2030 dengan kontribusi mencapai Rp 1.908 triliun atau sekitar 33 persen.

Sementara itu, kontribusi besar lainnya bagi ekonomi digital Indonesia akan bersumber dari business to business, termasuk rantai nilai dan logistik, yang sebesar Rp 763 triliun atau 13 persen; online travel sebesar Rp 575 triliun atau 10 persen; dan corporate services sebesar Rp 529 triliun atau 9 persen,” ungkap Mendag Lutfi.

Untuk mewujudkan transformasi dan akselerasi ekonomi digital Indonesia, Mendag Lutfi menyampaikan bahwa pemerintah sedang mempersiapkan cetak biru yang berfokus pada tiga hal. Pertama, meningkatkan jumlah talenta digital baik di instansi pemerintah, pelaku usaha, dan kalangan akademisi.

Kedua, mengakselerasi investasi infrastruktur hingga pelosok Nusantara agar tidak ada kesenjangan digital. Ketiga, memastikan regulasi dan kebijakan terkait ekonomi digital Indonesia bersifat adaptif, proaktif, dan kolaboratif, selain itu harus memfasilitasi inovasi dan memastikan adanya lingkungan bisnis yang adil dan inklusif.

Gambir Trade Talk ke-3 diadakan Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BPPP) Kementerian Perdagangan. Diskusi kali ini bertujuan memperoleh gambaran serta memahami arah pengembangan transformasi digital Indonesia dari perspektif pemerintah, pelaku usaha, dan investor.

Gambir Trade Talk ke-3 menghadirkan narasumber Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Oke Nurwan; Wakil Kepala Badan Pengembangan Ekosistem Ekonomi Digital, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Pandu Adi Laras; anggota Komite Perdagangan Komoditi Digital Kadin dan Founder TaniHub, Pamitra Wineka; Co-Founder & Managing Partner East Ventures, Willson Cuaca; dan Partner, President Commissioner A.T. Kearney, Alessandro Gazzini. Diskusi dimoderatori oleh ekonom the World Bank Group, Maria Monica Wihardja.

Kepala BPPP Kemendag Kasan menyampaikan bahwa transformasi dan adaptasi teknologi digital adalah hal yang mutlak dan tidak dapat dihindari. Bahkan, transformasi ini harus segera diakselerasi dengan tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip kesetaraan dan inklusitivitas bagi seluruh warga negara Indonesia.

“Ekonomi digital telah meningkatan efisiensi sistem perekonomian global dan menawarkan solusi agar transaksi perekonomian tetap berjalan di tengah pandemi Covid-19. Saat ini ekonomi digital merupakan salah satu komponen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Kasan.

Co-Founder & Managing Partner East Ventures Willson Cuaca menyampaikan, pandemi Covid-19 memberi tekanan yang luar biasa pada hampir seluruh aspek perekonomian, namun disaat yang bersamaan membuka peluang luar biasa bagi pelaku usaha yang dapat memanfaatkan fenomena digitalisasi.

“Saat ini terdapat beberapa produk ekonomi digital yang berkembang pesat di masa pandemi Covid-19, antara lain perusahaan rintisan yang terdapat pada industri edutech, healthcare, smart retail, e-commerce, fintech, enabler, cloud kitchen, dan B-to-B,” ujar Willson.

Wakil Kepala Badan Pengembangan Ekosistem Ekonomi Digital Kadin Pandu Adi Laras menambahkan, Indonesia bukan hanya negara dengan pertumbuhan ekonomi digital terdepan di ASEAN, tetapi juga negara dengan nilai ekonomi digital terbesar di ASEAN.

“Indonesia merupakan negara dengan penyumbang perusahaan startup terbanyak di ASEAN dengan jumlah perusahaan lebih dari 2.200 entitas. Laju penetrasi internet di Indonesia telah mendorong pertumbuhan ekonomi digital dan memicu lahirnya wirausahawan di bidang teknologi dan startup,” kata Pandu.

Sementara itu, anggota Komite Perdagangan Komoditi Digital Kadin dan Founder TaniHub Pamitra Wineka memaparkan, pengembangan ekonomi digital di Indonesia memberikan banyak multiplier effect seperti pembukaan lapangan kerja baru dan pemerataan kekayaan.

“Seiring dengan pertumbuhan pesat di area infrastruktur, pemerataan kekayaan diprediksi akan terus terjadi dalam lima sampai sepuluh tahun ke depan,” kata Pamitra. President Commisioner A.T. Kearney Alessandro Gazzini menuturkan, saat ini terdapat beberapa hambatan dalam pengembangan ekonomi digital di Indonesia.

Tingkat literasi teknologi yang masih rendah menjadi salah satu hambatan utama selain persepsi masyarakat bahwa belanja secara daring lebih mahal karena ongkos kirim serta masalah ketersediaan produk.

“Berdasarkan survei oleh A.T. Kearney, ‘tingkat kemudahan penggunaan’ merupakan hambatan yang paling sering dialami oleh para pelaku usaha dalam mengadopsi teknologi ke dalam usahanya, sebesar 53 persen; diikuti ‘harga dan promosi’ sebesar 44 persen; dan ‘ketersediaan produk’ sebesar 41 persen,” jelas Alessandro.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan yang menjadi salah satu narasumber diskusi menyampaikan peran pemerintah dalam akselerasi ekonomi digital Indonesia melalui regulasi.

Ia mengatakan, di balik potensi luar biasa ekonomi digital, terdapat tantangan perdagangan yang memerlukan pengaturan pemerintah. Pemerintah telah menerbitkan beberapa landasan hukum untuk menciptakan iklim berusaha yang sehat, adil, dan bermanfaat.

“Peran nyata pemerintah dalam memaksimalkan potensi serta mengatasi permasalahan dan tantangan dalam pengembangan e-commerce hadir dalam Undang-Undang No. 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, Peraturan Pemerintah No. 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik, dan Peraturan Menteri Perdagangan No. 50 Tahun 2020 tentang Ketentuan Perizinan Usaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha Dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik,” kata Oke. (bw)

Masuk Mako Polresta Sidoarjo Harus Scan Aplikasi PeduliLindungi

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Tak hanya masyarakat umum, juga bagi anggota TNI maupun Polri, mulai hari ini, Selasa (12/10), masuk ke Mako Polresta Sidoarjo harus melakukan scan QR Code pada aplikasi PeduliLindungi. Tentunya, dengan terlebih dulu mengunduh aplikasi tersebut pada smartphone.

Kebiasaan baru tersebut sengaja diluncurkan Polresta Sidoarjo, sebagai contoh positif bagi instansi lain maupun tempat-tempat umum yang dikunjungi masyarakat. Tujuannya untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Melalui upaya tracing, dengan mengetahui sudah atau belum kita disuntik Vaksin Covid-19. Kasi Propam Polresta Sidoarjo AKP IGP Atmagiri menjelaskan, peraturan penerapan aplikasi PeduliLindungi lingkup Polresta Sidoarjo, sebagaimana ditentukan dari mulai tingkat Mabes Polri sampai ke bawah.

Dalam penerapannya, bagi masyarakat maupun anggota yang belum dapat menggunakan aplikasi PeduliLindungi akan dibantu oleh anggota di pos penjagaan mako. “Pada penerapan aplikasi PeduliLindungi akan terdata pula berapa jumlah orang yang masuk, serta terdata status seseorang. Berupa data status vaksinasi dan hasil tes Covid-19.

Ada empat status yakni Hijau, Kuning, Merah dan Hitam,” kata Kasi Propam Polresta Sidoarjo, AKP IGP Atmagiri. Dengan menerapkan Aplikasi PeduliLindungi, merupakan wujud Polresta Sidoarjo telah mendukung kebijakan dari pemerintah, untuk mengurangi penyebaran Covid-19.

Manfaat aplikasi PeduliLindungi adalah memberikan peringatan pada pengguna, mengunduh sertifikat vaksin, sebagai informasi hasil tes Covid-19, dan sebagai syarat untuk mengakses layanan publik.

Lebih lanjut, AKP IGP Atmagiri, menambahkan, bila ada masyarakat maupun anggota bila terdeteksi dari aplikasi PeduliLindungi belum tervaksin. Maka akan di edukasi, supaya berkenan untuk melakukan vaksinasi Covid-19.

“Bagi yang belum vaksin, dipersilahkan melakukan vaksinasi di gerai vaksinasi Polresta Sidoarjo atau dapat juga mendatangi gerai vaksinasi yang disediakan TNI, Pemkab Sidoarjo, Dinas Kesehatan, atau pihak terkait lainnya. Tujuan dari percepatan vaksinasi ini adalah agar terbentuknya herd immunity bagi masyarakat,” jelasnya. (no)

Cari Rangka Atap Baja Ringan, Ibi Truss Jawabannya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Perkembangan teknologi yang terus berkembang saat ini, termasuk dibidang rangka atap dan atap rumah yang selama ini biasa menggunakan kayu, dalam beberapa tahun terakhir ini mulai beralih ke bahan lain. Salah satu yang paling laris adalah baja ringan.

Baja ringan ini sangat viral di berbagai medua dan laris manis digunakan para kontraktor dan pemilik gedung dan rumah. Data yang dirangkum dari berbagai sumber menyebutkan hampir 70 persen rangka atap saat ini menggunakan baja ringan. Sedangkan sisa 30 persen lainnya, masih menggunakan kayu.

Dibandingkan kayu, baja ringan memiliki sejumlah keunggulan, antara lain: tidak karat, atau korosi, ramah lingkungan, tahan suhu tinggi, pemasangsan dan aplikasinya lebih mudah, harga bersaing dan lebih ekonomis.

Berbagai rangka atap dan atap baja ringan yang ada sekarang sebenarnya diolah dari gulungan coil baja ringan yang ada sekarang baik produksi dalam negeri maupun import dari luar negeri.

Lebar satu gulungan baja ringan biasanya 1,2 meter dan panjangnya 4.000 meter. Sedangkan ketebalannya untuk rangka sangat bervariasi seperti : 0, 65 mm, 0, 70 mm, 0, 75 mm dan 1,00 mm.

Sedangkan ketebalan untuk atap adalah : 0,20 mm, 0, 25 mm, 0, 30 mm, 0,35 mm dan 0, 40 mm. Di Indonesia saat ini sangat banyak perusahaan yang mengaplikasi gulungan baja ringan ini untuk menjadi rangka dan atap rumah dan gedung.

Salah satu diantaranya adalah Indoberka Investsma (Ibi Truss)  yang saat ini memiliki tiga pabrik yakni di Margomulio  Permai Blok C nomor 4, Surabaya, Jalan Mojo Tengah Beringkang nomor 27 Gresik dan Jebres, Solo, Jawa Tengah.

Sipri Parus, ST, Humas Ibi Truss ditemui di Kantornya, Rabu (13/10) mengatakan untuk memperlancar distribusi dan pemasaran, perusahaan milik Drs Ir Leonard Hartono, selaku presiden direktur ini, telah membuka 13 toko dan kantor cabang di berbagai daerah di Indonesia.

Kantor-kantor cabang tersebut terdapat di   Surabaya, Sidoarjo, Malang, Ponorogo, Madiun, Solo, Jogyakarta, Semarang, Ungaran, Denpasar dengan tiga cabang, Makasar, Manado dan Mataram dengan total karyawan 400 orang.

Menurut Sipri panggilan akrab Siprianus Parus, Ibi Truss saat ini memproduksi berbagai jenis rangka baja ringan. “Paling tidak ada 7 jenis produk yang telah dihasilkan Ib Truss selama ini,” kata Sipri, alumnus Universitas Katolik Dharma Cendika Surabaya itu.

Pertama, canal C 75 dengan ketebalan: 1,00 mm, 0,75 mm, 0,70 mm, 0,65.

Kedua, reng dengan ketebalan 0, 40 mm dan 0, 45 mm.

Ketiga,  talang dan juari dengan ketebalan: 0, 25 mm, 0, 30 mm, 0, 35 mm dan 0, 40 mm.

Keempat, Genteng metal polos dan genteng  metal pasir dengan ukuran panjang 830 mm (0,83 m) dan lebar 870 mm

Kelima, nok metal polos dan pasir dengan ukuran 900 mm (0,90 m), tinggi 100 mm (0, 1 m) dan lebar 150 mm (0,15 m).

Produk-produk lainnya adalah:  rangka plafon hollow galvalum ukuran 40 x 40 mm dan 20 mm x 40 mm. Ketebalan:  0, 25 mm dan 0,30 mm., 0, 35 mm dan 0,40 mm.

Keenam, spandek jenis KR 5 dan KR 5 (ukuran gelombang) dengan panjang bervariasi sesuai pesanan customer. Ketebalannya: 0, 25 mm, 0, 30 mm, 0, 35 mm dan 0, 40 mm.

Ketujuh, ibideck dengan panjang standar 4 meter           , 5 meter,  6 meteer dan 7 meter. Lebar efektif:  100 cm dan ketebalan 0, 75 mm dan 1,00 mm.

Sipri, yang berasal dari Manggarai Timur, Flores ini, material ini disebut baja ringan karena baja ini dilapisi aluminium dengan komposisi kimia pelapis : aluminium 55 persen, zinc 42- 44 persen dan silikon 1 – 5 persen.

Ditambahkannya, dari sekian produk yang dihasilkan Ibi Truss saat ini , yang paling laris adalah canal C untuk rangka atap, spandeck untuk penutup atap dan hollow untuk rangka plafon.

Sipri, mengatakan, dalam mengembangkan dan pengoperasian bisnis ini, Ibi Truss selalu berpegsang pada moto: right choice for a better tomorrow = pilihan terbaik untuk hari esok yang lebih baik. (yosef sintar)

Desa Peduli Pemilu, Tingkatan Kapasitas Masyarakat dalam Pemilihan Umum

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Dalam rangka mendukung peningkatan kapasitas masyarakat dalam pemilu, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sinergi dengan program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) yang digagas KPU Pusat RI. Kegiatan ini ditandai dengan penandatanganan MOU antara KPUD Jatim dengan Desa Bakung Pringgondani, disaksikan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor, dan Komisioner KPU Pusat Arief Budiman, di Kantor Balai Desa Bakungpringgondani Selasa (12/10).

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Sidoarjo Subandi, Ketua KPUD Provinsi Jatim dan Ketua KPUD Sidoarjo. Pentingnya peningkatan kualitas masyarakat dalam politik, supaya produk dari pemilu (DPR, DPD, Kepala Daerah, dll) juga berkualitas.

Kemampuan pengawasan, dan verifikasi data dalam politik oleh masyarakat Sidoarjo, adalah yang menjadi prioritas Kabupaten Sidoarjo pada saat ini. Bupati Sidorjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) mengapresiasi dan mendukung penuh acara Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) yang diselenggarakan oleh KPU, dalam peningkatan kualitas masyarakat dalam politik, supaya produk dari pemilu (DPR, DPD, Kepala Daerah, dll) juga berkualitas.

“Kami mengapresiasi acara ini (DP3), bahwa lima menit yang ada dibilik itu berefek lima tahun kemudian, bukan hanya sehari atau dua hari. Sehingga adanya edukasi ini masyarakat lebih cermat lagi dan memiliki (kemampuan pengawasan dan verifikasi data dalam politik). Tidak hanya mengandalkan petugas KPU, Bupati, Disdukcapil, Camat Desa, dll,” kata Gus Muhdlor.

Hal ini secara langsung memberikan stimulus, supaya otoritas pemerintahan memberikan data dan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakatnya. Karena masyarakat yang teredukasi sudah tahu mana data yang valid dan tidak, mana pelayanan yang sesuai prosedur atau tidak.

Persiapan matang juga dilakukan dalam acara ini, termasuk kepada para kader yang dibekali terkait DP3 di kantor KPU Sidoarjo. Jumlah kader ada 25 orang dan rencananya akan diperbanyak lagi untuk mobilisasi ke daerah-daerah supaya lebih merata.

Bupati Sidoarjo mengatakan bahwa kader-kader ini adalah pelatih untuk masyarakat tentang edukasi politik, dilatih supaya memahami edukasi politik lalu mengajarkan ke masyarakat Sidoarjo. “Jadi, setelah mereka (kader) paham, mereka akan turun ke desa dan melatih masyarakat, sehingga tidak hanya stag atau berhenti pada dia saja (edukasi hanya sampai pada kader),” ujar Bupati Sidoarjo.

Dalam kesempatan ini, Komisioner KPU RI Arif Budiman, mengatakan, Program DP3 yang akan disiapkan untuk penyelenggaraan pemilu daerah 2024. Program ini, sebenarnya ditargetkan untuk seluruh provinsi, dan seluruh kabupaten/kota di tahun 2021.

Karena pandemi, maka diatur bertahap, yakni dari 34 provinsi, masing-masing provinsi akan diberikan kesempatan kepada dua daerah kabupaten/kotanya untuk mendapatkan DP3 dari KPU Pusat.

Penunjukan dua daerah kabupaten/kota yang siap, oleh KPU Pusat kewenangan sepenuhnya diberikan kepada KPU Provinsi. Kota/Kabupaten di Jawa Timur/Jatim yang dinilai siap untuk mendapatkan P3 dari KPU Pusat adalah Kabupaten Sidoarjo, dan Kota Surabaya.

Harapan dari KPU adalah agar masyarakat mau terlibat dan peduli pada proses penyelenggaraan pemilu daerah hingga nasional. Dan kader-kader yang dipilih, akan meneruskan informasi ke masyarakat, sehingga informasinya tersebar luas yang mengakibatkan masyarakat memiliki kepedulian dan edukasi tentang pemilihan umum.

“Mereka nanti yang meneruskan informasi kepada masayarakat dan terus menyebar sampai makin banyak orang mau terlibat proses penyelenggaaan pemilu kita, jadi makin banyak orang peduli dengan pemilu kita,” imbuh Arief Budiman.

Beberapa hal yang menjadi pertimbangan KPU untuk memilih Kota/Kabupaten adalah kesiapan pemerintah kabupaten, kemudian dukungan dan kerja sama. “Ini kan bukan pekerjaan yang mudah, bukan pekerjaan yang murah, jadi memang membutuhkan dukungan dari pemerintah kabupaten, Sidoarjo sudah memberikan dukungannya, acara di tempat ini kan difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten,” ungkap Arief.

Ketua KPUD Sidoarjo, Iskak, mengatakan, Program DP3 di Sidoarjo, nantinya seluruh desa akan ada program seperti ini supaya pada saat proses pemilu, mayoritas masyarakat punya kedewasaan dalam berdemokrasi.

“Kader-kader yang kita rekrut, harapannya bisa menjadi penyelenggara pemilu, baik di tingkat desa, kecamatan, hingga nasional, dan mampu dewasa dalam demokrasi,” ucapnya. Pada kesempatan ini KPUD Sidoarjo memberikan materi agar terwujud kedewasaan dalam berdemokrasi.

Selain dari KPUD ada dari Akademisi dan Bawaslu yang diberikan kepada kader. Seperti tata cara penyelenggaraan pemilu, bagaimana cara mencoblos, bahaya money politik, dan lain-lain. (no)

Presiden : Pembangunan Smelter Gresik Serap 40.000 Tenaga Kerja

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Pembangunan proyek instalasi pemurnian dan pengolahan (smelter) tembaga PT Freeport Indonesia di Gresik, Jawa Timur/Jatim, resmi dimulai. Presiden Joko Widodo, secara langsung meresmikan pembangunan smelter ini. Proyek ini akan menyerap hingga 40.000  tenaga kerja (Naker).

“Tadi disampaikan Pak Menteri, dalam masa konstruksi saja akan ada 40.000 tenaga kerja, yang bisa bekerja. Artinya, yang terbuka lapangan kerja akan banyak sekali di Kabupaten Gresik dan Provinsi Jatim,” kata Presiden Jokowi, saat groundbreaking di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Selasa (12/10).

Presiden Jokowi, mengatakan jumlah lapangan kerja yang terbuka di Jatim akan semakin besar. Apalagi nanti jika pembangunan smelter telah selesai dan siap dioperasikan. Jokowi, mengatakan, pembukaan lapangan kerja dari aktivitas industri merupakan salah satu tujuan penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Terbukanya lapangan kerja adalah salah satu nilai tambah yang dihasilkan dari pemanfaatan sumber daya alam. Dampak pembukaan lapangan kerja juga bisa memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar yaitu peningkatan pendapatan.

“Ini goal yang penting bagi rakyat,” ujar Jokowi. Karena itu, Presiden Jokowi, mendorong setiap industri yang bergerak di pertambangan dan minerba untuk melakukan hilirisasi. Proses hilirisasi juga akan membantu mendorong industri dalam negeri untuk lebih mandiri dan berkembang.

Karena tidak tergantung dengan kegiatan pengolahan tambang di negara lain. Jokowi, menjelaskan, Smelter Freeport di Gresik ini mampu mengolah 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun. Dengan kapasitas itu, smelter yang dibangun dengan desain single line ini juga disebut sebagai smelter terbesar di dunia.

“Bisa bayangkan 1,7 juta ton. Itu kalau dinaikkan ke truk, yang kecil itu, biasanya mengangkut 3-4 ton. Berarti berapa truk yang akan berjejer di sini ? Kalau setiap truk isinya 3 ton saja, itu berarti ada 600.000 yang berjejer di sini. Bayangkan, ini gede sekali,” jelas Jokowi.

Turut hadir dalam peresmian adalah, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Gubernur Jatim, Bupati Gresik dan para pejabat terkait. (dra)